Jakarta, 19 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Artikel Jurnal Internasional Bereputasi Tahun 2026 pada Sabtu–Minggu, 18–19 Juli 2026, di Gedung Syafei Lantai 8, Kampus A UNJ, Jakarta Timur. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Ade Gafar Abdullah, M.Si., Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia sekaligus CEO Rumah Publikasi Indonesia atau RPI Institute, sebagai narasumber utama. Pelatihan selama dua hari tersebut menjadi bagian dari strategi FISH UNJ dalam memperkuat kapasitas dosen untuk menghasilkan artikel ilmiah yang berkualitas dan memiliki peluang lebih besar dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi. Selain membahas aspek fundamental dalam penulisan akademik, kegiatan ini memberikan wawasan strategis dan praktis mengenai pengembangan naskah, penguatan kontribusi ilmiah, serta proses mempersiapkan artikel agar sesuai dengan standar publikasi internasional. Dalam pemaparannya, Prof. Ade menekankan bahwa pencapaian Indikator Kinerja Utama perguruan tinggi tidak dapat dipisahkan dari proses penguatan ekosistem penelitian yang berlangsung di tingkat fakultas dan program studi. Menurutnya, perguruan tinggi perlu memberikan perhatian lebih besar terhadap pembentukan kelompok riset yang kuat, berkelanjutan, dan melibatkan berbagai disiplin ilmu. “Ketika kita membicarakan IKU, perlu dipahami bahwa IKU merupakan hasil di bagian hilir. Hal yang harus diperkuat terlebih dahulu adalah proses di bagian hulu, terutama melalui pengembangan research group yang kuat dan multidisipliner. Kelompok riset yang memiliki fondasi kokoh akan menghasilkan penelitian, publikasi, dan capaian IKU yang lebih berdampak sesuai dengan standar perguruan tinggi saat ini,” ujar Prof. Ade. Pendekatan tersebut menempatkan publikasi ilmiah bukan semata-mata sebagai kewajiban individual dosen, melainkan sebagai bagian dari ekosistem riset institusional. Melalui kelompok riset, dosen dapat saling melengkapi kompetensi, membangun agenda penelitian jangka panjang, serta menghasilkan publikasi yang lebih konsisten dan relevan dengan persoalan masyarakat. Kolaborasi multidisipliner juga dinilai penting untuk memperkuat kebaruan, kedalaman analisis, dan dampak akademik suatu artikel. Pelatihan ini tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan luaran konkret. Selama kegiatan berlangsung, peserta membawa dan mengembangkan naskah masing-masing melalui proses diskusi, penelaahan, dan pematangan artikel. Sekitar 30 naskah telah dihimpun dan dipersiapkan untuk memasuki tahapan lanjutan menuju proses pengiriman pada jurnal internasional bereputasi. Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, Ph.D., menyampaikan apresiasi atas materi dan pendampingan yang diberikan Prof. Ade. Ia menilai pelatihan tersebut telah memberikan perspektif yang komprehensif, mulai dari strategi pengembangan riset hingga aspek praktis dalam menyiapkan artikel untuk publikasi internasional. “Terima kasih kepada Prof. Ade atas sesi berbagi yang sangat kaya, baik dari sisi strategis, praktis, maupun fundamental. Pembahasan mengenai publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi benar-benar membuka dan memperluas wawasan para peserta. Dalam ungkapan generasi sekarang, materi yang diberikan dapat dikatakan ‘daging banget’ karena sangat relevan dan dapat langsung diterapkan,” tutur Firdaus Wajdi. Ia juga berharap puluhan naskah yang dikembangkan selama pelatihan dapat segera ditindaklanjuti hingga memasuki proses publikasi. “Pelatihan selama dua hari ini telah menghasilkan sekitar 30 naskah yang siap dikembangkan dan diproses menuju jurnal bereputasi. Semoga ikhtiar yang bermula dari ruangan ini terus bertumbuh, menyebar kepada lebih banyak rekan dosen, dan pada akhirnya semakin memperkuat kualitas serta kuantitas publikasi internasional FISH UNJ,” lanjutnya. Pelatihan ini mendukung implementasi SDG 4 – Quality Education melalui peningkatan kapasitas dan kualitas akademik dosen, serta SDG 8 – Decent Work and Economic Growth melalui penguatan kompetensi profesional dalam bidang penelitian dan publikasi. Kolaborasi dengan RPI Institute juga relevan dengan SDG 17 – Partnerships for the Goals, khususnya dalam membangun kemitraan untuk meningkatkan mutu dan dampak penelitian perguruan tinggi. Sebagai tindak lanjut, FISH UNJ mendorong peserta untuk terus menyempurnakan naskah, memperkuat kolaborasi melalui kelompok riset, dan melanjutkan proses pengiriman artikel ke jurnal yang sesuai dengan bidang kajian masing-masing. Kegiatan ini secara langsung mendukung IKU 6, khususnya dalam meningkatkan jumlah dan kualitas publikasi internasional bereputasi, sekaligus membangun budaya riset yang lebih kolaboratif, produktif, dan berdampak di lingkungan FISH UNJ. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (64) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (13) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (24) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Forum Mahasiswa Berprestasi FISH UNJ Gelar Ramah Tamah, Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Budaya Prestasi Mahasiswa
Jakarta, 26 Juni 2026 – Forum Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan kegiatan “Ramah Tamah” yang berlangsung di Gedung K, Ruang 212, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kembali keberadaan Forum Mahasiswa Berprestasi FISH UNJ sebagai wadah pengembangan mahasiswa berprestasi sekaligus mempererat sinergi antara mahasiswa, dosen, dan pimpinan fakultas dalam membangun budaya prestasi di lingkungan FISH UNJ. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, dan pengurus Forum Mahasiswa Berprestasi. Hadirin tidak hanya diperkenalkan pada peran dan sistem pembinaan Mawapres FISH UNJ, tetapi juga diajak berdiskusi mengenai berbagai strategi untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas prestasi mahasiswa hingga mampu bersaing di tingkat universitas, regional, maupun nasional. Ketua pelaksana kegiatan “Ramah Tamah”, Muhammad Nibras As-Shabro, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya forum tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan Forum Mahasiswa Berprestasi FISH UNJ kepada seluruh sivitas akademika sekaligus membangun kolaborasi yang lebih erat dalam mendukung peningkatan prestasi mahasiswa. “Saya mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk memperkenalkan Mawapres FISH UNJ kepada seluruh sivitas akademika, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara mahasiswa, dosen, dan pimpinan fakultas dalam mendorong peningkatan prestasi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial,” ujar Muhammad Nibras As-Shabro. Selain memperkenalkan keberadaan forum, kegiatan Ramah Tamah juga menjadi ruang evaluasi terhadap kondisi prestasi mahasiswa di FISH UNJ. Dalam forum tersebut terungkap bahwa partisipasi mahasiswa dari sejumlah program studi dalam berbagai kompetisi akademik maupun non akademik masih tergolong rendah. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan yang perlu segera diatasi melalui kerja sama berbagai pihak. Pembina Mawapres FISH UNJ, Dr. Dini Safitri, S.Sos. M.Si., menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan program studi untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam berbagai ajang kompetisi. Menurutnya, kaderisasi sejak mahasiswa baru menjadi salah satu langkah strategis agar budaya berprestasi dapat tumbuh secara berkelanjutan. “Partisipasi mahasiswa dari beberapa program studi dalam berbagai kompetisi masih perlu ditingkatkan. Karena itu, kolaborasi semua pihak dan kaderisasi sejak mahasiswa baru menjadi kunci agar semakin banyak mahasiswa berprestasi dan mengharumkan nama Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum,” ujar Dr. Dini Safitri, S.Sos. M.Si. Senada dengan hal tersebut, Wakil Dekan I FISH UNJ, Dr. Kurniawati, M.Si.i, memberikan apresiasi terhadap berbagai capaian mahasiswa berprestasi yang telah diraih selama ini. Ia menilai bahwa prestasi tersebut perlu didukung melalui sistem pembinaan yang lebih terstruktur agar potensi mahasiswa dapat berkembang secara maksimal. Menurut Dr. Kurniawati, M.Si., Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum perlu menghadirkan dukungan yang lebih komprehensif melalui pembinaan, pendampingan, penyediaan fasilitas, hingga pemberian akses terhadap berbagai program pengembangan, seperti penelitian, pertukaran pelajar, dan kegiatan akademik lainnya. Dengan dukungan tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan kompetensinya sekaligus meningkatkan daya saing FISH UNJ di tingkat universitas maupun nasional. “Kami mengapresiasi capaian mahasiswa berprestasi yang telah diraih. Ke depan, dukungan yang lebih sistematis melalui pembinaan, pendampingan, penyediaan fasilitas, dan akses ke berbagai program perlu terus diperkuat agar prestasi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum semakin meningkat,” ujar Dr. Kurniawati, M.Si. Dalam forum tersebut juga dijelaskan bahwa Forum Mahasiswa Berprestasi FISH UNJ dibentuk sebagai wadah yang menghimpun mahasiswa berprestasi, baik dibidang akademik maupun non akademik, dari seluruh program studi di lingkungan fakultas. Kehadiran forum ini diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan sekaligus sarana berbagi pengalaman antarmahasiswa yang telah memiliki prestasi di berbagai bidang. Forum Mawapres FISH UNJ dipandang sebagai representasi kekuatan akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum. Keberadaannya diharapkan mampu mendorong peningkatan prestasi fakultas yang selama ini dinilai masih tertinggal dibandingkan beberapa fakultas lain di Universitas Negeri Jakarta. Selain itu, forum ini juga diproyeksikan menjadi jalur pembinaan mahasiswa menuju berbagai ajang kompetisi mulai dari tingkat universitas, regional, hingga nasional. Meski demikian, forum ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam proses pembinaan mahasiswa berprestasi. Salah satunya adalah minimnya sinergi dan dukungan struktural antara Forum Mahasiswa Berprestasi, program studi, dosen, dan pimpinan fakultas. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang lebih kuat agar proses pembinaan dapat berjalan secara berkesinambungan dan memberikan hasil yang optimal. Sebagai bagian dari upaya memperluas budaya prestasi, peserta forum mengusulkan agar mahasiswa berprestasi dilibatkan secara lebih aktif dalam berbagai kegiatan akademik fakultas, seperti seminar, diskusi ilmiah, pelatihan, maupun program pengembangan lainnya. Keterlibatan tersebut diharapkan mampu memperkenalkan keberadaan Mawapres FISH UNJ kepada lebih banyak mahasiswa sekaligus menginspirasi lahirnya generasi mahasiswa berprestasi berikutnya. Menutup rangkaian kegiatan, forum dilanjutkan dengan sesi diskusi yang membahas berbagai strategi penguatan pembinaan mahasiswa berprestasi. Beberapa agenda yang menjadi fokus pembahasan antara lain meningkatkan jumlah peserta kompetisi dari setiap program studi, memperkuat koordinasi antara Forum Mahasiswa Berprestasi dan masing-masing program studi, serta menyusun sistem pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Melalui kegiatan Ramah Tamah ini, Forum Mahasiswa Berprestasi FISH UNJ berharap dapat membangun komitmen bersama seluruh sivitas akademika dalam menciptakan ekosistem yang mendukung lahirnya mahasiswa-mahasiswa unggul. Dengan sinergi yang semakin kuat antara mahasiswa, dosen, program studi, dan pimpinan fakultas, FISH UNJ optimistis mampu meningkatkan budaya prestasi sekaligus memperkuat daya saing mahasiswa di berbagai ajang kompetisi pada tingkat universitas, nasional, hingga internasional. Melalui kegiatan ini, Forum Mawapres FISH UNJ turut mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, dengan mendorong pembinaan mahasiswa yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pengembangan kapasitas. Selain itu, penguatan budaya prestasi ini juga selaras dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, terutama dalam mendorong mahasiswa meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional, memperkuat pendampingan dosen, serta meningkatkan kualitas lulusan yang kompetitif dan berdampak bagi masyarakat. Penulis: AF & GIC Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (63) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (13) Prodi (32) Program Unggulan (59) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (24) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Perkuat Budaya Mutu dan Kolaborasi Akademik, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ Gelar Sharing Penjaminan Mutu Bersama Fakultas Hukum UNS
Jakarta, 7 Juli 2026 — Bertempatan di Gedung K Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta, lantai 2 Ruang 212, telah berlangsung nya Sharing Penjaminan Mutu bersama dengan Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya yang bertujuan untuk berbagi praktik baik dalam pelaksanaan penjaminan mutu sekaligus mempererat kerjasama antar instansi. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Dr. Aris Munandar, M.Si selaku Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ. Dilanjutkan sambutan oleh Dr. Sasmini, S.H., LL.M selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian Fakultas Hukum UNS yang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi wadah untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat kolaborasi antara Fakultas Hukum UNS dan FISH UNJ. “Semoga nanti kita bisa banyak berdiskusi. Karena tadi saya sudah sampaikan bahwa di kami Prodi Hukum itu baru 1 tahun. Sementara itu, program studi lainnya, baik yang Pendidikan maupun non Pendidikan, sudah lebih dahulu berdiri dan memiliki pengalaman yang cukup panjang”, tutur Dr. Aris Munandar, M.Si dalam sambutannya. Selanjutnya, Ketua GPjM, Saipiatuddin, S.Pd., M.Si. memaparkan materi mengenai sistem penjaminan mutu yang diterapkan di FISH UNJ, mulai dari implementasi Outcome Based Education (OBE), pelaksanaan Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM), proses pengendalian mutu, hingga pemanfaatan aplikasi MyUNJ sebagai sistem digital pendukung penjaminan mutu. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pengalaman studi banding FISH UNJ ke UNESA pada tahun 2025 dan Universitas Negeri Padang pada tahun 2024, serta berbagai kerja sama yang telah dijalin, termasuk dengan Universitas Brawijaya dan jaringan Eurasia. Sesi diskusi berlangsung sangat interaktif. Perwakilan dari Fakultas Hukum UNS membahas mengenai pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang terintegrasi di UNJ. Ibu Saipiatuddin, S.Pd., M.Si, menanggapi bahwa sistem EDOM telah terintegrasi dengan SIAKAD sehingga mempermudah proses monitoring dan evaluasi, serta didukung oleh SIPP untuk mendukung dalam memantau kegiatan Penelitian dan pengabdian dosen. Diskusi turut diperkaya oleh tanggapan dari Dr. Bambang Santoso, S.H., M.Hum., Yosi Erfinda, S.S.T., M.Par., dan Dr. Aris Munandar, M.Si. yang membahas implementasi Sistem Penjaminan Mutu serta pelaksanaan program MBKM dan magang berdampak. Perwakilan Universitas Sebelas Maret (UNS) juga turut mengusulkan agar mahasiswa UNS dapat memperoleh kesempatan untuk melaksanakan program magang di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kegiatan diakhiri dengan penyerahan plakat dan dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen kedua Instansi untuk terus memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan dan penjaminan mutu. Kegiatan Sharing Penjaminan Mutu ini menjadi langkah strategis FISH UNJ dalam memperkuat budaya mutu, tata kelola akademik, dan kolaborasi kelembagaan yang berkelanjutan. Melalui pertukaran praktik baik bersama Fakultas Hukum UNS, kegiatan ini selaras dengan SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, sekaligus mendukung pencapaian IKU 6 melalui penguatan kerja sama program studi dengan mitra perguruan tinggi dalam pengembangan mutu pendidikan, pembelajaran, dan pengalaman akademik mahasiswa. Penulis: NR, GSFI, RSKPF FISH Media Center, 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (63) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (58) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (24) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Perkuat Kemitraan Akademik Global Bersama Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus Melalui Strategic Meeting
Jakarta, 8 Juli 2026 — Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menerima kunjungan delegasi Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus (UUMKL) dalam rangkaian kegiatan Building Global Academic Partnerships yang diselenggarakan di Ruang 212, Lantai 2, Gedung K FISH UNJ. Kegiatan yang dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA) ini bertujuan memperkuat kolaborasi akademik internasional melalui berbagai program kerja sama antara kedua institusi. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Wakil Dekan I Dr. Kurniawati, M.Si., Wakil Dekan II FISH UNJ Dr. Aris Munandar, M.Si., Wakil Dekan III FISH UNJ Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si., Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Dr. Dini Safitri, S.Sos., M.Si., CPR., dan jajaran dosen Program Studi Ilmu Komunikasi FISH UNJ, serta delegasi Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus yang terdiri atas Prof. Dr. Norlena Hasnan selaku Provost UUMKL dan Assoc. Prof. Dr. Nik Adzrieman Abd Rahman selaku Dekan UUMKL. Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., yang menyampaikan harapannya agar kerja sama antara Universitas Negeri Jakarta dan Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus tidak berhenti pada penandatanganan kerja sama saja, melainkan terus diwujudkan melalui berbagai program kolaboratif di masa mendatang. “I believe this collaboration can continue in future with a better implementation from both sides,” ujar Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Prof. Dr. Norlena Hasnan yang menyampaikan komitmen Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus dalam memperluas jejaring kolaborasi internasional. Beliau menjelaskan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi dosen maupun mahasiswa untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan akademik berskala internasional. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video profil FISH UNJ dan Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus. Melalui penayangan tersebut, kedua institusi saling memperkenalkan lingkungan akademik, capaian, serta keunggulan masing-masing. Selanjutnya, pihak UUMKL memaparkan profil institusi yang mencakup kekuatan akademik, capaian peringkat universitas, penghargaan, akreditasi, hingga berbagai fakultas dan program studi yang dimiliki. Dalam sesi diskusi, pihak Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus menawarkan lima program kolaborasi yang akan dikembangkan, program tersebut meliputi penyelenggaraan International Conference on Management and Communication (ICMC) 2027, Two-Way Visiting Lecturer Series, Joint Grant Application, Postgraduate Research Colloquium, serta Joint Publication and Research Cluster. Pada kesempatan yang sama, pihak UUMKL juga menyampaikan bahwa salah satu bentuk kolaborasi yang telah terjalin dengan FISH UNJ adalah melalui program Joint Publication and Research Cluster yang melibatkan dosen Program Studi Ilmu Komunikasi FISH UNJ, Noprita Herari, M.I.Kom., dan Mega Ayu Permatasari, M.Si, melalui book chapter terindeks Scopus berjudul “Passion, Platform, and Power: A Strategic Framework for Digital Empowerment” di Juli 2026 ini. Menanggapi tawaran tersebut, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., menyampaikan dukungannya terhadap berbagai program kolaborasi yang ditawarkan. Salah satu usulan yang disampaikan adalah keterlibatan Universitas Negeri Jakarta sebagai co-host pada penyelenggaraan International Conference on Management and Communication (ICMC) 2027. Beliau juga menyampaikan kesiapan UNJ untuk menyediakan fasilitas penyelenggaraan konferensi serta membuka peluang partisipasi perguruan tinggi lain guna memperluas jejaring akademik. Diskusi kemudian berlanjut pada pembahasan implementasi program Two-Way Visiting Lecturer Series, Joint Grant Application, Postgraduate Research Colloquium, hingga penguatan program Joint Publication and Research Cluster kedepannya. Dalam kesempatan tersebut, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., turut mendorong Program Studi Ilmu Komunikasi untuk mulai mempersiapkan pengajuan program yang bisa mendukung program yang ditawarkan pada tahun mendatang sebagai tindak lanjut dari pembahasan yang telah dilakukan. Selain itu, kedua institusi juga mendiskusikan mekanisme pelaksanaan setiap program yang direncanakan akan berlangsung hingga Desember 2027, disertai pembagian peran dan penyusunan langkah tindak lanjut sebagai bentuk komitmen bersama dalam merealisasikan kerja sama internasional. Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA) antara FISH Universitas Negeri Jakarta dan Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus sebagai bentuk komitmen kedua institusi dalam mengembangkan kolaborasi akademik secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan kerja sama antara Program Studi Ilmu Komunikasi FISH UNJ dan Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus dapat terus berkembang melalui berbagai program akademik, penelitian, serta publikasi internasional yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika kedua institusi. Penulis: GIC & NA Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (63) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (58) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (23) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Program Studi Sosiologi FISH UNJ Perkuat Kolaborasi Internasional Bersama Mae Fah Luang University Thailand Melalui Diskusi Bersama dan Kuliah Umum
Jakarta, 8 Juli 2026 — Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menerima kunjungan delegasi dari Mae Fah Luang University (MFU), Thailand, melalui agenda diskusi kerja sama di Ruang 212 Lantai 2 Gedung K FISH UNJ yang dilanjutkan dengan kuliah umum bertajuk Social Innovation and Sustainable Development Goals: Lesson Learned from Thailand di Ruang Serba Guna, Gedung K, FISH UNJ. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi akademik dan internasionalisasi antara kedua institusi. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Wakil Dekan I Dr. Kurniawati, M.Si., Wakil Dekan II FISH UNJ Dr. Aris Munandar, M.Si., Wakil Dekan III FISH UNJ Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si., serta delegasi MFU yang terdiri dari Asst. Prof. Dr. Thanikun Chantra, FHEA selaku Dean School of Social Innovation, dan Dr. Sawang Meesaeng selaku Representative Director of Bachelor of Arts Degree Program in International Development. Agenda kegiatan diawali dengan pertemuan antara delegasi Mae Fah Luang University dan jajaran pimpinan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNJ serta jajaran dosen Program Studi Sosiologi di Ruang 212, Lantai 2, Gedung K FISH UNJ. Pertemuan tersebut menjadi ajang ramah tamah sekaligus membahas peluang pengembangan kerja sama akademik antara kedua institusi. Dalam pertemuan tersebut, ditayangkan video profil Program Studi Sosiologi UNJ dan School of Social Innovation Mae Fah Luang University. Melalui kedua video tersebut, jajaran pimpinan dan delegasi dari kedua institusi diperkenalkan pada gambaran umum masing-masing institusi, mulai dari lingkungan akademik, sistem pembelajaran, hingga budaya kampus. Presentasi tersebut turut memperlihatkan karakteristik kehidupan mahasiswa di kedua negara, salah satunya penggunaan seragam oleh mahasiswa di perguruan tinggi Thailand yang berbeda dengan perguruan tinggi di Indonesia. Selanjutnya, Dr. Sawang Meesaeng memperkenalkan Mae Fah Luang University sebagai institusi yang berfokus pada pengembangan inovasi sosial dan pembangunan berkelanjutan. Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., juga menjelaskan berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama Program Studi Sosiologi UNJ, mengingat adanya kesamaan fokus keilmuan di kedua institusi. “I think the discussion can go wider into the sort of what opportunities we might have, specifically about sociology. And I think, Bu Kaprodi, some of the subjects are also quite similar, such as gender, human sociology, human race, majority race. So i think we can cultivate more opportunities as well.” ujar Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. Pada kesempatan yang sama, pihak Mae Fah Luang University menyampaikan rencana pengembangan kerja sama internasional melalui program pertukaran mahasiswa. Delegasi berharap mahasiswa MFU dapat mengikuti perkuliahan di Universitas Negeri Jakarta dengan dukungan mata kuliah yang selaras dengan kurikulum kedua institusi. Dosen Program Studi Sosiologi UNJ, Rusfadia Saktiyanti Jahja, M.Si., turut memaparkan profil Program Studi Sosiologi kepada delegasi Thailand. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan kurikulum, bidang keilmuan yang dipelajari mahasiswa, serta kompetensi dan spesialisasi yang dimiliki oleh masing-masing dosen sebagai potensi untuk mengembangkan kolaborasi akademik di masa mendatang. Sebagai tindak lanjut, kedua institusi berencana saling bertukar kurikulum serta mendiskusikan penyelenggaraan seminar akademik yang melibatkan masing-masing tiga akademisi dari Universitas Negeri Jakarta dan Mae Fah Luang University. Selain itu, turut dibahas peluang penyelenggaraan workshop penulisan ilmiah sebagai bagian dari penguatan kolaborasi internasional. Usai pertemuan, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum bertajuk Social Innovation and Sustainable Development Goals: Lesson Learned from Thailand yang menghadirkan Asst. Prof. Dr. Thanikun Chantra, FHEA, dan Dr. Sawang Meesaeng sebagai narasumber. Kuliah umum dipandu oleh Dr. Oetami Dewi sebagai moderator dan dan Achmad Firas Khudi, M.E., M.A. sebagai dosen pendamping. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh wawasan mengenai praktik inovasi sosial di Thailand serta implementasinya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperluas kolaborasi internasional yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika Universitas Negeri Jakarta maupun Mae Fah Luang University. Penulis: GIC & JRP Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (62) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (58) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (23) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Tingkatkan Mutu Pendidikan, FISH UNJ dan FISIP Universitas Andalas Lakukan Kerja Sama Strategis
Jakarta, 9 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memulai langkah proaktif untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi dengan menjalin kerja sama bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas. Kegiatan diskusi kerja sama ini dilaksanakan di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ sebagai bagian dari upaya fakultas dalam memahami serta mengoptimalkan upaya peningkatan mutu akademik kedua fakultas dalam bentuk diskusi pengelolaan keuangan dan manajemen risiko. Pertemuan yang berlangsung di lingkungan kampus UNJ ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas dari kedua universitas. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Dr. Aris Munandar, M.Si. dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya sinergi ini sebagai wujud nyata penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pihak FISIP UNAND yang diwakili oleh Dr. Yevita Nurti, M.Si pun menyambut antusias semangat kolaborasi ini. Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak memaparkan profil fakultas serta program studi yang dimiliki. Kerja sama yang disepakati memiliki fokus yang strategis, dengan menyentuh pilar-pilar penting dalam pengembangan institusi seperti kemahasiswaan, keuangan, sumber daya manusia, penelitian, pengabdian, dan riset. Hal ini ditujukan untuk mendukung implementasi Tri Dharma perguruan tinggi dengan penekanan khusus pada kepentingan mahasiswa dan pengembangan institusi secara berkelanjutan. Dalam konteks pengembangan akademik, kerja sama ini secara spesifik mencakup upaya saling mengisi antar fakultas, pertukaran pakar untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) lintas universitas, serta kolaborasi riset dan publikasi ilmiah bersama. Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian bersama dan publikasi jurnal yang terakreditasi, guna memberikan wawasan baru terkait isu-isu sosial dan hukum dari perspektif rumpun ilmu sosial. Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan mengenai program kerja antar program studi yang bernaung di bawah kedua fakultas, terutama yang memiliki irisan keilmuan seperti Ilmu Komunikasi, Sosiologi, dan Ilmu Politik. Diskusi ini juga menyoroti pentingnya penataan kembali dokumen perjanjian kerja sama (PKS) agar lebih relevan dengan kondisi terkini. Selain membahas struktur organisasi, kedua pihak juga melakukan diskusi mengenai manajemen keuangan. Pihak FISH UNJ memaparkan bahwa mereka menggunakan web SIRENA-UNJ untuk memonitor program mana yang sudah selesai dan belum agar anggaran bisa terus dipantau oleh dekanat. Dengan adanya pembahasan ini, diharapkan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta dapat terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi serta memperkuat kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Pertemuan diakhiri dengan penyerahan plakat sebagai bentuk simbolis apresiasi dan komitmen kerja sama antara Universitas Negeri Jakarta dan Universitas Andalas, serta sesi dokumentasi bersama untuk mengabadikan acara diskusi tersebut. Penulis: KAS Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (61) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (58) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (23) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Menjadi Warga Negara Yang Baik dan Cakap di Digital, Dosen PPKN UNJ hadir di SMK Bina Vokasi Bersama Warga Sekitar
Jakarta, 25 Juni 2026 – Era digitalisasi menghadirkan bentuk baru dari keberadaaan warga negara, sehingga dari warga negara yang baik menjadi warga negara digital yang baik/good digital citizenship. Tim Dosen Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat pada hari Kamis 18 Juni 2026 di SMK Bina Vokasi Nusantara Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud konkrit kehadiran Dosen secara langsung untuk memberikan edukasi kepada Masyarakat, dan sebagai wujud dari pengabdian oleh Dosen. Foto bersama Prodi PPKN FISH UNJ bersama SMK Bina Vokasi Nusantara (Doc. PPKN FISH UNJ, 2026) Demi merespons tantangan era Society 5.0, Iqbal Syafruddin, S.Pd., M.I.P. membawakan materi mengenai Politik Digital, Mitra Mustarica, S.Pd., M.Pd. mengulas tentang Etika Digital, Fitri, S.H., M.H. memaparkan topik Literasi Digital,dan Fella Defilla, S.H., M.H. menyampaikan materi krusial mengenai Hukum Digital. Tim Dosen sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kedada Masyarakat yang berfokus pada penguatan kewarganegaran digital masyarakat. Kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan mengingat transformasi teknologi yang tidak hanya membawa kemudahan, tetapi juga risiko yang sangat besar seperti polarisasi opini, pelanggaran privasi, hingga ancaman siber jika tidak diimbangi dengan literasi yang matang dan juga pelanggaran hukum. Melalui sosialisasi yang komprehensif, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan ruang digital secara produktif, aman, dan beretika demi mendukung kehidupan sosial yang sehat dan roda perekonomian yang baik. Secara langsung kegiatan ini mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan dengan menyasar beberapa poin penting dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Penguatan Etika Digital dan Literasi Digital literasi adalah wujud nyata dari pencapaian SDG 4 (Quality of Education) melalui penyediaan edukasi inklusif yang relevan dengan perkembangan zaman. Selain itu, materi Politik Digital, dan Hukum Digital juga selaras dengan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), di mana pemahaman ruang siber yang aman menjadi fondasi penting bagi masyarakat untuk mengembangkan ekonomi digital secara legal dan produktif, sekaligus mendukung SDG 3 (Good Health and Well-Being) dari aspek kesehatan mental pengguna media sosial melalui terciptanya lingkungan digital yang minim perundungan (bullying) dan tekanan psikologis. Demi perwujudan visi universitas, pelaksanaan program pengabdian juga berkontribusi pada pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas, khususnya IKU 7 (Kontribusi kegiatan terhadap SDGs). Dengan kolaborasi keilmuan lintas perspektif ini, UNJ menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi pusat akademik, melainkan Agent of Change yang memberikan dampak nyata serta terukur bagi tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional. Penyerahan Sertifikat Apresiasi – Mitra Mustarica,S.Pd., M.Pd.,(Dosen), Fitri,S.H.,M.H. Dosen), Dr. Yasnita,S.Pd.,M.Si.(Ibu Ketua Yayasan), Deden E Ariffan. (Bapak Ketua Yayasan), Iqbal Syafruddin,S.Pd.,M.I.P (Dosen),dan Fella Defilla S.H.,M.H. (Dosen) Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (61) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (58) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
EURASIA INTERNATIONAL COURSE 2026: TRANSFORMASI EPISTEMOLOGI DAN PRAKSIS TEORI SERTA PENELITIAN SOSIAL DI ERA AI
Jakarta, 22 Juni 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung agenda global Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya pada pilar SDGs point 4 mengenai Pendidikan Berkualitas. Komitmen ini secara nyata diwujudkan melalui penyelenggaraan sesi ke-15 dari Eurasia International Lecture Series 2026 pada Senin, 22 Juni 2026, sebuah program kolaboratif internasional yang didukung oleh Eurasia Foundation Japan. Kuliah umum bertajuk “How AI Will Transform Epistemology and Praxis of Social Theory and Research” bersama Prof. Umberto Pagano, Ph.D. dari Universitas “Magna Graecia” of Catanzaro, Italia. Sesi 15 di moderatori oleh Dr. Phil. Umar Baihakqi, M.Si dan Dr. Rusfadia Saktiyanti Jahja, M.Si. Pada sesi ini, Prof. Umberto Pagano menekankan bahwa AI kini telah mendefinisikan ulang cara kerja sosiolog, di mana teknologi yang tidak pernah netral ini sering diadopsi melalui praktik rutin sebelum regulasi siap, sehingga mereka yang tidak menggunakannya akan dianggap tidak efisien dalam ekosistem akademis modern. Prof. Pagano membagi derajat penggunaan teknologi ini menjadi dua kategori krusial, yaitu instrumental delegation yang menyerahkan tugas teknis atau rutin seperti koreksi tata bahasa, transkripsi wawancara, penerjemahan, dan perapian format tanpa menggeser kendali peneliti, serta epistemic delegation yang menyerahkan tanggung jawab intelektual inti seperti menentukan tema wawancara atau menafsirkan makna sosial. Penyelenggaraan forum ini menjadi bukti nyata kontribusi FISH UNJ dalam menjalankan SDGs, di mana institusi bertindak sebagai benteng pertahanan integritas ilmiah agar pemakaian AI di lingkungan kampus tidak mereduksi otonomi intelektual mahasiswa. Tantangan terbesar dari epistemic delegation ini dinilai sangat berbahaya karena kelancaran bahasa AI sering disalahartikan sebagai “pemahaman”. Mengacu pada pemikiran Gadamer, pemahaman sosial sejati bersifat situasional, historis, dan dialogis yang tidak dimiliki oleh AI. Lebih lanjut, beliau menyoroti risiko bias AI yang dilatih dengan data historis karena menurut Bender et al., jika AI tersebut digunakan untuk mengambil keputusan riil, ia akan mereproduksi ketimpangan sosial di bawah kedok “netralitas teknologi”, yang berdasarkan teori Robert K. Merton dapat menjadi self-fulfilling prophecy. Selain itu, muncul ancaman hiperrealitas sosiologi berdasarkan konsep Jean Baudrillard, di mana peneliti cenderung lebih memilih mempelajari model simulasi AI yang rapi ketimbang terjun langsung ke masyarakat yang penuh kontradiksi, padahal anomali yang diabaikan AI justru merupakan motor utama perubahan sosial. Oleh karena itu, sosiolog bertugas membuka kembali apa yang ditutup oleh AI dengan terus mempertanyakan aspek makna, bukti, konteks, dan tanggung jawab. Setelah pemaparan tersebut, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab (Q&A) yang dibuka oleh pertanyaan pertama dari Dimas selaku perwakilan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum dengan mengajukan pertanyaan mengenai cara memvalidasi informasi dari LLM yang bahasanya sangat fasih dan meyakinkan. Menanggapi persoalan bias kognitif tersebut, Prof. Umberto Pagano memberikan jawaban mendalam dengan menyatakan: “The principal problem, the main problem is that the language is flat, the language is easy, and our brain, the perception of our brain when we see something smooth is that it is correct. But smooth does not necessarily mean correct.” Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa kerapian bahasa tidak boleh menggantikan pembuktian empiris. Setelah diskusi yang interaktif, agenda ini diakhiri dengan pemberian sertifikat penghargaan kepada Prof. Umberto Pagano, Ph.D., serta ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta di dalam ruangan aula FISH UNJ. Sebagai lembaga pendidikan tinggi, FISH UNJ tidak hanya berfokus pada pengajaran teori di dalam ruang kelas, melainkan aktif membangun ekosistem akademik yang responsif terhadap transformasi sosial, teknologi, dan keilmuan demi mempersiapkan generasi muda yang adaptif, kritis, dan bertanggung jawab terhadap masa depan masyarakat. Sinergi antara pemikiran kritis Prof. Pagano dan aksi nyata institusional FISH UNJ ini diharapkan mampu melahirkan pemikir masa depan yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki keteguhan prinsip untuk mempertahankan akal sehat dan otonomi epistemis demi kemaslahatan masyarakat luas. Penulis: AS, KAS, & ZHEditor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (64) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (13) Prodi (32) Program Unggulan (59) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (24) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Riset Dosen Pendidikan Sosiologi FISH UNJ Dorong Penguatan Pengakuan Negara dan Kesetaraan Hak bagi Komunitas Sunda Wiwitan
Jakarta, 19 Juni 2026 – Dosen Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ), Rakhmat Hidayat, Ph.D., mempublikasikan artikel ilmiah berjudul “Recognition or Misrecognition? Investigating State Recognition, Structural Discrimination and the Struggle of Sunda Wiwitan in Indonesia” pada jurnal Muslim Politics Review, Vol. 5 No. 1 Tahun 2026. Artikel yang terbit pada 19 Juni 2026 tersebut mengkaji politik pengakuan negara terhadap kebebasan beragama atau berkeyakinan di Indonesia melalui pengalaman hidup komunitas adat Sunda Wiwitan. Riset ini menyoroti adanya kontradiksi antara jaminan konstitusional atas kebebasan beragama dan berkeyakinan dengan praktik administratif serta sosial yang masih menempatkan agama-agama resmi sebagai kerangka dominan dalam pelayanan negara. Melalui pendekatan etnografi kualitatif, penelitian ini dilakukan berdasarkan kerja lapangan jangka panjang pada periode 2017–2024 di sejumlah komunitas Sunda Wiwitan di Jawa Barat. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Riset ini menunjukkan bahwa komunitas penghayat kepercayaan, termasuk Sunda Wiwitan, masih menghadapi hambatan struktural dalam mengakses hak-hak sipil, pendidikan, layanan publik, praktik keagamaan, serta partisipasi sosial yang setara. Dalam artikelnya, Rakhmat Hidayat menggunakan kerangka teori Nancy Fraser tentang misrecognition dan maldistribution untuk menjelaskan bahwa persoalan yang dialami komunitas Sunda Wiwitan bukan hanya berkaitan dengan pelanggaran hak individu, tetapi juga menyangkut ketidakadilan struktural yang tertanam dalam regulasi, kebijakan publik, dan relasi sosial sehari-hari. “Riset ini menunjukkan bahwa pengakuan negara tidak cukup berhenti pada aspek administratif. Pengakuan yang bermakna harus mampu menghadirkan kesetaraan substantif, perlindungan hak, dan ruang partisipasi yang adil bagi komunitas penghayat kepercayaan sebagai warga negara penuh,” ujar Rakhmat Hidayat, Ph.D. Temuan penting dari riset ini menegaskan bahwa meskipun Putusan Mahkamah Konstitusi tahun 2017 telah membuka ruang pengakuan bagi penghayat kepercayaan, praktik kebebasan beragama atau berkeyakinan di Indonesia masih dipengaruhi oleh paradigma “agama resmi”. Kondisi ini menyebabkan pengakuan terhadap komunitas adat dan penghayat kepercayaan masih bersifat terbatas, tidak merata, dan kerap bergantung pada implementasi birokrasi di tingkat lokal. Publikasi ini menjadi kontribusi akademik penting bagi kajian sosiologi agama, kewargaan, hak asasi manusia, politik pengakuan, dan studi masyarakat adat di Indonesia. Riset ini juga memperkuat posisi FISH UNJ sebagai fakultas yang aktif menghasilkan kajian kritis berbasis ilmu sosial dan hukum untuk menjawab persoalan ketimpangan, diskriminasi struktural, dan keadilan sosial. Dari perspektif Sustainable Development Goals (SDGs), penelitian ini memiliki relevansi kuat dengan SDG 10: Reduced Inequalities, karena menyoroti pentingnya pengurangan ketimpangan dan diskriminasi terhadap komunitas adat dan kelompok minoritas kepercayaan. Riset ini juga berkaitan dengan SDG 16: Peace, Justice and Strong Institutions, terutama dalam mendorong institusi yang inklusif, adil, dan responsif terhadap keberagaman identitas warga negara. Selain itu, kajian ini juga mendukung SDG 4: Quality Education melalui penguatan literasi akademik tentang keberagaman, hak warga negara, dan penghormatan terhadap kelompok rentan dalam masyarakat demokratis. Melalui publikasi ini, FISH UNJ menegaskan komitmennya dalam mendorong riset berdampak yang tidak hanya memperkaya wacana akademik, tetapi juga memberikan kontribusi bagi penguatan kebijakan publik, perlindungan kelompok minoritas, dan pembangunan masyarakat Indonesia yang lebih inklusif, adil, dan berkeadaban. Artikel lengkap dapat diakses melalui DOI: https://doi.org/10.56529/mpr.v5i1.568. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (61) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (57) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar Pengabdian kepada Masyarakat di SD Al-Aziz Cakung, Dorong Pola Hidup Sehat dan Semangat Belajar Siswa
Jakarta, 17 Juni 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) kembali memperkuat kontribusinya kepada masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan di SD Al-Aziz, Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa, 17 Juni 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh dewan guru serta siswa kelas 3 hingga kelas 5 SD Al-Aziz. Mengangkat tema “Pola Hidup Sehat dan Motivasi Belajar Anak Menggapai Sukses”, kegiatan ini menjadi ruang edukasi yang dirancang untuk menanamkan kesadaran hidup sehat sekaligus membangun semangat belajar sejak usia sekolah dasar. Melalui pendekatan interaktif, tim dosen dan mahasiswa FISH UNJ mengajak para siswa memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, membiasakan aktivitas fisik, serta menerapkan strategi belajar yang menyenangkan dan efektif. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong partisipasi aktif siswa melalui tanya jawab dan diskusi ringan. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan komunikatif, terlihat dari antusiasme para siswa dalam merespons materi yang disampaikan. Melalui kegiatan tersebut, FISH UNJ berupaya menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak, sehingga pesan tentang kesehatan dan motivasi belajar dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan. Kepala SD Al-Aziz, Ir. H. Sardi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat tersebut. Menurutnya, kehadiran FISH UNJ memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi siswa maupun guru. “Kami menyampaikan terima kasih kepada FISH UNJ atas kunjungan dan ilmu yang diberikan kepada siswa serta guru SD Al-Aziz. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena menambah wawasan anak-anak mengenai pentingnya hidup sehat dan semangat dalam belajar,” ujarnya. Sementara itu, Prof. Dr. Abdul Haris Fatgehipon, M.Si., selaku dosen Prodi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, FISH UNJ sekaligus narasumber utama, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam menghadirkan manfaat keilmuan bagi masyarakat. “Pengabdian kepada masyarakat ini menjadi bagian dari ikhtiar kami untuk memberikan edukasi dan motivasi kepada siswa serta masyarakat. Melalui tema pola hidup sehat dan motivasi belajar, kami berharap anak-anak dapat tumbuh dengan kebiasaan positif dan memiliki semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Al-Aziz atas sambutan dan kerja sama yang sangat baik,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, FISH UNJ turut mendukung penguatan kualitas pendidikan, peningkatan kesadaran kesehatan, serta perluasan peran perguruan tinggi dalam memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar ini menjadi salah satu bentuk kontribusi FISH UNJ dalam membangun lingkungan belajar yang sehat, inklusif, dan berorientasi pada masa depan anak-anak. Diharapkan, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SD Al-Aziz dapat menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kebiasaan hidup sehat, meningkatkan motivasi belajar, serta memperkuat sinergi antara FISH UNJ dan lembaga pendidikan di masyarakat. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (61) Kemahasiswaan (18) Penelitian (17) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (57) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru