Jakarta, 22 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) melalui Program Studi Usaha Perjalanan Wisata memperkuat kolaborasi pendidikan berbasis industri melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dengan InJourney Hospitality. Penandatanganan dilaksanakan pada Rabu, 22 Juli 2026, di kantor InJourney Hospitality, Gedung Sarinah Lantai 12A, Jalan M.H. Thamrin No. 11, Jakarta Pusat. Dari pihak InJourney Hospitality, dokumen kerja sama ditandatangani oleh Peter Alexander Fritz, Director of Operations, dan Joko Utomo, Senior Vice President Human Capital. Kesepakatan ini menjadi landasan bagi pengembangan berbagai program kolaboratif yang menghubungkan proses pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata serta standar profesional industri perhotelan dan pariwisata. InJourney Hospitality merupakan bagian dari ekosistem InJourney, BUMN holding sektor aviasi dan pariwisata Indonesia. Perusahaan ini berfokus pada pengelolaan dan pengembangan bisnis perhotelan dengan portofolio hotel yang tersebar di berbagai destinasi strategis di Indonesia. Melalui penerapan standar pelayanan, inovasi, dan praktik bisnis yang berkelanjutan, InJourney Hospitality berperan dalam menghadirkan layanan akomodasi berkualitas sekaligus mendukung peningkatan daya saing pariwisata nasional. Perusahaan tersebut juga aktif membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan daya saing destinasi, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berkelanjutan. Kerja sama antara FISH UNJ dan InJourney Hospitality diarahkan untuk memperluas kesempatan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang relevan dan kontekstual di lingkungan industri. Kolaborasi ini dapat dikembangkan melalui program magang, kuliah praktisi, kunjungan industri, pengembangan kompetensi mahasiswa, peningkatan kapasitas dosen, peninjauan kurikulum, penelitian kolaboratif, serta kegiatan akademik dan pengembangan sumber daya manusia lainnya. Dalam sesi diskusi, Dekan FISH UNJ, Assoc. Prof. Firdaus Wajdi, Ph.D., menekankan pentingnya membangun sinergi yang lebih kuat antara perguruan tinggi dan industri, khususnya dalam menyelaraskan kurikulum program studi dengan perkembangan industri serta kebutuhan dunia kerja. Penyelarasan kurikulum dipandang sebagai langkah strategis untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan dinamika sektor pariwisata dan perhotelan yang terus berkembang. Menanggapi hal tersebut, InJourney Hospitality menyampaikan keterbukaannya untuk mendukung pengembangan kurikulum Program Studi Usaha Perjalanan Wisata FISH UNJ. Perusahaan menyambut baik peluang untuk menghadirkan para General Manager ke kampus FISH UNJ guna memberikan masukan dan melakukan peninjauan kurikulum berdasarkan perspektif industri, pengalaman operasional, serta kebutuhan kompetensi profesional. Dengan sekitar 100 General Manager yang tersebar di jaringan hotel InJourney Hospitality di seluruh Indonesia, perusahaan memiliki sumber daya praktisi yang luas untuk berkontribusi dalam proses pengembangan akademik. Keterlibatan para General Manager tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai operasional perhotelan, manajemen pelayanan, kepemimpinan, pengembangan sumber daya manusia, pengalaman pelanggan, serta transformasi industri. Assoc. Prof. Firdaus Wajdi, Ph.D., menyampaikan bahwa kemitraan dengan InJourney Hospitality merupakan bagian dari strategi FISH UNJ dalam membangun pendidikan tinggi yang relevan, adaptif, dan berdampak. “Kerja sama ini bukan hanya tentang penandatanganan sebuah dokumen, tetapi tentang membangun jembatan yang semakin kuat antara ruang akademik dan dunia industri. FISH UNJ ingin memastikan mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar dari praktik terbaik, memahami dinamika industri secara langsung, serta mengembangkan kompetensi profesional yang dibutuhkan oleh sektor pariwisata masa depan,” ujar Assoc. Prof. Firdaus. Ia menegaskan bahwa pengembangan kurikulum tidak dapat dilakukan secara terpisah dari kebutuhan dunia kerja. Keterlibatan praktisi industri menjadi penting agar capaian pembelajaran, materi perkuliahan, kegiatan praktik, dan kompetensi mahasiswa tetap selaras dengan tuntutan profesional yang sesungguhnya. “Kesediaan para General Manager InJourney Hospitality untuk berkontribusi dalam peninjauan kurikulum merupakan peluang yang sangat berharga. Pengalaman praktis mereka dapat memperkaya perspektif akademik sekaligus membantu kami menyiapkan lulusan yang tidak hanya kuat secara keilmuan, tetapi juga siap menjawab tantangan nyata dalam industri pariwisata dan perhotelan,” tambahnya. InJourney Hospitality juga menyatakan keterbukaannya untuk mengembangkan penelitian kolaboratif yang melibatkan mahasiswa dan dosen. Peluang tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya riset terapan mengenai berbagai isu yang relevan dengan kebutuhan industri, seperti manajemen perhotelan, inovasi pelayanan, pengalaman pelanggan, pengembangan sumber daya manusia, transformasi digital, pengembangan destinasi, dan praktik pariwisata berkelanjutan. “Kami berharap kolaborasi ini dapat melahirkan talenta pariwisata yang kompeten, berintegritas, inovatif, dan memiliki wawasan keberlanjutan. Mahasiswa harus dipersiapkan bukan hanya untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga untuk menjadi bagian dari generasi yang mampu mentransformasi industri pariwisata Indonesia agar semakin unggul dan berdaya saing global,” lanjut Assoc. Prof. Firdaus. Bagi Program Studi Usaha Perjalanan Wisata FISH UNJ, kemitraan ini menjadi peluang strategis untuk memperkuat pembelajaran kontekstual dan berbasis praktik. Mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai pengelolaan operasional, pelayanan pelanggan, pengembangan destinasi, manajemen sumber daya manusia, serta penerapan standar profesional dalam ekosistem pariwisata dan perhotelan. Kerja sama ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Quality Education melalui pengembangan kurikulum dan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri; SDG 8: Decent Work and Economic Growth melalui peningkatan kesiapan kerja serta kompetensi profesional mahasiswa; dan SDG 17: Partnerships for the Goals melalui kemitraan strategis antara perguruan tinggi dan industri. Sebagai tindak lanjut, FISH UNJ dan InJourney Hospitality akan merumuskan program kerja bersama yang terukur, termasuk peninjauan kurikulum yang melibatkan praktisi industri, pengembangan penelitian kolaboratif, program magang, kuliah praktisi, serta berbagai kegiatan lain yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, kedua institusi, dan industri pariwisata secara lebih luas. Kolaborasi ini sekaligus memperkuat kontribusi FISH UNJ terhadap IKU 5, khususnya dalam pengembangan kerja sama dan luaran kolaboratif yang mendukung peningkatan mutu pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia Indonesia. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (66) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (1) Penelitian (20) Pengabdian (18) Pengajaran (47) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ dan UiTM Sepakati MoA serta Enam Program Kolaborasi Internasional
Jakarta, 22 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) memperkuat jejaring akademik global melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Faculty of Communication and Media Studies, Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia. Penandatanganan dilaksanakan dalam agenda Strategic Meeting: Building Global Academic Partnerships pada Rabu, 22 Juli 2026, di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ. Pertemuan tersebut tidak hanya menghasilkan kesepakatan kerja sama pada tingkat fakultas, tetapi juga menetapkan enam Implementation Arrangement (IA) sebagai langkah konkret pelaksanaan kolaborasi. Kesepakatan ini menegaskan komitmen FISH UNJ dan UiTM untuk mengembangkan kemitraan internasional yang berorientasi pada luaran akademik, manfaat sosial, dan keberlanjutan program. Delegasi UiTM dipimpin oleh Dekan Faculty of Communication and Media Studies, Prof. Dr. Abd Rasid Abd Rahman, bersama Deputy Dean of Research and Industrial Linkage, Assoc. Prof. Dr. Tengku Elena Tengku Mahamad, serta Head of the Center of Strategic Communication, Dr. Wan Norbani Wan Noordin. Dari FISH UNJ, kegiatan dihadiri oleh Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D; Wakil Dekan II, Dr. Aris Munandar; Wakil Dekan III, Dr. E. Nugrahaeni P.; serta jajaran dosen dan pengelola program studi. Enam IA yang disepakati mencakup satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat bersama komunitas Mat Peci, tiga kolaborasi riset internasional, penunjukan akademisi sebagai editor jurnal, serta penyelenggaraan kuliah tamu internasional. Dari tiga kolaborasi riset tersebut, dua publikasi telah terindeks Scopus, hal ini memperkuat produktivitas riset, kualitas publikasi, dan rekognisi internasional dosen dari kedua institusi. Program pengabdian kepada masyarakat bersama komunitas Mat Peci menjadi salah satu bentuk penting dari kerja sama ini. Kegiatan tersebut dirancang agar pertukaran pengetahuan antara perguruan tinggi tidak berhenti dalam ruang akademik, tetapi dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung. Sementara itu, agenda riset dan publikasi bersama akan membuka ruang pertukaran perspektif antara akademisi Indonesia dan Malaysia dalam mengkaji isu-isu komunikasi, sosial, media, hukum, dan kemasyarakatan. Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A. Ph.D, menyampaikan bahwa kerja sama internasional harus diwujudkan melalui program yang dapat diukur manfaatnya. “Inilah yang kita harapkan, bahwa kerja sama tidak sebatas administratif di atas kertas, tetapi memiliki dampak bagi publik, baik kepada masyarakat secara langsung maupun melalui kontribusi pada forum ilmiah internasional,” ujar Firdaus Wajdi, Ph.D Menurutnya, penetapan enam IA pada hari yang sama dengan penandatanganan MoA menunjukkan bahwa FISH UNJ dan UiTM telah memiliki arah implementasi yang jelas. Setiap program diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh program studi dan tim akademik dari kedua fakultas melalui jadwal, target luaran, dan evaluasi bersama. Prof. Dr. Abd Rasid Abd Rahman turut menegaskan optimisme UiTM terhadap keberlanjutan kemitraan tersebut. Ia memandang penandatanganan MoA sebagai awal untuk memperluas bentuk kolaborasi yang lebih beragam dan berdampak. “Saya sangat percaya bahwa kerja sama ini tidak hanya berhenti pada hari ini dan di ruangan ini. Penandatanganan ini justru semakin memperkuat peluang bagi kerja sama berikutnya yang lebih berdampak. Kami juga sangat terbuka terhadap kolaborasi dalam bentuk student mobility maupun student exchange, baik antarprogram studi maupun melalui mata kuliah tertentu,” ungkapnya. Peluang mobilitas mahasiswa menjadi salah satu agenda pengembangan yang akan dibahas lebih lanjut. Program tersebut dapat dilaksanakan melalui pertukaran mahasiswa, pembelajaran kolaboratif, kelas internasional, joint lecture, maupun keikutsertaan mahasiswa dalam proyek riset dan pengabdian masyarakat lintas negara. Dengan demikian, kerja sama tidak hanya memberikan rekognisi bagi institusi dan dosen, tetapi juga memperluas pengalaman global mahasiswa. Kolaborasi FISH UNJ dan UiTM mendukung pencapaian SDG 4: Quality Education melalui penguatan kualitas pembelajaran, riset, publikasi, dan mobilitas akademik internasional. Kerja sama ini juga berkontribusi terhadap SDG 17: Partnerships for the Goals melalui kemitraan lintas negara yang dibangun berdasarkan kesetaraan, pertukaran pengetahuan, dan pencapaian tujuan bersama. Melalui pelaksanaan enam IA tersebut, FISH UNJ mempertegas posisinya sebagai fakultas yang aktif membangun kemitraan global berbasis luaran dan dampak. Agenda ini sekaligus mendukung IKU 5, khususnya dalam penguatan kerja sama dan penciptaan luaran kolaboratif bersama mitra internasional, serta membuka jalan bagi publikasi bereputasi, mobilitas mahasiswa, dan program akademik berkelanjutan antara FISH UNJ dan UiTM. Penulis: MARL, CKG FISH MEDIA CENTER, 2026. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (66) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (1) Penelitian (20) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
BAWASLU RI PERKUAT KOLABORASI AKADEMIK MELALUI PROGRAM CAMPUS CONNECT
Jakarta, 22 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Bawaslu Campus Connect bertajuk “Generasi Digital, Demokrasi Transparan” bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) yang bertempat di Ruang Serbaguna (RSG) Gedung K, Kampus A UNJ. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran dekanat, dosen, serta mahasiswa FISH UNJ sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan pemilu partisipatif berbasis kampus. Acara dibuka dengan sambutan duta, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pengawas Pemilu, serta doa pembuka. Laporan kegiatan disampaikan oleh Henry Dwi Prastowo yang memaparkan rangkaian acara yang turut dihadiri Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin, M.Si. Dalam sambutannya, Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada wakil dekan, dosen, dan mahasiswa yang hadir. “Dengan kerja sama ini, kami berharap mahasiswa-mahasiswi FISH UNJ dapat melaksanakan magang di Bawaslu, khususnya terkait pengelolaan data-data kepemiluan,” ujarnya. Materi utama disampaikan oleh Dr. Puadi, S.Pd., M.M., Anggota Bawaslu RI, yang menegaskan urgensi transformasi pengawasan pemilu di era digital. Ia menjelaskan bahwa kampanye dan penyebaran informasi politik kini tidak lagi terbatas pada ruang fisik, melainkan meluas ke ruang digital melalui TikTok, WhatsApp, Instagram, dan YouTube, sehingga menuntut pola pengawasan yang lebih adaptif. “Jika hoaks dapat menyebar kepada jutaan orang hanya dalam hitungan menit, pengawasan pemilu tidak lagi bisa dilakukan dengan cara konvensional. Bawaslu hadir di ruang digital, dan mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen literasi digital untuk membangun komunikasi dan kerja sama kedepannya” tegasnya. Senada dengan hal tersebut, Rektor UNJ Prof. Dr. Komarudin, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi. “Universitas harus menjalin kerja sama yang baik dengan berbagai institusi, apalagi dengan Bawaslu yang memimpin pengawasan pemilu. Harapan kami, seluruh elemen masyarakat, terutama mahasiswa yang tengah antusias terhadap dunia politik, dapat turut berpartisipasi aktif menjaga demokrasi,” ungkapnya. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari Dr. Puadi kepada Prof. Dr. Komarudin, serta sesi foto bersama. Rangkaian acara berlanjut dengan sesi pemaparan materi yang dipandu oleh Moderator Tenaga Ahli Bawaslu RI, Moh. Sitoh Anang, menghadirkan lima narasumber: Prof. Dr. Tjipto Sumadi, M.Si., M.Pd. dengan materi “Kolaboraksi: Sinergi Kampus dan Bawaslu dalam Penguatan Demokrasi Partisipatif”; Dr. Ferry Daud Liando, S.IP., M.Si. dengan tema “Partisipasi Bermakna: Strategi Pengawasan Pemilu melalui Inovasi Teknologi dan Aplikasi”; Achmad Fachrudin (mantan Anggota Bawaslu DKI Jakarta) dengan materi “Menelaah Integritas Pemilu di Era Siber: Tantangan, Ancaman, dan Mitigasi”; Rendy N.S. Umboh dengan tema “Etika Digital dalam Kontestasi Politik: Menjaga Ruang Siber dari Ujaran Kebencian”; serta Muhammad Jufri, S.Sos., S.H., M.Si. dengan materi “Pusat Data dan Informasi Bawaslu: Membuka Akses, Menjamin Transparansi”. Kegiatan ini sejalan dengan SDGs 4 (Quality Education) melalui peningkatan literasi digital dan kesadaran demokrasi mahasiswa, serta SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui sinergi kelembagaan antara UNJ dan Bawaslu RI dalam mendorong pengawasan pemilu yang partisipatif. Kegiatan sosialisasi ini turut mendukung capaian IKU 3 Universitas Negeri Jakarta, yakni penguatan pengalaman belajar mahasiswa di luar kampus melalui potensi program magang dan keterlibatan langsung dalam isu-isu kepemiluan dan demokrasi digital. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui skema magang mahasiswa serta program literasi digital berkelanjutan bersama Bawaslu RI. Penulis: NE, BMFFish Media Center, 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (1) Penelitian (20) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Dua dosen FISH UNJ raih hibah RIIM Kompetisi Gelombang 11 dengan total pendanaan Rp1,146 miliar
Jakarta, 22 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) kembali menegaskan kapasitas dan daya saing risetnya di tingkat nasional. Dua dosen FISH UNJ, yaitu Prof. Dr. Desy Safitri, M.Si. dan Sujarwo, berhasil ditetapkan sebagai penerima Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi Gelombang 11 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Penetapan tersebut tercantum dalam Keputusan Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN Nomor 106/II.7/HK/2026 tentang Penerima Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju Kompetisi Gelombang 11, yang ditetapkan di Jakarta pada 22 Juni 2026. Program ini diberikan kepada para periset di Indonesia yang dinilai aktif dan inovatif setelah melalui proses seleksi dan evaluasi proposal. Prof. Dr. Desy Safitri, M.Si. ditetapkan sebagai ketua periset melalui penelitian berjudul “Model Pendidikan Lingkungan Imersif Berbasis Nanolearning Linkup VR-AR (Virtual Reality–Augmented Reality) untuk Penguatan Ekoliterasi.” Penelitian tersebut memperoleh pendanaan sebesar Rp240.000.000 pada tahun pertama, Rp225.000.000 pada tahun kedua, dan Rp215.000.000 pada tahun ketiga, dengan total pendanaan mencapai Rp680.000.000. Penelitian Prof. Desy mengintegrasikan pendidikan lingkungan dengan teknologi imersif berbasis virtual reality dan augmented reality. Pendekatan tersebut menunjukkan komitmen FISH UNJ dalam mengembangkan inovasi pembelajaran yang tidak hanya responsif terhadap transformasi digital, tetapi juga berorientasi pada penguatan kesadaran dan literasi lingkungan. Sementara itu, Sujarwo ditetapkan sebagai ketua periset melalui penelitian berjudul “Model Pembelajaran IPS Berbasis E-Comic Terpadu VR-AR (Virtual Reality–Augmented Reality) dalam Penguatan Keterampilan Sosial.” Penelitian tersebut memperoleh pendanaan sebesar Rp150.000.000 pada tahun pertama, Rp150.000.000 pada tahun kedua, dan Rp166.000.000 pada tahun ketiga, sehingga total pendanaannya mencapai Rp466.000.000. Melalui pengembangan e-comic yang terintegrasi dengan teknologi VR dan AR, penelitian Sujarwo menghadirkan inovasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial yang interaktif dan kontekstual. Model tersebut diharapkan dapat memperkuat keterampilan sosial peserta didik sekaligus menjadikan pembelajaran IPS lebih relevan dengan karakteristik generasi digital. Keberhasilan kedua dosen tersebut membawa total pendanaan RIIM yang diraih dosen FISH UNJ mencapai Rp1.146.000.000 untuk pelaksanaan penelitian selama tiga tahun. Capaian ini memperlihatkan bahwa bidang ilmu sosial dan pendidikan memiliki ruang yang kuat untuk menghasilkan inovasi berbasis teknologi yang berdampak langsung terhadap kualitas pembelajaran, literasi lingkungan, dan pengembangan keterampilan sosial. Capaian tersebut juga memperkuat posisi FISH UNJ sebagai fakultas yang mampu menghubungkan kedalaman ilmu sosial dengan perkembangan teknologi. Riset yang dikembangkan tidak berhenti pada tataran konseptual, tetapi diarahkan untuk menghasilkan model pendidikan yang aplikatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dekan FISH UNJ menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Prof. Desy Safitri dan Sujarwo dalam meraih pendanaan riset nasional tersebut. Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi sivitas akademika FISH UNJ untuk terus mengembangkan budaya riset, memperluas kolaborasi, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi pendidikan dan masyarakat. Melalui capaian ini, FISH UNJ semakin mengukuhkan posisinya sebagai fakultas yang progresif dalam pengembangan ilmu sosial dan hukum berbasis inovasi. Dengan semangat riset yang unggul, kolaboratif, dan berdampak, FISH UNJ berkomitmen untuk terus menghadirkan pengetahuan dan solusi yang berkontribusi bagi kemajuan pendidikan serta pembangunan Indonesia. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (20) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
PROF. CAHYADI SETIAWAN DILANTIK SEBAGAI KOORDINATOR PROGRAM STUDI S1 DAN S2 PENDIDIKAN GEOGRAFI FISH UNJ
Jakarta, 22 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyampaikan selamat dan sukses atas dilantiknya Prof. Dr. Cahyadi Setiawan, S.Si., M.Si. sebagai Koordinator Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ. Pengangkatan tersebut menjadi bentuk kepercayaan institusi kepada Prof. Cahyadi untuk memperkuat tata kelola dan pengembangan akademik pada kedua jenjang pendidikan geografi. Kepemimpinannya diharapkan mampu mendorong kesinambungan pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia dari jenjang sarjana hingga magister. Sebagai akademisi di bidang geografi, Prof. Cahyadi memiliki rekam jejak keilmuan yang erat dengan kajian geografi tanah, penginderaan jauh, sistem informasi geografis, perubahan penggunaan lahan, kebencanaan, serta persoalan lingkungan perkotaan. Ia dikukuhkan sebagai Guru Besar UNJ dalam bidang Ilmu Geografi Tanah pada 11 November 2025. Dalam orasi ilmiah pengukuhan guru besarnya yang berjudul “Penerapan Ilmu Geografi dalam Identifikasi Penurunan Muka Tanah di Jakarta,” Prof. Cahyadi menyoroti penurunan muka tanah sebagai persoalan ekologis yang memerlukan perhatian serius. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan data dan kebijakan berbasis geospasial untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, khususnya terhadap keberlanjutan wilayah pesisir Jakarta. Konsistensinya dalam pengembangan riset juga terlihat melalui berbagai publikasi yang mengangkat persoalan strategis masyarakat. Salah satunya adalah penelitian mengenai pemanfaatan penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis untuk mengidentifikasi kawasan penyangga di sekitar Depo Bahan Bakar Plumpang. Penelitian tersebut memiliki relevansi terhadap mitigasi risiko kebakaran, keselamatan permukiman, dan perencanaan kawasan di sekitar objek vital nasional. Prof. Cahyadi juga terlibat dalam penelitian mengenai perubahan penggunaan lahan melalui citra Landsat, pemetaan material piroklastik Gunung Sinabung, aksesibilitas transportasi publik bagi pejalan kaki di Jakarta Pusat, serta kesiapsiagaan masyarakat dan sekolah dalam menghadapi bencana. Rekam jejak tersebut memperlihatkan orientasi keilmuannya yang tidak hanya berfokus pada pengembangan teori, tetapi juga pada pemanfaatan geografi untuk membaca dan membantu menyelesaikan persoalan lingkungan serta kemasyarakatan. Pada bidang komunikasi kebencanaan, Prof. Cahyadi turut berkontribusi dalam kajian efektivitas platform peta digital untuk komunikasi risiko banjir di Daerah Aliran Sungai Ciliwung. Kajian tersebut membandingkan penggunaan ArcGIS StoryMaps, portal pemerintah, dan PetaBencana.id sebagai sarana penyampaian informasi risiko kepada masyarakat. Penelitian ini menunjukkan pentingnya mengintegrasikan teknologi geospasial dengan komunikasi publik agar informasi kebencanaan dapat dipahami dan dimanfaatkan secara lebih efektif. Selain menjalankan penelitian, Prof. Cahyadi juga aktif mendukung penguatan pendidikan kebencanaan. Keterlibatannya dalam pembelajaran dan simulasi kesiapsiagaan bencana bersama mahasiswa menjadi bagian dari upaya menghadirkan proses pendidikan geografi yang kontekstual, aplikatif, dan dekat dengan tantangan yang dihadapi masyarakat. Pengalaman akademik tersebut menjadi modal penting dalam mengembangkan Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ agar semakin terintegrasi. Sinergi antara kedua jenjang diharapkan dapat memperkuat kualitas kurikulum, memperluas kolaborasi riset dosen dan mahasiswa, meningkatkan publikasi ilmiah, serta menghasilkan inovasi pembelajaran geografi yang relevan dengan isu lingkungan, kebencanaan, tata ruang, dan pembangunan berkelanjutan. Kepemimpinan Prof. Cahyadi juga diharapkan dapat memperluas jejaring nasional dan internasional Program Studi Pendidikan Geografi. Sebelumnya, ia turut terlibat dalam kegiatan akademik internasional Program Studi S2 Pendidikan Geografi, termasuk pelaksanaan ujian tesis yang menghadirkan penguji dari perguruan tinggi luar negeri sebagai bagian dari langkah menuju penguatan reputasi akademik dan internasionalisasi program studi. Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ memiliki peran strategis dalam menghasilkan pendidik, peneliti, dan praktisi geografi yang mampu menggunakan perspektif keruangan untuk menjawab persoalan masyarakat. Pengembangan penelitian dan inovasi yang berkontribusi terhadap penyelesaian masalah sosial serta pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat secara inovatif dan berkelanjutan juga menjadi bagian dari orientasi akademik program studi. Melalui kepemimpinan baru ini, FISH UNJ optimistis Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi akan semakin produktif dalam menghasilkan pendidikan bermutu, penelitian berdampak, dan pengabdian yang memberdayakan masyarakat. Integrasi keilmuan geografi dengan teknologi geospasial, pendidikan kebencanaan, dan isu keberlanjutan diharapkan dapat memperkuat kontribusi program studi terhadap pembangunan Indonesia. Seluruh sivitas akademika FISH UNJ mengucapkan selamat kepada Prof. Dr. Cahyadi Setiawan, S.Si., M.Si. atas amanah baru yang diemban. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebijaksanaan, dan kemudahan dalam memimpin, serta mampu membawa Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ menuju capaian akademik yang semakin unggul, bereputasi, dan berdampak bagi masyarakat. Selamat mengemban amanah dan terus menghadirkan ilmu geografi sebagai solusi bagi lingkungan, masyarakat, dan masa depan Indonesia. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Dr. Samadi Dilantik sebagai Kepala Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan UNJ Periode 2026–2031
Jakarta, 21 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Dr. Samadi, S.Pd., M.Si. sebagai Kepala Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan Universitas Negeri Jakarta untuk periode 2026–2031. Pelantikan tersebut menjadi bentuk kepercayaan Universitas Negeri Jakarta kepada Dr. Samadi untuk memimpin pengelolaan lingkungan dan kawasan kampus secara lebih terarah, berkelanjutan, serta selaras dengan visi UNJ sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdampak. Sebagai bagian dari sivitas akademika FISH UNJ, Dr. Samadi dikenal memiliki perhatian yang kuat terhadap isu lingkungan, pengelolaan kawasan, dan pengembangan ekosistem kampus yang sehat. Pengalaman akademik dan kontribusinya dalam berbagai kegiatan lingkungan diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program-program strategis di tingkat universitas. Dalam mengemban amanah baru tersebut, Dr. Samadi diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan kampus yang hijau, aman, nyaman, bersih, dan berkelanjutan. Pengelolaan lingkungan kampus tidak hanya berkaitan dengan aspek kebersihan dan penataan kawasan, tetapi juga mencakup penguatan budaya peduli lingkungan di kalangan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh warga kampus. FISH UNJ turut mendukung berbagai upaya kolaboratif yang dapat dikembangkan melalui Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan UNJ, termasuk edukasi lingkungan, pengelolaan sampah, penghijauan, efisiensi sumber daya, serta pengembangan kawasan kampus yang inklusif dan ramah bagi seluruh sivitas akademika. Dekan dan seluruh keluarga besar FISH UNJ menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas amanah yang diberikan kepada Dr. Samadi. Pelantikan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas fakultas dan unit kerja dalam mewujudkan tata kelola lingkungan kampus yang inovatif dan berkelanjutan. “Selamat kepada Dr. Samadi, S.Pd., M.Si. atas amanah sebagai Kepala Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan UNJ periode 2026–2031. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas serta membawa pengelolaan lingkungan dan kawasan UNJ semakin maju dan berdampak,” demikian harapan keluarga besar FISH UNJ. FISH UNJ meyakini bahwa melalui kepemimpinan yang kolaboratif dan berorientasi pada keberlanjutan, Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan UNJ dapat menjadi salah satu penggerak utama dalam mewujudkan kampus yang hijau, nyaman, dan berwawasan lingkungan. Selamat mengemban amanah, Dr. Samadi, S.Pd., M.Si. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (28) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar Sosialisasi dan Edukasi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) UNJ
Jakarta, 21 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan Sosialisasi dan Edukasi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) UNJ pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai upaya pencegahan, penanganan, serta pelaporan tindak kekerasan di lingkungan perguruan tinggi guna mewujudkan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Acara dibuka dengan sambutan Dekan FISH UNJ, Prof. Dr. Firdaus Wajdi, M.A., yang menekankan pentingnya penyelenggaraan sosialisasi dan edukasi secara berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang berbagi informasi sekaligus membangun kesadaran bersama akan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Kegiatan kemudian dimoderatori oleh Kepala Divisi Riset, Komunikasi, dan Informasi Satgas PPK UNJ, Dr. Ahmad Rifqy Ash-Shiddiqy, M.Pd. Dalam sesi pemaparan materi, Ketua Satgas PPK UNJ, Dr. Hj. Ikhlasiah Daliamoenthe, M.Si., menjelaskan bahwa dunia pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan terkait kasus kekerasan, termasuk kekerasan seksual yang terjadi di berbagai jenjang pendidikan, khususnya perguruan tinggi. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Salah satu peserta, Farhan, mengangkat persoalan yang kerap ditemui di bidang advokasi mahasiswa, yakni korban yang hanya bersedia melapor kepada pihak advokasi namun enggan menyampaikan laporan kepada program studi maupun Satgas PPK. Menanggapi hal tersebut, narasumber menyampaikan bahwa pendamping memiliki peran penting untuk terus mendampingi korban, membangun rasa percaya, serta mendorong keberanian korban agar dapat speak up dan melaporkan kasus melalui mekanisme yang telah disediakan sehingga korban memperoleh perlindungan dan penanganan yang tepat. Melalui kegiatan ini, FISH UNJ menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi ruang pengembangan akademik, tetapi juga lingkungan yang menjunjung tinggi martabat manusia, rasa aman, dan keberanian untuk bersuara. Bersama Satgas PPK UNJ, FISH UNJ terus mendorong terbentuknya budaya kampus yang responsif, saling melindungi, serta berpihak pada korban melalui penguatan pemahaman, mekanisme pelaporan, dan pendampingan yang berkelanjutan. Komitmen tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 5 tentang Kesetaraan Gender, serta SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, sebagai bagian dari upaya FISH UNJ menghadirkan pendidikan tinggi yang aman, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh sivitas akademika. Penulis: NA, AL, RD Fish Media Center, 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (27) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ DORONG CAPAIAN IKU BERDAMPAK 2026, MELALUI RAPAT SOSIALISASI IKU DI TINGKAT FAKULTAS
Jakarta, 20 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan Rapat Sosialisasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Berdampak TW III Tahun 2026 bersama Tim Pokja pada Senin, 20 Juli 2026 di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi yang fokus membahas cara meningkatkan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU), merapikan data kerja sama, hingga menyelaraskan silabus perkuliahan dengan agenda pembangunan berkelanjutan (SDGs). Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Jajaran Wakil Dekan I, II, III FISH UNJ, Tim IKU Berdampak Fish serta dihadiri oleh narasumber utama Prof. Dr. Umiatin, M.Si, ketua Gugus Penjaminan Mutu (GPJM) Saipiatuddin, S.Pd., M.Si., serta Sekretaris GPJM Yosi Erfinda, S.S.T., M.Par. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya kejelasan panduan teknis agar Tim IKU bisa bergerak secara terarah. “Terkait Juknis IKU Berdampak, kami ingin tahu contoh produk konkretnya dari produk IKU tersebut, terutama IKU 7,” ujar Dekan memberikan arahan kepada tim pengembang universitas. Dalam pemaparan materi awal, Prof. Dr. Umiatin, M.Si selaku narasumber utama dari Pokja IKU universitas, langsung menjelaskan bahwa laporan kerja sama prodi pada IKU 6 saat ini diinput manual lewat LPPM. Hal ini terjadi karena sistem Sister milik kementerian masih mengalami penyesuaian aturan pembobotan kuartil. Beliau mengingatkan para dosen agar selalu rajin memperbarui data personal penelitian mereka di akun masing-masing pada pangkalan data pendidikan tinggi. “Data IKU 6 ini berkaitan erat dengan IKU 4 Bapak/Ibu, sehingga Bapak/Ibu Dosen mohon selalu diminta untuk meng-update Sister-nya,” kata Prof. Umiyati mengingatkan. Menjawab pertanyaan Dekan mengenai produk konkret IKU 7, Yosi Erfinda, S.S.T., M.Par. selaku sekretaris GPJM Tim IKU Berdampak FISH menyampaikan bahwa produk luaran nyata yang dihitung adalah Modul Perkuliahan dan RPS berbasis proyek kelompok yang mendukung SDGs. Selain itu capaian data universitas sebenarnya sudah melampaui target Rektor. Namun, beliau meminta para dosen di tingkat prodi lebih teliti saat mengisi berkas di SiRPAS/SIAKAD agar datanya valid dan tidak hangus saat proses verifikasi. Merespons evaluasi tersebut, pimpinan FISH UNJ langsung menyusun rencana tindak lanjut. Fakultas meminta percepatan pelaporan data mulai dari pengarsipan modul kuliah mandiri, hak cipta (HAKI), luaran pengabdian masyarakat, hingga rekam jejak MBKM mahasiswa. Para koordinator prodi dibawah naungan FISH diminta mendata mahasiswa yang ikut magang, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), KKN tematik, serta praktik kerja lapangan agar masuk ke sistem PDDikti fakultas dengan kode yang benar. Dosen juga didorong aktif membuat naskah kebijakan (policy brief) atau menjadi juri ahli agar capaian pengakuan profesi pada IKU 8 ikut meningkat. Melalui rapat sosialisasi ini, FISH UNJ menegaskan bahwa pencapaian IKU Berdampak tidak sekadar berorientasi pada pemenuhan target administratif, tetapi menjadi bagian dari transformasi tata kelola fakultas yang berbasis data, kolaboratif, dan berkelanjutan. Penguatan kualitas pembelajaran, validitas pelaporan, rekognisi profesional dosen, serta perluasan kemitraan strategis diharapkan mampu menghasilkan dampak nyata bagi mahasiswa, masyarakat, dan institusi. Langkah tersebut sekaligus memperkuat kontribusi FISH UNJ terhadap SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan sinergi antara pimpinan fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, dan Tim IKU Berdampak, FISH UNJ optimistis dapat membangun budaya kinerja yang semakin adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai fakultas yang unggul, berdampak, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif untuk mengawal capaian IKU Berdampak FISH UNJ Tahun 2026. Penulis: AF, KAS, & AGP FISH MEDIA CENTER, 2026. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (26) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Diskusi dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara FISH UNJ dan PT. Sixware
Foto bersama antara FISH UNJ dan PT. Sixware Jakarta, 16 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan kegiatan Diskusi Perjanjian Kerjasama dan Penandatanganan Kerjasama dengan PT. Sixware. Bertempat di Gedung K Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta, lantai 2 ruang 212, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi strategis di bidang teknologi, khususnya keamanan siber, serta pengembangan sumber daya manusia. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Wakil Dekan Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si., serta Founder PT. Sixware, Prof. Dr. Ir. Rudy Agus Gemilang Gultom, M.Sc., CEH., CIQaR., IPM., ASEAN Eng., beserta jajarannya. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta yang menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini. Dalam sambutannya, beliau berharap kolaborasi antara FISH UNJ dan PT. Sixware dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui program-program yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi. Diskusi Perjanjian Kerja Sama antara FISH UNJ dan PT. Sixware Selanjutnya, Founder PT. Sixware, Prof. Dr. Ir. Rudy Agus Gemilang Gultom, M.Sc., CEH., CIQaR., IPM., ASEAN Eng., memaparkan profil PT. Sixware sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Cyber Security Framework. Beliau menjelaskan bahwa PT. Sixware memiliki berbagai lini layanan, mulai dari konsultasi teknologi informasi, pelatihan, pengembangan aplikasi, pelaksanaan proyek teknologi, hingga pembangunan infrastruktur dan sistem keamanan informasi. Dalam pemaparannya, Prof. Rudy juga menyampaikan bahwa kerja sama antara dunia industri dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan teknologi. Menurutnya, kolaborasi yang dibangun diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan perjanjian kerja sama, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai program nyata, seperti pelatihan, peningkatan kompetensi, penelitian, dan pengembangan yang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun kedua institusi. Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktur PT. Sixware dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta sebagai bentuk komitmen kedua belah pihak dalam menjalin kemitraan yang berkelanjutan. Prosesi Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara FISH UNJ dan PT. Sixware Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya kemitraan strategis antara PT Sixware dan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta. Kolaborasi ini menegaskan komitmen FISH UNJ untuk tidak hanya menjadi ruang pengembangan ilmu sosial dan hukum, tetapi juga menjadi fakultas yang responsif terhadap transformasi digital serta tantangan keamanan siber yang semakin kompleks. Melalui implementasi program pelatihan, peningkatan kompetensi, penelitian kolaboratif, dan pengembangan inovasi, kerja sama ini diharapkan berkontribusi terhadap pencapaian SDG 4: Quality Education, SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure, serta SDG 17: Partnerships for the Goals. Kemitraan ini juga selaras dengan IKU 5 Diktisaintek Berdampak, yaitu peningkatan luaran hasil kerja sama dan hilirisasi antara perguruan tinggi dengan industri atau lembaga, untuk menghasilkan pembelajaran yang relevan, memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja, dan menghadirkan solusi berbasis teknologi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penulis: AF, NRR FISH Media Center, 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (25) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
“BETA-WEAR” ANTARKAN FIGO NAZMI RAIH ABANG FAVORIT DAN WAKIL II ABANG JAKARTA BARAT 2026
Jakarta, 18 Juli 2026 — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ), Muhammad Figo Zulvan Nazmi, berhasil meraih gelar Abang Favorit Jakarta Barat dan Wakil II Abang Jakarta Barat dalam ajang Pemilihan Abang None Jakarta Barat 2026. Figo, yang juga merupakan Duta FISH UNJ 2026, menerima penghargaan tersebut pada Malam Final Pemilihan Abang None Jakarta Barat yang diselenggarakan pada Jumat, 17 Juli 2026, di Hotel Pullman Jakarta Barat. Pemilihan Abang None Jakarta Barat 2026 merupakan bagian dari rangkaian Pemilihan Abang None Jakarta yang diselenggarakan oleh Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat. Proses seleksi dimulai sejak pendaftaran pada 10 April 2026, dilanjutkan dengan seleksi administrasi dan seleksi tatap muka yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah kota dan kabupaten DKI Jakarta pada 30–31 Mei 2026. Setelah dinyatakan lolos sebagai finalis, para peserta mengikuti pembekalan intensif selama kurang lebih satu bulan. Pembekalan tersebut mencakup penguatan wawasan kebudayaan, kepariwisataan, komunikasi publik, pengembangan kepribadian, serta penyusunan program yang memberikan dampak bagi masyarakat dan pariwisata Jakarta. Dengan latar belakang keilmuan sosiologi serta pengalaman dalam bidang modelling, mulai dari pemotretan hingga peragaan busana, Figo menginisiasi program bertajuk “Beta-Wear”. Program tersebut dikembangkan sebagai pertunjukan fesyen bertema budaya Betawi yang mendorong generasi muda untuk mengenal, mengenakan, dan membangun kebanggaan terhadap busana Betawi. Melalui Beta-Wear, Figo memadukan fesyen, identitas budaya, dan pemberdayaan generasi muda sebagai bagian dari upaya pelestarian kebudayaan yang relevan dengan perkembangan zaman. Program tersebut juga menjadi media untuk memperluas pengenalan busana Betawi kepada masyarakat melalui pendekatan kreatif dan partisipatif. Program Beta-Wear menjadi salah satu kekuatan yang mengantarkan Figo meraih dua penghargaan sekaligus serta terpilih mewakili Jakarta Barat untuk melanjutkan kompetisi pada tingkat Provinsi DKI Jakarta dalam ajang Pemilihan Abang None Jakarta 2026. Prestasi ini mencerminkan kapasitas mahasiswa FISH UNJ dalam mengintegrasikan pengetahuan akademik, kreativitas, kemampuan komunikasi, dan kepedulian terhadap kebudayaan. Sebagai mahasiswa Pendidikan Sosiologi, Figo menunjukkan bahwa pemahaman terhadap masyarakat dan identitas budaya dapat dikembangkan menjadi program yang memiliki nilai edukatif sekaligus manfaat sosial. FISH UNJ mengapresiasi pencapaian tersebut dan mendorong Figo untuk terus mengembangkan Beta-Wear sebagai program yang berkelanjutan. Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa FISH UNJ untuk terus berkarya, membangun kapasitas diri, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui bidang keilmuan dan potensi yang dimiliki. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (24) Zona Integritas (3) Berita Terbaru