Jakarta, 22 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Bawaslu Campus Connect bertajuk “Generasi Digital, Demokrasi Transparan” bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) yang bertempat di Ruang Serbaguna (RSG) Gedung K, Kampus A UNJ. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran dekanat, dosen, serta mahasiswa FISH UNJ sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan pemilu partisipatif berbasis kampus. Acara dibuka dengan sambutan duta, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pengawas Pemilu, serta doa pembuka. Laporan kegiatan disampaikan oleh Henry Dwi Prastowo yang memaparkan rangkaian acara yang turut dihadiri Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin, M.Si. Dalam sambutannya, Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada wakil dekan, dosen, dan mahasiswa yang hadir. “Dengan kerja sama ini, kami berharap mahasiswa-mahasiswi FISH UNJ dapat melaksanakan magang di Bawaslu, khususnya terkait pengelolaan data-data kepemiluan,” ujarnya. Materi utama disampaikan oleh Dr. Puadi, S.Pd., M.M., Anggota Bawaslu RI, yang menegaskan urgensi transformasi pengawasan pemilu di era digital. Ia menjelaskan bahwa kampanye dan penyebaran informasi politik kini tidak lagi terbatas pada ruang fisik, melainkan meluas ke ruang digital melalui TikTok, WhatsApp, Instagram, dan YouTube, sehingga menuntut pola pengawasan yang lebih adaptif. “Jika hoaks dapat menyebar kepada jutaan orang hanya dalam hitungan menit, pengawasan pemilu tidak lagi bisa dilakukan dengan cara konvensional. Bawaslu hadir di ruang digital, dan mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen literasi digital untuk membangun komunikasi dan kerja sama kedepannya” tegasnya. Senada dengan hal tersebut, Rektor UNJ Prof. Dr. Komarudin, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi. “Universitas harus menjalin kerja sama yang baik dengan berbagai institusi, apalagi dengan Bawaslu yang memimpin pengawasan pemilu. Harapan kami, seluruh elemen masyarakat, terutama mahasiswa yang tengah antusias terhadap dunia politik, dapat turut berpartisipasi aktif menjaga demokrasi,” ungkapnya. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari Dr. Puadi kepada Prof. Dr. Komarudin, serta sesi foto bersama. Rangkaian acara berlanjut dengan sesi pemaparan materi yang dipandu oleh Moderator Tenaga Ahli Bawaslu RI, Moh. Sitoh Anang, menghadirkan lima narasumber: Prof. Dr. Tjipto Sumadi, M.Si., M.Pd. dengan materi “Kolaboraksi: Sinergi Kampus dan Bawaslu dalam Penguatan Demokrasi Partisipatif”; Dr. Ferry Daud Liando, S.IP., M.Si. dengan tema “Partisipasi Bermakna: Strategi Pengawasan Pemilu melalui Inovasi Teknologi dan Aplikasi”; Achmad Fachrudin (mantan Anggota Bawaslu DKI Jakarta) dengan materi “Menelaah Integritas Pemilu di Era Siber: Tantangan, Ancaman, dan Mitigasi”; Rendy N.S. Umboh dengan tema “Etika Digital dalam Kontestasi Politik: Menjaga Ruang Siber dari Ujaran Kebencian”; serta Muhammad Jufri, S.Sos., S.H., M.Si. dengan materi “Pusat Data dan Informasi Bawaslu: Membuka Akses, Menjamin Transparansi”. Kegiatan ini sejalan dengan SDGs 4 (Quality Education) melalui peningkatan literasi digital dan kesadaran demokrasi mahasiswa, serta SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui sinergi kelembagaan antara UNJ dan Bawaslu RI dalam mendorong pengawasan pemilu yang partisipatif. Kegiatan sosialisasi ini turut mendukung capaian IKU 3 Universitas Negeri Jakarta, yakni penguatan pengalaman belajar mahasiswa di luar kampus melalui potensi program magang dan keterlibatan langsung dalam isu-isu kepemiluan dan demokrasi digital. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui skema magang mahasiswa serta program literasi digital berkelanjutan bersama Bawaslu RI. Penulis: NE, BMFFish Media Center, 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (1) Penelitian (20) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ PERKUAT PUBLIKASI GLOBAL MELALUI PELATIHAN ARTIKEL JURNAL BEREPUTASI
Jakarta, 19 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Artikel Jurnal Internasional Bereputasi Tahun 2026 pada Sabtu–Minggu, 18–19 Juli 2026, di Gedung Syafei Lantai 8, Kampus A UNJ, Jakarta Timur. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Ade Gafar Abdullah, M.Si., Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia sekaligus CEO Rumah Publikasi Indonesia atau RPI Institute, sebagai narasumber utama. Pelatihan selama dua hari tersebut menjadi bagian dari strategi FISH UNJ dalam memperkuat kapasitas dosen untuk menghasilkan artikel ilmiah yang berkualitas dan memiliki peluang lebih besar dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi. Selain membahas aspek fundamental dalam penulisan akademik, kegiatan ini memberikan wawasan strategis dan praktis mengenai pengembangan naskah, penguatan kontribusi ilmiah, serta proses mempersiapkan artikel agar sesuai dengan standar publikasi internasional. Dalam pemaparannya, Prof. Ade menekankan bahwa pencapaian Indikator Kinerja Utama perguruan tinggi tidak dapat dipisahkan dari proses penguatan ekosistem penelitian yang berlangsung di tingkat fakultas dan program studi. Menurutnya, perguruan tinggi perlu memberikan perhatian lebih besar terhadap pembentukan kelompok riset yang kuat, berkelanjutan, dan melibatkan berbagai disiplin ilmu. “Ketika kita membicarakan IKU, perlu dipahami bahwa IKU merupakan hasil di bagian hilir. Hal yang harus diperkuat terlebih dahulu adalah proses di bagian hulu, terutama melalui pengembangan research group yang kuat dan multidisipliner. Kelompok riset yang memiliki fondasi kokoh akan menghasilkan penelitian, publikasi, dan capaian IKU yang lebih berdampak sesuai dengan standar perguruan tinggi saat ini,” ujar Prof. Ade. Pendekatan tersebut menempatkan publikasi ilmiah bukan semata-mata sebagai kewajiban individual dosen, melainkan sebagai bagian dari ekosistem riset institusional. Melalui kelompok riset, dosen dapat saling melengkapi kompetensi, membangun agenda penelitian jangka panjang, serta menghasilkan publikasi yang lebih konsisten dan relevan dengan persoalan masyarakat. Kolaborasi multidisipliner juga dinilai penting untuk memperkuat kebaruan, kedalaman analisis, dan dampak akademik suatu artikel. Pelatihan ini tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan luaran konkret. Selama kegiatan berlangsung, peserta membawa dan mengembangkan naskah masing-masing melalui proses diskusi, penelaahan, dan pematangan artikel. Sekitar 30 naskah telah dihimpun dan dipersiapkan untuk memasuki tahapan lanjutan menuju proses pengiriman pada jurnal internasional bereputasi. Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, Ph.D., menyampaikan apresiasi atas materi dan pendampingan yang diberikan Prof. Ade. Ia menilai pelatihan tersebut telah memberikan perspektif yang komprehensif, mulai dari strategi pengembangan riset hingga aspek praktis dalam menyiapkan artikel untuk publikasi internasional. “Terima kasih kepada Prof. Ade atas sesi berbagi yang sangat kaya, baik dari sisi strategis, praktis, maupun fundamental. Pembahasan mengenai publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi benar-benar membuka dan memperluas wawasan para peserta. Dalam ungkapan generasi sekarang, materi yang diberikan dapat dikatakan ‘daging banget’ karena sangat relevan dan dapat langsung diterapkan,” tutur Firdaus Wajdi. Ia juga berharap puluhan naskah yang dikembangkan selama pelatihan dapat segera ditindaklanjuti hingga memasuki proses publikasi. “Pelatihan selama dua hari ini telah menghasilkan sekitar 30 naskah yang siap dikembangkan dan diproses menuju jurnal bereputasi. Semoga ikhtiar yang bermula dari ruangan ini terus bertumbuh, menyebar kepada lebih banyak rekan dosen, dan pada akhirnya semakin memperkuat kualitas serta kuantitas publikasi internasional FISH UNJ,” lanjutnya. Pelatihan ini mendukung implementasi SDG 4 – Quality Education melalui peningkatan kapasitas dan kualitas akademik dosen, serta SDG 8 – Decent Work and Economic Growth melalui penguatan kompetensi profesional dalam bidang penelitian dan publikasi. Kolaborasi dengan RPI Institute juga relevan dengan SDG 17 – Partnerships for the Goals, khususnya dalam membangun kemitraan untuk meningkatkan mutu dan dampak penelitian perguruan tinggi. Sebagai tindak lanjut, FISH UNJ mendorong peserta untuk terus menyempurnakan naskah, memperkuat kolaborasi melalui kelompok riset, dan melanjutkan proses pengiriman artikel ke jurnal yang sesuai dengan bidang kajian masing-masing. Kegiatan ini secara langsung mendukung IKU 6, khususnya dalam meningkatkan jumlah dan kualitas publikasi internasional bereputasi, sekaligus membangun budaya riset yang lebih kolaboratif, produktif, dan berdampak di lingkungan FISH UNJ. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (64) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (13) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (24) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Forum Mahasiswa Berprestasi FISH UNJ Gelar Ramah Tamah, Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Budaya Prestasi Mahasiswa
Jakarta, 26 Juni 2026 – Forum Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan kegiatan “Ramah Tamah” yang berlangsung di Gedung K, Ruang 212, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kembali keberadaan Forum Mahasiswa Berprestasi FISH UNJ sebagai wadah pengembangan mahasiswa berprestasi sekaligus mempererat sinergi antara mahasiswa, dosen, dan pimpinan fakultas dalam membangun budaya prestasi di lingkungan FISH UNJ. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, dan pengurus Forum Mahasiswa Berprestasi. Hadirin tidak hanya diperkenalkan pada peran dan sistem pembinaan Mawapres FISH UNJ, tetapi juga diajak berdiskusi mengenai berbagai strategi untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas prestasi mahasiswa hingga mampu bersaing di tingkat universitas, regional, maupun nasional. Ketua pelaksana kegiatan “Ramah Tamah”, Muhammad Nibras As-Shabro, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya forum tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan Forum Mahasiswa Berprestasi FISH UNJ kepada seluruh sivitas akademika sekaligus membangun kolaborasi yang lebih erat dalam mendukung peningkatan prestasi mahasiswa. “Saya mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk memperkenalkan Mawapres FISH UNJ kepada seluruh sivitas akademika, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara mahasiswa, dosen, dan pimpinan fakultas dalam mendorong peningkatan prestasi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial,” ujar Muhammad Nibras As-Shabro. Selain memperkenalkan keberadaan forum, kegiatan Ramah Tamah juga menjadi ruang evaluasi terhadap kondisi prestasi mahasiswa di FISH UNJ. Dalam forum tersebut terungkap bahwa partisipasi mahasiswa dari sejumlah program studi dalam berbagai kompetisi akademik maupun non akademik masih tergolong rendah. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan yang perlu segera diatasi melalui kerja sama berbagai pihak. Pembina Mawapres FISH UNJ, Dr. Dini Safitri, S.Sos. M.Si., menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan program studi untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam berbagai ajang kompetisi. Menurutnya, kaderisasi sejak mahasiswa baru menjadi salah satu langkah strategis agar budaya berprestasi dapat tumbuh secara berkelanjutan. “Partisipasi mahasiswa dari beberapa program studi dalam berbagai kompetisi masih perlu ditingkatkan. Karena itu, kolaborasi semua pihak dan kaderisasi sejak mahasiswa baru menjadi kunci agar semakin banyak mahasiswa berprestasi dan mengharumkan nama Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum,” ujar Dr. Dini Safitri, S.Sos. M.Si. Senada dengan hal tersebut, Wakil Dekan I FISH UNJ, Dr. Kurniawati, M.Si.i, memberikan apresiasi terhadap berbagai capaian mahasiswa berprestasi yang telah diraih selama ini. Ia menilai bahwa prestasi tersebut perlu didukung melalui sistem pembinaan yang lebih terstruktur agar potensi mahasiswa dapat berkembang secara maksimal. Menurut Dr. Kurniawati, M.Si., Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum perlu menghadirkan dukungan yang lebih komprehensif melalui pembinaan, pendampingan, penyediaan fasilitas, hingga pemberian akses terhadap berbagai program pengembangan, seperti penelitian, pertukaran pelajar, dan kegiatan akademik lainnya. Dengan dukungan tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan kompetensinya sekaligus meningkatkan daya saing FISH UNJ di tingkat universitas maupun nasional. “Kami mengapresiasi capaian mahasiswa berprestasi yang telah diraih. Ke depan, dukungan yang lebih sistematis melalui pembinaan, pendampingan, penyediaan fasilitas, dan akses ke berbagai program perlu terus diperkuat agar prestasi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum semakin meningkat,” ujar Dr. Kurniawati, M.Si. Dalam forum tersebut juga dijelaskan bahwa Forum Mahasiswa Berprestasi FISH UNJ dibentuk sebagai wadah yang menghimpun mahasiswa berprestasi, baik dibidang akademik maupun non akademik, dari seluruh program studi di lingkungan fakultas. Kehadiran forum ini diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan sekaligus sarana berbagi pengalaman antarmahasiswa yang telah memiliki prestasi di berbagai bidang. Forum Mawapres FISH UNJ dipandang sebagai representasi kekuatan akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum. Keberadaannya diharapkan mampu mendorong peningkatan prestasi fakultas yang selama ini dinilai masih tertinggal dibandingkan beberapa fakultas lain di Universitas Negeri Jakarta. Selain itu, forum ini juga diproyeksikan menjadi jalur pembinaan mahasiswa menuju berbagai ajang kompetisi mulai dari tingkat universitas, regional, hingga nasional. Meski demikian, forum ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam proses pembinaan mahasiswa berprestasi. Salah satunya adalah minimnya sinergi dan dukungan struktural antara Forum Mahasiswa Berprestasi, program studi, dosen, dan pimpinan fakultas. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang lebih kuat agar proses pembinaan dapat berjalan secara berkesinambungan dan memberikan hasil yang optimal. Sebagai bagian dari upaya memperluas budaya prestasi, peserta forum mengusulkan agar mahasiswa berprestasi dilibatkan secara lebih aktif dalam berbagai kegiatan akademik fakultas, seperti seminar, diskusi ilmiah, pelatihan, maupun program pengembangan lainnya. Keterlibatan tersebut diharapkan mampu memperkenalkan keberadaan Mawapres FISH UNJ kepada lebih banyak mahasiswa sekaligus menginspirasi lahirnya generasi mahasiswa berprestasi berikutnya. Menutup rangkaian kegiatan, forum dilanjutkan dengan sesi diskusi yang membahas berbagai strategi penguatan pembinaan mahasiswa berprestasi. Beberapa agenda yang menjadi fokus pembahasan antara lain meningkatkan jumlah peserta kompetisi dari setiap program studi, memperkuat koordinasi antara Forum Mahasiswa Berprestasi dan masing-masing program studi, serta menyusun sistem pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Melalui kegiatan Ramah Tamah ini, Forum Mahasiswa Berprestasi FISH UNJ berharap dapat membangun komitmen bersama seluruh sivitas akademika dalam menciptakan ekosistem yang mendukung lahirnya mahasiswa-mahasiswa unggul. Dengan sinergi yang semakin kuat antara mahasiswa, dosen, program studi, dan pimpinan fakultas, FISH UNJ optimistis mampu meningkatkan budaya prestasi sekaligus memperkuat daya saing mahasiswa di berbagai ajang kompetisi pada tingkat universitas, nasional, hingga internasional. Melalui kegiatan ini, Forum Mawapres FISH UNJ turut mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, dengan mendorong pembinaan mahasiswa yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pengembangan kapasitas. Selain itu, penguatan budaya prestasi ini juga selaras dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, terutama dalam mendorong mahasiswa meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional, memperkuat pendampingan dosen, serta meningkatkan kualitas lulusan yang kompetitif dan berdampak bagi masyarakat. Penulis: AF & GIC Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (63) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (13) Prodi (32) Program Unggulan (59) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (24) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Menjadi Warga Negara Yang Baik dan Cakap di Digital, Dosen PPKN UNJ hadir di SMK Bina Vokasi Bersama Warga Sekitar
Jakarta, 25 Juni 2026 – Era digitalisasi menghadirkan bentuk baru dari keberadaaan warga negara, sehingga dari warga negara yang baik menjadi warga negara digital yang baik/good digital citizenship. Tim Dosen Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat pada hari Kamis 18 Juni 2026 di SMK Bina Vokasi Nusantara Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud konkrit kehadiran Dosen secara langsung untuk memberikan edukasi kepada Masyarakat, dan sebagai wujud dari pengabdian oleh Dosen. Foto bersama Prodi PPKN FISH UNJ bersama SMK Bina Vokasi Nusantara (Doc. PPKN FISH UNJ, 2026) Demi merespons tantangan era Society 5.0, Iqbal Syafruddin, S.Pd., M.I.P. membawakan materi mengenai Politik Digital, Mitra Mustarica, S.Pd., M.Pd. mengulas tentang Etika Digital, Fitri, S.H., M.H. memaparkan topik Literasi Digital,dan Fella Defilla, S.H., M.H. menyampaikan materi krusial mengenai Hukum Digital. Tim Dosen sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kedada Masyarakat yang berfokus pada penguatan kewarganegaran digital masyarakat. Kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan mengingat transformasi teknologi yang tidak hanya membawa kemudahan, tetapi juga risiko yang sangat besar seperti polarisasi opini, pelanggaran privasi, hingga ancaman siber jika tidak diimbangi dengan literasi yang matang dan juga pelanggaran hukum. Melalui sosialisasi yang komprehensif, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan ruang digital secara produktif, aman, dan beretika demi mendukung kehidupan sosial yang sehat dan roda perekonomian yang baik. Secara langsung kegiatan ini mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan dengan menyasar beberapa poin penting dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Penguatan Etika Digital dan Literasi Digital literasi adalah wujud nyata dari pencapaian SDG 4 (Quality of Education) melalui penyediaan edukasi inklusif yang relevan dengan perkembangan zaman. Selain itu, materi Politik Digital, dan Hukum Digital juga selaras dengan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), di mana pemahaman ruang siber yang aman menjadi fondasi penting bagi masyarakat untuk mengembangkan ekonomi digital secara legal dan produktif, sekaligus mendukung SDG 3 (Good Health and Well-Being) dari aspek kesehatan mental pengguna media sosial melalui terciptanya lingkungan digital yang minim perundungan (bullying) dan tekanan psikologis. Demi perwujudan visi universitas, pelaksanaan program pengabdian juga berkontribusi pada pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas, khususnya IKU 7 (Kontribusi kegiatan terhadap SDGs). Dengan kolaborasi keilmuan lintas perspektif ini, UNJ menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi pusat akademik, melainkan Agent of Change yang memberikan dampak nyata serta terukur bagi tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional. Penyerahan Sertifikat Apresiasi – Mitra Mustarica,S.Pd., M.Pd.,(Dosen), Fitri,S.H.,M.H. Dosen), Dr. Yasnita,S.Pd.,M.Si.(Ibu Ketua Yayasan), Deden E Ariffan. (Bapak Ketua Yayasan), Iqbal Syafruddin,S.Pd.,M.I.P (Dosen),dan Fella Defilla S.H.,M.H. (Dosen) Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (61) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (58) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Dekan FISH UNJ Perkuat Diplomasi Intelektual dan Dialog Perdamaian dalam Forum Internasional Antar-Peradaban
Jakarta, 10 Juni 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) terus memperluas peran akademiknya dalam mendorong dialog, perdamaian, dan kerja sama lintas peradaban. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Dekan FISH UNJ, Assoc. Prof. H. Firdaus Wajdi, Ph.D, dalam peringatan “International Day for Dialogue among Civilizations” yang berlangsung di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta. Kegiatan internasional ini diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, serta Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia. Selain sebagai Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi juga hadir dalam kapasitasnya sebagai Anggota Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI) MUI Pusat. Forum tersebut menghadirkan berbagai unsur penting, mulai dari pemerintah, parlemen, tokoh agama, akademisi, organisasi masyarakat sipil, hingga perwakilan negara sahabat. Kehadiran lintas sektor ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat gagasan bersama mengenai pentingnya dialog, kolaborasi, dan penghormatan terhadap keberagaman sebagai fondasi dalam membangun perdamaian dunia. Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, Ketua HLNKI MUI Pusat, Bunyan Saptomo, Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, serta para duta besar dan perwakilan dari berbagai negara sahabat. Partisipasi FISH UNJ dalam forum ini memperlihatkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memperkuat diplomasi intelektual. Melalui keterlibatan akademisi dalam forum internasional, kampus tidak hanya menjadi ruang pendidikan dan riset, tetapi juga menjadi aktor yang berkontribusi dalam membangun pemahaman lintas budaya, memperluas jejaring global, serta menghadirkan gagasan yang relevan bagi penyelesaian tantangan kemanusiaan. Firdaus Wajdi menyampaikan bahwa dialog antar-peradaban perlu terus diperkuat sebagai jalan untuk membangun saling pengertian di tengah perbedaan sosial, agama, budaya, dan kepentingan geopolitik. “Dialog antar-peradaban menjadi salah satu cara penting untuk memperkuat sikap saling memahami, mengurangi prasangka, serta membangun kerja sama yang lebih konstruktif antarbangsa. FISH UNJ sebagai institusi akademik memiliki tanggung jawab untuk merawat tradisi keilmuan yang berpihak pada toleransi, kemanusiaan, penghormatan terhadap keberagaman, dan perdamaian,” ujar Firdaus Wajdi. Ia juga menegaskan bahwa perdamaian global tidak hanya dapat dibangun melalui jalur diplomasi negara, tetapi juga melalui pendidikan, penelitian, literasi kebudayaan, dan pertukaran gagasan. Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi perlu mengambil peran lebih aktif dalam melahirkan pemikiran, riset, dan kolaborasi yang mampu menjembatani berbagai perbedaan di masyarakat. Dalam forum ini, para peserta turut menyoroti posisi Indonesia sebagai negara yang memiliki pengalaman panjang dalam mengelola kemajemukan. Nilai-nilai Pancasila dipandang sebagai modal penting dalam memperkuat moderasi, persaudaraan, keadilan sosial, dan harmoni di tengah masyarakat global yang semakin kompleks. Keterlibatan FISH UNJ dalam kegiatan ini juga memiliki relevansi dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui keikutsertaan dalam forum lintas negara dan lintas peradaban, FISH UNJ memperkuat kontribusi pendidikan tinggi dalam membangun pengetahuan, nilai kemanusiaan, dan jejaring kolaboratif yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Dari sisi Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, partisipasi ini turut mendukung penguatan reputasi akademik, aktivitas dosen di luar kampus, perluasan kerja sama dengan mitra strategis, serta internasionalisasi fakultas. Keterlibatan pimpinan fakultas dalam forum global juga menjadi bagian dari upaya memperkuat rekognisi FISH UNJ sebagai institusi akademik yang aktif dalam isu-isu sosial, hukum, kemanusiaan, demokrasi, dan perdamaian. Sejalan dengan visi UNJ sebagai universitas yang unggul, bereputasi global, dan berdampak bagi masyarakat, FISH UNJ terus mendorong keterlibatan sivitas akademika dalam berbagai ruang kolaborasi nasional maupun internasional. Melalui forum seperti International Day for Dialogue among Civilizations, FISH UNJ berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun budaya damai, memperluas solidaritas kemanusiaan, dan menghasilkan gagasan akademik yang bermanfaat bagi masyarakat global. Dengan memperkuat diplomasi intelektual, dialog lintas peradaban, serta kerja sama antarlembaga, FISH UNJ menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari ekosistem pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik, tetapi juga pada kebermanfaatan sosial, keadilan, dan perdamaian dunia. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (61) Kemahasiswaan (18) Penelitian (17) Pengabdian (16) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (57) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Civitas Akademika FISH UNJ Ikuti Pesta Rakyat Penutupan Dies Natalis ke-62 Universitas Negeri Jakarta
Jakarta, 20 Juni 2026 – Civitas akademika Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) turut berpartisipasi dalam kegiatan Pesta Rakyat Universitas Negeri Jakarta yang diselenggarakan sebagai rangkaian Penutupan Dies Natalis ke-62 UNJ pada Sabtu, 20 Juni 2026, bertempat di GOR UNJ Kampus B. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 05.00 hingga 12.00 WIB ini menjadi momentum kebersamaan bagi seluruh warga UNJ, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Pesta Rakyat UNJ menghadirkan suasana yang meriah, inklusif, dan penuh semangat kekeluargaan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang UNJ dalam berkontribusi bagi pendidikan, masyarakat, dan bangsa. Civitas akademika FISH UNJ hadir untuk memeriahkan kegiatan tersebut sekaligus memperkuat semangat kebersamaan lintas fakultas di lingkungan Universitas Negeri Jakarta. Partisipasi ini menjadi wujud dukungan FISH UNJ terhadap agenda universitas dalam membangun budaya akademik yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pada solidaritas, kolaborasi, dan rasa memiliki terhadap institusi. Pesta Rakyat Penutupan Dies Natalis ke-62 UNJ juga menghadirkan berbagai rangkaian acara menarik, antara lain sambutan dan penutupan oleh Rektor UNJ, penampilan master of ceremony, pengisi acara, hiburan, serta pembagian berbagai door prize bagi peserta yang telah melakukan registrasi. Kegiatan ini terbuka untuk dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa UNJ. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, FISH UNJ menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian aktif dari ekosistem Universitas Negeri Jakarta yang berdampak, berprestasi, dan bereputasi. Semangat Dies Natalis ke-62 UNJ diharapkan dapat memperkuat sinergi seluruh sivitas akademika dalam mendukung kemajuan UNJ sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (60) Kemahasiswaan (18) Penelitian (17) Pengabdian (16) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (56) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Terima Tongkat Estafet Kepanitiaan Dies Natalis UNJ ke-63 Tahun 2027
Jakarta, 20 Juni 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menerima tongkat estafet sebagai panitia pelaksana Dies Natalis Universitas Negeri Jakarta ke-63 yang akan diselenggarakan pada tahun 2027. Momen estafet tersebut menjadi simbol kepercayaan, kehormatan, sekaligus tanggung jawab bagi FISH UNJ untuk melanjutkan semangat kebersamaan dalam merayakan hari lahir UNJ. Penyerahan tongkat estafet kepanitiaan ini menjadi bagian dari rangkaian penutupan Dies Natalis UNJ ke-62. Melalui momentum tersebut, FISH UNJ secara resmi bersiap mengambil peran strategis dalam merancang, mengoordinasikan, dan menyukseskan pelaksanaan Dies Natalis UNJ ke-63 dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan kontribusi bagi universitas. Dekan FISH UNJ menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas amanah yang diberikan kepada FISH sebagai panitia pelaksana Dies Natalis UNJ ke-63. “Kami merasa sangat bahagia dan terhormat menerima tongkat estafet ini. Bagi FISH UNJ, amanah sebagai panitia Dies Natalis UNJ ke-63 bukan hanya tugas seremonial, tetapi juga ruang untuk menunjukkan komitmen, kreativitas, dan kontribusi nyata FISH dalam memperkuat kebersamaan keluarga besar Universitas Negeri Jakarta,” ujar Assoc. Prof. H. Firdaus Wajdi, Ph.D selaku Dekan FISH UNJ. Lebih lanjut, Dekan FISH UNJ berharap pelaksanaan Dies Natalis UNJ ke-63 pada tahun 2027 dapat menjadi momentum yang semakin mempererat kolaborasi antarunit, memperkuat citra positif universitas, serta menghadirkan rangkaian kegiatan yang berdampak bagi sivitas akademika dan masyarakat. “Kami berharap Dies Natalis UNJ ke-63 dapat menjadi perayaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga bermakna. FISH siap berkolaborasi dengan seluruh fakultas, lembaga, unit, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan mitra UNJ untuk menghadirkan kegiatan yang mencerminkan semangat UNJ berdampak, bereputasi, dan terus bergerak maju,” tambahnya. Sebagai fakultas yang memiliki kekuatan pada bidang ilmu sosial, hukum, komunikasi, pendidikan, kebudayaan, kewilayahan, dan kemasyarakatan, FISH UNJ berkomitmen untuk menghadirkan konsep Dies Natalis yang inklusif, partisipatif, dan relevan dengan semangat transformasi UNJ. Kepanitiaan tahun 2027 diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas bidang yang mampu menampilkan identitas UNJ sebagai perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berkontribusi bagi bangsa. Dengan diterimanya tongkat estafet ini, FISH UNJ menyatakan kesiapan untuk mengemban amanah sebagai panitia Dies Natalis UNJ ke-63 tahun 2027. Momentum ini sekaligus menjadi awal dari komitmen bersama untuk menyukseskan perayaan Dies Natalis UNJ yang penuh semangat, kebanggaan, dan kontribusi nyata bagi almamater. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (60) Kemahasiswaan (18) Penelitian (16) Pengabdian (16) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (11) Prodi (32) Program Unggulan (55) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Hadirkan 5 Booth Interaktif dan Ragam Pentas Seni, Perkuat Dampak Edukasi dalam UNJ Expo 2026
Jakarta, 17 Juni 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) turut memeriahkan UNJ Expo 2026 yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke-62 Universitas Negeri Jakarta pada Rabu, 17 Juni 2026. Bertempat di Lapangan Kampus A UNJ dan area plaza sekitarnya, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan antara kampus, sekolah mitra, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengenal lebih dekat inovasi, kreativitas, serta kontribusi nyata UNJ bagi publik. UNJ Expo 2026 tahun ini mengusung tema “UNJ Berdampak dan Bereputasi Global”. Kegiatan yang diikuti oleh 8 fakultas dan 1 sekolah pascasarjana ini menghadirkan 90 booth dengan beragam aktivitas, mulai dari pameran inovasi, layanan edukatif, kewirausahaan, urban farming, pengelolaan sampah, layanan psikologi, hingga pertunjukan seni dan budaya. Kehadiran sekitar 500 siswa dari 50 sekolah mitra di DKI Jakarta menjadikan kegiatan ini sebagai ruang promosi pendidikan tinggi yang terbuka, inklusif, dan inspiratif. Dalam rangkaian tersebut, FISH UNJ tampil aktif melalui 5 booth interaktif yang menghadirkan wajah fakultas sebagai pusat pembelajaran sosial, hukum, komunikasi, budaya, kewirausahaan, dan kreativitas mahasiswa. Booth FISH diisi oleh berbagai program studi, antara lain S1 Sejarah, PPKN dan Ilmu Hukum, Ilmu Komunikasi, serta Usaha Perjalanan Wisata. Setiap booth dirancang tidak hanya sebagai ruang pameran, tetapi juga sebagai media edukasi publik yang memperkenalkan keunggulan program studi, karya mahasiswa, potensi kewirausahaan, serta pengalaman belajar yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Prof. Komarudin (Rektor Universitas Negeri Jakarta) mencoba photobooth interaktif dari Lab Prodi Ilmu Komunikasi Salah satu daya tarik utama dari booth FISH adalah hadirnya booth photo interaktif dari Laboratorium Program Studi Ilmu Komunikasi. Booth ini menjadi ruang kreatif bagi pengunjung untuk merasakan pengalaman komunikasi visual secara langsung melalui konsep photo booth yang menarik, komunikatif, dan relevan dengan dunia media digital saat ini. Kehadiran booth tersebut menunjukkan bagaimana pembelajaran Ilmu Komunikasi di FISH UNJ tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga diterapkan melalui praktik kreatif, produksi media, dan interaksi publik. Selain itu, booth FISH juga memperlihatkan kekuatan kolaborasi lintas program studi. Melalui pengemasan yang informatif dan interaktif, FISH UNJ berhasil menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi siswa, mitra, dan pengunjung umum. Para pengunjung tidak hanya memperoleh informasi mengenai program studi, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata tentang bagaimana ilmu sosial, hukum, komunikasi, sejarah, kewarganegaraan, dan pariwisata dapat berkontribusi dalam kehidupan masyarakat. Penampilan akustik dari Mahasiswa Prodi Sosiologi pada UNJ Expo 2026 Kemeriahan FISH UNJ juga tampak kuat melalui penampilan mahasiswa di panggung utama. Berbagai program studi menampilkan kreativitas seni yang merepresentasikan keberagaman budaya, ekspresi generasi muda, dan semangat kolaboratif sivitas akademika FISH. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian adalah akustik dari Program Studi Sosiologi, yang menghadirkan suasana hangat dan reflektif melalui musik sebagai medium ekspresi sosial mahasiswa. Tim Penari Saman dari Mahasiswa Prodi PAI pada UNJ Expo 2026 Tidak kalah memukau, Tari Saman dari Program Studi Pendidikan Agama Islam juga menjadi salah satu penampilan unggulan FISH UNJ. Gerakan yang kompak, penuh energi, dan sarat nilai kebersamaan tersebut memperlihatkan bagaimana mahasiswa FISH mampu merawat tradisi budaya sekaligus menghadirkannya dalam ruang akademik yang modern dan inklusif. Penampilan ini menjadi simbol penting bahwa pendidikan tinggi tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan budaya, spiritualitas, kerja sama, dan karakter kebangsaan. Tarian Gambyong Pareanom dari Mahasiswa Studi Usaha Perjalanan Wisata pada UNJ Expo 2026 Rangkaian penampilan seni FISH UNJ turut dilengkapi dengan Tarian Gambyong Pareanom dari Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, penampilan vokal dari Program Studi Humas dan Komunikasi Digital, lagu dari perwakilan Ilmu Hukum, nyanyi solo dari Program Studi Sejarah, serta Tari Tradisional Betawi dari Program Studi Geografi. Keragaman penampilan tersebut memperlihatkan bahwa FISH UNJ memiliki ekosistem mahasiswa yang aktif, kreatif, dan mampu menjadikan seni sebagai media komunikasi lintas budaya. Partisipasi FISH UNJ dalam UNJ Expo 2026 juga selaras dengan dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 11 tentang Kota dan Komunitas Berkelanjutan, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui booth edukatif, promosi program studi, aktivitas kreatif, dan keterlibatan siswa sekolah mitra, FISH UNJ ikut membuka akses informasi pendidikan tinggi yang lebih luas, memperkuat literasi sosial-budaya, serta membangun jejaring antara kampus dan masyarakat. Dari sisi Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, keterlibatan FISH UNJ dalam UNJ Expo 2026 turut mendukung pencapaian IKU 2 melalui pengalaman mahasiswa di luar kampus atau di luar kelas, IKU 3 melalui keterlibatan dosen dalam kegiatan akademik dan pengabdian yang berdampak, IKU 6 melalui penguatan kemitraan dengan sekolah dan stakeholders, serta IKU 7 melalui pembelajaran kolaboratif, partisipatif, dan berbasis proyek. Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa FISH tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga aktor aktif dalam menyampaikan gagasan, karya, dan identitas akademik fakultas kepada publik. Ketua Pelaksana UNJ Expo, Irwanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang interaksi antara kampus dan masyarakat melalui pendekatan edukasi, hiburan, dan pemberdayaan. UNJ Expo diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara UNJ dan publik, sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap kontribusi nyata universitas selama 62 tahun berkarya. “Saya berharap fakultas dan program studi lain dapat terus menampilkan karya-karya mahasiswa, dosen, dan tenaga pendidik. Harapan kita, inovasi ini makin membesarkan reputasi UNJ dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kita sangat mendorong tumbuhnya startup dan komersialisasi produk yang berawal dari karya di kampus,” ucap Prof. Komarudin dalam sambutannya. Para Dosen FISH mencoba photobooth interaktif dari Lab IKom, FISH UNJ Melalui 5 booth interaktif, photo booth kreatif dari Laboratorium Ilmu Komunikasi, penampilan akustik Sosiologi, Tari Saman Pendidikan Agama Islam, serta ragam pertunjukan seni budaya lainnya, FISH UNJ berhasil menunjukkan karakter fakultas yang dinamis, kolaboratif, dan berdampak. Kehadiran FISH dalam UNJ Expo 2026 menjadi bukti bahwa pendidikan sosial dan hukum dapat hadir secara kreatif, dekat dengan masyarakat, serta relevan dengan kebutuhan zaman. Tim Duta on Duty FISH UNJ pada UNJ Expo 2026 Partisipasi ini sekaligus mempertegas komitmen FISH UNJ dalam mendukung visi besar universitas sebagai pusat pendidikan, inovasi, pengabdian, dan kolaborasi yang tidak hanya berorientasi pada reputasi akademik, tetapi juga pada manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan masa depan pendidikan Indonesia. Penulis: NA, KA, LM FISH Media Center 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin
FISH UNJ Perkuat Literasi Hukum, Lingkungan, dan Ekowisata bagi Perempuan Pesisir Pulau Pari
Jakarta, 13 Juni 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran perguruan tinggi bagi masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Desa Binaan Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 10–12 Juni 2026 di Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, DKI Jakarta, ini berfokus pada penguatan kapasitas perempuan pesisir melalui literasi hukum, lingkungan, pendidikan, komunikasi, dan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Program ini dilaksanakan secara kolaboratif oleh dosen dari sejumlah program studi di lingkungan FISH UNJ, antara lain Program Studi Pendidikan IPS, Program Studi Ilmu Hukum, serta Program Studi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi kerja sama antara FISH UNJ dan Kelompok Nelayan Perempuan Pulau Pari dalam membangun model pemberdayaan masyarakat pesisir yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan komunitas. Rangkaian kegiatan diawali dengan observasi lapangan serta penyuluhan bertema lingkungan. Dosen Program Studi Ilmu Hukum FISH UNJ, Sanusi, membuka kegiatan dengan menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi wilayah kepulauan. Ketua Kelompok Nelayan Perempuan Pulau Pari, Asmania, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program ini karena dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran terhadap isu lingkungan dan hukum. Pada sesi lingkungan, peserta memperoleh edukasi mengenai penerapan biopori sebagai salah satu cara sederhana untuk mengelola sampah organik sekaligus meningkatkan daya resap air. Materi ini disampaikan oleh Dian Alfia Purwandari, dosen Program Studi Pendidikan IPS FISH UNJ. Selain itu, Nandi Kurniawan, dosen Program Studi Pendidikan IPS FISH UNJ, memberikan pelatihan mengenai sistem panen air hujan sebagai upaya memperkuat ketahanan air bersih di kawasan kepulauan. Peserta juga diperkenalkan pada penggunaan alat ukur pH untuk memantau kualitas air secara sederhana. Memasuki hari kedua, kegiatan diarahkan pada penguatan literasi hukum, pendidikan, serta pemanfaatan hasil laut. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan isu dan kebutuhan masyarakat setempat. Pada kelompok hukum, para dosen memberikan berbagai materi mengenai hukum pariwisata berbasis masyarakat, hak dan kewajiban dalam pengelolaan tanah, advokasi penguasaan ruang hidup, prosedur perizinan pengembangan wilayah wisata, pencegahan tindak pidana narkotika, serta perlindungan anak melalui edukasi pencegahan perkawinan anak. Sementara itu, kelompok pendidikan mendapatkan penguatan materi mengenai pentingnya sikap inklusif terhadap penyandang disabilitas sebagai bagian dari penerapan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Peserta juga memperoleh materi mengenai pendidikan karakter keluarga melalui adaptasi budaya 5S Jepang, yaitu seiri, seiton, seiso, seiketsu, dan shitsuke, yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga maupun lingkungan komunitas. Kegiatan hari kedua juga diisi dengan pelatihan pemanfaatan hasil laut berbasis konsep ekonomi biru. Melalui pelatihan ini, peserta diajak mengolah ikan tongkol menjadi produk makanan khas bernama Sala. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan nilai tambah hasil perikanan sekaligus membuka peluang penguatan ekonomi keluarga dan komunitas, terutama bagi perempuan pesisir yang memiliki peran strategis dalam keberlanjutan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat kepulauan. Pada hari terakhir, kegiatan berfokus pada literasi komunikasi dan penguatan sosial masyarakat. Abdul Kholik, dosen Program Studi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital FISH UNJ, memberikan pelatihan mengenai komunikasi visual positif berbasis green campaign untuk mendukung branding ekowisata Pulau Pari. Materi ini diarahkan agar masyarakat mampu membangun pesan visual yang edukatif, ramah lingkungan, dan mendukung pengembangan ekowisata berbasis komunitas. Selain itu, Nova Scorviana H., dosen Program Studi Pendidikan IPS FISH UNJ, menyampaikan materi mengenai penguatan kesetaraan gender berbasis pengetahuan lokal perempuan pesisir melalui pendekatan antropologi partisipatoris. Melalui sesi ini, peserta diajak merefleksikan peran perempuan dalam menjaga keberlanjutan sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan di wilayah pesisir. Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi bersama peserta. Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan aktif peserta dalam diskusi, praktik, dan refleksi selama program berlangsung. Melalui pendekatan multidisipliner, FISH UNJ berupaya menghadirkan kegiatan pengabdian yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan manfaat praktis bagi masyarakat Pulau Pari. Pelaksanaan PkM ini turut mendukung pencapaian berbagai SDGs, antara lain SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 5 tentang Kesetaraan Gender, SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan, SDG 11 tentang Kota dan Komunitas Berkelanjutan, SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14 tentang Ekosistem Lautan, serta SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Selain berkontribusi terhadap SDGs, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya dalam aspek kerja sama dan hilirisasi, kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan, penguatan kegiatan dosen di luar kampus, serta pengembangan kegiatan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kolaborasi antara dosen lintas program studi dan komunitas lokal menjadi bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang selaras dengan kebutuhan sosial, ekonomi, hukum, dan lingkungan masyarakat. Melalui program ini, FISH UNJ menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif membangun kemitraan berbasis kebermanfaatan. Kemitraan dengan Kelompok Nelayan Perempuan Pulau Pari diharapkan dapat terus berkembang sebagai model kolaborasi berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat kepulauan secara inklusif. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (59) Kemahasiswaan (18) Penelitian (15) Pengabdian (15) Pengajaran (43) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (11) Prodi (29) Program Unggulan (53) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Prodi Humas dan Komunikasi Digital FISH UNJ Gelar INTEREST 2026, Perkuat Apresiasi Budaya dan Kreativitas Mahasiswa
Jakarta, 15 Juni 2026 – Program Studi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ), menyelenggarakan INTEREST (Integrated Public Relations) Festival 2026 sebagai ruang apresiasi budaya, kreativitas, dan ekspresi mahasiswa. Kegiatan ini menghadirkan rangkaian acara berupa pameran foto, bazar, talkshow budaya, dan fashion show yang menampilkan keberagaman budaya Nusantara maupun mancanegara. INTEREST 2026 menjadi bagian dari upaya program studi dalam menghadirkan pembelajaran di luar kelas yang mendorong mahasiswa untuk memahami budaya secara lebih kontekstual, kreatif, dan komunikatif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi juga sebagai perancang, pelaksana, komunikator, sekaligus pelaku kreatif dalam sebuah kegiatan berbasis budaya. Acara dibuka secara resmi oleh Master of Ceremony pada pukul 09.00 WIB, dilanjutkan dengan pembacaan doa, sambutan Ketua Pelaksana, serta sambutan Kepala Program Studi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital FISH UNJ, Asep Soegiyarto, M.Si. Dalam sambutannya, ia memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Interest 2026 sebagai bentuk pengembangan kreativitas mahasiswa sekaligus penguatan wawasan kebudayaan dalam bidang hubungan masyarakat dan komunikasi digital. Setelah sesi sambutan, seluruh peserta dan panitia bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UNJ. Pembukaan kegiatan kemudian ditandai secara simbolis melalui pemukulan gong sebagai penanda dimulainya seluruh rangkaian Interest 2026. Rangkaian kegiatan inti dimulai dengan pameran foto dan bazar yang berlangsung secara bersamaan. Pameran foto menampilkan karya mahasiswa yang merekam beragam momen budaya dan kehidupan sosial. Melalui karya visual tersebut, mahasiswa diajak untuk melihat budaya bukan hanya sebagai warisan, tetapi juga sebagai realitas sosial yang hidup dalam keseharian masyarakat. Sementara itu, bazar menjadi ruang interaksi, kreativitas, dan pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Pada sesi talkshow budaya, Interest 2026 menghadirkan Mahsa Kamara dan Delvia Imira Ramadhani sebagai narasumber. Keduanya membahas isu seputar kebudayaan, identitas, dan relevansi budaya di era modern. Diskusi berlangsung interaktif dan membuka ruang refleksi bagi mahasiswa mengenai pentingnya memahami keberagaman sebagai bagian dari kehidupan sosial dan komunikasi publik. Puncak kegiatan INTEREST 2026 ditandai dengan sesi fashion show yang menampilkan busana dari berbagai ragam budaya. Para peserta tampil dengan kostum yang merepresentasikan kekayaan budaya Nusantara maupun mancanegara. Peragaan busana ini menjadi simbol bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang perlu dirawat, diapresiasi, dan dikomunikasikan secara kreatif kepada publik. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang fashion show dan juara foto terbaik. Apresiasi tersebut diberikan kepada peserta yang telah menampilkan kreativitas, keberanian, dan pemahaman budaya melalui karya maupun penampilan mereka. Seluruh rangkaian acara ditutup dengan sesi dokumentasi bersama serta pembersihan area kegiatan oleh panitia dan peserta sebagai bentuk tanggung jawab bersama. Penyelenggaraan INTEREST 2026 selaras dengan komitmen FISH UNJ dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran berbasis pengalaman dan penguatan kompetensi mahasiswa di luar ruang kelas. Kegiatan ini juga berkaitan dengan SDG 11 tentang Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, terutama dalam upaya melestarikan warisan budaya, memperkuat identitas sosial, dan membangun ruang apresiasi budaya yang inklusif. Selain itu, INTEREST 2026 turut mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek peningkatan pengalaman belajar mahasiswa di luar kampus, penguatan kualitas pembelajaran, serta pengembangan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan kolaboratif dan berbasis proyek. Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam manajemen acara, komunikasi publik, dokumentasi, kerja sama tim, dan pengelolaan aktivitas kreatif yang relevan dengan bidang kehumasan dan komunikasi digital. INTEREST 2026 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan budaya, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital FISH UNJ mampu menghadirkan program yang inklusif, edukatif, dan bermakna dalam merayakan keberagaman budaya sebagai fondasi membangun masyarakat yang harmonis. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (58) Kemahasiswaan (18) Penelitian (15) Pengabdian (14) Pengajaran (42) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (11) Prodi (28) Program Unggulan (52) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru