Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan internasionalisasi akademik melalui penyelenggaraan 1st International Conference & Doctoral Research Presentation (ICGSB 2026). Konferensi ini menjadi momentum penting sebagai Doctoral Research Conference yang mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa doktoral, serta praktisi lintas sektor dalam satu forum ilmiah berskala internasional. ICGSB 2026 diselenggarakan melalui kolaborasi antara Philippine Women’s University (PWU) dan FISH UNJ, dengan dukungan sejumlah perguruan tinggi mitra seperti Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI), Universitas Ibn Khaldun Bogor, serta Universitas Muhammadiyah Cirebon. Kolaborasi lintas institusi dan lintas negara ini memperkuat posisi FISH UNJ dalam jejaring akademik regional dan global. Mengusung tema besar: “Global Social & Business Transformation: Innovation, Sustainability, and Strategic Leadership in the Digital Era”, konferensi ini dirancang sebagai ruang diskusi strategis untuk membahas transformasi sosial dan bisnis di era digital yang semakin kompleks, dinamis, dan berbasis inovasi berkelanjutan. ICGSB 2026 akan diselenggarakan secara hybrid (on-site & online) pada: 📅 Important Dates Conference Date: 16–18 April 2026 Full Article Submission Deadline: 2 Maret 2026 Notification of Acceptance: 30 Maret 2026 Early Bird Registration: 20 Januari – 15 Februari 2026 – Platform Internasional untuk Doctoral Research Conference Sebagai sebuah Doctoral Research Conference, ICGSB 2026 memberikan ruang khusus bagi mahasiswa doktoral untuk mempresentasikan riset disertasi, mendapatkan masukan akademik, serta membangun jejaring internasional. Tidak hanya berfungsi sebagai forum presentasi, konferensi ini juga menjadi wadah penguatan budaya riset dan kolaborasi lintas disiplin. Konferensi ini menghadirkan pembicara terkemuka dari berbagai institusi nasional dan internasional, di antaranya: Welcoming Speech: Firdaus Wajdi, Ph.D – Dean of Faculty of Social Sciences and Law, Universitas Negeri Jakarta Keynote Speakers: Prof. Dr. Felina C. Young, DBA – Chancellor, Philippine Women’s University Prof. Dr. Komarudin, M.Si. – Rektor Universitas Negeri Jakarta Invited Speakers: Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd – Head of LLDIKTI Region V Prof. Nina Yulianti, S.P., M.Si., Ph.D. – Education and Cultural Attaché, Embassy of the Republic of Indonesia in the Philippines Dr. Shirley C. Agrupis, Ph.D. – Chairperson, Commission on Higher Education (CHED), Philippines Prof. Emer. Dr. Barjoyai Bardai – MUST, Malaysia Speaker: Nozomi Kawarazuka – International Potato Center (CIP), CGIAR Dengan komposisi pembicara yang melibatkan akademisi, regulator pendidikan tinggi, hingga peneliti internasional, ICGSB 2026 menawarkan perspektif komprehensif dalam membahas inovasi, keberlanjutan, kepemimpinan strategis, serta dinamika ekonomi global. Sub-Themes dan Kesempatan Kolaborasi Global ICGSB 2026 membuka ruang kontribusi dalam berbagai sub-tema strategis, antara lain: Sustainable Business Models & Green Innovation Digital Transformation & Competitive Advantage Strategic Leadership in Uncertain Environments Entrepreneurship, Innovation Ecosystems & Emerging Markets Global Finance, Risk Management & Future Trends Social & Humanities Perspectives in Business Education: Development and Innovation Konferensi ini terbuka bagi: Mahasiswa doktoral (doctoral student presenters) Dosen dan peneliti Praktisi industri Institusi pemerintah dan lembaga riset Melalui penyelenggaraan Doctoral Research Conference ini, FISH UNJ menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem akademik yang kolaboratif, inovatif, serta berorientasi global. ICGSB 2026 diharapkan tidak hanya menjadi forum ilmiah tahunan, tetapi juga menjadi platform strategis untuk memperkuat reputasi internasional FISH UNJ dalam bidang sosial, bisnis, dan kepemimpinan di era digital. Bagi sivitas akademika dan peneliti yang berminat berpartisipasi, pendaftaran dan pengiriman naskah dapat dilakukan melalui tautan berikut: 🔗 Submission Link: https://forms.gle/Ks2GNKDiRR4XLGeL8 Informasi lengkap juga tersedia di: 🌐 https://icgsb.mywebs.id Mari ambil bagian dalam Doctoral Research Conference ICGSB 2026 dan berkontribusi dalam membangun transformasi sosial dan bisnis yang berkelanjutan di tingkat global. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (458) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (17) Penelitian (9) Pengabdian (10) Pengajaran (23) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (36) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (34) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
UNJ Eurasia 2026 sebagai Tonggak Internasionalisasi FISH UNJ Menuju Fakultas Berkelas Dunia
UNJ Eurasia 2026 menegaskan komitmen FISH UNJ untuk tidak sekadar mengikuti arus transformasi global, melainkan turut membentuk arah percakapan akademik internasional tentang kecerdasan buatan, digitalisasi, serta masa depan masyarakat. Kolaborasi lintas negara melalui Eurasia Lecturer Series 2026 membuktikan bahwa visi menjadi fakultas berkelas dunia yang unggul, kompetitif, serta berkarakter diwujudkan melalui jejaring nyata, dialog ilmiah kritis, serta kontribusi pada pencapaian SDGs. Forum ini memperlihatkan bahwa pendidikan ilmu sosial serta hukum memiliki peran strategis memastikan transformasi teknologi tetap berorientasi pada kemanusiaan, keadilan, serta keberlanjutan global. UNJ Eurasia 2026: Kolaborasi Global Menjawab Tantangan Transformasi Digital Program Eurasia Lecturer Series 2026 menjadi momentum strategis bagi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) dalam memperkuat jejaring akademik lintas kawasan Asia–Eropa. Kolaborasi antara Eurasia Foundation (from Asia) bersama FISH UNJ menghadirkan forum intelektual berskala internasional bertajuk “Navigating the Uncertain Futures: Understanding the Transformative Impacts of Artificial Intelligence and Digitalization to Global Society.” Kegiatan ini berlangsung setiap Senin, 2 Maret hingga 22 Juni 2026, bertempat Ruang Serba Guna FISH UNJ serta disiarkan langsung melalui kanal resmi FISH UNJ. UNJ Eurasia 2026 menghadirkan akademisi ternama lintas negara seperti Thailand, Malaysia, Jepang, Australia, Italia, Korea, Taiwan, serta berbagai universitas terkemuka Indonesia. Kehadiran para profesor, associate professor, hingga praktisi kebijakan publik menghadirkan perspektif multidisipliner terkait kecerdasan buatan, transformasi digital, tata kelola global, pendidikan, komunikasi, hingga isu sosial kontemporer. Forum ini tidak sekadar ceramah akademik, melainkan ruang dialog reflektif guna memetakan masa depan masyarakat global yang semakin terdigitalisasi. Transformasi digital menghadirkan peluang sekaligus risiko. Perubahan lanskap kerja, redefinisi otoritas pengetahuan, krisis etika algoritmik, hingga disrupsi relasi sosial menjadi isu krusial abad ke-21. Melalui UNJ Eurasia 2026, diskursus akademik diarahkan bukan hanya pada aspek teknis AI, melainkan juga implikasi sosial, hukum, budaya, serta dimensi kemanusiaan. Pendekatan ini sejalan karakter FISH UNJ sebagai fakultas ilmu sosial serta hukum yang menempatkan manusia sebagai pusat transformasi. Kontribusi terhadap SDGs serta Penguatan Jejaring Akademik Global Keterkaitan UNJ Eurasia 2026 terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) tampak jelas pada beberapa tujuan utama. SDG 4 tentang Quality Education terefleksikan melalui akses pembelajaran internasional bagi mahasiswa serta dosen FISH UNJ. Interaksi langsung bersama akademisi mancanegara memperkaya wawasan global, meningkatkan literasi digital, serta mendorong kultur akademik berbasis riset kolaboratif. SDG 9 tentang Industry, Innovation and Infrastructure tercermin pada diskusi inovasi teknologi serta transformasi institusi pendidikan menghadapi era AI. SDG 16 mengenai Peace, Justice and Strong Institutions hadir melalui pembahasan tata kelola digital, etika kecerdasan buatan, serta regulasi global. Komitmen tersebut menguatkan Visi FISH UNJ: menjadi fakultas berkelas dunia yang unggul, kompetitif, serta berkarakter dalam bidang pendidikan ilmu sosial, ilmu-ilmu sosial, serta ilmu hukum. Keunggulan akademik dibangun melalui transfer pengetahuan lintas negara. Daya saing diperkuat melalui jejaring internasional Eurasia Foundation. Karakter akademik dibentuk melalui diskusi etis mengenai dampak sosial teknologi. Forum ini juga menjadi langkah konkret internasionalisasi kampus. Publikasi bersama, peluang riset kolaboratif, mobilitas akademik, hingga penguatan reputasi institusi menjadi potensi turunan jangka panjang. Mahasiswa memperoleh kesempatan berdialog langsung bersama pakar global, membuka horizon berpikir kritis terkait masa depan pekerjaan, kebijakan publik, keamanan digital, serta transformasi komunikasi global. Keberadaan pembicara lintas disiplin menunjukkan bahwa isu AI bukan sekadar domain teknik, melainkan wilayah interdisipliner yang menyentuh hukum, kebijakan publik, komunikasi, budaya, pendidikan, serta pembangunan sosial. Perspektif Asia–Eropa memperkaya pendekatan Global South sekaligus membuka ruang refleksi kritis terhadap ketimpangan digital global. UNJ Eurasia 2026 menjadi simbol keberanian akademik FISH UNJ menavigasi masa depan tak pasti. Tantangan disrupsi teknologi tidak direspons secara reaktif, melainkan melalui forum ilmiah terstruktur berbasis dialog internasional. Strategi ini memperlihatkan komitmen nyata menuju fakultas berkelas dunia, bukan sekadar slogan, tetapi melalui praktik kolaboratif konkret. Arah masa depan pendidikan ilmu sosial tidak dapat dilepaskan dari transformasi digital. Forum Eurasia Lecturer Series 2026 memperlihatkan bahwa FISH UNJ menempatkan diri sebagai aktor aktif percakapan global. Jejaring Eurasia membuka ruang pembelajaran lintas budaya, lintas kebijakan, serta lintas perspektif. UNJ Eurasia 2026 bukan hanya agenda akademik semesteran. Program ini merupakan investasi reputasi, kualitas, serta visi global FISH UNJ menuju 2045. Upaya tersebut mempertegas posisi FISH UNJ sebagai pusat keilmuan sosial serta hukum yang adaptif, reflektif, serta berorientasi pada pembangunan berkelanjutan (NHI/ENP). Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (458) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (17) Penelitian (8) Pengabdian (10) Pengajaran (23) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (36) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (34) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Festival Seni Kaum Marjinal Jakarta Berkarya 2026 Dorong Inklusivitas lewat Tema “Melawan Stigma, Merangkul Toleransi”
Jakarta, 7 Februari 2026 – Festival Seni Kaum Marjinal Jakarta Berkarya 2026 bertema “Melawan Stigma, Merangkul Toleransi” sukses digelar di Gedung Kisam Dji’un, Jakarta Timur, dengan dukungan sejumlah lembaga termasuk Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi bagi komunitas marjinal untuk menampilkan bakat, kreativitas, dan potensi seni mereka, sekaligus memperkuat pesan inklusivitas di ruang publik. Acara ini merupakan fase final dari rangkaian lomba seni yang meliputi lomba menari, lomba puisi, dan lomba mewarnai, serta ditutup dengan pertunjukan festival seni dari berbagai komunitas. Lomba tari dan puisi diselenggarakan di Panggung Auditorium, sementara lomba mewarnai berlangsung di Ruang Kaca yang masing-masing menjadi pusat aktivitas peserta sepanjang kegiatan. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, pengarahan lomba, perkenalan dewan juri, hingga sesi foto bersama. Acara ini juga turut dihadiri oleh sejumlah perwakilan lembaga, antara lain Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Timur, Berkah Shadaya, S.STP., M.Si., Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Agata Bayu Saputra, S.STP, serta Ketua Dewan Kesenian Jakarta, Bambang Prihadi, beserta jajaran undangan dan perwakilan lembaga mitra. Acara ini digagas oleh Dr. Shahibah Yuliani, S.Sos., M.Pd., yang juga merupakan dosen Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNJ, dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini menjadi ruang ekspresi bagi komunitas marjinal untuk menyalurkan kreativitas mereka melalui berbagai cabang seni. “Acara Festival Seni Kaum Marjinal ini adalah ajang untuk berekspresi bagi teman-teman yang tentu saja mengungkapkan rasa kreativitasnya dalam bentuk tari, puisi, dan juga mewarnai,” ujarnya. Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Timur, Berkah Shadaya, S.STP., M.Si., yang menyampaikan bahwa saat menjabat, ia memiliki cita-cita untuk menghadirkan ruang bagi para seniman marjinal, khususnya mereka yang menggantungkan hidup dari seni jalanan. “Selama saya menjadi Kepala Suku Dinas Kebudayaan, memang ada cita-cita saya untuk membuat kegiatan yang mengajak saudara-saudara kita yang selama ini menjadikan seni sebagai mata pencaharian di jalanan.” Dengan itu, Ia menegaskan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Seni Kaum Marjinal Jakarta Berkarya 2026. Ia menyoroti bahwa istilah marjinal merepresentasikan kelompok masyarakat yang terpinggirkan, namun memiliki potensi besar untuk berkarya. “Mudah-mudahan dengan event seperti ini, saudara-saudara kita dari kaum marjinal bisa mendapatkan kepedulian dan perhatian dari kita semua,” ujarnya. Ia juga menambahkan harapan agar festival ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian, dukungan, dan pengakuan terhadap kreativitas kaum marjinal. Berbagai penampilan festival juga turut memeriahkan acara. Sejumlah pertunjukan yang tampil antara lain Angklung Cipinang Muara, Hadrah LKSA Al-Ma’un, Tarian Dinas Sosial Panti Sosial Bina Laras, Seniman Jalanan (Biola Violin Revolusi), Drama Musikal “7 Kebiasaan Anak Indonesia Sehat” oleh siswa SD Muhammadiyah 09 Plus, Hadrah Rusun Samawa, Angklung Seniman Cijantung Fahmi Senja, serta Teater Menong binaan Sanggar Sinar Batavia. Sementara pada sesi perlombaan, sejumlah finalis tampil dalam lomba baca puisi berjudul “Membaca Tanda Tanya” karya Taufik Ismail, serta penampilan kelompok tari dari Forum Komunikasi Anak Spesial Indonesia (FKSI) dengan membawakan lagu-lagu Betawi, seperti Ondel-Ondel, Kembang Jatoh, dan Kicir-Kicir. Sebanyak tujuh kelompok penari yang tampil, di antaranya Grup Harmony, Grup Kawan Peduli, Grup Lestari, Grup The Boys, Grup Cempaka, Grup Edelweiss, dan Grup Pelangi. Adapun pemenang lomba mewarnai diraih oleh Karin Tasya Selvia (Juara 1), Nanda (Juara 2), dan Siti Sanita (Juara 3). Pada lomba puisi, diraih oleh Abdul (Juara 1), disusul Alfridho Nugi Pratama (Juara 2) dan Azizah Salsabila (Juara 3). Sementara itu, lomba tari dimenangkan oleh Grup Pelangi (Juara 1), Grup The Boys (Juara 2), dan Grup Kawan Peduli (Juara 3). Melalui Festival Seni Kaum Marjinal Jakarta Berkarya 2026, UNJ dan para mitra menegaskan komitmennya dalam melawan stigma, merangkul toleransi, serta membuka ruang partisipasi yang setara bagi komunitas marjinal. Penulis: GIC & NA Editor: NH TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (458) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (17) Penelitian (8) Pengabdian (10) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (36) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (34) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
Sidang Umum OPMAWA FISH UNJ 2025/2026 Resmi Digelar, Evaluasi Kinerja dan Regenerasi Kepemimpinan
Jakarta, 31 Januari 2026 – Badan Pengurus Mahasiswa (BPM) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) sukses menyelenggarakan Sidang Umum OPMAWA FISH UNJ 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Maftuchah, Gedung Dewi Sartika Lantai 2, sebagai forum evaluasi kinerja Badan Pengurus Mahasiswa (BPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISH UNJ selama satu periode kepengurusan. Sidang Umum turut dihadiri oleh pengurus OPMAWA, Wakil Dekan I FISH UNJ, Pembina OPMAWA, serta terbuka bagi publik umum. Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, yang dilanjut dengan pembacaan doa serta penghormatan kepada negara melalui pengisian lagu Indonesia Raya dan Mars UNJ. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Umum BEM FISH UNJ Periode 2025/2026, Hanif Fatsya. Dalam sambutannya, ia menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dan kesalahan selama satu periode kepemimpinannya, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Hanif juga berpesan kepada seluruh anggota BEM FISH UNJ untuk terus mencari pengalaman sebanyak mungkin selama berorganisasi. Ia menekankan pentingnya menjadikan evaluasi periode 2025/2026 sebagai bahan perbaikan agar kepengurusan periode 2026/2027 dapat berjalan lebih baik. Tak lupa, ketua BPM FISH UNJ periode 2025/2026, Priyo Arif Wicaksono juga memberi sambutan sebelum agenda utama dimulai. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada peserta yang sudah datang dalam Sidang Umum OPMAWA FISH UNJ 2025/2026, dilanjutkan dengan menjelaskan bahwa Sidang Umum adalah forum tertinggi yang ada di peraturan perundang undangan OPMAWA. Pokok pembahasan dari Sidang Umum OPMAWA FISH UNJ yaitu laporan pertanggungjawaban KPU FISH UNJ, laporan penyelenggara pemilu baik KPU maupun PANWASLU, laporan pertanggungjawaban dari eksekutif dan legislatif, pelantikan anggota periode selanjutnya dan pelantikan orang yang terpilih di KPU, serta penyampaian kata demisioner bagi pengurus periode 2025/2026. Sambutan dilanjutkan oleh Dr. Kurniawati, M.Si., selaku Wakil Dekan I FISH UNJ. Beliau turut menyampaikan apresiasi kepada pengurus BEM FISH UNJ dan BPM FISH UNJ atas kontribusi yang telah diberikan selama satu periode. Tidak lupa, Wakil Dekan I FISH UNJ juga berpesan untuk senantiasa mengevaluasi kekurangan dari terlaksananya program kerja periode sebelumnya agar tidak terulang di periode selanjutnya. Selanjutnya, Wakil Dekan I FISH berharap kegiatan Sidang Umum OPMAWA FISH UNJ ini berjalan dengan lancar dan diberkahi. Sidang Umum kemudian memasuki agenda utama dengan pembacaan susunan acara dan tata tertib sidang, pengesahan forum, serta pemaparan Laporan Penyelenggaraan pemilu oleh Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dilakukan juga pembacaan Laporan Pertanggungjawaban BEM FISH pada setiap departemen, serta penilaian program kerja BEM FISH UNJ yang diawasi oleh Komisi Pengawas (Kompeng) 2. Seiring dengan dibukanya Program Studi Ilmu Hukum di FISH UNJ, Sidang Umum juga mengesahkan dan melantik anggota Badan Legislatif Mahasiswa Program Studi (BLMP) Ilmu Hukum Periode 2026/2027, yang mencakup pembacaan sumpah keanggotaan organisasi. Dilanjutkan dengan pengesahan dan pelantikan pimpinan BEMP Ilmu Hukum periode 2026/2027. Sidang Umum kemudian mengesahkan dan melantik anggota BPM FISH UNJ Periode 2026/2027. Agenda berlanjut dengan pengesahan Ketua Umum BPM FISH UNJ Periode 2026/2027, serta pengesahan dan pelantikan Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum BEM FISH UNJ Periode 2026/2027 sebagai pimpinan eksekutif mahasiswa periode selanjutnya. Sidang ditutup oleh pimpinan sidang setelah memastikan seluruh peserta sidang paham terhadap pembacaan laporan pertanggungjawaban BEM FISH UNJ periode 2025/2026 dan pembacaan laporan pertanggungjawaban BPM FISH UNJ periode 2025/2026. Acara diakhiri dengan pembacaan doa penutup lalu dilanjut dengan demisioner anggota maupun ketua serta wakil ketua periode 2025/2026. Melalui pelaksanaan Sidang Umum OPMAWA FISH UNJ ini, diharapkan tercipta regenerasi kepemimpinan mahasiswa yang lebih progresif, akuntabel, serta mampu membawa organisasi kemahasiswaan FISH UNJ menjadi lebih solid, responsif, dan berorientasi pada pengembangan kapasitas mahasiswa di periode selanjutnya.[] Penulis: JRPS, KAS, MSW Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (458) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (17) Penelitian (8) Pengabdian (9) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (36) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (33) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
Workshop Pendampingan Pengisian LKE ZI 2026 Perkuat Komitmen Implementasi Zona Integritas
Jakarta, 11 Februari 2026 — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan kegiatan Workshop Pendampingan Pengisian LKE ZI 2026 pada Senin hingga Rabu, 9–11 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Bapak Aris Munandar selaku Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ bersama Tim Zona Integritas menuju WBK dan WBBM dari masing-masing area, yang terdiri atas manajer area dan anggota tim. Workshop ini bertujuan memberikan pendampingan teknis dalam pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Zona Integritas, sekaligus memperkuat pemahaman dan implementasi program Zona Integritas di lingkungan fakultas. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan arahan, diskusi, serta praktik langsung dalam menyusun dokumen dan eviden yang sesuai dengan standar penilaian. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen UNJ dalam meningkatkan kualitas tata kelola, tidak hanya secara administratif, tetapi juga dalam implementasi Zona Integritas yang berkelanjutan, transparan, dan akuntabel. Editor : AK Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (458) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (17) Penelitian (8) Pengabdian (10) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (36) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (34) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
Seminar “AI dan Masa Depan Literasi Digital Indonesia” di FISH UNJ: Menyiapkan Generasi Muda Hadapi Revolusi Digital
Jakarta, 29 April 2025- Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menjadi pusat perhatian dalam dunia literasi digital dengan menggelar seminar bertajuk “AI dan Masa Depan Literasi Digital Indonesia”. Acara yang berlangsung di Aula Bung Hatta ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ, sebagai bagian dari program “Jakarta SOLID” (Sadar Olah Literasi Digital). Seminar hybrid ini diikuti oleh beragam peserta, mulai dari mahasiswa UNJ, ibu-ibu Dasawisma, hingga peserta disabilitas yang mengikuti secara daring. Acara dibuka oleh MC dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kurniawati selaku Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ. Dalam sambutannya, Kurniawati berharap agar seminar ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi seluruh peserta. “Semoga acara ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua,” ujarnya penuh harap. Hadir pula Wakil Dekan II Aris Munandar dan E. Nugrahaeni P., Wakil Dekan III Fakultas yang turut mendukung jalannya acara serta dihadiri oleh para dosen dari beberapa program studi. Seminar menghadirkan dua narasumber utama yang sangat berkompeten, yaitu Alia Noorayu Laksono dari DPRD DKI Jakarta dan Donny Budi Utoyo dari Siberkreasi. Acara dipandu oleh M. Fikri Akbar, dosen Ilmu Komunikasi UNJ, yang bertindak sebagai moderator. Dalam sesi pemaparan materinya, Donny Budi Utoyo menegaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (AI) akan berkembang semakin pesat. Namun, menurutnya, AI belum bisa menggantikan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis manusia. “Berpikir kritis untuk memastikan mana yang benar dan salah, kebanyakan orang ikut yang cara sederhana tapi salah,” ujarnya. Ia menekankan agar AI digunakan sebagai alat untuk menyederhanakan tulisan, bukan menggantikan proses berpikir manusia. “Tolong jangan menyalahgunakan AI. AI seperti api, apabila kecil memiliki manfaat untuk masak, apabila membesar bisa menimbulkan masalah,” tambahnya. Sementara itu, Alia Noorayu Laksono menyampaikan bahwa AI hadir untuk membantu manusia menjadi versi terbaik dirinya, bukan untuk menggantikan peran manusia. “AI bukan untuk menggantikan manusia, tapi untuk membantu manusia menjadi versi terbaik dari dirinya,” katanya. Literasi digital yang kuat dan pemahaman yang bijak terhadap AI dinilai sangat penting agar generasi muda siap menghadapi tantangan masa depan. Alia juga menegaskan bahwa meskipun teknologi dapat mengefisienkan pekerjaan, sentuhan manusia tetap dibutuhkan untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai estetika dan orisinalitas. Sesi diskusi berlangsung sangat interaktif. Mahasiswa dan peserta daring aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan para narasumber. Dalam dialog yang hangat, Donny mengingatkan bahwa AI memang dapat menggantikan pekerjaan yang bersifat repetitif, namun keterampilan manusia tetap menjadi pembeda utama. “Kalian bukan tergantikan oleh AI, namun kalian akan tergantikan oleh para ahli yang menggunakan AI,” jelasnya. Alia menambahkan, “Untuk kampanye atau poster menggunakan bantuan AI itu tidak masalah. AI akan merangsang orang membuat sesuatu karya. Namun, sentuhan manusia tetap dibutuhkan untuk menghasilkan estetika karena semua hal tidak bisa digantikan oleh AI.” Moderator, Fikri, turut mengingatkan agar mahasiswa tidak terbiasa bergantung pada AI dan tetap mengasah kemampuan berpikir kritis. Alia menutup dengan pesan penuh motivasi, “Mau hidup di era apapun, skill pasti sangat dibutuhkan. Tidak bisa dipungkiri karena hidup harus butuh ilmu dan belajar.” Seminar diakhiri dengan pesan dari para narasumber agar mahasiswa tidak terburu-buru menyelesaikan studi dan terus haus akan ilmu. Seminar ini tidak hanya memberikan wawasan baru tentang AI dan literasi digital, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi dan inklusivitas di lingkungan kampus UNJ. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah kemajuan teknologi, peran manusia dengan kreativitas, kritis, dan keterampilan tetap tak tergantikan. Literasi digital yang kuat dan penggunaan AI secara bijak menjadi kunci utama untuk menciptakan generasi yang siap menghadapi revolusi digital dengan percaya diri dan tangguh. Acara resmi ditutup dengan harapan besar bagi seluruh peserta agar mampu membawa semangat literasi digital dan pemanfaatan AI secara bijak ke lingkungan masing-masing, demi Indonesia yang semakin tangguh dan siap menghadapi masa depan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Penulis: ZREditor: WPSTim FISHmedia Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Organisasi (3) Pengajaran (3) Penjaminan Mutu (2) Program Unggulan (1) Berita Terbaru
Sosialisasi Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ
Jakarta, 7 Mei 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengadakan sosialisasi Program Magister yang berlangsung di Ruang Serba Guna Gedung K UNJ. Acara ini dihadiri oleh Dr. Kurniawati, M.Si, Wakil Dekan I FISH UNJ, Wakil Dekan III, Koordinator Prodi Pendidikan Sejarah, Koordinator Prodi Pendidikan Geografi, Koordinator Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Tim Bisnis FISH UNJ, serta alumni dari berbagai program studi. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti oleh sambutan dari Dr. Kurniawati, M.Si. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan selamat kepada para alumni yang baru saja lulus, “Pertama-tama saya ingin mengucapkan selamat dan betapa bangganya kami melihat 200-an mahasiswa/i dari FISH telah wisuda pekan lalu. Perjuangan panjang bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil,” ucapnya. Dr. Kurniawati juga memperkenalkan Program Magister FISH UNJ kepada para alumni, “Program Magister kita ini sudah ada sejak lama dan telah menghasilkan banyak lulusan hebat. Namun, mungkin kurang dikenal karena minimnya informasi. Kini, program ini berada di bawah fakultas kita sendiri, inilah kesempatan untuk menyapa teman-teman alumni,” tambahnya. Agenda dilanjutkan dengan pemaparan dari Tim Bisnis FISH UNJ yang diwakili oleh Fajar Aditya Nugroho, M.Par. Beliau membahas isu dan tren terkini di dunia kerja Indonesia, “Secara data, generasi saat ini menghadapi tekanan yang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan dibanding generasi sebelumnya.” Beliau juga menjelaskan bahwa persaingan dunia kerja semakin tajam, tingkat pendidikan berpengaruh pada akses pekerjaan dan jabatan, serta banyak perusahaan yang mencari spesialis dibanding generalis. Fajar Aditya Nugroho menekankan pentingnya pendidikan S2 sebagai jalan transisi karier dan peningkatan jabatan, “Cara menjadi spesialis adalah dengan mengambil S2. Lulusan S2 berpotensi menempati posisi strategis yang lebih spesifik, seperti peneliti, dosen, dan lainnya.” Selanjutnya, masing-masing Koordinator Prodi memperkenalkan program magister mereka. Koordinator Prodi Pendidikan Sejarah, Koordinator Prodi Pendidikan Geografi, dan Koordinator Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan memberikan penjelasan mendalam tentang program studi mereka. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, diikuti oleh penutupan dari DUTA FISH selaku MC. Penulis: AF, SA, & DKEditor: WPSTim FIS Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Organisasi (2) Pengajaran (2) Penjaminan Mutu (2) Program Unggulan (1) Berita Terbaru
Kuliah Umum “UNESCO in Ancient Egypt” oleh Prof. Khaled El-Anany
Jakarta, 7 Mei 2025 – Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sukses menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “UNESCO in Ancient Egypt” bersama Prof. Khaled El-Anany, kandidat asal Mesir untuk Jabatan Puncak UNESCO 2025–2029. Acara ini bertujuan memberikan pengetahuan dan wawasan baru bagi mahasiswa mengenai sejarah UNESCO di Mesir Kuno. Acara dihadiri oleh Dr. Andy Hadiyanto, M.A., Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Bisnis; Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Dekan Fakultas Ilmu Sosial; Dr. Kurniawati, M.Si., Wakil Dekan I; Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si., Wakil Dekan III; serta para dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam. Acara dibuka oleh MC Duta Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum. Setelah itu, seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, Indonesia Raya, diikuti dengan lagu kebangsaan Mesir, Biladi, Biladi, Biladi. Kuliah umum dipimpin oleh Mia Mutmainah, M.Hum., sebagai moderator dan berlangsung di Aula Bung Hatta, Universitas Negeri Jakarta. Prof. Khaled El-Anany membuka materi dengan memperkenalkan sejarah United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Selama kuliah umum, narasumber memberikan pengetahuan baru mengenai sejarah UNESCO di Mesir Kuno, di mana Mesir Kuno sudah ada lebih dahulu daripada UNESCO. “Dengan judul ini, saya ingin memberitahu kalian bahwa orang Mesir Kuno tentu saja tidak memiliki UNESCO, tapi mereka percaya dan menghormati nilai-nilai UNESCO,” ujarnya, menjelaskan alasan pemilihan materi ini. Peserta kuliah umum berkesempatan berinteraksi langsung dengan narasumber dengan mengajukan pertanyaan yang dijawab langsung oleh Prof. Khaled El-Anany. Peserta antusias bertanya guna mendapatkan pengetahuan. Sebelum acara berakhir, dilakukan sesi foto bersama serta penyerahan cinderamata sebagai simbol yang berkesan. Acara ditutup kembali oleh Duta Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum. Kuliah umum ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru tetapi juga pengalaman berkesan di bidang sejarah, pendidikan, dan budaya. Penulis: JRPS, B, CKGEditor: WPSTim FIS Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Organisasi (2) Pengajaran (1) Penjaminan Mutu (1) Program Unggulan (1) Berita Terbaru
Pererat Sinergi Legislatif, Anjangsana Prodi 2025 Hadirkan Kolaborasi dan Kebersamaan
Jakarta, 10 Mei 2025 – Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sukses menyelenggarakan acara Anjangsana Legislatif Prodi 2025, yang dihadiri oleh seluruh lembaga legislatif program studi di bawah naungan FISH UNJ. Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan sinergi antar prodi dalam menjalankan roda organisasi legislatif mahasiswa. Acara dibuka dengan prosesi menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars UNJ, serta Hymne UNJ, disusul pembacaan tilawah. Rangkaian sambutan turut disampaikan oleh para tokoh penting, antara lain Ketua Pelaksana Najwa Nurluthfiah, Kepala Badan Kaderisasi Dhesi Kusuma Wulandari, serta Ketua Umum BPM FISH UNJ Priyo Arif Wicaksono. Sesi utama dari anjangsana menghadirkan perkenalan serta penampilan kreatif dari masing-masing lembaga legislatif prodi. Masing-masing delegasi menampilkan struktur organisasi, program kerja unggulan, hingga pertunjukan bebas sebagai bentuk mengekspresikan kreativitas serta kebersamaan. Tak hanya menampilkan kekompakan, peserta juga mengikuti sesi sharing session bersama kepala divisi BPM FISH, permainan interaktif yang dipandu panitia, serta diskusi terbuka dengan para kepala bidang dan wakil BPM FISH. Kegiatan ini memberikan ruang refleksi dan penguatan wawasan bagi para legislatif muda. Sebagai bentuk apresiasi, penghargaan diberikan kepada prodi dengan penampilan terbaik serta peserta pemenang games. Acara ditutup dengan doa bersama dan pembagian angket evaluasi kegiatan. Dengan semangat kebersamaan, Anjangsana Legislatif Prodi 2025 berhasil menjadi ruang penguatan relasi, sinergi program, dan pertukaran gagasan antar lembaga legislatif prodi di lingkungan FISH UNJ. Diharapkan kegiatan ini terus berlanjut sebagai agenda rutin tahunan demi memperkuat roda organisasi mahasiswa yang lebih responsif dan inklusif. Penulis: MAHNEditor: WPSTim FIS Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Organisasi (2) Program Unggulan (1) Berita Terbaru
FISH UNJ Menjadi Tuan Rumah Rakornas dan Seminar Kepenulisan Digitalisasi AGUPENA 2025
Jakarta, 11 Mei 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) 2025, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan Seminar Kepenulisan Digitalisasi yang digelar oleh Asosiasi Guru Penulis Indonesia (AGUPENA). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Serba Guna FISH UNJ dengan tema pentingnya literasi digital dalam dunia kepenulisan dan pendidikan modern. Acara dihadiri oleh guru dan dosen dari berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan antusiasme tinggi komunitas pendidik dan penulis di seluruh nusantara. Narasumber nasional yang kompeten turut memperkaya diskusi, antara lain Prof. Dr. Fasli Djalal, Ph.D., mantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional RI sekaligus Ketua Dewan Penasihat AGUPENA Pusat; Drs. H.A. Sholeh Dimyathi, MF, MA, penulis buku dan penggiat pendidikan; Muhammad Ardy Ali, Ketua Umum AGUPENA Indonesia; serta Mami Kiko, pendongeng nasional AGUPENA. Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, MA, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan rasa senang dan bangga atas kolaborasi dengan AGUPENA dan menegaskan komitmen fakultas untuk terus mendukung pengembangan literasi serta inovasi kepenulisan, terutama di era digital saat ini. Selain itu, Dr. Dini Safitri, M.Si., dosen sekaligus Koordinator Program Studi Ilmu Komunikasi FISH UNJ yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum AGUPENA, semakin memperkuat sinergi antara institusi dan asosiasi dalam mengembangkan literasi digital. Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah penampilan Mami Kiko, pendongeng nasional, yang membawakan kisah inspiratif untuk menumbuhkan semangat literasi sejak dini. Penampilan ini menambah warna dan semangat dalam rangkaian acara yang sarat dengan diskusi akademik dan praktis. Melalui kegiatan ini, FISH UNJ berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan yang mengedukasi dan memberdayakan komunitas akademik dan pendidik demi kemajuan pendidikan nasional. Penulis: SSEditor: WPSTim FIS Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Organisasi (1) Program Unggulan (1) Berita Terbaru