Tim FISH UNJ dari Program Studi S1 Ilmu Komunikasi bersama pemilik Bengkel KMR memperagakan hand sign “K” untuk Komunikasi. Dari kiri: Nayla Andina, Zaenal Kholik, Noprita Herari, dan Syaidah Seprinal Jakarta, 20 Agustus 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) berkontribusi dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Bengkel Kembang Mulia Racing (KMR), Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat. Kegiatan inti berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 09.00–15.00 WIB, sebagai puncak pendampingan selama Juli–Agustus 2026. Program bertajuk “Pemberdayaan Bengkel Otomotif Berbasis 3D Printing Socket Aftermarket dan Transformasi Manajemen Bengkel untuk Efisiensi Biaya dan Daya Saing Usaha di Kembang Mulia Racing (KMR)” ini didanai melalui hibah BiMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Tahun 2026, Tanggal Kontrak Induk 13 April 2026 (167/C3/DT.05.00/PM/2026), dan Tanggal Kontrak Turunan 16 April 2026 ( 8/UN39.14/C3/DT.05.00/PKM/2026). Dalam kolaborasi lintas fakultas ini, FISH UNJ mengambil peran pada penguatan manajemen bengkel melalui perspektif komunikasi organisasi dan pengelolaan informasi. Tim mendampingi KMR dalam penerapan pelabelan area dan peralatan, Kartu Jejak Kerja, pencatatan biaya, penghitungan harga pokok produksi, serta pengelolaan data operasional sebagai dasar pengambilan keputusan usaha. Noprita Herari memperkenalkan Kartu Jejak Kerja (KJK) sebagai instrumen pencatatan proses kerja yang mendukung penguatan tata kelola manajerial dan digitalisasi bertahap Bengkel KMR Noprita Herari, M.I.Kom., dosen Program Studi S1 Ilmu Komunikasi FISH UNJ, menjelaskan bahwa tantangan KMR tidak terletak pada ketiadaan sistem manajemen, melainkan pada proses kerja yang belum terhubung secara optimal. “Pengendalian stok suku cadang fast-moving, misalnya, bukan persoalan yang berdiri sendiri. Hal tersebut merupakan dampak dari alur informasi dan dokumentasi kerja yang belum tertata. Karena itu, kami memperkenalkan Kartu Jejak Kerja sebagai media komunikasi antara layanan pelanggan, teknisi, dan pemilik yang juga berperan dalam pembelian. Kartu ini dapat menjadi rekam pekerjaan sekaligus dasar layanan purnajual,” ujarnya. Menurut Noprita, transformasi digital pada usaha mikro perlu dilakukan secara bertahap agar sesuai dengan kapasitas dan kebiasaan kerja mitra. “Tahap awalnya adalah membangun dokumentasi manual yang disiplin, kemudian semi-digital, hingga nantinya dapat terintegrasi secara penuh dalam sistem digital,” tambahnya. Pendampingan manajemen tersebut berjalan bersama pengembangan socket aftermarket berbasis 3D printing oleh tim Fakultas Teknik UNJ. Ketua pelaksana PkM, Dr. Ir. Muhammad Nurtanto, M.Pd., menekankan bahwa inovasi teknologi perlu berjalan seiring dengan penguatan tata kelola usaha. “Produk dan pelatihan harus hadir sebagai satu kesatuan. Teknologi dapat membuat pekerjaan lebih efektif, sementara manajemen yang baik membantu bengkel mengendalikan biaya dan menata proses kerja. Keduanya diharapkan dapat memperkuat operasional sekaligus daya saing KMR,” katanya. Program ini melibatkan Dr. Ir. Muhammad Nurtanto, M.Pd. sebagai ketua pelaksana; Noprita Herari, M.I.Kom. dari FISH UNJ; dan Miftah Al Hafidz, M.Pd. dari Fakultas Teknik UNJ. Kegiatan juga didukung oleh mahasiswa Agung Prabowo Sudarwan, Annisa Diva Fadilah, Syaidah Seprinal, Dessy Loren Burunaung, Aidil Syah Rizky Akbari, M. Thoriqi Alfi, dan Nayla Andina. Dari pihak mitra, pemilik KMR Zainal Kholik, A.Md., terlibat bersama mekanik Agsyia Fadlan, Andrico Respati Ramadhan, Arda Budi Santoso, Bima Prapanca, dan Zaini Muhtarom. Keterlibatan langsung mitra membantu tim menyesuaikan solusi dengan pola kerja serta kebutuhan bengkel sehari-hari. “Selama ini fokus kami lebih banyak pada pekerjaan teknis dan penyelesaian kendaraan. Pendampingan ini membuka pandangan kami bahwa penataan alat, pencatatan, dan alur kerja juga menentukan perkembangan usaha. Kami sangat terbantu oleh pelatihan dan dukungan alat dari Kemdiktisaintek serta UNJ,” tutur Zainal. Tim PkM Hibah BiMA 2026 yang melibatkan dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik serta Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ bersama tim Bengkel KMR dalam pelaksanaan program penguatan tata kelola dan digitalisasi bengkel Pada kegiatan inti, tim dan mitra meninjau hasil implementasi, mempraktikkan penggunaan perangkat teknis dan manajemen, serta mengevaluasi penyesuaian yang diperlukan. Pendekatan ini menempatkan pemilik dan mekanik KMR sebagai mitra aktif agar solusi dapat diterapkan secara praktis dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, FISH UNJ menegaskan bahwa komunikasi tidak hanya berkaitan dengan promosi, tetapi juga dengan cara informasi kerja dicatat, dipahami, diteruskan, dan digunakan untuk mengambil keputusan. Kolaborasi FISH UNJ dan Fakultas Teknik UNJ menjadi wujud kontribusi keilmuan lintas disiplin dalam mendukung transformasi usaha mikro yang lebih tertata, adaptif, dan berdaya saing. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (71) Kemahasiswaan (19) Kerjasama (3) Penelitian (24) Pengabdian (24) Pengajaran (51) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (33) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (34) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Penyerahan SK PNS bagi Dosen dan Tendik, Dekan FISH UNJ Ajak Dosen Tumbuh Bersama Mengembangkan Kelembagaan
Jakarta, 19 Agustus 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan seremoni penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada 28 dosen dan tenaga kependidikan (tendik) PNS FISH UNJ pada Rabu, 19 Agustus 2026, pukul 15.00–15.30 WIB, bertempat di Ruang 212 Dekanat FISH UNJ. Kegiatan yang bertepatan dengan momentum pengambilan sumpah/janji PNS tersebut menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia FISH UNJ sekaligus menandai dimulainya fase baru tanggung jawab profesional para dosen dan tendik sebagai aparatur negara dan bagian dari sivitas akademika yang berperan dalam pengembangan kelembagaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, Ph.D.; Wakil Dekan I FISH UNJ Dr. Kurniawati; Koordinator Layanan Administrasi FISH UNJ Yayuk Fajarwati, S.Sos.; Tim Kepegawaian FISH UNJ Muhamad Dio Affrian, S.H.; serta 28 dosen dan tendik PNS angkatan CPNS 2025. Dalam arahannya, Dekan FISH UNJ menekankan bahwa menjadi PNS bukan sekadar perubahan status kepegawaian. Status tersebut membawa tanggung jawab dan amanah yang lahir dari pilihan sadar untuk mengabdikan kompetensi, integritas, dan profesionalitas bagi negara, institusi, dan masyarakat. “Menjadi PNS adalah tanggung jawab dan pilihan sadar untuk menjadi abdi negara. Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya. Mari senantiasa menjaga profesionalitas dan jangan lupa untuk terus upgrade skill agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan zaman,” ujar Firdaus Wajdi. Ia menegaskan bahwa pengembangan kapasitas individu perlu berjalan beriringan dengan agenda pengembangan FISH UNJ sebagai institusi. Fakultas terus membuka dan mendorong berbagai peluang pengembangan diri, mulai dari sertifikasi, peningkatan kompetensi, hingga studi lanjut, sehingga kapasitas setiap dosen dan tendik dapat memberikan kontribusi yang semakin kuat bagi program studi dan fakultas. Menurutnya, pengembangan kelembagaan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Setiap dosen memiliki peran dalam membangun FISH melalui kontribusi yang saling menguatkan, baik dalam pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun dalam mendukung kebutuhan strategis program studi dan fakultas. “Pengembangan diri harus dapat menopang kerja institusi, program studi, dan fakultas. Aspek pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat juga jangan sampai terlewat. Kita perlu mengembangkan kelembagaan ini secara bersama-sama,” tegasnya. Dekan FISH UNJ juga secara khusus mendorong para dosen untuk mulai mempersiapkan studi lanjut ke jenjang doktoral. Dalam menentukan bidang studi S3, para dosen diharapkan dapat memadukan minat akademik personal (research interest) dengan kebutuhan pengembangan kelembagaan, khususnya kebutuhan kepakaran di program studi dan fakultas. Dengan pendekatan tersebut, studi lanjut tidak hanya menjadi pencapaian individual, tetapi juga menjadi bagian dari strategi penguatan kelembagaan. Kepakaran yang dibangun melalui studi lanjut diharapkan dapat mengisi kebutuhan akademik, memperkuat program studi, serta mendukung arah pengembangan FISH UNJ pada masa mendatang.Seremoni penyerahan SK berlangsung secara singkat dan hangat sebagai momentum penyambutan para dosen dan tendik dalam fase baru perjalanan profesional mereka. Lebih dari sekadar seremoni administratif, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pertumbuhan individu dan institusi merupakan proses yang perlu berjalan secara beriringan. Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia yang dilakukan secara berkelanjutan dan terarah, FISH UNJ berkomitmen membangun lingkungan akademik yang profesional, adaptif, dan terus bertumbuh. Setiap dosen dan tendik diharapkan mengambil bagian aktif dalam memperkuat program studi, fakultas, dan pada akhirnya kontribusi Universitas Negeri Jakarta kepada masyarakat. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (67) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (2) Penelitian (23) Pengabdian (23) Pengajaran (49) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (33) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (32) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Penelitian dan Pengabdian Skema Fakultas, Hadirkan Ketua LPPM UNESA
Jakarta, 3 Agustus 2026 – Dalam upaya implementasi tata kelola dan penguatan budaya riset yang berkualitas dan berdampak, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Skema FISH UNJ Tahun 2026. Kegiatan yang diikuti oleh dosen penerima hibah internal FISH ini menjadi forum akademik untuk mengevaluasi progres penelitian sekaligus memperkaya wawasan pengembangan riset sosial-humaniora melalui pemaparan dari pakar nasional. Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, Ph.D., menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi bukan sekadar agenda administratif, melainkan bagian dari strategi fakultas dalam membangun ekosistem penelitian yang unggul, kolaboratif, dan memberikan kontribusi nyata bagi penyelesaian persoalan masyarakat. “FISH UNJ terus mendorong penelitian dan pengabdian yang tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial, pendidikan, hukum, budaya, dan keagamaan. Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, kami ingin memastikan setiap penelitian berkembang sesuai roadmap keilmuan sekaligus memiliki dampak akademik maupun sosial,” ujar Firdaus Wajdi. Sebagai narasumber utama, FISH UNJ menghadirkan Prof. Dr. H. Turhan Yanti, M.A., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Dalam paparannya, Prof. Turhan memperkenalkan paradigma penelitian SHARE (Social, Humaniora, Arts, Religion, Education) sebagai pendekatan strategis dalam pengembangan riset rumpun ilmu sosial dan humaniora. Menurut Prof. Turhan, penelitian berbasis SHARE dikembangkan secara integratif dengan menghubungkan berbagai disiplin ilmu sehingga mampu menghasilkan solusi yang lebih komprehensif terhadap berbagai tantangan masyarakat. Lebih lanjut, Prof. Turhan menekankan bahwa salah satu karakteristik penelitian yang berkualitas saat ini adalah kemampuan membangun kolaborasi lintas institusi. Menurutnya, dosen tidak lagi cukup melakukan penelitian secara mandiri di lingkungan perguruan tinggi asal, tetapi perlu melibatkan mitra dari lembaga lain, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas institusi juga menjadi salah satu indikator penting dalam peningkatan kualitas penelitian, karena memungkinkan pertukaran keahlian, penggunaan metodologi yang lebih beragam, serta memperbesar peluang publikasi pada jurnal bereputasi internasional dan perolehan hibah penelitian yang lebih kompetitif. Paparan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para peserta karena memberikan perspektif baru mengenai peluang pengembangan riset kolaboratif lintas disiplin yang semakin relevan dengan dinamika masyarakat kontemporer. Diskusi juga menggarisbawahi pentingnya membangun kolaborasi antarkeilmuan agar luaran penelitian tidak hanya berorientasi pada publikasi ilmiah, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan bangsa. Melalui penyelenggaraan Monitoring dan Evaluasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Skema FISH UNJ Tahun 2026, FISH UNJ kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat kualitas tridarma perguruan tinggi melalui penelitian yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian persoalan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperluas jejaring akademik dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam rangka meningkatkan mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Universitas Negeri Jakarta. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (67) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (2) Penelitian (23) Pengabdian (23) Pengajaran (49) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (33) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (31) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ dan Talenta Hub Tandatangani Kerja Sama untuk Perkuat Kompetensi dan Inovasi Mahasiswa
Jakarta, 19 Agustus 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Talenta Hub (PT Technology Creative Solution) pada Rabu, 19 Agustus 2026, bertempat di Ruang 212 Gedung K, FISH UNJ. Penandatanganan dilakukan oleh Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, Ph.D. dan Direktur Talenta Hub. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mempertemukan kekuatan akademik perguruan tinggi dengan kebutuhan dan perkembangan dunia industri. Kolaborasi tersebut diharapkan membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan kompetensi mahasiswa, inovasi, penelitian, serta penguatan kapasitas sivitas akademika. Dalam sambutannya, Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi menyampaikan bahwa FISH UNJ membawahi 15 program studi dengan bidang keilmuan yang beragam. Karena itu, fakultas berkomitmen mengembangkan jejaring kerja sama dengan berbagai mitra untuk memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. “FISH UNJ membawahi 15 program studi dengan berbagai bidang keilmuan. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus mengembangkan kerja sama dalam bidang Tridarma Perguruan Tinggi yang memberikan manfaat nyata bagi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan,” ujar Firdaus Wajdi. Sementara itu, pihak Talenta Hub memaparkan tiga pilar kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama perguruan tinggi. Pilar pertama adalah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Berdasarkan pengalaman Talenta Hub dalam program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), khususnya pada bidang digital marketing, Talenta Hub melihat pentingnya mempertemukan soft skills mahasiswa dengan hard skills yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Pilar kedua adalah penguatan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) melalui sertifikasi kompetensi. Talenta Hub menawarkan berbagai peluang sertifikasi, antara lain Microsoft Certified Educator, yang merupakan sertifikasi internasional dan diakui di berbagai negara. Sertifikasi tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi lulusan sekaligus memperkuat daya saing mahasiswa di dunia kerja. Pilar ketiga adalah pengembangan inkubator bisnis bersama melalui Nawacita Inkubator. Inisiatif ini diarahkan untuk menghadirkan miniatur ekosistem industri di lingkungan kampus, sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai bagaimana dunia kerja dan ekosistem bisnis beroperasi. Pada saat yang sama, mahasiswa didorong untuk menghasilkan karya, menciptakan solusi, maupun mengembangkan usaha setelah menyelesaikan studi. Melalui kerja sama dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, pengembangan masyarakat, serta publikasi ilmiah, FISH UNJ dan Talenta Hub berkomitmen memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi berkembang menjadi berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat. Kemitraan ini sekaligus mendukung kontribusi FISH UNJ terhadap pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Bagi FISH UNJ, kerja sama tersebut menjadi bagian dari langkah berkelanjutan untuk membangun fakultas yang unggul, kompetitif, adaptif, dan berkelas dunia melalui pembelajaran yang kontekstual, kolaborasi dengan dunia industri, penguatan kelembagaan, serta kontribusi akademik dan sosial yang berkelanjutan. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (67) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (2) Penelitian (22) Pengabdian (22) Pengajaran (49) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (33) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (31) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Rumpun Geografi UNJ Berpartisipasi dalam The 3rd ICoAGPG 2026 dan PIT IGI XXVIII & Kongres IGI di Universitas Sebelas Maret, Surakarta
Surakarta, 6 – 7 Agustus 2026, Rumpun Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ) turut berpartisipasi dalam The 3rd International Conference on Applied Geography and Geospatial Planning (ICoAGPG) yang diselenggarakan bersamaan dengan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Ikatan Geograf Indonesia (IGI) XXVIII dan Kongres IGI ke-28. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Ikatan Geograf Indonesia (IGI). Partisipasi tim Rumpun Geografi UNJ dalam kegiatan ini dilakukan secara hibrida: sebagian anggota tim mengikuti seluruh rangkaian acara secara daring (online) melalui Zoom, sementara sebagian lainnya dalam hal ini Wakil Dekan 2 Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Dr. Aris Munandar, M.Pd beserta dosen rumpun geografi Filya Rizky Lestari, M.Han, Hikari Dwi Saputro, M.Pd., Umar Izuddin El Izzudin Kiat, M.P.W.K dan Lona Syafana Pasya, M.Si, hadir secara langsung sebagai presenter dan mengikuti KongresPIT IGI di lokasi kegiatan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Kegiatan hari pertama, Kamis (6/8), dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Sebelas Maret, dengan sambutan turut disampaikan oleh Ketua Panitia Penyelenggara serta Ketua Umum Ikatan Geograf Indonesia. Acara pembukaan juga diisi dengan penampilan seni budaya, prosesi seremonial, dan sesi foto bersama seluruh peserta. Konferensi menghadirkan pembicara kunci (keynote speaker) serta lima pembicara undangan (invited speakers) dari berbagai institusi di dalam dan luar negeri, meliputi Universitas Gadjah Mada, University of Waterloo (Kanada), Nanyang Technological University (Singapura), Utrecht University (Belanda), dan Universitas Sebelas Maret. Sesi-sesi tersebut membahas berbagai isu terkini seputar geografi terapan dan perencanaan keruangan, mulai dari mitigasi bencana, perubahan iklim, hingga tata kelola wilayah. Rangkaian hari pertama dilanjutkan dengan sesi paralel pemaparan makalah oleh para peserta dari berbagai institusi, yang menjadi wadah diseminasi hasil penelitian dan pemikiran di bidang geografi dan perencanaan geospasial. Malam harinya, kegiatan ditutup dengan gala dinner dan pelaksanaan Kongres IGI ke-28 oleh Dewan Eksekutif IGI. Pada hari kedua, Jumat (7/8), diselenggarakan field trip ke kawasan Gunungsewu UNESCO Global Geopark bagi para presenter yang terdaftar. Rangkaian kunjungan lapangan ini mencakup kunjungan ke Goa Gong, susur Sungai Maron, Pantai Ngiroboyo, hingga Pantai Klayar, sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai bentang alam karst dan potensi geowisata di kawasan tersebut. Keikutsertaan dalam forum ilmiah nasional dan internasional seperti ICoAGPG dan PIT IGI ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Rumpun Geografi UNJ untuk memperluas jejaring akademik, mengikuti perkembangan mutakhir kajian geografi terapan dan perencanaan geospasial, serta mempererat kolaborasi dengan komunitas geograf di tingkat nasional maupun internasional. Melalui format partisipasi hibrida ini, seluruh anggota tim baik yang mengikuti secara daring maupun yang hadir langsung di Surakarta dapat menyerap manfaat dari forum ini secara maksimal, sekaligus membawa wawasan dan jejaring baru untuk mendukung pengembangan tridarma perguruan tinggi di lingkungan Program Studi Pendidikan Geografi UNJ. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (67) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (2) Penelitian (22) Pengabdian (22) Pengajaran (49) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (33) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (30) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
PENDIDIKAN GEOGRAFI FISH UNJ TINGKATKAN KESADARAN MERAWAT TANAMAN MELALUI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Dokumentasi Tim PKM Pendidikan Geografi bersama mitra Majelis Taklim Kaum Ibu Musholla Al-Hidayah (Doc. Tim PKM Pendidikan Geografi FISH UNJ, 2026) Jakarta, 31 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Geografi (Prodi Pendgeo) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Sosialisasi tentang Fungsi dan Manfaat Merawat Tanaman Bagi Masyarakat” di Majelis Taklim Kaum Ibu Musholla Al-Hidayah, Pengadegan Timur, Pancoran, Jakarta Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya nyata Prodi Pendidikan Geografi FISH UNJ dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai fungsi dan manfaat tanaman bagi kesehatan, lingkungan, dan kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diketuai oleh dosen Pendidikan Geografi FISH UNJ, Dr. Oot Hotimah, S.Pd., M.Si., dengan melibatkan tim dosen serta masyarakat Majelis Taklim Kaum Ibu Musholla Al-Hidayah sebagai mitra kegiatan. Dalam pemaparannya, Dr. Hotimah menjelaskan pentingnya merawat tanaman untuk menjaga kualitas lingkungan sekaligus membangun kesadaran terhadap pelestarian alam. Dr. Hotimah juga menjelaskan bahwa tanaman memiliki berbagai manfaat bagi kehidupan, baik sebagai sumber pangan, penghasil oksigen, maupun tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan sebagai pendukung kesehatan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan tubuh, khususnya fungsi ginjal, dengan memperhatikan kondisi urin sebagai salah satu indikator kesehatan. Sosialisasi ini turut mengulas aspek nilai-nilai keislaman. Dr. Hotimah menyampaikan bahwa menanam dan merawat tanaman bernilai ibadah jika dilakukan dengan niat yang baik. Para peserta diajak untuk senantiasa berdoa dan membaca Surah Al-Fatihah saat menanam, memohon kepada Allah SWT agar tanaman tersebut menjadi perantara kesembuhan dengan keyakinan penuh bahwa segala kesembuhan datang dari-Nya. Tim PKM Pendidikan Geografi FISH UNJ juga memberikan solusi praktis berupa konsep urban farming untuk menyiasati keterbatasan lahan perkotaan. Warga diedukasi untuk memanfaatkan pekarangan rumah atau menggunakan sistem hidroponik. Beberapa jenis tanaman obat keluarga (TOGA) yang direkomendasikan antara lain daun salam, kunyit, serai, dan jeruk nipis karena kaya manfaat sekaligus mudah dirawat. Suasana kegiatan sosialisasi tentang fungsi dan manfaat merawat tanaman di Majelis Taklim Kaum Ibu Musholla Al-Hidayah (Doc. Tim PKM Pendidikan Geografi FISH UNJ, 2026) Kegiatan ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, serta SDG 4 (Quality Education) melalui penyebarluasan pengetahuan kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dengan mendorong praktik penghijauan dan pemanfaatan lahan di lingkungan perkotaan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini turut mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) 7, yaitu kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian SDGs. Ke depan, Program Studi Pendidikan Geografi FISH UNJ berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat peran akademisi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan. Keberhasilan agenda pengabdian ini tidak lepas dari kolaborasi aktif antara tim akademisi dengan mitra. Selama sesi sosialisasi berlangsung, interaksi dua arah terjalin dengan sangat baik di mana para peserta dari kaum ibu Majelis Taklim aktif bertanya mengenai manfaat tanaman bagi kesehatan keluarga serta cara membudidayakannya di lingkungan rumah. Antusiasme yang tinggi ini mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat perkotaan terhadap ruang edukasi lingkungan yang praktis dan dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka. Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan lahan di sekitar tempat tinggal untuk menanam berbagai jenis tanaman yang bermanfaat, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Penulis: GIC & Tim PKM Pendidikan GeografiEditor: Tim FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (66) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (1) Penelitian (21) Pengabdian (20) Pengajaran (47) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ GELAR PRA-MONITORING DAN EVALUASI PENELITIAN SERTA PENGABDIAN MASYARAKAT, HADIRKAN KETUA LPPM UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
Jakarta, 3 Agustus 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan kegiatan Pra-Monitoring dan Evaluasi Penelitian serta Pengabdian kepada Masyarakat di Ruang 212, Gedung K FISH UNJ, dengan menghadirkan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Prof. Dr. Muhammad Turhan Yani, M.A., sebagai narasumber. Kegiatan yang diikuti oleh dosen secara luring maupun daring ini bertujuan memberikan pembekalan dalam menghadapi proses monitoring dan evaluasi penelitian serta pengabdian kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas proposal hibah dan luaran akademik dosen. Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ), Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran para dosen, guru besar, serta seluruh peserta yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring. Menurutnya, pra-monitoring dan evaluasi merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan FISH UNJ. “Ke depan, kita perlu meningkatkan kualitas penelitian agar mampu menembus pendanaan kementerian, hibah nasional, maupun kerja sama eksternal. Dengan begitu, luaran publikasi dosen dapat semakin meningkat dan mendukung pencapaian akreditasi serta Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas,” ujar Firdaus Wajdi. Kegiatan dipandu oleh Dela Ayu Lestari, S.Si., M.Si., dosen sekaligus peneliti di bidang geografi, pengelolaan pesisir, dan kebencanaan. Sesi pemaparan materi berlangsung dengan menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. Muhammad Turhan Yani, M.A., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Dalam paparannya, Prof. Turhan Yani membahas roadmap penelitian sebagai strategi untuk membangun riset yang berkelanjutan serta berorientasi pada kolaborasi di tingkat nasional maupun internasional. Ia menjelaskan bahwa penyusunan roadmap menjadi landasan penting bagi dosen dalam mengembangkan penelitian yang memiliki arah yang jelas, berkesinambungan, serta mampu menghasilkan luaran yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat. Selain itu, Prof. Turhan Yani juga memaparkan arahan mengenai alur kolaborasi dalam penyusunan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Materi tersebut mencakup pentingnya membangun jejaring antardosen, program studi, perguruan tinggi, hingga mitra eksternal sebagai upaya memperkuat kualitas proposal, memperluas peluang pendanaan, serta menghasilkan luaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang lebih kompetitif. Pada sesi diskusi, peserta menunjukkan antusiasme dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait pengembangan riset dan peluang kolaborasi. Salah satu peserta menanyakan apakah penelitian kolaboratif dapat dilakukan lintas jurusan. Menanggapi hal tersebut, Prof. Turhan Yani menegaskan bahwa kolaborasi lintas disiplin sangat dimungkinkan dan bahkan menjadi salah satu pendekatan yang dapat memperkaya perspektif penelitian serta meningkatkan kualitas luaran yang dihasilkan. Pertanyaan lain yang turut menjadi perhatian peserta berkaitan dengan tantangan penelitian di bidang sosial dan humaniora untuk menembus skema pendanaan maupun publikasi internasional, yang dinilai lebih sulit dibandingkan bidang sains dan teknologi. Menjawab hal tersebut, Prof. Turhan Yani menjelaskan bahwa setiap bidang memiliki karakteristik dan tantangannya masing-masing. Menurutnya, peneliti sosial dan humaniora perlu memperkuat kebaruan penelitian, membangun kolaborasi yang lebih luas, serta menghasilkan luaran yang memiliki relevansi terhadap isu-isu global agar semakin kompetitif di tingkat internasional. Melalui sesi diskusi tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai aspek teknis penyusunan roadmap penelitian, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang strategi membangun kolaborasi lintas disiplin dan meningkatkan daya saing penelitian di tingkat nasional maupun internasional. Penyelenggaraan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FISH UNJ dalam meningkatkan kapasitas riset dosen sekaligus memperkuat budaya akademik yang unggul. Kegiatan ini sejalan dengan SDGs 4 (Quality Education) melalui penguatan kualitas pendidikan tinggi dan SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi akademik antarpendidikan tinggi. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung IKU 5 mengenai kerja sama dan luaran kolaboratif serta IKU 6 terkait peningkatan kualitas publikasi ilmiah. Melalui kegiatan Pra-Monitoring dan Evaluasi Penelitian serta Pengabdian kepada Masyarakat ini, FISH UNJ berharap para dosen semakin siap menyusun roadmap penelitian yang terarah, membangun kolaborasi lintas disiplin, serta meningkatkan daya saing proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, luaran akademik yang dihasilkan tidak hanya berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta memperkuat reputasi akademik FISH UNJ di tingkat nasional maupun internasional. Penulis: MARL, CKG FISH MEDIA CENTER, 2026. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (66) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (1) Penelitian (21) Pengabdian (19) Pengajaran (47) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ PERKUAT PENGEMBANGAN DESA WISATA BERKELANJUTAN MELALUI PKM DAN KERJA SAMA DI SUKAMANDI
Foto Bersama Program Studi Pendidikan Sejarah FISH UNJ dan Pemerintah Desa Sukamandi (Doc. Tim PkM Pendidikan Sejarah FISH UNJ, 2026) Subang, 24 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Sejarah Lokal untuk Pendidikan, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan” di Desa Sukamandi, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Desa Sukamandi, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta SMP IT Adzikri Ciceuri sebagai mitra. PkM tersebut bertujuan mengoptimalkan potensi sejarah dan budaya lokal sebagai sumber pembelajaran, penguatan identitas masyarakat, serta pendukung pengembangan desa wisata yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, sejarah lokal tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan mengenai masa lalu, tetapi juga dimanfaatkan sebagai modal sosial dan budaya yang dapat memberikan manfaat pendidikan dan ekonomi bagi masyarakat. Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FISH UNJ dan Pemerintah Desa Sukamandi. Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Kepala Desa Sukamandi, Agus Setiawan, S.IP., bersama perwakilan Program Studi Pendidikan Sejarah FISH UNJ yang dalam hal ini diwakili oleh Koordinator Program Studi Pendidikan Sejarah, Dr. Nur’aeni Marta, M.Hum. dan Koordinator Program Magister Pendidikan Sejarah, Dr. Abrar, M.Hum. PKS tersebut menjadi landasan kolaborasi berkelanjutan dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, terutama pada bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pemberdayaan potensi desa. Kerja sama ini juga membuka peluang bagi pengembangan program pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Sukamandi. Pelaksanaan PkM dipusatkan pada dua kelompok sasaran. Kegiatan pertama melibatkan Pokdarwis Desa Sukamandi melalui pelatihan dan diskusi terarah mengenai penggalian narasi sejarah lokal. Peserta didorong untuk mengidentifikasi peristiwa, tokoh, tradisi, dan peninggalan budaya yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata berbasis identitas lokal. Narasi sejarah yang disusun secara tepat diharapkan dapat memperkuat karakter destinasi sekaligus membedakan Desa Sukamandi dari desa wisata lainnya. Pengembangan pariwisata juga diarahkan agar tetap memperhatikan keberlanjutan budaya, lingkungan, serta keterlibatan masyarakat sebagai pelaku utama. Kegiatan bersama siswa SMP IT Adzikri Ciceuri (Dok. Tim PkM Pendidikan Sejarah FISH UNJ, 2026) Kegiatan kedua dilaksanakan bersama siswa dan tenaga pendidik SMP IT Adzikri Ciceuri. Tim PkM memperkenalkan pemanfaatan sejarah lokal sebagai media pembelajaran yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan siswa. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejarah, rasa bangga terhadap daerah, serta kepedulian generasi muda terhadap warisan budaya di lingkungan mereka. Kepala Desa Sukamandi, Agus Setiawan, S.IP., menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan kontribusi FISH UNJ terhadap pengembangan desa: “Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Negeri Jakarta yang telah memberikan perhatian kepada Desa Sukamandi. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan, masyarakat, serta potensi wisata desa,” ujarnya. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Program Studi Pendidikan Sejarah FISH UNJ dan Pemerintah Desa Sukamandi oleh Kepala Desa Sukamandi, Agus Setiawan, S.IP., bersama perwakilan Program Studi Pendidikan Sejarah FISH UNJ di Desa Sukamandi, (Doc. Tim PkM Pendidikan Sejarah FISH UNJ, 2026) Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa pengembangan desa wisata tidak berhenti pada penyusunan program, tetapi dilanjutkan melalui pendampingan dan penguatan kapasitas masyarakat. Hasil pemetaan sejarah lokal yang diperoleh dari kegiatan ini dapat dikembangkan menjadi bahan pembelajaran, dokumentasi desa, narasi pemanduan wisata, maupun konten informasi destinasi. Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Quality Education melalui pemanfaatan sejarah lokal dalam pembelajaran; SDG 8: Decent Work and Economic Growth melalui pengembangan potensi ekonomi berbasis pariwisata; serta SDG 17: Partnerships for the Goals melalui kemitraan antara perguruan tinggi, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat. Pelaksanaan PkM dan penandatanganan PKS ini juga mendukung IKU 5, khususnya melalui penguatan kerja sama dan pengembangan luaran kolaboratif yang bermanfaat bagi masyarakat, serta IKU 7 melalui kontribusi kegiatan perguruan tinggi terhadap pencapaian SDGs. Ke depan, Program Studi Pendidikan Sejarah FISH UNJ dan Pemerintah Desa Sukamandi akan menindaklanjuti kerja sama melalui program pendidikan, pendampingan masyarakat, dan pengembangan sejarah lokal sebagai fondasi desa wisata yang berkelanjutan. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (66) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (1) Penelitian (20) Pengabdian (19) Pengajaran (47) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ DAN INJOURNEY HOSPITALITY PERKUAT SINERGI PENDIDIKAN DAN INDUSTRI PARIWISATA
Jakarta, 22 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) melalui Program Studi Usaha Perjalanan Wisata memperkuat kolaborasi pendidikan berbasis industri melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dengan InJourney Hospitality. Penandatanganan dilaksanakan pada Rabu, 22 Juli 2026, di kantor InJourney Hospitality, Gedung Sarinah Lantai 12A, Jalan M.H. Thamrin No. 11, Jakarta Pusat. Dari pihak InJourney Hospitality, dokumen kerja sama ditandatangani oleh Peter Alexander Fritz, Director of Operations, dan Joko Utomo, Senior Vice President Human Capital. Kesepakatan ini menjadi landasan bagi pengembangan berbagai program kolaboratif yang menghubungkan proses pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata serta standar profesional industri perhotelan dan pariwisata. InJourney Hospitality merupakan bagian dari ekosistem InJourney, BUMN holding sektor aviasi dan pariwisata Indonesia. Perusahaan ini berfokus pada pengelolaan dan pengembangan bisnis perhotelan dengan portofolio hotel yang tersebar di berbagai destinasi strategis di Indonesia. Melalui penerapan standar pelayanan, inovasi, dan praktik bisnis yang berkelanjutan, InJourney Hospitality berperan dalam menghadirkan layanan akomodasi berkualitas sekaligus mendukung peningkatan daya saing pariwisata nasional. Perusahaan tersebut juga aktif membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan daya saing destinasi, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berkelanjutan. Kerja sama antara FISH UNJ dan InJourney Hospitality diarahkan untuk memperluas kesempatan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang relevan dan kontekstual di lingkungan industri. Kolaborasi ini dapat dikembangkan melalui program magang, kuliah praktisi, kunjungan industri, pengembangan kompetensi mahasiswa, peningkatan kapasitas dosen, peninjauan kurikulum, penelitian kolaboratif, serta kegiatan akademik dan pengembangan sumber daya manusia lainnya. Dalam sesi diskusi, Dekan FISH UNJ, Assoc. Prof. Firdaus Wajdi, Ph.D., menekankan pentingnya membangun sinergi yang lebih kuat antara perguruan tinggi dan industri, khususnya dalam menyelaraskan kurikulum program studi dengan perkembangan industri serta kebutuhan dunia kerja. Penyelarasan kurikulum dipandang sebagai langkah strategis untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan dinamika sektor pariwisata dan perhotelan yang terus berkembang. Menanggapi hal tersebut, InJourney Hospitality menyampaikan keterbukaannya untuk mendukung pengembangan kurikulum Program Studi Usaha Perjalanan Wisata FISH UNJ. Perusahaan menyambut baik peluang untuk menghadirkan para General Manager ke kampus FISH UNJ guna memberikan masukan dan melakukan peninjauan kurikulum berdasarkan perspektif industri, pengalaman operasional, serta kebutuhan kompetensi profesional. Dengan sekitar 100 General Manager yang tersebar di jaringan hotel InJourney Hospitality di seluruh Indonesia, perusahaan memiliki sumber daya praktisi yang luas untuk berkontribusi dalam proses pengembangan akademik. Keterlibatan para General Manager tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai operasional perhotelan, manajemen pelayanan, kepemimpinan, pengembangan sumber daya manusia, pengalaman pelanggan, serta transformasi industri. Assoc. Prof. Firdaus Wajdi, Ph.D., menyampaikan bahwa kemitraan dengan InJourney Hospitality merupakan bagian dari strategi FISH UNJ dalam membangun pendidikan tinggi yang relevan, adaptif, dan berdampak. “Kerja sama ini bukan hanya tentang penandatanganan sebuah dokumen, tetapi tentang membangun jembatan yang semakin kuat antara ruang akademik dan dunia industri. FISH UNJ ingin memastikan mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar dari praktik terbaik, memahami dinamika industri secara langsung, serta mengembangkan kompetensi profesional yang dibutuhkan oleh sektor pariwisata masa depan,” ujar Assoc. Prof. Firdaus. Ia menegaskan bahwa pengembangan kurikulum tidak dapat dilakukan secara terpisah dari kebutuhan dunia kerja. Keterlibatan praktisi industri menjadi penting agar capaian pembelajaran, materi perkuliahan, kegiatan praktik, dan kompetensi mahasiswa tetap selaras dengan tuntutan profesional yang sesungguhnya. “Kesediaan para General Manager InJourney Hospitality untuk berkontribusi dalam peninjauan kurikulum merupakan peluang yang sangat berharga. Pengalaman praktis mereka dapat memperkaya perspektif akademik sekaligus membantu kami menyiapkan lulusan yang tidak hanya kuat secara keilmuan, tetapi juga siap menjawab tantangan nyata dalam industri pariwisata dan perhotelan,” tambahnya. InJourney Hospitality juga menyatakan keterbukaannya untuk mengembangkan penelitian kolaboratif yang melibatkan mahasiswa dan dosen. Peluang tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya riset terapan mengenai berbagai isu yang relevan dengan kebutuhan industri, seperti manajemen perhotelan, inovasi pelayanan, pengalaman pelanggan, pengembangan sumber daya manusia, transformasi digital, pengembangan destinasi, dan praktik pariwisata berkelanjutan. “Kami berharap kolaborasi ini dapat melahirkan talenta pariwisata yang kompeten, berintegritas, inovatif, dan memiliki wawasan keberlanjutan. Mahasiswa harus dipersiapkan bukan hanya untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga untuk menjadi bagian dari generasi yang mampu mentransformasi industri pariwisata Indonesia agar semakin unggul dan berdaya saing global,” lanjut Assoc. Prof. Firdaus. Bagi Program Studi Usaha Perjalanan Wisata FISH UNJ, kemitraan ini menjadi peluang strategis untuk memperkuat pembelajaran kontekstual dan berbasis praktik. Mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai pengelolaan operasional, pelayanan pelanggan, pengembangan destinasi, manajemen sumber daya manusia, serta penerapan standar profesional dalam ekosistem pariwisata dan perhotelan. Kerja sama ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Quality Education melalui pengembangan kurikulum dan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri; SDG 8: Decent Work and Economic Growth melalui peningkatan kesiapan kerja serta kompetensi profesional mahasiswa; dan SDG 17: Partnerships for the Goals melalui kemitraan strategis antara perguruan tinggi dan industri. Sebagai tindak lanjut, FISH UNJ dan InJourney Hospitality akan merumuskan program kerja bersama yang terukur, termasuk peninjauan kurikulum yang melibatkan praktisi industri, pengembangan penelitian kolaboratif, program magang, kuliah praktisi, serta berbagai kegiatan lain yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, kedua institusi, dan industri pariwisata secara lebih luas. Kolaborasi ini sekaligus memperkuat kontribusi FISH UNJ terhadap IKU 5, khususnya dalam pengembangan kerja sama dan luaran kolaboratif yang mendukung peningkatan mutu pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia Indonesia. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (66) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (1) Penelitian (20) Pengabdian (18) Pengajaran (47) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ dan UiTM Sepakati MoA serta Enam Program Kolaborasi Internasional
Jakarta, 22 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) memperkuat jejaring akademik global melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Faculty of Communication and Media Studies, Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia. Penandatanganan dilaksanakan dalam agenda Strategic Meeting: Building Global Academic Partnerships pada Rabu, 22 Juli 2026, di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ. Pertemuan tersebut tidak hanya menghasilkan kesepakatan kerja sama pada tingkat fakultas, tetapi juga menetapkan enam Implementation Arrangement (IA) sebagai langkah konkret pelaksanaan kolaborasi. Kesepakatan ini menegaskan komitmen FISH UNJ dan UiTM untuk mengembangkan kemitraan internasional yang berorientasi pada luaran akademik, manfaat sosial, dan keberlanjutan program. Delegasi UiTM dipimpin oleh Dekan Faculty of Communication and Media Studies, Prof. Dr. Abd Rasid Abd Rahman, bersama Deputy Dean of Research and Industrial Linkage, Assoc. Prof. Dr. Tengku Elena Tengku Mahamad, serta Head of the Center of Strategic Communication, Dr. Wan Norbani Wan Noordin. Dari FISH UNJ, kegiatan dihadiri oleh Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D; Wakil Dekan II, Dr. Aris Munandar; Wakil Dekan III, Dr. E. Nugrahaeni P.; serta jajaran dosen dan pengelola program studi. Enam IA yang disepakati mencakup satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat bersama komunitas Mat Peci, tiga kolaborasi riset internasional, penunjukan akademisi sebagai editor jurnal, serta penyelenggaraan kuliah tamu internasional. Dari tiga kolaborasi riset tersebut, dua publikasi telah terindeks Scopus, hal ini memperkuat produktivitas riset, kualitas publikasi, dan rekognisi internasional dosen dari kedua institusi. Program pengabdian kepada masyarakat bersama komunitas Mat Peci menjadi salah satu bentuk penting dari kerja sama ini. Kegiatan tersebut dirancang agar pertukaran pengetahuan antara perguruan tinggi tidak berhenti dalam ruang akademik, tetapi dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung. Sementara itu, agenda riset dan publikasi bersama akan membuka ruang pertukaran perspektif antara akademisi Indonesia dan Malaysia dalam mengkaji isu-isu komunikasi, sosial, media, hukum, dan kemasyarakatan. Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A. Ph.D, menyampaikan bahwa kerja sama internasional harus diwujudkan melalui program yang dapat diukur manfaatnya. “Inilah yang kita harapkan, bahwa kerja sama tidak sebatas administratif di atas kertas, tetapi memiliki dampak bagi publik, baik kepada masyarakat secara langsung maupun melalui kontribusi pada forum ilmiah internasional,” ujar Firdaus Wajdi, Ph.D Menurutnya, penetapan enam IA pada hari yang sama dengan penandatanganan MoA menunjukkan bahwa FISH UNJ dan UiTM telah memiliki arah implementasi yang jelas. Setiap program diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh program studi dan tim akademik dari kedua fakultas melalui jadwal, target luaran, dan evaluasi bersama. Prof. Dr. Abd Rasid Abd Rahman turut menegaskan optimisme UiTM terhadap keberlanjutan kemitraan tersebut. Ia memandang penandatanganan MoA sebagai awal untuk memperluas bentuk kolaborasi yang lebih beragam dan berdampak. “Saya sangat percaya bahwa kerja sama ini tidak hanya berhenti pada hari ini dan di ruangan ini. Penandatanganan ini justru semakin memperkuat peluang bagi kerja sama berikutnya yang lebih berdampak. Kami juga sangat terbuka terhadap kolaborasi dalam bentuk student mobility maupun student exchange, baik antarprogram studi maupun melalui mata kuliah tertentu,” ungkapnya. Peluang mobilitas mahasiswa menjadi salah satu agenda pengembangan yang akan dibahas lebih lanjut. Program tersebut dapat dilaksanakan melalui pertukaran mahasiswa, pembelajaran kolaboratif, kelas internasional, joint lecture, maupun keikutsertaan mahasiswa dalam proyek riset dan pengabdian masyarakat lintas negara. Dengan demikian, kerja sama tidak hanya memberikan rekognisi bagi institusi dan dosen, tetapi juga memperluas pengalaman global mahasiswa. Kolaborasi FISH UNJ dan UiTM mendukung pencapaian SDG 4: Quality Education melalui penguatan kualitas pembelajaran, riset, publikasi, dan mobilitas akademik internasional. Kerja sama ini juga berkontribusi terhadap SDG 17: Partnerships for the Goals melalui kemitraan lintas negara yang dibangun berdasarkan kesetaraan, pertukaran pengetahuan, dan pencapaian tujuan bersama. Melalui pelaksanaan enam IA tersebut, FISH UNJ mempertegas posisinya sebagai fakultas yang aktif membangun kemitraan global berbasis luaran dan dampak. Agenda ini sekaligus mendukung IKU 5, khususnya dalam penguatan kerja sama dan penciptaan luaran kolaboratif bersama mitra internasional, serta membuka jalan bagi publikasi bereputasi, mobilitas mahasiswa, dan program akademik berkelanjutan antara FISH UNJ dan UiTM. Penulis: MARL, CKG FISH MEDIA CENTER, 2026. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (66) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (1) Penelitian (20) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru