Jakarta, 18 Mei 2026 – Korps Sukarela Palang Merah Indonesia unit Universitas Negeri Jakarta (KSR PMI UNJ) mengadakan acara Donor Darah 1 bertema “Small Act Big Impact” pada Senin, 18 Mei 2026 di Gedung Pascasarjana, Aula Bung Hatta Lantai 2, Universitas Negeri Jakarta. Acara donor darah ini berhasil mewadahi sejumlah 200 pendonor dari berbagai latar belakang seperti masyarakat umum, tenaga pendidik, hingga mahasiswa UNJ. Sebelum memulai acara dan memasuki ruangan Aula Bung Hatta, pendonor akan diarahkan menuju ruang registrasi, pengisian data diri, dan timbang berat badan sebagai syarat memenuhi aturan ideal mendonor darah. Setelah itu, pendonor dipersilakan memasuki ruangan donor darah dan menunggu arahan dari panitia yang bertugas. Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah ini sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan kemanusiaan di lingkungan kampus. Partisipasi FISH UNJ menunjukkan komitmen fakultas dalam mendorong kepedulian sosial, solidaritas, dan semangat gotong royong sivitas akademika. Melalui keterlibatan dalam kegiatan seperti ini, FISH UNJ tidak hanya berperan dalam pengembangan akademik, tetapi juga hadir dalam aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas, khususnya bagi mereka yang membutuhkan bantuan transfusi darah. Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Umum KSR PMI UNJ periode 2022-2026, Yuana Natalia, dan dilanjutkan sambutan sekaligus pembukaan oleh Bapak Achmad Lutfi selaku bagian kemahasiswaan. Pada paparannya, Bapak Achmad Lutfi menginformasikan bahwa acara donor darah oleh KSR PMI UNJ ini rutin dilakukan tiap tahun untuk membantu meringankan teman-teman di luar sana yang membutuhkan donor darah sesuai dengan golongannya. “Darah sangat penting bagi orang yang membutuhkan, misalnya ketika ada yang mengalami kecelakaan atau sedang dirawat dan membutuhkan transfusi darah. Maka dari itu, acara ini sangat bermanfaat dan saya berterima kasih kepada pendonor yang hadir dan bersedia bersumbangsih darah. Semoga kita semua mendapatkan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Bapak Lutfi Selain itu, Yuana Natalia menambahkan bahwa acara donor darah ini menjadi kegiatan rutin tiap tahun yang dinaungi oleh Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI). Target kantong darah yang ditujukan setiap kegiatan donor darah juga variatif. Apabila kegiatan donor darah bersifat besar, maka akan membutuhkan lebih dari 100 kantong. “Biasanya agenda ini 3-4 kali per tahun, tapi kami mengikuti timeline dari UDD PMI-nya seperti apa. Waktu itu kami pernah mengadakan donor darah akbar yang berlangsung selama 2 hari dan target lebih dari 100 kantong darah yang dibutuhkan. Tapi untuk kegiatan kali ini, kami membutuhkan 100 kantong darah. Mohon doanya agar acara lancar hingga akhir dan target kami sesuai dengan rencana,” ujar Yuana. Yuana juga menginformasikan hal-hal yang dapat dilakukan sebelum dan sesudah mendonor, seperti menjaga pola makan, menghindari aktivitas berlebih, tidak mengonsumsi obat-obatan dan tatto, serta tidur yang cukup selama lebih dari 5 jam agar badan tetap fit hingga selesai donor darah. Pada akhir rangkaian acara, pendonor diberikan kartu donor, tablet penambah darah, dan bingkisan sebagai ucapan terima kasih dari PMI Provinsi DKI Jakarta. Acara ini diharapkan mampu meringankan orang di luar sana yang membutuhkan darah untuk keperluan kesehatan agar dapat menyebarkan kebaikan dan manfaat. Serta, diharapkan pada agenda donor darah yang diadakan oleh KSR PMI UNJ dapat membawa perubahan baik dan diminati oleh berbagai kalangan, termasuk mahasiswa UNJ. Penulis : NA & NE Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (53) Kemahasiswaan (18) Penelitian (15) Pengabdian (12) Pengajaran (31) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (7) Prodi (22) Program Unggulan (45) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Prodi S1 dan S2 Pendidikan Sejarah FISH UNJ Gelar Workshop Kurikulum Berbasis SDGs untuk Perkuat Relevansi Lulusan
Jakarta, 10 Mei 2026 — Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan Workshop Pengembangan Kurikulum Berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) pada Sabtu–Minggu, 9–10 Mei 2026, di Ruang Rapat 801 Gedung M. Syafei UNJ. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Prodi Pendidikan Sejarah FISH UNJ dalam memperkuat kurikulum agar semakin adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, tantangan global, kebutuhan dunia kerja, serta arah pembangunan berkelanjutan. Workshop ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, alumni, stakeholder, organisasi profesi, Asosiasi Guru Sejarah Indonesia, serta perwakilan MGMP Sejarah. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen Prodi Pendidikan Sejarah FISH UNJ dalam membangun kurikulum yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat, dunia pendidikan, dan sektor profesional kontemporer. Kegiatan menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Dr. Tarunasena, M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Sejarah FPIPS Universitas Pendidikan Indonesia dan Dr. Abrar, M.Hum. dari Program Studi Pendidikan Sejarah FISH UNJ. Keduanya memberikan penguatan konseptual dan praktis mengenai pentingnya integrasi SDGs dalam kurikulum pendidikan sejarah di perguruan tinggi. Pada hari pertama, Dr. Abrar, M.Hum. menyampaikan materi mengenai integrasi SDGs dalam pembelajaran sejarah. Ia menekankan bahwa pendidikan sejarah memiliki peran penting dalam membangun kesadaran kritis mahasiswa terhadap berbagai persoalan global, seperti perubahan iklim, ketimpangan sosial, konflik kemanusiaan, kesetaraan gender, hingga isu pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, sejarah tidak hanya berfungsi untuk memahami masa lalu, tetapi juga menjadi ruang reflektif untuk membaca tantangan masa kini dan masa depan. Integrasi SDGs dalam pembelajaran sejarah dapat dilakukan melalui penguatan studi kasus historis, pembelajaran berbasis isu, refleksi sosial, serta pengembangan proyek pembelajaran yang berkaitan dengan lingkungan dan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, pembelajaran sejarah diharapkan mampu membentuk peserta didik yang memiliki karakter, kepedulian sosial, tanggung jawab global, dan kemampuan berpikir kritis. Selain pemaparan materi, hari pertama juga diisi dengan sesi diskusi dan dengar pendapat alumni mengenai relevansi kurikulum dengan dunia kerja. Para alumni memberikan berbagai masukan terkait pentingnya kurikulum yang lebih responsif terhadap perkembangan teknologi, isu lingkungan, perubahan sosial global, serta dinamika kebutuhan profesi lulusan Pendidikan Sejarah. Dalam sesi tersebut, peserta menyoroti perlunya perluasan orientasi lulusan Pendidikan Sejarah agar tidak hanya terfokus pada profesi guru, tetapi juga mampu menjangkau berbagai bidang kerja lain yang relevan. Sejumlah peluang profesi yang menjadi perhatian antara lain edukator museum, kurator museum, pamong budaya, pengelola cagar budaya, peneliti sejarah, penulis populer, jurnalis, tenaga arsip, pengembang konten edukasi, hingga profesi di sektor industri kreatif dan media. Masukan dari alumni dan stakeholder memperkuat pentingnya pengembangan kompetensi multidisipliner bagi mahasiswa Pendidikan Sejarah. Lulusan diharapkan tidak hanya memiliki penguasaan substansi keilmuan sejarah, tetapi juga keterampilan praktis seperti komunikasi publik, literasi digital, penulisan ilmiah dan populer, kepemimpinan, manajemen kegiatan, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan dunia kerja. Pada hari kedua, Dr. Tarunasena, M.Pd. menyampaikan materi mengenai urgensi pengembangan kurikulum berbasis SDGs. Ia menjelaskan bahwa perguruan tinggi perlu mengintegrasikan aspek pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam kerangka SDGs sebagai bagian dari tanggung jawab akademik dan sosial. Menurutnya, program studi perlu membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu kemanusiaan, lingkungan, kebudayaan, dan pembangunan berkelanjutan. Dr. Tarunasena, M.Pd. juga merekomendasikan pengembangan mata kuliah tematik yang relevan dengan tantangan global kontemporer, seperti Sejarah Lingkungan, Sejarah Gender, Sejarah Diplomasi, Sejarah Maritim, serta kajian sejarah tematik lainnya. Pengembangan mata kuliah tersebut dinilai penting untuk memperluas perspektif mahasiswa terhadap isu global sekaligus memperkuat relevansi keilmuan sejarah dalam konteks kehidupan modern. Kegiatan hari kedua turut menghadirkan sesi masukan dari organisasi profesi yang disampaikan oleh Dr. Sumardiansyah Perdana Kusuma, M.Pd. dari Asosiasi Guru Sejarah Indonesia. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai bentuk advokasi yang dilakukan organisasi profesi guru sejarah dalam memperjuangkan keberadaan dan penguatan mata pelajaran sejarah di tingkat pendidikan dasar dan menengah. Ia menegaskan bahwa mata pelajaran sejarah memiliki posisi penting dalam membangun identitas nasional, kesadaran kebangsaan, dan karakter generasi muda. Oleh karena itu, pendidikan sejarah perlu terus diperkuat melalui pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, serta penguatan profesionalisme guru sejarah di Indonesia. Selain dari organisasi profesi, stakeholder dari sektor museum dan media juga memberikan masukan mengenai kebutuhan kompetensi lulusan Pendidikan Sejarah. Mereka menekankan bahwa lulusan sejarah saat ini perlu dibekali kemampuan komunikasi profesional, public speaking, pengelolaan media digital, dan keterampilan menulis agar mampu bersaing di sektor pendidikan, kebudayaan, media, dan dunia usaha dunia industri. Sebagai penutup, peserta bersama narasumber melakukan sesi review dan evaluasi terhadap kurikulum lama Program Studi Pendidikan Sejarah. Sesi ini menjadi ruang reflektif bagi dosen, alumni, mahasiswa, organisasi profesi, dan stakeholder untuk memberikan saran, kritik konstruktif, serta rekomendasi pengembangan kurikulum yang lebih kontekstual dengan prinsip SDGs dan kebutuhan pasar kerja. Melalui workshop ini, Prodi S1 dan S2 Pendidikan Sejarah FISH UNJ menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kurikulum yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada masa depan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat posisi FISH UNJ sebagai fakultas yang aktif mengembangkan pendidikan berbasis relevansi sosial, keberlanjutan, dan kebutuhan dunia kerja, serta mendukung lahirnya lulusan Pendidikan Sejarah yang kritis, berkarakter, kompetitif, dan memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (459) Internasionalisasi (48) Kemahasiswaan (17) Penelitian (14) Pengabdian (10) Pengajaran (29) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (39) Prestasi (6) Prodi (20) Program Unggulan (43) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Workshop Pendampingan Pengisian LKE ZI 2026 Perkuat Komitmen Implementasi Zona Integritas
Jakarta, 11 Februari 2026 — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan kegiatan Workshop Pendampingan Pengisian LKE ZI 2026 pada Senin hingga Rabu, 9–11 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Bapak Aris Munandar selaku Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ bersama Tim Zona Integritas menuju WBK dan WBBM dari masing-masing area, yang terdiri atas manajer area dan anggota tim. Workshop ini bertujuan memberikan pendampingan teknis dalam pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Zona Integritas, sekaligus memperkuat pemahaman dan implementasi program Zona Integritas di lingkungan fakultas. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan arahan, diskusi, serta praktik langsung dalam menyusun dokumen dan eviden yang sesuai dengan standar penilaian. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen UNJ dalam meningkatkan kualitas tata kelola, tidak hanya secara administratif, tetapi juga dalam implementasi Zona Integritas yang berkelanjutan, transparan, dan akuntabel. Editor : AK Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (458) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (17) Penelitian (8) Pengabdian (10) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (36) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (34) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
Grand Final Duta FISH 2026: Embracing Nusantara Identity, The Role of Youth in Society
Jakarta, 19 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sukses menggelar Grand Final Duta FISH 2026 di Aula Bung Hatta, Gedung Pascasarjana UNJ. Acara ini dihadiri oleh Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Dekan FISH UNJ, beserta jajaran pimpinan, Dr. Wiratri Anindhita, S.I.P., M.Sc., pembina Duta FISH UNJ, para dosen, serta pendukung finalis. Hadir pula jajaran juri kompeten, yaitu Amel Sannie, Ahmad Supandi, M.T., Dr. Kurniawati, M.Si., Ranji Landrito, dan Nazila Fitria. Acara dibuka dengan sambutan Dr. Wiratri Anindhita, yang memberikan apresiasi kepada panitia, alumni Duta, juri, dan finalis. “Para finalis telah melewati rangkaian karantina mingguan yang penuh tantangan. Proses ini memberikan bekal materi untuk memperluas wawasan dan pengetahuan mereka. Apresiasi juga untuk panitia atas kekompakan yang terjaga,” ujarnya. Dalam sambutannya, Firdaus Wajdi menekankan peran Duta FISH sebagai inspirasi dan penggerak inovasi. “Duta adalah representasi resmi fakultas sekaligus sumber inspirasi. Kegiatan ini mengandung proses pemberdayaan, pengembangan diri, dan pelatihan berkelanjutan, bukan sekadar penobatan,” tuturnya. Acara resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Firdaus Wajdi bersama Dr. Wiratri, disambut tepuk tangan meriah. Para finalis tampil memukau melalui rangkaian acara, mulai dari tarian persembahan hingga sesi catwalk yang menonjolkan kepercayaan diri dan karisma. Puncak penilaian adalah sesi pidato dan tanya jawab yang menguji wawasan finalis tentang isu sosial, kebijakan fakultas, dan komitmen mereka sebagai duta. Setelah kompetisi ketat, berikut daftar penerima penghargaan Grand Final Duta FISH 2026: Juara 1 Duta FISH 2026 Faris Rasyid (Usaha Perjalanan Wisata) Naila Ansaria (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) Wakil 1 Duta FISH 2026 Muhamad Raflino (Ilmu Komunikasi) Nur Fadhilah (Pendidikan Agama Islam) Wakil 2 Duta FISH 2026 Figo Nazmi (Pendidikan Sosiologi) Syaima Astika (Pendidikan IPS) Duta Favorit FISH 2026 Miftahur Rizky (Pendidikan Sejarah) Tazkia Arifin (Ilmu Komunikasi) Duta Pendidikan FISH 2026 Azrul Tanzilal (Sosiologi) Hasna Luthfiyah (Pendidikan Sosiologi) Duta Persahabatan FISH 2026 Praditya Adi (PPKn) Nayla Fathiya (Usaha Perjalanan Wisata) Duta Lingkungan FISH 2026 Naufal Rizki (Ilmu Komunikasi) Syaidah Seprinal (Ilmu Komunikasi) Acara ditutup dengan foto bersama dan dukungan hangat dari keluarga serta pendukung finalis. Grand Final ini menjadi perayaan kreativitas dan semangat mahasiswa sebagai representasi utama FISH UNJ. Penulis: HH, NFAEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (27) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (26) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (20) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah dan Kuliah Umum Bersama Guru Besar UTM Malaysia
Jakarta, 22 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) akan menggelar serangkaian kegiatan akademik bergengsi pada 25-26 November 2025 mendatang. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Zainudin Bin Hasan, Guru Besar bidang Pengembangan Pendidikan dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM), sebagai narasumber utama. Agenda Kegiatan Rangkaian acara meliputi pelatihan penulisan artikel ilmiah untuk dosen dan kuliah umum bertajuk “Service Learning and Creativity” untuk mahasiswa FISH UNJ. Kegiatan akan berlangsung di Ruang 212 dan Ruang Sidang Gedung (RSG) FISH UNJ. Prof. Dr. Zainudin Bin Hasan dijadwalkan berada di Jakarta pada 24-27 November 2025. Kedatangannya merupakan wujud kerja sama akademik antara FISH UNJ dengan UTM Malaysia dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Tujuan Kegiatan Pelatihan penulisan artikel ilmiah ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dosen FISH UNJ dalam mempublikasikan karya ilmiah di jurnal bereputasi. Sementara itu, kuliah umum dengan tema “Service Learning and Creativity” diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa tentang pendekatan pembelajaran yang inovatif dan kreatif. “Kami berharap kedua acara ini mampu memperkaya sudut pandang dosen dan mahasiswa FISH UNJ. Ini juga menjadi kesempatan berharga untuk belajar dari negara tetangga Malaysia tentang bagaimana pengembangan pendidikan tinggi ke depan,” ungkap pihak penyelenggara. Profil Narasumber Prof. Dr. Zainudin Bin Hasan merupakan pakar terkemuka di bidang pengembangan pendidikan dari UTM Malaysia. Keahliannya dalam inovasi pembelajaran dan penulisan ilmiah diharapkan dapat memberikan inspirasi dan pengetahuan praktis bagi civitas academika FISH UNJ. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh dosen dan mahasiswa FISH UNJ. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi sekretariat FISH UNJ.[] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (456) Internasionalisasi (27) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (22) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FISH UNJ Hadiri Rapat Tahunan HISPISI dan ICHELSS V di Surabaya
Surabaya, 24–26 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Rapat Tahunan Himpunan Sarjana Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Indonesia (HISPISI) dan The 5th International Conference on Humanities, Education, Law, and Social Sciences (ICHELSS) yang diselenggarakan di Harris Hotel & Conventions Satelit, Surabaya. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini merupakan hasil kolaborasi antara HISPISI dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), dengan agenda utama berupa rapat tahunan organisasi dan seminar internasional yang menghadirkan pembicara dari berbagai negara. Delegasi FISH UNJ yang hadir terdiri dari unsur pimpinan dekanat dan 13 koordinator program studi, yaitu : Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. – Dekan FISH UNJ, Dr. Kurniawati, M.Si. – Wakil Dekan I, Dr. Aris Munandar, M.Si. – Wakil Dekan II, Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S., M.Si. – Wakil Dekan III, Para 19 koordinator program studi dari jenjang S1, S2, dan D4, termasuk Program Studi PPKn, Pendidikan Geografi, Pendidikan Sejarah, Ilmu Komunikasi, Ilmu Hukum, dan lainnya. Kegiatan dimulai dengan guest lecture dan penandatanganan PKS antara FISH UNJ dengan FISIPOL dan FT UNESA pada Jumat (24/10), Kemudian pembukaan resmi oleh Rektor UNESA, Prof. Dr. Nur Hasan, M.Kes., dan Ketua Umum HISPISI, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., pada Sabtu pagi. Dalam sambutannya, Prof. Komarudin memaparkan mengenai “Reimagining Social Sciences in the Era of Societal Transformation: Innovations, Integration, and Impact for Sustainable Development Goals”. Pada kesempatan ini, Prof. Komarudin menguraikan pentingnya menata ulang arah ilmu sosial agar tetap relevan dengan tantangan zaman. Ia menekankan bahwa transformasi digital telah mengubah secara mendasar cara ilmu sosial mengamati dan memecahkan persoalan masyarakat. Seminar internasional menghadirkan pembicara dari berbagai institusi, seperti Prof. Dr. Ahmad Najib Burhani, M.A., Dr. Tufan Kutay Boran, dan Pedro Teixeira Isaias, Ph.D. Selain seminar, peserta juga mengikuti rapat tahunan HISPISI yang dipimpin oleh Dr. Lidya Lestari Sitohang, S.Si., M.Sc., serta sesi pleno yang membahas isu-isu strategis dalam pengembangan ilmu sosial di Indonesia. Kegiatan ditutup pada Minggu (26/10), Dekan FISH UNJ, pada kesempatan tersebut berharap, partisipasi aktif FISH UNJ dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung pengembangan ilmu sosial, hukum, dan pendidikan humaniora di tingkat nasional dan internasional. WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (455) Internasionalisasi (26) Kemahasiswaan (13) Penelitian (3) Pengabdian (6) Pengajaran (18) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (19) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Civitas Akademika
Jakarta, 22 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sukses menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi seluruh civitas akademika. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata perhatian fakultas terhadap kesehatan dan produktivitas dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Kegiatan berlangsung di Ruang Serbaguna, Gedung K Lantai 1 FISH UNJ, dan diawali dengan sesi penyuluhan kesehatan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan bersama tim dari Puskesmas Pulo Gadung dan Puskesmas Rawamangun. Acara ini terselenggara atas kerja sama antara FISH UNJ, Puskesmas Pulo Gadung, dan Klinik Pratama UNJ. Sesi penyuluhan menjadi langkah awal yang penting dalam edukasi dan upaya pencegahan penyakit. Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, Ph.D. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu civitas akademika mengenali kondisi kesehatannya secara dini. “Dengan begitu, kita dapat memitigasi atau mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dalam aspek kesehatan,” ujarnya. Lebih lanjut, Dekan FISH UNJ menekankan bahwa peningkatan kesehatan akan berdampak langsung pada produktivitas kerja dan belajar. “Kita tentu ingin mencegah penyakit, baik yang menular maupun tidak menular, agar lingkungan fakultas tetap sehat dan kondusif,” tambahnya. Terkait keberlanjutan program, Firdaus Wajdi, Ph.D. berharap kerja sama dengan Puskesmas Pulo Gadung dapat terus berlanjut sehingga pemeriksaan kesehatan dapat dilaksanakan secara rutin di masa mendatang. Ia juga mengungkapkan rencana untuk mengintegrasikan tema kesehatan ke dalam pembelajaran di lingkungan fakultas, termasuk kontribusi civitas akademika dalam pembuatan media penyuluhan kesehatan bagi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan FISH UNJ. Penulis: MAHNEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (455) Internasionalisasi (26) Kemahasiswaan (13) Penelitian (3) Pengabdian (6) Pengajaran (18) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (19) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
Talent Show Pemilihan Duta Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ 2026 Sukses Digelar, Angkat Tema “Embracing Nusantara Identity, The Role of Youth in Society
Jakarta, 23 Oktober 2025 – Duta Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sukses menyelenggarakan acara Talent Show Pemilihan Duta FISH 2026. Acara meriah ini digelar di Gedung Ki Hajar Dewantara, UNJ. Talent Show merupakan salah satu rangkaian acara penting menuju Grand Final Pemilihan Duta FISH UNJ tahun 2026. Kegiatan ini mengusung tema besar “Embracing Nusantara Identity: The Role of Youth In Society”. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Dr. Kurniawati, M.Si., yang memberikan sambutan sekaligus pembukaan. Dalam sambutannya, Wakil Dekan I menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi perkembangan mahasiswa untuk masa depan mereka. Beliau juga menyatakan rasa gembira di tengah keterbatasan waktu dan biaya, namun semua tidak terlihat karena semangat para peserta dan panitia. Sebanyak 14 finalis Duta FISH UNJ 2026 berpartisipasi dalam ajang unjuk bakat ini. Acara dibuka dengan tarian daerah yang ditampilkan oleh para finalis. Kegiatan dilanjutkan dengan penampilan drama musikal khas nusantara. Para finalis menampilkan bakat mereka yang dibagi dalam penampilan tiap kelompok berdasarkan daerah, yaitu Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan. Selain mereka pandai dalam public speaking dan juga pandai dalam bahasa Indonesia, mereka juga harus bisa menunjukkan bakat dan kemampuan mereka. Bakat yang dicari beragam, mulai dari hobi olahraga, menari, hingga membaca puisi. Para peserta diharapkan dapat mendampingi berbagai kegiatan fakultas dan mengembangkan potensi mereka untuk jenjang karir yang lebih baik. Penilaian para finalis dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari tiga sosok berkompeten di bidangnya, Dr. Kurniawati, M.Si., yang menjabat sebagai Wakil Dekan I FISH, Gisti Silira Sekar Wigati, Mpok Kota Bekasi Berbakat 2025, dan Putra Bagas Dirgantara, Duta Genre DKI Jakarta 2024. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, telah terpilih pemenang Best Talent. Untuk kategori Best Talent Putra diraih oleh Praditya Adi Riadi dari program studi PPKN , sementara kategori Best Talent Putri dinobatkan kepada Hasna Luthfiyah dari Pendidikan Sosiologi. Rangkaian kegiatan ini akan mencapai puncaknya pada acara Grand Final Duta FISH UNJ 2026. Para finalis sedang menjalani masa karantina. Wakil Dekan I mengajak semua pihak untuk mendukung kegiatan ini karena sangat bermanfaat bagi masa depan para mahasiswa. Beliau juga menyemangati para suporter yang hadir, menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan mereka juga akan menjadi Duta di tahun berikutnya. Acara talent show diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama, termasuk dengan para orang tua yang hadir untuk menyemangati dan melihat penampilan anak-anak mereka. Penulis: MAHN dan SHM Editor: WPS Tim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (453) Internasionalisasi (26) Kemahasiswaan (13) Penelitian (2) Pengabdian (6) Pengajaran (18) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (18) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar FGD Bersama Prof. Umberto Pagano Bahas Inklusi Pendidikan di Italia
Jakarta, 16 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Prof. Umberto Pagano, Ph.D., Associate Professor of Sociology dari University of Catanzaro, Italia. Diskusi ini membahas penelitian Prof. Umberto yang berjudul “Evaluating School Inclusion in Italy: A Shared Quality Index for Developing a More Inclusive Education for All.” Kegiatan berlangsung di Ruang 212, Gedung K FISH UNJ, dan dihadiri oleh sejumlah dosen dari berbagai program studi, khususnya Pendidikan Sosiologi dan Sosiologi. Turut hadir dalam kegiatan ini Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D.; Koordinator Program Studi Pendidikan Sosiologi, Suyuti, S.Pd.I., M.Pd.; serta Koordinator Program Studi Sosiologi, Dr. Rusfadia Saktiyanti Jahja, S.Sos., M.Si. FGD dibuka dengan sambutan dari Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, Ph.D. yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof. Umberto dan memperkenalkan para dosen peserta diskusi sebagai bentuk pembuka dialog akademik. Dalam sesi utama, Prof. Umberto memaparkan hasil penelitiannya mengenai inklusi pendidikan di Italia, yang menekankan pentingnya pengembangan indeks kualitas bersama untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif. Diskusi berlangsung secara interaktif, dengan sejumlah dosen menyampaikan pertanyaan dan pandangan mereka terkait topik yang dipresentasikan. Prof. Umberto memberikan tanggapan yang komprehensif, membuka wawasan baru bagi peserta mengenai pendekatan inklusi dalam sistem pendidikan. Menjelang akhir kegiatan, Firdaus Wajdi, Ph.D. menyampaikan penutup yang merangkum esensi diskusi. “Saya rasa kita banyak belajar dari dukungan riset dan pengalaman Prof. Umberto. Indeks ini bukan hanya untuk mengukur, tetapi untuk menilai dan mengembangkan sistem pendidikan yang mampu memahami perbedaan antar siswa,” ujarnya. Dengan berakhirnya sesi diskusi, rangkaian kegiatan FGD resmi ditutup. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi internasional dan memperkaya perspektif akademik dalam pengembangan pendidikan inklusif di Indonesia. Penulis: DA & ELEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (452) Internasionalisasi (26) Kemahasiswaan (13) Penelitian (2) Pengabdian (6) Pengajaran (18) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (18) Prestasi (2) Prodi (16) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
Kuliah Umum Pendidikan Sejarah UNJ Gali Identitas Bangsa Melalui Visual Majapahit
Jakarta, 15 Oktober 2025 — Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ), sukses menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Majapahit dalam Lensa Visual: Inspirasi Identitas dan Peradaban Bangsa Menuju Indonesia Emas.” Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber inspiratif, yaitu Dr. Nur Aeni Marta, S.S., M.Hum., Koordinator Program Studi Pendidikan Sejarah FISH UNJ; M. Hasmi Yanuardi, S.S., M.Hum., Dosen Pendidikan Sejarah; serta Drs. Mohammad Shobirinoer Rasyid, Pemerhati Budaya dan Sejarah. Kuliah umum ini bertujuan memberikan wawasan baru mengenai pentingnya pelestarian dan pemaknaan sejarah Majapahit dalam membentuk identitas serta peradaban bangsa Indonesia. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Duta Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum sebagai pewara acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., turut hadir dan menyampaikan apresiasinya dalam sambutan pembuka. “Acara ini sangat baik bagi generasi muda untuk mempelajari sejarah melalui lensa visual,” ujarnya. Kuliah umum yang berlangsung di Aula Labschool UNJ dipandu oleh Marah Bangun, S.S., sebagai moderator. Sebelum sesi diskusi dimulai, moderator memperkenalkan para narasumber dan menjelaskan alur kegiatan kepada peserta. Dalam sesi utama, para narasumber membedah buku “Wijaya: Buku Visual Majapahit” karya Heru Effendy. M. Hasmi Yanuardi menekankan pentingnya sejarah publik dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap warisan budaya bangsa, serta mengajak peserta berdiskusi mengenai isi buku tersebut. Drs. Mohammad Shobirinoer Rasyid menyoroti visi besar Kerajaan Majapahit dalam menyatukan Nusantara dan memperkenalkan beragam budaya kerajaan. Sementara itu, Dr. Nur Aeni Marta memberikan penjelasan mendalam tentang visualisasi sejarah sebagai sarana untuk menghidupkan kembali semangat kebangsaan. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif yang disambut antusias oleh peserta. Di akhir acara, moderator menyampaikan kesimpulan dari pemaparan narasumber, diikuti dengan pemberian cinderamata sebagai bentuk apresiasi. Kuliah umum ditutup oleh Duta Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya sejarah visual sebagai media edukasi dan refleksi jati diri bangsa menuju Indonesia Emas. Penulis: CKG, VR, AG, dan JRPSEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (451) Internasionalisasi (25) Kemahasiswaan (13) Penelitian (2) Pengabdian (6) Pengajaran (17) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (18) Prestasi (2) Prodi (15) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru