Jakarta, 22 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) melalui Program Studi Usaha Perjalanan Wisata memperkuat kolaborasi pendidikan berbasis industri melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dengan InJourney Hospitality. Penandatanganan dilaksanakan pada Rabu, 22 Juli 2026, di kantor InJourney Hospitality, Gedung Sarinah Lantai 12A, Jalan M.H. Thamrin No. 11, Jakarta Pusat. Dari pihak InJourney Hospitality, dokumen kerja sama ditandatangani oleh Peter Alexander Fritz, Director of Operations, dan Joko Utomo, Senior Vice President Human Capital. Kesepakatan ini menjadi landasan bagi pengembangan berbagai program kolaboratif yang menghubungkan proses pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata serta standar profesional industri perhotelan dan pariwisata. InJourney Hospitality merupakan bagian dari ekosistem InJourney, BUMN holding sektor aviasi dan pariwisata Indonesia. Perusahaan ini berfokus pada pengelolaan dan pengembangan bisnis perhotelan dengan portofolio hotel yang tersebar di berbagai destinasi strategis di Indonesia. Melalui penerapan standar pelayanan, inovasi, dan praktik bisnis yang berkelanjutan, InJourney Hospitality berperan dalam menghadirkan layanan akomodasi berkualitas sekaligus mendukung peningkatan daya saing pariwisata nasional. Perusahaan tersebut juga aktif membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan daya saing destinasi, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berkelanjutan. Kerja sama antara FISH UNJ dan InJourney Hospitality diarahkan untuk memperluas kesempatan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang relevan dan kontekstual di lingkungan industri. Kolaborasi ini dapat dikembangkan melalui program magang, kuliah praktisi, kunjungan industri, pengembangan kompetensi mahasiswa, peningkatan kapasitas dosen, peninjauan kurikulum, penelitian kolaboratif, serta kegiatan akademik dan pengembangan sumber daya manusia lainnya. Dalam sesi diskusi, Dekan FISH UNJ, Assoc. Prof. Firdaus Wajdi, Ph.D., menekankan pentingnya membangun sinergi yang lebih kuat antara perguruan tinggi dan industri, khususnya dalam menyelaraskan kurikulum program studi dengan perkembangan industri serta kebutuhan dunia kerja. Penyelarasan kurikulum dipandang sebagai langkah strategis untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan dinamika sektor pariwisata dan perhotelan yang terus berkembang. Menanggapi hal tersebut, InJourney Hospitality menyampaikan keterbukaannya untuk mendukung pengembangan kurikulum Program Studi Usaha Perjalanan Wisata FISH UNJ. Perusahaan menyambut baik peluang untuk menghadirkan para General Manager ke kampus FISH UNJ guna memberikan masukan dan melakukan peninjauan kurikulum berdasarkan perspektif industri, pengalaman operasional, serta kebutuhan kompetensi profesional. Dengan sekitar 100 General Manager yang tersebar di jaringan hotel InJourney Hospitality di seluruh Indonesia, perusahaan memiliki sumber daya praktisi yang luas untuk berkontribusi dalam proses pengembangan akademik. Keterlibatan para General Manager tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai operasional perhotelan, manajemen pelayanan, kepemimpinan, pengembangan sumber daya manusia, pengalaman pelanggan, serta transformasi industri. Assoc. Prof. Firdaus Wajdi, Ph.D., menyampaikan bahwa kemitraan dengan InJourney Hospitality merupakan bagian dari strategi FISH UNJ dalam membangun pendidikan tinggi yang relevan, adaptif, dan berdampak. “Kerja sama ini bukan hanya tentang penandatanganan sebuah dokumen, tetapi tentang membangun jembatan yang semakin kuat antara ruang akademik dan dunia industri. FISH UNJ ingin memastikan mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar dari praktik terbaik, memahami dinamika industri secara langsung, serta mengembangkan kompetensi profesional yang dibutuhkan oleh sektor pariwisata masa depan,” ujar Assoc. Prof. Firdaus. Ia menegaskan bahwa pengembangan kurikulum tidak dapat dilakukan secara terpisah dari kebutuhan dunia kerja. Keterlibatan praktisi industri menjadi penting agar capaian pembelajaran, materi perkuliahan, kegiatan praktik, dan kompetensi mahasiswa tetap selaras dengan tuntutan profesional yang sesungguhnya. “Kesediaan para General Manager InJourney Hospitality untuk berkontribusi dalam peninjauan kurikulum merupakan peluang yang sangat berharga. Pengalaman praktis mereka dapat memperkaya perspektif akademik sekaligus membantu kami menyiapkan lulusan yang tidak hanya kuat secara keilmuan, tetapi juga siap menjawab tantangan nyata dalam industri pariwisata dan perhotelan,” tambahnya. InJourney Hospitality juga menyatakan keterbukaannya untuk mengembangkan penelitian kolaboratif yang melibatkan mahasiswa dan dosen. Peluang tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya riset terapan mengenai berbagai isu yang relevan dengan kebutuhan industri, seperti manajemen perhotelan, inovasi pelayanan, pengalaman pelanggan, pengembangan sumber daya manusia, transformasi digital, pengembangan destinasi, dan praktik pariwisata berkelanjutan. “Kami berharap kolaborasi ini dapat melahirkan talenta pariwisata yang kompeten, berintegritas, inovatif, dan memiliki wawasan keberlanjutan. Mahasiswa harus dipersiapkan bukan hanya untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga untuk menjadi bagian dari generasi yang mampu mentransformasi industri pariwisata Indonesia agar semakin unggul dan berdaya saing global,” lanjut Assoc. Prof. Firdaus. Bagi Program Studi Usaha Perjalanan Wisata FISH UNJ, kemitraan ini menjadi peluang strategis untuk memperkuat pembelajaran kontekstual dan berbasis praktik. Mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai pengelolaan operasional, pelayanan pelanggan, pengembangan destinasi, manajemen sumber daya manusia, serta penerapan standar profesional dalam ekosistem pariwisata dan perhotelan. Kerja sama ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Quality Education melalui pengembangan kurikulum dan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri; SDG 8: Decent Work and Economic Growth melalui peningkatan kesiapan kerja serta kompetensi profesional mahasiswa; dan SDG 17: Partnerships for the Goals melalui kemitraan strategis antara perguruan tinggi dan industri. Sebagai tindak lanjut, FISH UNJ dan InJourney Hospitality akan merumuskan program kerja bersama yang terukur, termasuk peninjauan kurikulum yang melibatkan praktisi industri, pengembangan penelitian kolaboratif, program magang, kuliah praktisi, serta berbagai kegiatan lain yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, kedua institusi, dan industri pariwisata secara lebih luas. Kolaborasi ini sekaligus memperkuat kontribusi FISH UNJ terhadap IKU 5, khususnya dalam pengembangan kerja sama dan luaran kolaboratif yang mendukung peningkatan mutu pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia Indonesia. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (66) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (1) Penelitian (20) Pengabdian (18) Pengajaran (47) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar Pengabdian kepada Masyarakat di SD Al-Aziz Cakung, Dorong Pola Hidup Sehat dan Semangat Belajar Siswa
Jakarta, 17 Juni 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) kembali memperkuat kontribusinya kepada masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan di SD Al-Aziz, Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa, 17 Juni 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh dewan guru serta siswa kelas 3 hingga kelas 5 SD Al-Aziz. Mengangkat tema “Pola Hidup Sehat dan Motivasi Belajar Anak Menggapai Sukses”, kegiatan ini menjadi ruang edukasi yang dirancang untuk menanamkan kesadaran hidup sehat sekaligus membangun semangat belajar sejak usia sekolah dasar. Melalui pendekatan interaktif, tim dosen dan mahasiswa FISH UNJ mengajak para siswa memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, membiasakan aktivitas fisik, serta menerapkan strategi belajar yang menyenangkan dan efektif. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong partisipasi aktif siswa melalui tanya jawab dan diskusi ringan. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan komunikatif, terlihat dari antusiasme para siswa dalam merespons materi yang disampaikan. Melalui kegiatan tersebut, FISH UNJ berupaya menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak, sehingga pesan tentang kesehatan dan motivasi belajar dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan. Kepala SD Al-Aziz, Ir. H. Sardi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat tersebut. Menurutnya, kehadiran FISH UNJ memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi siswa maupun guru. “Kami menyampaikan terima kasih kepada FISH UNJ atas kunjungan dan ilmu yang diberikan kepada siswa serta guru SD Al-Aziz. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena menambah wawasan anak-anak mengenai pentingnya hidup sehat dan semangat dalam belajar,” ujarnya. Sementara itu, Prof. Dr. Abdul Haris Fatgehipon, M.Si., selaku dosen Prodi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, FISH UNJ sekaligus narasumber utama, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam menghadirkan manfaat keilmuan bagi masyarakat. “Pengabdian kepada masyarakat ini menjadi bagian dari ikhtiar kami untuk memberikan edukasi dan motivasi kepada siswa serta masyarakat. Melalui tema pola hidup sehat dan motivasi belajar, kami berharap anak-anak dapat tumbuh dengan kebiasaan positif dan memiliki semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Al-Aziz atas sambutan dan kerja sama yang sangat baik,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, FISH UNJ turut mendukung penguatan kualitas pendidikan, peningkatan kesadaran kesehatan, serta perluasan peran perguruan tinggi dalam memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar ini menjadi salah satu bentuk kontribusi FISH UNJ dalam membangun lingkungan belajar yang sehat, inklusif, dan berorientasi pada masa depan anak-anak. Diharapkan, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SD Al-Aziz dapat menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kebiasaan hidup sehat, meningkatkan motivasi belajar, serta memperkuat sinergi antara FISH UNJ dan lembaga pendidikan di masyarakat. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (61) Kemahasiswaan (18) Penelitian (17) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (57) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Prodi Humas dan Komdigi FISH UNJ Perkuat Literasi Digital Guru dan Santri Pondok Pesantren Al’Wathoniyah
Jakarta, 12 Juni 2026 – Program Studi Sarjana Terapan Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (Prodi D4 Humas dan Komdigi FISH UNJ), melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Pondok Pesantren Al’Wathoniyah Pusat Putri, Jakarta Timur, pada 10 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FISH UNJ dalam memperluas kontribusi perguruan tinggi untuk meningkatkan kecakapan literasi digital masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan berbasis pesantren. PkM ini dirancang untuk memberikan penguatan pengetahuan dan keterampilan kepada guru serta santri dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Melalui kegiatan tersebut, peserta didorong untuk memahami penggunaan media digital secara kritis, etis, produktif, dan bertanggung jawab, sekaligus mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pembelajaran, edukasi, komunikasi, dan dakwah yang bernilai positif. Tim PkM Prodi Humas dan Komdigi FISH UNJ terdiri atas sejumlah dosen, yaitu Asep Soegiarto, Menati Fajar Rizki, Anggun Nadia Fatimah, Mentari Anugrah Imsa, Qoryna Noer Seyma, dan Indah Fajar Rosalina. Kehadiran tim dosen ini menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam menghadirkan ilmu komunikasi digital yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh berbagai materi yang berkaitan dengan penguatan literasi digital dan komunikasi kreatif. Materi yang diberikan meliputi literasi digital bagi guru, literasi digital untuk mitigasi distorsi keagamaan pada generasi muda, literasi media kritis terhadap media homeless dan media arus utama, pelatihan videografi bagi siswa, serta pelatihan content marketing. Seluruh materi diarahkan untuk membantu peserta memahami dinamika informasi digital, mengenali potensi disinformasi, serta mengembangkan kemampuan memproduksi konten yang edukatif dan konstruktif. Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan praktik langsung produksi konten digital. Guru dan santri diperkenalkan pada teknik dasar pengambilan gambar, penyusunan pesan komunikasi yang efektif, serta strategi pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan informasi yang bermanfaat. Melalui praktik tersebut, peserta tidak hanya menjadi pengguna media digital, tetapi juga diarahkan menjadi kreator konten yang mampu menghadirkan pesan positif di ruang digital. Sebagai dukungan terhadap keberlanjutan program, tim dosen Prodi Humas dan Komdigi FISH UNJ menyerahkan satu set perlengkapan studio fotografi kepada Pondok Pesantren Al’Wathoniyah Pusat Putri. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kegiatan dokumentasi, pembelajaran kreatif, serta produksi konten digital yang dapat dimanfaatkan oleh guru dan santri dalam berbagai aktivitas pendidikan maupun kelembagaan. Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al’Wathoniyah Pusat Putri Jakarta Timur, K.H. Ahmad Rifa’i, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran dosen UNJ memberikan wawasan baru yang bermanfaat bagi para guru dan santri dalam merespons perkembangan teknologi dan informasi yang terus berubah. “Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran para dosen UNJ yang telah memberikan ilmu dan wawasan yang insyaAllah sangat bermanfaat bagi para siswa maupun guru di lingkungan Pondok Pesantren Al’Wathoniyah. Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi kami untuk lebih siap menghadapi perkembangan teknologi dan informasi yang terus berubah,” ujarnya. Ketua Tim Pengabdian sekaligus Koordinator Prodi Humas dan Komdigi FISH UNJ, Asep Soegiarto, menyampaikan bahwa literasi digital merupakan kompetensi penting yang perlu diperkuat di berbagai lingkungan pendidikan. Menurutnya, kecakapan digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, memilah informasi, membangun pesan yang tepat, serta menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Literasi digital saat ini bukan hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, memahami informasi secara bijak, serta memanfaatkan media digital untuk menghasilkan karya yang positif dan produktif,” ungkapnya. Kegiatan PkM ini juga memiliki relevansi dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas melalui peningkatan kapasitas guru dan santri dalam literasi digital, SDGs 9 tentang inovasi dan infrastruktur melalui pemanfaatan teknologi digital untuk pembelajaran kreatif, SDGs 10 tentang pengurangan kesenjangan akses pengetahuan digital, serta SDGs 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan keagamaan. Dari sisi Indikator Kinerja Utama (IKU), kegiatan ini mendukung IKU 3 melalui keterlibatan dosen dalam aktivitas di luar kampus, IKU 5 melalui pemanfaatan hasil kerja dosen yang berdampak bagi masyarakat, serta IKU 6 melalui penguatan kemitraan FISH UNJ dengan lembaga pendidikan. Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan peran program studi dalam menghubungkan keilmuan komunikasi digital dengan kebutuhan nyata masyarakat. Melalui pelaksanaan PkM ini, Prodi Humas dan Komdigi FISH UNJ menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pengabdian yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem literasi digital di lingkungan pesantren serta mendorong lahirnya generasi yang adaptif, kreatif, berkarakter, dan mampu memanfaatkan teknologi digital secara bertanggung jawab bagi kemajuan masyarakat. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (60) Kemahasiswaan (18) Penelitian (16) Pengabdian (16) Pengajaran (44) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (11) Prodi (31) Program Unggulan (54) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Perkuat Literasi Hukum, Lingkungan, dan Ekowisata bagi Perempuan Pesisir Pulau Pari
Jakarta, 13 Juni 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran perguruan tinggi bagi masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Desa Binaan Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 10–12 Juni 2026 di Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, DKI Jakarta, ini berfokus pada penguatan kapasitas perempuan pesisir melalui literasi hukum, lingkungan, pendidikan, komunikasi, dan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Program ini dilaksanakan secara kolaboratif oleh dosen dari sejumlah program studi di lingkungan FISH UNJ, antara lain Program Studi Pendidikan IPS, Program Studi Ilmu Hukum, serta Program Studi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi kerja sama antara FISH UNJ dan Kelompok Nelayan Perempuan Pulau Pari dalam membangun model pemberdayaan masyarakat pesisir yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan komunitas. Rangkaian kegiatan diawali dengan observasi lapangan serta penyuluhan bertema lingkungan. Dosen Program Studi Ilmu Hukum FISH UNJ, Sanusi, membuka kegiatan dengan menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi wilayah kepulauan. Ketua Kelompok Nelayan Perempuan Pulau Pari, Asmania, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program ini karena dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran terhadap isu lingkungan dan hukum. Pada sesi lingkungan, peserta memperoleh edukasi mengenai penerapan biopori sebagai salah satu cara sederhana untuk mengelola sampah organik sekaligus meningkatkan daya resap air. Materi ini disampaikan oleh Dian Alfia Purwandari, dosen Program Studi Pendidikan IPS FISH UNJ. Selain itu, Nandi Kurniawan, dosen Program Studi Pendidikan IPS FISH UNJ, memberikan pelatihan mengenai sistem panen air hujan sebagai upaya memperkuat ketahanan air bersih di kawasan kepulauan. Peserta juga diperkenalkan pada penggunaan alat ukur pH untuk memantau kualitas air secara sederhana. Memasuki hari kedua, kegiatan diarahkan pada penguatan literasi hukum, pendidikan, serta pemanfaatan hasil laut. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan isu dan kebutuhan masyarakat setempat. Pada kelompok hukum, para dosen memberikan berbagai materi mengenai hukum pariwisata berbasis masyarakat, hak dan kewajiban dalam pengelolaan tanah, advokasi penguasaan ruang hidup, prosedur perizinan pengembangan wilayah wisata, pencegahan tindak pidana narkotika, serta perlindungan anak melalui edukasi pencegahan perkawinan anak. Sementara itu, kelompok pendidikan mendapatkan penguatan materi mengenai pentingnya sikap inklusif terhadap penyandang disabilitas sebagai bagian dari penerapan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Peserta juga memperoleh materi mengenai pendidikan karakter keluarga melalui adaptasi budaya 5S Jepang, yaitu seiri, seiton, seiso, seiketsu, dan shitsuke, yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga maupun lingkungan komunitas. Kegiatan hari kedua juga diisi dengan pelatihan pemanfaatan hasil laut berbasis konsep ekonomi biru. Melalui pelatihan ini, peserta diajak mengolah ikan tongkol menjadi produk makanan khas bernama Sala. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan nilai tambah hasil perikanan sekaligus membuka peluang penguatan ekonomi keluarga dan komunitas, terutama bagi perempuan pesisir yang memiliki peran strategis dalam keberlanjutan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat kepulauan. Pada hari terakhir, kegiatan berfokus pada literasi komunikasi dan penguatan sosial masyarakat. Abdul Kholik, dosen Program Studi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital FISH UNJ, memberikan pelatihan mengenai komunikasi visual positif berbasis green campaign untuk mendukung branding ekowisata Pulau Pari. Materi ini diarahkan agar masyarakat mampu membangun pesan visual yang edukatif, ramah lingkungan, dan mendukung pengembangan ekowisata berbasis komunitas. Selain itu, Nova Scorviana H., dosen Program Studi Pendidikan IPS FISH UNJ, menyampaikan materi mengenai penguatan kesetaraan gender berbasis pengetahuan lokal perempuan pesisir melalui pendekatan antropologi partisipatoris. Melalui sesi ini, peserta diajak merefleksikan peran perempuan dalam menjaga keberlanjutan sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan di wilayah pesisir. Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi bersama peserta. Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan aktif peserta dalam diskusi, praktik, dan refleksi selama program berlangsung. Melalui pendekatan multidisipliner, FISH UNJ berupaya menghadirkan kegiatan pengabdian yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan manfaat praktis bagi masyarakat Pulau Pari. Pelaksanaan PkM ini turut mendukung pencapaian berbagai SDGs, antara lain SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 5 tentang Kesetaraan Gender, SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan, SDG 11 tentang Kota dan Komunitas Berkelanjutan, SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14 tentang Ekosistem Lautan, serta SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Selain berkontribusi terhadap SDGs, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya dalam aspek kerja sama dan hilirisasi, kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan, penguatan kegiatan dosen di luar kampus, serta pengembangan kegiatan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kolaborasi antara dosen lintas program studi dan komunitas lokal menjadi bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang selaras dengan kebutuhan sosial, ekonomi, hukum, dan lingkungan masyarakat. Melalui program ini, FISH UNJ menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif membangun kemitraan berbasis kebermanfaatan. Kemitraan dengan Kelompok Nelayan Perempuan Pulau Pari diharapkan dapat terus berkembang sebagai model kolaborasi berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat kepulauan secara inklusif. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (59) Kemahasiswaan (18) Penelitian (15) Pengabdian (15) Pengajaran (43) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (11) Prodi (29) Program Unggulan (53) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Penguatan SDM Desa Wisata, Dosen Prodi UPW FISH UNJ Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Wisata Sukamandi Masagi Subang
Subang, Jawa Barat – Tim dosen Program Studi Sarjana Terapan Usaha Perjalanan Wisata, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta (Prodi UPW FISH UNJ), melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Wisata Sukamandi Masagi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan SDM Desa Wisata Sukamandi” sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Program ini dihadiri oleh berbagai unsur penggerak wisata desa, di antaranya Kepala Desa Sukamandi, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pengelola homestay, Karang Taruna, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta Kelompok Wanita pegiat UMKM desa. Acara berlangsung dengan lancar dan penuh antusias. Kegiatan diawali dengan sambutan pembukaan oleh Kepala Desa Sukamandi, Bapak Agus Setiawan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian berkelanjutan yang diberikan Universitas Negeri Jakarta, khususnya Prodi Usaha Perjalanan Wisata FISH UNJ, terhadap pengembangan Desa Wisata Sukamandi Masagi. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan UNJ sejak awal berdirinya desa wisata telah memberikan kontribusi penting dalam menggali dan mengembangkan berbagai potensi daya tarik wisata yang dimiliki Desa Sukamandi. Ia juga berharap kolaborasi antara Universitas Negeri Jakarta dan Desa Sukamandi dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Dosen yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Jenal Abidin S.Pd, M.M.Par, Lala Siti Sahara, M.Si, dan Candra Karismawan, M.Par. Dalam penyampaiannya, Jenal Abidin menekankan pentingnya peran pemilik homestay sebagai salah satu ruh utama dalam kegiatan wisata desa, khususnya dalam mendukung program wisata edukasi yang menjadi salah satu keunggulan paket wisata di Desa Wisata Sukamandi Masagi. Homestay tidak hanya berfungsi sebagai tempat menginap, tetapi juga menjadi ruang interaksi budaya, pelayanan, dan pengalaman langsung bagi wisatawan untuk mengenal kehidupan masyarakat desa. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education, melalui peningkatan kapasitas dan pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan desa wisata; SDG 8: Decent Work and Economic Growth, melalui penguatan ekonomi lokal berbasis pariwisata, UMKM, dan homestay; serta SDG 11: Sustainable Cities and Communities, melalui pengembangan desa wisata yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 17: Partnerships for the Goals, karena memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, pelaku wisata, BUMDes, pemuda, dan komunitas masyarakat. Melalui kegiatan ini, Universitas Negeri Jakarta berharap dapat terus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan desa wisata, serta pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang berdaya saing dan berkelanjutan (UPW FISH). Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (57) Kemahasiswaan (18) Penelitian (15) Pengabdian (14) Pengajaran (37) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (8) Prodi (23) Program Unggulan (48) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Raih Tujuh Penghargaan dalam Riset Expo dan LPPM UNJ Award 2026
Jakarta, 19 Mei 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya riset, publikasi ilmiah, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini ditandai dengan capaian FISH UNJ yang berhasil meraih tujuh penghargaan dalam kegiatan Riset Expo dan LPPM UNJ Award Tahun 2026 yang mengusung tema “Globalisasi Riset UNJ untuk Meningkatkan Dampak dan Daya Saing.” Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Latief Hendraningrat, Gedung Dewi Sartika Lantai 2, Kampus A Universitas Negeri Jakarta. Agenda ini menjadi ruang apresiasi bagi sivitas akademika UNJ yang berkontribusi dalam pengembangan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, hak kekayaan intelektual, serta inovasi akademik yang berdampak luas. Rangkaian acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UNJ, pembacaan doa, serta penampilan tari tradisional. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua LPPM UNJ, Prof. Dr. Iwan Sugihartono, M.Si., yang menyampaikan harapan agar UNJ terus meningkatkan karya-karya riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Sekretaris Umum UNJ, Prof. Dr. Suyono, M.Si., mewakili Rektor UNJ. Dalam sambutannya, Prof. Suyono menekankan bahwa riset perguruan tinggi perlu bergerak melampaui capaian akademik semata, yaitu dengan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, dunia industri, pemerintah, dan komunitas internasional. “Riset harus mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat, dunia industri, pemerintah, serta komunitas internasional. Riset juga harus mampu memperkuat posisi universitas dalam percaturan global melalui kolaborasi internasional, inovasi, dan kontribusi dalam penyelesaian persoalan dunia,” ujar Prof. Suyono. Pada kesempatan tersebut, Prof. Suyono juga memberikan motivasi kepada para dosen dan peneliti agar terus berkarya, menulis, berinovasi, dan mengabdi dalam dunia akademik. Pembukaan acara secara resmi ditandai dengan pemukulan gong. Kegiatan ini turut menghadirkan orasi ilmiah dari Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Saintek Kemendiktisaintek, Prof. Yudhi Dharma, Ph.D. Dalam orasinya, Prof. Yudhi membahas sejumlah isu strategis, mulai dari sebaran jurnal di Asia Tenggara, rantai nilai komoditas strategis Indonesia, hingga pentingnya mengonversi kekayaan alam menjadi riset yang memiliki nilai manfaat dan daya saing. Sebagai bagian dari rangkaian acara, UNJ juga menayangkan video produk inovasi, meluncurkan Aplikasi HKI UNJ, serta menyerahkan sejumlah luaran akademik, antara lain Buku Bunga Rampai Pengabdian, Katalog Jurnal, Buku Hasil Riset Terapan, Buku Kajian Desa Bulak, dan Buku Kajian RSSG Kota Depok. Dalam sesi LPPM UNJ Award 2026, FISH UNJ berhasil mencatatkan capaian membanggakan melalui tujuh penghargaan. Prof. Dr. M. Japar, M.Si. meraih Dosen Terbaik 3 pada kategori Bidang Penelitian Kompetitif Nasional (Dikti & BRIN) Individu. Pada bidang Hak Kekayaan Intelektual, Rayuna Handawati, S.Si., M.Pd. meraih Dosen Terbaik 1 kategori Hak Cipta Tahun 2025. FISH UNJ juga meraih Fakultas Terbaik 3 dalam kategori Bidang Jurnal UNJ Terakreditasi SINTA Terbanyak. Selain itu, Jurnal Saskara dari FISH UNJ memperoleh penghargaan sebagai Jurnal Baru Terakreditasi SINTA Terbaik dalam kategori Bidang Jurnal UNJ Terakreditasi Tahun 2025. Prestasi lain diraih pada kategori SINTA Score (Buku), yaitu Dr. Dini Safitri, S.Sos., M.Si. sebagai Dosen Terbaik 1 dan Noprita Herari, M.I.Kom. sebagai Dosen Terbaik 2. Sementara itu, Prof. Dr. Desy Safitri, M.Si. meraih penghargaan sebagai dosen dengan SINTA Score 3Yr Individu Tertinggi di Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum. Wakil Dekan Bidang Riset, Inovasi, Sistem Informasi dan Kerja Sama FISH UNJ, Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si., menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi refleksi dari kerja kolektif sivitas akademika FISH dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, kolaboratif, dan berdampak. “Capaian ini bukan hanya tentang jumlah penghargaan yang diterima, tetapi tentang bagaimana FISH UNJ terus membangun budaya riset, publikasi, inovasi, dan pengabdian yang semakin kuat. Kami berharap penghargaan ini menjadi energi positif bagi dosen, peneliti, pengelola jurnal, dan seluruh sivitas akademika FISH untuk menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, mendukung pencapaian SDGs, serta memperkuat kontribusi UNJ di tingkat nasional dan global,” ujar Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si. Capaian FISH UNJ dalam Riset Expo dan LPPM UNJ Award 2026 juga memiliki relevansi dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education, melalui penguatan riset dan publikasi ilmiah; SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure, melalui pengembangan inovasi dan hak kekayaan intelektual; serta SDG 17: Partnerships for the Goals, melalui dorongan kolaborasi akademik, diseminasi ilmu pengetahuan, dan kontribusi riset yang dapat menjawab tantangan masyarakat. Melalui capaian ini, FISH UNJ menegaskan posisinya sebagai fakultas yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu sosial, hukum, pendidikan, dan komunikasi, tetapi juga pada penciptaan dampak akademik dan sosial yang berkelanjutan. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa FISH UNJ terus bergerak dalam memperkuat reputasi kelembagaan, meningkatkan kualitas luaran akademik, serta mendukung visi UNJ sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Penulis: GSFI, SZ Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (53) Kemahasiswaan (18) Penelitian (15) Pengabdian (13) Pengajaran (32) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (8) Prodi (22) Program Unggulan (47) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Perkuat Literasi Media dan Pemberdayaan Komunitas Sungai Ciliwung melalui Kegiatan PkM di Mat Peci Green Camp
(ki-ka) Mega Ayu Permatasari, M.Si, Nada Arina Romli, M.I.Kom, Sandy Allifiansyah, Ph.D, Mohd. Nur Najmi Nuji, M.A, Dr. M. Fikri Akbar, Noprita Herari, M.I.Kom Jakarta Selatan, 10 Mei 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) melalui dosen Program Studi Ilmu Komunikasi serta Program Studi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Mat Peci Green Camp, Sekolah Sungai Ciliwung, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Minggu, 10 Mei 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Komunitas Mat Peci melalui Kemitraan untuk Penguatan Literasi Media”. Program tersebut menjadi bentuk nyata komitmen FISH UNJ dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat dan lingkungan. Kegiatan PkM ini melibatkan sejumlah dosen dari Program Studi Ilmu Komunikasi FISH UNJ, yaitu Nada Arina Romli, M.I.Kom., Mega Ayu Permatasari, M.Si., Noprita Herari, M.I.Kom., Dr. M. Fikri Akbar, M.Si., dan Sandy Allifiansyah, Ph.D. Sementara itu, dari Program Studi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital turut hadir Wina Puspita Sari, M.Si., Afina Ruqayyah, M.I.Kom., dan Rico Fernando Siregar, M.I.Kom. Kegiatan ini juga diperkuat dengan kehadiran dosen tamu internasional dari Faculty of Communication and Media Studies, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, yaitu Mohd. Nur Najmi Nuji, M.A. Kehadiran akademisi internasional tersebut memperluas dimensi kolaborasi FISH UNJ dalam pengembangan kajian komunikasi, khususnya pada isu literasi media, komunikasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas. Mat Peci Green Camp sendiri merupakan bagian dari Sekolah Sungai Ciliwung yang dikelola oleh Komunitas Mat Peci Ciliwung. Komunitas ini dikenal aktif dalam gerakan edukasi lingkungan, pelestarian kawasan Sungai Ciliwung, serta pemberdayaan warga bantaran sungai. Kegiatan turut dihadiri oleh pendiri Komunitas Mat Peci Ciliwung, Usman Firdaus, bersama warga setempat, karang taruna, dan anak-anak komunitas. Melalui kegiatan ini, FISH UNJ berupaya memperkuat kapasitas masyarakat dalam memahami, mengelola, dan menyebarluaskan informasi secara bertanggung jawab. Literasi media menjadi aspek penting karena komunitas lokal saat ini tidak hanya membutuhkan kemampuan menjaga lingkungan secara fisik, tetapi juga kemampuan mengomunikasikan gerakan mereka melalui media digital agar dapat menjangkau publik yang lebih luas. Nada Arina Romli, M.I.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan PkM ini tidak hanya berfokus pada edukasi lingkungan, tetapi juga pada penguatan kemandirian komunitas melalui pengelolaan potensi lokal, termasuk kebun komunitas. Menurutnya, pemberdayaan berbasis lingkungan dapat menjadi pintu masuk bagi peningkatan kesejahteraan keluarga dan penguatan solidaritas sosial masyarakat. Penyerahan plakat apresiasi kepada Usman Firdaus, selaku pendiri Komunitas Mat Peci Ciliwung oleh Wina Puspita Sari, M.Si, Afina Ruqayyah, M.I.Kom., dan Rico Fernando Siregar, M.I.Kom Sementara itu, Wina Puspita Sari, M.Si., menekankan pentingnya komunikasi digital dalam memperluas dampak gerakan komunitas. Ia menjelaskan bahwa kegiatan positif yang dilakukan masyarakat perlu dikemas dan disampaikan secara tepat agar dapat menjadi inspirasi bagi publik. “Komunikasi digital akan menjadikan Mat Peci bukan hanya komunitas lokal, tetapi juga role model gerakan lingkungan,” ujarnya. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FISH UNJ dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penguatan literasi media dan edukasi lingkungan mendukung SDG 4: Quality Education, karena menghadirkan pembelajaran berbasis masyarakat yang inklusif dan kontekstual. Upaya pemberdayaan komunitas dan penguatan ekonomi keluarga berkaitan dengan SDG 8: Decent Work and Economic Growth, khususnya dalam mendorong kemandirian masyarakat melalui potensi lokal. Selain itu, kegiatan yang berlokasi di kawasan Sungai Ciliwung juga memiliki keterkaitan kuat dengan SDG 11: Sustainable Cities and Communities dan SDG 13: Climate Action, karena mendorong kesadaran warga terhadap keberlanjutan lingkungan perkotaan serta pentingnya partisipasi komunitas dalam menjaga ekosistem sungai. Kolaborasi antara FISH UNJ, komunitas lokal, masyarakat, dan mitra internasional juga mencerminkan implementasi SDG 17: Partnerships for the Goals. Melalui kegiatan PkM ini, FISH UNJ menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif membangun kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara akademisi, komunitas, masyarakat, dan mitra internasional diharapkan dapat terus dikembangkan untuk melahirkan program-program edukatif yang berdampak nyata bagi peningkatan literasi media, penguatan gerakan lingkungan, dan kesejahteraan sosial masyarakat. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (459) Internasionalisasi (52) Kemahasiswaan (18) Penelitian (15) Pengabdian (12) Pengajaran (30) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (7) Prodi (22) Program Unggulan (44) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Dosen PPKN FISH UNJ Perkuat Kewarganegaraan Global Masyarakat Indonesia di Malaysia melalui Pengabdian Internasional
Pulau Penang (Malaysia), 07 Mei 2026 — Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ), melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional di Learning Center Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI), Pulau Pinang, Malaysia, pada Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FISH UNJ dalam memperluas kontribusi Tri Dharma Perguruan Tinggi hingga ke tingkat internasional, khususnya bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri. Kegiatan pengabdian ini terselenggara melalui kolaborasi antara Prodi PPKN FISH UNJ dan PERMAI Pulau Pinang. Kolaborasi tersebut tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial, akademik, dan kebangsaan antara perguruan tinggi Indonesia dengan komunitas diaspora Indonesia di Malaysia. Koordinator Prodi PPKN FISH UNJ, Yuyus Kardiman, menyampaikan bahwa pemilihan PERMAI Pulau Pinang sebagai lokasi pengabdian masyarakat merupakan bagian dari implementasi keilmuan PPKN dalam membangun civic community di luar negeri. Menurutnya, masyarakat Indonesia di mancanegara memiliki peran penting dalam menjaga nilai kewarganegaraan, solidaritas sosial, identitas kebangsaan, serta partisipasi aktif dalam kehidupan masyarakat global. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat implementasi civic community bagi masyarakat Indonesia di luar negeri, khususnya di Pulau Pinang. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir tidak hanya di lingkungan domestik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia di mancanegara,” ujar Yuyus Kardiman. Sebanyak 11 dosen Prodi PPKN FISH UNJ terlibat langsung dalam kegiatan ini, yaitu Prof. Nadiroh, Prof. Tjipto Sumadi, Prof. Etin Solihatin, Prof. Achmad Husen, Raharjo, Yuyus Kardiman, Mohammad Maiwan, Iqbal Syafrudin, Mitra Mustaricha, Fella Defilla, dan Syifa Syarifa. Dalam pelaksanaannya, kegiatan pengabdian masyarakat diisi dengan sesi edukasi, diskusi, dan penguatan kapasitas masyarakat terkait isu sosial, kewarganegaraan digital, lingkungan, serta pemberdayaan komunitas Indonesia di luar negeri. Melalui pendekatan ini, Prodi PPKN FISH UNJ mendorong masyarakat Indonesia di Malaysia untuk terus berperan aktif sebagai warga negara yang adaptif, kritis, peduli lingkungan, dan mampu menjaga nilai kebangsaan dalam konteks kehidupan lintas negara. Kegiatan ini juga memiliki keterkaitan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan, SDG 11 tentang Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui penguatan literasi kewarganegaraan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan komunitas diaspora, FISH UNJ menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam membangun masyarakat yang inklusif, berdaya, dan berorientasi pada keberlanjutan. Selain kegiatan edukatif, Prodi PPKN FISH UNJ juga memberikan hibah berupa satu unit pendingin ruangan atau AC kepada PERMAI Pulau Pinang. Bantuan ini diberikan untuk mendukung kenyamanan ruang belajar dan menunjang efektivitas berbagai kegiatan pendidikan, sosial, serta pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan oleh PERMAI. Sekretaris Jenderal PERMAI Pulau Pinang, Agung Priatin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prodi PPKN FISH UNJ dalam kegiatan pengabdian masyarakat internasional tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan ini menjadi bentuk perhatian nyata dari perguruan tinggi Indonesia terhadap masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri. “Kami sangat menyambut baik kehadiran PPKN FISH UNJ dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini. Semoga kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia di Malaysia,” ujar Agung Priatin. Melalui kegiatan ini, FISH UNJ memperkuat posisinya sebagai fakultas yang berkomitmen pada pengembangan ilmu sosial, hukum, pendidikan kewarganegaraan, dan pemberdayaan masyarakat lintas negara. Kolaborasi bersama PERMAI Pulau Pinang diharapkan dapat terus berkembang melalui program pendidikan, pengabdian, riset kolaboratif, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat Indonesia di Malaysia pada masa mendatang. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (459) Internasionalisasi (50) Kemahasiswaan (18) Penelitian (15) Pengabdian (11) Pengajaran (29) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (7) Prodi (21) Program Unggulan (44) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Festival Seni Kaum Marjinal Jakarta Berkarya 2026 Dorong Inklusivitas lewat Tema “Melawan Stigma, Merangkul Toleransi”
Jakarta, 7 Februari 2026 – Festival Seni Kaum Marjinal Jakarta Berkarya 2026 bertema “Melawan Stigma, Merangkul Toleransi” sukses digelar di Gedung Kisam Dji’un, Jakarta Timur, dengan dukungan sejumlah lembaga termasuk Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi bagi komunitas marjinal untuk menampilkan bakat, kreativitas, dan potensi seni mereka, sekaligus memperkuat pesan inklusivitas di ruang publik. Acara ini merupakan fase final dari rangkaian lomba seni yang meliputi lomba menari, lomba puisi, dan lomba mewarnai, serta ditutup dengan pertunjukan festival seni dari berbagai komunitas. Lomba tari dan puisi diselenggarakan di Panggung Auditorium, sementara lomba mewarnai berlangsung di Ruang Kaca yang masing-masing menjadi pusat aktivitas peserta sepanjang kegiatan. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, pengarahan lomba, perkenalan dewan juri, hingga sesi foto bersama. Acara ini juga turut dihadiri oleh sejumlah perwakilan lembaga, antara lain Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Timur, Berkah Shadaya, S.STP., M.Si., Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Agata Bayu Saputra, S.STP, serta Ketua Dewan Kesenian Jakarta, Bambang Prihadi, beserta jajaran undangan dan perwakilan lembaga mitra. Acara ini digagas oleh Dr. Shahibah Yuliani, S.Sos., M.Pd., yang juga merupakan dosen Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNJ, dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini menjadi ruang ekspresi bagi komunitas marjinal untuk menyalurkan kreativitas mereka melalui berbagai cabang seni. “Acara Festival Seni Kaum Marjinal ini adalah ajang untuk berekspresi bagi teman-teman yang tentu saja mengungkapkan rasa kreativitasnya dalam bentuk tari, puisi, dan juga mewarnai,” ujarnya. Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Timur, Berkah Shadaya, S.STP., M.Si., yang menyampaikan bahwa saat menjabat, ia memiliki cita-cita untuk menghadirkan ruang bagi para seniman marjinal, khususnya mereka yang menggantungkan hidup dari seni jalanan. “Selama saya menjadi Kepala Suku Dinas Kebudayaan, memang ada cita-cita saya untuk membuat kegiatan yang mengajak saudara-saudara kita yang selama ini menjadikan seni sebagai mata pencaharian di jalanan.” Dengan itu, Ia menegaskan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Seni Kaum Marjinal Jakarta Berkarya 2026. Ia menyoroti bahwa istilah marjinal merepresentasikan kelompok masyarakat yang terpinggirkan, namun memiliki potensi besar untuk berkarya. “Mudah-mudahan dengan event seperti ini, saudara-saudara kita dari kaum marjinal bisa mendapatkan kepedulian dan perhatian dari kita semua,” ujarnya. Ia juga menambahkan harapan agar festival ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian, dukungan, dan pengakuan terhadap kreativitas kaum marjinal. Berbagai penampilan festival juga turut memeriahkan acara. Sejumlah pertunjukan yang tampil antara lain Angklung Cipinang Muara, Hadrah LKSA Al-Ma’un, Tarian Dinas Sosial Panti Sosial Bina Laras, Seniman Jalanan (Biola Violin Revolusi), Drama Musikal “7 Kebiasaan Anak Indonesia Sehat” oleh siswa SD Muhammadiyah 09 Plus, Hadrah Rusun Samawa, Angklung Seniman Cijantung Fahmi Senja, serta Teater Menong binaan Sanggar Sinar Batavia. Sementara pada sesi perlombaan, sejumlah finalis tampil dalam lomba baca puisi berjudul “Membaca Tanda Tanya” karya Taufik Ismail, serta penampilan kelompok tari dari Forum Komunikasi Anak Spesial Indonesia (FKSI) dengan membawakan lagu-lagu Betawi, seperti Ondel-Ondel, Kembang Jatoh, dan Kicir-Kicir. Sebanyak tujuh kelompok penari yang tampil, di antaranya Grup Harmony, Grup Kawan Peduli, Grup Lestari, Grup The Boys, Grup Cempaka, Grup Edelweiss, dan Grup Pelangi. Adapun pemenang lomba mewarnai diraih oleh Karin Tasya Selvia (Juara 1), Nanda (Juara 2), dan Siti Sanita (Juara 3). Pada lomba puisi, diraih oleh Abdul (Juara 1), disusul Alfridho Nugi Pratama (Juara 2) dan Azizah Salsabila (Juara 3). Sementara itu, lomba tari dimenangkan oleh Grup Pelangi (Juara 1), Grup The Boys (Juara 2), dan Grup Kawan Peduli (Juara 3). Melalui Festival Seni Kaum Marjinal Jakarta Berkarya 2026, UNJ dan para mitra menegaskan komitmennya dalam melawan stigma, merangkul toleransi, serta membuka ruang partisipasi yang setara bagi komunitas marjinal. Penulis: GIC & NA Editor: NH TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (458) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (17) Penelitian (8) Pengabdian (10) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (36) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (34) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ Perkuat Arah Riset Dosen melalui Workshop Penyusunan Roadmap Penelitian dalam Bidang Ilmu Sosial
Jakarta, 26 Januari 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan Workshop Penyusunan Roadmap Penelitian Bidang Ilmu Sosial sebagai upaya strategis memperkuat arah dan kualitas penelitian dosen. Kegiatan ini berlangsung di Ruang 212 FISH UNJ Kampus A dengan melibatkan sivitas akademika lintas program studi serta menghadirkan narasumber kompeten di bidang riset ilmu sosial. Workshop bertujuan merumuskan peta jalan penelitian yang terintegrasi, berkelanjutan, dan selaras dengan visi keunggulan akademik FISH UNJ. Workshop ini menghadirkan Prof. Usep Suhud, M.Si., Ph.D., Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis sekaligus salah satu akademisi dengan publikasi Scopus terproduktif dalam tiga tahun terakhir, sebagai narasumber utama. Kehadiran beliau memperkaya diskusi dengan perspektif lintas disiplin mengenai perencanaan riset berkelanjutan. Kegiatan dibuka oleh Duta FISH UNJ dan dilanjutkan dengan sambutan Dekan FISH UNJ, yang menegaskan komitmen fakultas dalam memperkuat ekosistem riset dosen. “Kegiatan ini diharapkan dapat membantu dosen saat melakukan penelitian agar lebih terarah dan berkelanjutan,” ujar Firdaus Wajdi, Ph.D selaku Dekan FISH UNJ. Pesan tersebut menegaskan pentingnya roadmap sebagai instrumen strategis pengembangan keilmuan. Agenda dipandu oleh Lona Syafana Pasya, S.Sos.,M.Si. selaku moderator untuk sesi utama bersama narasumber. Prof. Usep Suhud memulai paparan dengan menyoroti keterkaitan pendidikan terakhir dosen dengan mata kuliah yang diajarkan. Linearitas keilmuan dinilai berpengaruh signifikan terhadap kedalaman riset. Keselarasan bidang studi, pengajaran, serta topik penelitian dipandang sebagai modal akademik utama. Prof. Usep Suhud menekankan pentingnya spesifikasi bidang riset sejak tahap awal perencanaan. Penelitian berskala terlalu luas dinilai berisiko kehilangan fokus dan kontribusi ilmiah. “Untuk membuat penelitian, spesifikan terlebih dahulu bidangnya, jangan terlalu luas,” tegasnya. Pernyataan tersebut menjadi penekanan utama paparan narasumber. Paparan materi kemudian mengulas tahapan teknis penyusunan roadmap penelitian. Prof. Usep Suhud menyampaikan empat langkah utama sebagai kerangka praktis, yaitu penentuan topik penelitian, penyusunan kerangka teori yang relevan, transformasi konsep teoritis menjadi indikator terukur dan penyususnan instrumen penelitian. Selain membahas tahapan penyusunan roadmap, Prof. Usep Suhud turut menyinggung pemanfaatan teknologi digital sebagai pendukung penelitian. Pemanfaatan tools berbasis kecerdasan buatan dinilai mampu membantu peneliti pada tahap awal perumusan topik hingga pengolahan data. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk pemetaan literatur, penyusunan kerangka konseptual, serta eksplorasi variabel penelitian secara lebih efisien. Kehadiran AI dipandang sebagai alat bantu akademik, bukan pengganti proses berpikir kritis peneliti. Prof. Usep Suhud juga menekankan pentingnya etika akademik pada penggunaan teknologi digital. Validasi data serta interpretasi hasil penelitian tetap menjadi tanggung jawab peneliti. Pemanfaatan AI secara bijak diharapkan meningkatkan produktivitas riset tanpa mengurangi kualitas ilmiah. Paparan juga menyinggung urgensi konsistensi tema penelitian. Roadmap dipahami bukan sekadar dokumen administratif. Roadmap berfungsi sebagai peta pengembangan keilmuan berkelanjutan. Konsistensi tema memungkinkan dosen membangun kepakaran akademik secara gradual. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif peserta. Pertanyaan berfokus pada penyelarasan roadmap penelitian dengan kebijakan institusi serta peluang kolaborasi lintas prodi. Diskusi menunjukkan antusiasme dosen terhadap penguatan perencanaan riset. Moderator mengarahkan diskusi agar tetap relevan dengan tujuan kegiatan. Workshop ini mempertegas posisi FISH UNJ sebagai fakultas berorientasi riset terstruktur. Pendekatan roadmap penelitian dipandang strategis untuk meningkatkan produktivitas ilmiah dosen. Penguatan kualitas riset juga diharapkan berdampak pada reputasi institusi tingkat nasional. FISH UNJ menegaskan komitmen membangun budaya penelitian berbasis perencanaan akademik matang dan berkelanjutan. Penulis: NA, SA, CKG, & JRPS Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (16) Penelitian (8) Pengabdian (9) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (34) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (32) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru