Jakarta, 26 Juni 2026 – Forum Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan kegiatan “Ramah Tamah” yang berlangsung di Gedung K, Ruang 212, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kembali keberadaan Forum Mahasiswa Berprestasi FISH UNJ sebagai wadah pengembangan mahasiswa berprestasi sekaligus mempererat sinergi antara mahasiswa, dosen, dan pimpinan fakultas dalam membangun budaya prestasi di lingkungan FISH UNJ. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, dan pengurus Forum Mahasiswa Berprestasi. Hadirin tidak hanya diperkenalkan pada peran dan sistem pembinaan Mawapres FISH UNJ, tetapi juga diajak berdiskusi mengenai berbagai strategi untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas prestasi mahasiswa hingga mampu bersaing di tingkat universitas, regional, maupun nasional. Ketua pelaksana kegiatan “Ramah Tamah”, Muhammad Nibras As-Shabro, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya forum tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan Forum Mahasiswa Berprestasi FISH UNJ kepada seluruh sivitas akademika sekaligus membangun kolaborasi yang lebih erat dalam mendukung peningkatan prestasi mahasiswa. “Saya mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk memperkenalkan Mawapres FISH UNJ kepada seluruh sivitas akademika, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara mahasiswa, dosen, dan pimpinan fakultas dalam mendorong peningkatan prestasi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial,” ujar Muhammad Nibras As-Shabro. Selain memperkenalkan keberadaan forum, kegiatan Ramah Tamah juga menjadi ruang evaluasi terhadap kondisi prestasi mahasiswa di FISH UNJ. Dalam forum tersebut terungkap bahwa partisipasi mahasiswa dari sejumlah program studi dalam berbagai kompetisi akademik maupun non akademik masih tergolong rendah. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan yang perlu segera diatasi melalui kerja sama berbagai pihak. Pembina Mawapres FISH UNJ, Dr. Dini Safitri, S.Sos. M.Si., menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan program studi untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam berbagai ajang kompetisi. Menurutnya, kaderisasi sejak mahasiswa baru menjadi salah satu langkah strategis agar budaya berprestasi dapat tumbuh secara berkelanjutan. “Partisipasi mahasiswa dari beberapa program studi dalam berbagai kompetisi masih perlu ditingkatkan. Karena itu, kolaborasi semua pihak dan kaderisasi sejak mahasiswa baru menjadi kunci agar semakin banyak mahasiswa berprestasi dan mengharumkan nama Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum,” ujar Dr. Dini Safitri, S.Sos. M.Si. Senada dengan hal tersebut, Wakil Dekan I FISH UNJ, Dr. Kurniawati, M.Si.i, memberikan apresiasi terhadap berbagai capaian mahasiswa berprestasi yang telah diraih selama ini. Ia menilai bahwa prestasi tersebut perlu didukung melalui sistem pembinaan yang lebih terstruktur agar potensi mahasiswa dapat berkembang secara maksimal. Menurut Dr. Kurniawati, M.Si., Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum perlu menghadirkan dukungan yang lebih komprehensif melalui pembinaan, pendampingan, penyediaan fasilitas, hingga pemberian akses terhadap berbagai program pengembangan, seperti penelitian, pertukaran pelajar, dan kegiatan akademik lainnya. Dengan dukungan tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan kompetensinya sekaligus meningkatkan daya saing FISH UNJ di tingkat universitas maupun nasional. “Kami mengapresiasi capaian mahasiswa berprestasi yang telah diraih. Ke depan, dukungan yang lebih sistematis melalui pembinaan, pendampingan, penyediaan fasilitas, dan akses ke berbagai program perlu terus diperkuat agar prestasi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum semakin meningkat,” ujar Dr. Kurniawati, M.Si. Dalam forum tersebut juga dijelaskan bahwa Forum Mahasiswa Berprestasi FISH UNJ dibentuk sebagai wadah yang menghimpun mahasiswa berprestasi, baik dibidang akademik maupun non akademik, dari seluruh program studi di lingkungan fakultas. Kehadiran forum ini diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan sekaligus sarana berbagi pengalaman antarmahasiswa yang telah memiliki prestasi di berbagai bidang. Forum Mawapres FISH UNJ dipandang sebagai representasi kekuatan akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum. Keberadaannya diharapkan mampu mendorong peningkatan prestasi fakultas yang selama ini dinilai masih tertinggal dibandingkan beberapa fakultas lain di Universitas Negeri Jakarta. Selain itu, forum ini juga diproyeksikan menjadi jalur pembinaan mahasiswa menuju berbagai ajang kompetisi mulai dari tingkat universitas, regional, hingga nasional. Meski demikian, forum ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam proses pembinaan mahasiswa berprestasi. Salah satunya adalah minimnya sinergi dan dukungan struktural antara Forum Mahasiswa Berprestasi, program studi, dosen, dan pimpinan fakultas. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang lebih kuat agar proses pembinaan dapat berjalan secara berkesinambungan dan memberikan hasil yang optimal. Sebagai bagian dari upaya memperluas budaya prestasi, peserta forum mengusulkan agar mahasiswa berprestasi dilibatkan secara lebih aktif dalam berbagai kegiatan akademik fakultas, seperti seminar, diskusi ilmiah, pelatihan, maupun program pengembangan lainnya. Keterlibatan tersebut diharapkan mampu memperkenalkan keberadaan Mawapres FISH UNJ kepada lebih banyak mahasiswa sekaligus menginspirasi lahirnya generasi mahasiswa berprestasi berikutnya. Menutup rangkaian kegiatan, forum dilanjutkan dengan sesi diskusi yang membahas berbagai strategi penguatan pembinaan mahasiswa berprestasi. Beberapa agenda yang menjadi fokus pembahasan antara lain meningkatkan jumlah peserta kompetisi dari setiap program studi, memperkuat koordinasi antara Forum Mahasiswa Berprestasi dan masing-masing program studi, serta menyusun sistem pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Melalui kegiatan Ramah Tamah ini, Forum Mahasiswa Berprestasi FISH UNJ berharap dapat membangun komitmen bersama seluruh sivitas akademika dalam menciptakan ekosistem yang mendukung lahirnya mahasiswa-mahasiswa unggul. Dengan sinergi yang semakin kuat antara mahasiswa, dosen, program studi, dan pimpinan fakultas, FISH UNJ optimistis mampu meningkatkan budaya prestasi sekaligus memperkuat daya saing mahasiswa di berbagai ajang kompetisi pada tingkat universitas, nasional, hingga internasional. Melalui kegiatan ini, Forum Mawapres FISH UNJ turut mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, dengan mendorong pembinaan mahasiswa yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pengembangan kapasitas. Selain itu, penguatan budaya prestasi ini juga selaras dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, terutama dalam mendorong mahasiswa meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional, memperkuat pendampingan dosen, serta meningkatkan kualitas lulusan yang kompetitif dan berdampak bagi masyarakat. Penulis: AF & GIC Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (63) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (13) Prodi (32) Program Unggulan (59) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (24) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Perkuat Budaya Mutu dan Kolaborasi Akademik, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ Gelar Sharing Penjaminan Mutu Bersama Fakultas Hukum UNS
Jakarta, 7 Juli 2026 — Bertempatan di Gedung K Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta, lantai 2 Ruang 212, telah berlangsung nya Sharing Penjaminan Mutu bersama dengan Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya yang bertujuan untuk berbagi praktik baik dalam pelaksanaan penjaminan mutu sekaligus mempererat kerjasama antar instansi. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Dr. Aris Munandar, M.Si selaku Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ. Dilanjutkan sambutan oleh Dr. Sasmini, S.H., LL.M selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian Fakultas Hukum UNS yang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi wadah untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat kolaborasi antara Fakultas Hukum UNS dan FISH UNJ. “Semoga nanti kita bisa banyak berdiskusi. Karena tadi saya sudah sampaikan bahwa di kami Prodi Hukum itu baru 1 tahun. Sementara itu, program studi lainnya, baik yang Pendidikan maupun non Pendidikan, sudah lebih dahulu berdiri dan memiliki pengalaman yang cukup panjang”, tutur Dr. Aris Munandar, M.Si dalam sambutannya. Selanjutnya, Ketua GPjM, Saipiatuddin, S.Pd., M.Si. memaparkan materi mengenai sistem penjaminan mutu yang diterapkan di FISH UNJ, mulai dari implementasi Outcome Based Education (OBE), pelaksanaan Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM), proses pengendalian mutu, hingga pemanfaatan aplikasi MyUNJ sebagai sistem digital pendukung penjaminan mutu. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pengalaman studi banding FISH UNJ ke UNESA pada tahun 2025 dan Universitas Negeri Padang pada tahun 2024, serta berbagai kerja sama yang telah dijalin, termasuk dengan Universitas Brawijaya dan jaringan Eurasia. Sesi diskusi berlangsung sangat interaktif. Perwakilan dari Fakultas Hukum UNS membahas mengenai pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang terintegrasi di UNJ. Ibu Saipiatuddin, S.Pd., M.Si, menanggapi bahwa sistem EDOM telah terintegrasi dengan SIAKAD sehingga mempermudah proses monitoring dan evaluasi, serta didukung oleh SIPP untuk mendukung dalam memantau kegiatan Penelitian dan pengabdian dosen. Diskusi turut diperkaya oleh tanggapan dari Dr. Bambang Santoso, S.H., M.Hum., Yosi Erfinda, S.S.T., M.Par., dan Dr. Aris Munandar, M.Si. yang membahas implementasi Sistem Penjaminan Mutu serta pelaksanaan program MBKM dan magang berdampak. Perwakilan Universitas Sebelas Maret (UNS) juga turut mengusulkan agar mahasiswa UNS dapat memperoleh kesempatan untuk melaksanakan program magang di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kegiatan diakhiri dengan penyerahan plakat dan dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen kedua Instansi untuk terus memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan dan penjaminan mutu. Kegiatan Sharing Penjaminan Mutu ini menjadi langkah strategis FISH UNJ dalam memperkuat budaya mutu, tata kelola akademik, dan kolaborasi kelembagaan yang berkelanjutan. Melalui pertukaran praktik baik bersama Fakultas Hukum UNS, kegiatan ini selaras dengan SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, sekaligus mendukung pencapaian IKU 6 melalui penguatan kerja sama program studi dengan mitra perguruan tinggi dalam pengembangan mutu pendidikan, pembelajaran, dan pengalaman akademik mahasiswa. Penulis: NR, GSFI, RSKPF FISH Media Center, 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (63) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (58) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (24) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Perkuat Kemitraan Akademik Global Bersama Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus Melalui Strategic Meeting
Jakarta, 8 Juli 2026 — Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menerima kunjungan delegasi Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus (UUMKL) dalam rangkaian kegiatan Building Global Academic Partnerships yang diselenggarakan di Ruang 212, Lantai 2, Gedung K FISH UNJ. Kegiatan yang dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA) ini bertujuan memperkuat kolaborasi akademik internasional melalui berbagai program kerja sama antara kedua institusi. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Wakil Dekan I Dr. Kurniawati, M.Si., Wakil Dekan II FISH UNJ Dr. Aris Munandar, M.Si., Wakil Dekan III FISH UNJ Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si., Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Dr. Dini Safitri, S.Sos., M.Si., CPR., dan jajaran dosen Program Studi Ilmu Komunikasi FISH UNJ, serta delegasi Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus yang terdiri atas Prof. Dr. Norlena Hasnan selaku Provost UUMKL dan Assoc. Prof. Dr. Nik Adzrieman Abd Rahman selaku Dekan UUMKL. Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., yang menyampaikan harapannya agar kerja sama antara Universitas Negeri Jakarta dan Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus tidak berhenti pada penandatanganan kerja sama saja, melainkan terus diwujudkan melalui berbagai program kolaboratif di masa mendatang. “I believe this collaboration can continue in future with a better implementation from both sides,” ujar Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Prof. Dr. Norlena Hasnan yang menyampaikan komitmen Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus dalam memperluas jejaring kolaborasi internasional. Beliau menjelaskan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi dosen maupun mahasiswa untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan akademik berskala internasional. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video profil FISH UNJ dan Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus. Melalui penayangan tersebut, kedua institusi saling memperkenalkan lingkungan akademik, capaian, serta keunggulan masing-masing. Selanjutnya, pihak UUMKL memaparkan profil institusi yang mencakup kekuatan akademik, capaian peringkat universitas, penghargaan, akreditasi, hingga berbagai fakultas dan program studi yang dimiliki. Dalam sesi diskusi, pihak Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus menawarkan lima program kolaborasi yang akan dikembangkan, program tersebut meliputi penyelenggaraan International Conference on Management and Communication (ICMC) 2027, Two-Way Visiting Lecturer Series, Joint Grant Application, Postgraduate Research Colloquium, serta Joint Publication and Research Cluster. Pada kesempatan yang sama, pihak UUMKL juga menyampaikan bahwa salah satu bentuk kolaborasi yang telah terjalin dengan FISH UNJ adalah melalui program Joint Publication and Research Cluster yang melibatkan dosen Program Studi Ilmu Komunikasi FISH UNJ, Noprita Herari, M.I.Kom., dan Mega Ayu Permatasari, M.Si, melalui book chapter terindeks Scopus berjudul “Passion, Platform, and Power: A Strategic Framework for Digital Empowerment” di Juli 2026 ini. Menanggapi tawaran tersebut, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., menyampaikan dukungannya terhadap berbagai program kolaborasi yang ditawarkan. Salah satu usulan yang disampaikan adalah keterlibatan Universitas Negeri Jakarta sebagai co-host pada penyelenggaraan International Conference on Management and Communication (ICMC) 2027. Beliau juga menyampaikan kesiapan UNJ untuk menyediakan fasilitas penyelenggaraan konferensi serta membuka peluang partisipasi perguruan tinggi lain guna memperluas jejaring akademik. Diskusi kemudian berlanjut pada pembahasan implementasi program Two-Way Visiting Lecturer Series, Joint Grant Application, Postgraduate Research Colloquium, hingga penguatan program Joint Publication and Research Cluster kedepannya. Dalam kesempatan tersebut, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., turut mendorong Program Studi Ilmu Komunikasi untuk mulai mempersiapkan pengajuan program yang bisa mendukung program yang ditawarkan pada tahun mendatang sebagai tindak lanjut dari pembahasan yang telah dilakukan. Selain itu, kedua institusi juga mendiskusikan mekanisme pelaksanaan setiap program yang direncanakan akan berlangsung hingga Desember 2027, disertai pembagian peran dan penyusunan langkah tindak lanjut sebagai bentuk komitmen bersama dalam merealisasikan kerja sama internasional. Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA) antara FISH Universitas Negeri Jakarta dan Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus sebagai bentuk komitmen kedua institusi dalam mengembangkan kolaborasi akademik secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan kerja sama antara Program Studi Ilmu Komunikasi FISH UNJ dan Universiti Utara Malaysia Kuala Lumpur Campus dapat terus berkembang melalui berbagai program akademik, penelitian, serta publikasi internasional yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika kedua institusi. Penulis: GIC & NA Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (63) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (58) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (23) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Program Studi Sosiologi FISH UNJ Perkuat Kolaborasi Internasional Bersama Mae Fah Luang University Thailand Melalui Diskusi Bersama dan Kuliah Umum
Jakarta, 8 Juli 2026 — Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menerima kunjungan delegasi dari Mae Fah Luang University (MFU), Thailand, melalui agenda diskusi kerja sama di Ruang 212 Lantai 2 Gedung K FISH UNJ yang dilanjutkan dengan kuliah umum bertajuk Social Innovation and Sustainable Development Goals: Lesson Learned from Thailand di Ruang Serba Guna, Gedung K, FISH UNJ. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi akademik dan internasionalisasi antara kedua institusi. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Wakil Dekan I Dr. Kurniawati, M.Si., Wakil Dekan II FISH UNJ Dr. Aris Munandar, M.Si., Wakil Dekan III FISH UNJ Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si., serta delegasi MFU yang terdiri dari Asst. Prof. Dr. Thanikun Chantra, FHEA selaku Dean School of Social Innovation, dan Dr. Sawang Meesaeng selaku Representative Director of Bachelor of Arts Degree Program in International Development. Agenda kegiatan diawali dengan pertemuan antara delegasi Mae Fah Luang University dan jajaran pimpinan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNJ serta jajaran dosen Program Studi Sosiologi di Ruang 212, Lantai 2, Gedung K FISH UNJ. Pertemuan tersebut menjadi ajang ramah tamah sekaligus membahas peluang pengembangan kerja sama akademik antara kedua institusi. Dalam pertemuan tersebut, ditayangkan video profil Program Studi Sosiologi UNJ dan School of Social Innovation Mae Fah Luang University. Melalui kedua video tersebut, jajaran pimpinan dan delegasi dari kedua institusi diperkenalkan pada gambaran umum masing-masing institusi, mulai dari lingkungan akademik, sistem pembelajaran, hingga budaya kampus. Presentasi tersebut turut memperlihatkan karakteristik kehidupan mahasiswa di kedua negara, salah satunya penggunaan seragam oleh mahasiswa di perguruan tinggi Thailand yang berbeda dengan perguruan tinggi di Indonesia. Selanjutnya, Dr. Sawang Meesaeng memperkenalkan Mae Fah Luang University sebagai institusi yang berfokus pada pengembangan inovasi sosial dan pembangunan berkelanjutan. Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., juga menjelaskan berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama Program Studi Sosiologi UNJ, mengingat adanya kesamaan fokus keilmuan di kedua institusi. “I think the discussion can go wider into the sort of what opportunities we might have, specifically about sociology. And I think, Bu Kaprodi, some of the subjects are also quite similar, such as gender, human sociology, human race, majority race. So i think we can cultivate more opportunities as well.” ujar Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. Pada kesempatan yang sama, pihak Mae Fah Luang University menyampaikan rencana pengembangan kerja sama internasional melalui program pertukaran mahasiswa. Delegasi berharap mahasiswa MFU dapat mengikuti perkuliahan di Universitas Negeri Jakarta dengan dukungan mata kuliah yang selaras dengan kurikulum kedua institusi. Dosen Program Studi Sosiologi UNJ, Rusfadia Saktiyanti Jahja, M.Si., turut memaparkan profil Program Studi Sosiologi kepada delegasi Thailand. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan kurikulum, bidang keilmuan yang dipelajari mahasiswa, serta kompetensi dan spesialisasi yang dimiliki oleh masing-masing dosen sebagai potensi untuk mengembangkan kolaborasi akademik di masa mendatang. Sebagai tindak lanjut, kedua institusi berencana saling bertukar kurikulum serta mendiskusikan penyelenggaraan seminar akademik yang melibatkan masing-masing tiga akademisi dari Universitas Negeri Jakarta dan Mae Fah Luang University. Selain itu, turut dibahas peluang penyelenggaraan workshop penulisan ilmiah sebagai bagian dari penguatan kolaborasi internasional. Usai pertemuan, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum bertajuk Social Innovation and Sustainable Development Goals: Lesson Learned from Thailand yang menghadirkan Asst. Prof. Dr. Thanikun Chantra, FHEA, dan Dr. Sawang Meesaeng sebagai narasumber. Kuliah umum dipandu oleh Dr. Oetami Dewi sebagai moderator dan dan Achmad Firas Khudi, M.E., M.A. sebagai dosen pendamping. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh wawasan mengenai praktik inovasi sosial di Thailand serta implementasinya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperluas kolaborasi internasional yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika Universitas Negeri Jakarta maupun Mae Fah Luang University. Penulis: GIC & JRP Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (62) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (58) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (23) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Tingkatkan Mutu Pendidikan, FISH UNJ dan FISIP Universitas Andalas Lakukan Kerja Sama Strategis
Jakarta, 9 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memulai langkah proaktif untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi dengan menjalin kerja sama bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas. Kegiatan diskusi kerja sama ini dilaksanakan di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ sebagai bagian dari upaya fakultas dalam memahami serta mengoptimalkan upaya peningkatan mutu akademik kedua fakultas dalam bentuk diskusi pengelolaan keuangan dan manajemen risiko. Pertemuan yang berlangsung di lingkungan kampus UNJ ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas dari kedua universitas. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Dr. Aris Munandar, M.Si. dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya sinergi ini sebagai wujud nyata penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pihak FISIP UNAND yang diwakili oleh Dr. Yevita Nurti, M.Si pun menyambut antusias semangat kolaborasi ini. Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak memaparkan profil fakultas serta program studi yang dimiliki. Kerja sama yang disepakati memiliki fokus yang strategis, dengan menyentuh pilar-pilar penting dalam pengembangan institusi seperti kemahasiswaan, keuangan, sumber daya manusia, penelitian, pengabdian, dan riset. Hal ini ditujukan untuk mendukung implementasi Tri Dharma perguruan tinggi dengan penekanan khusus pada kepentingan mahasiswa dan pengembangan institusi secara berkelanjutan. Dalam konteks pengembangan akademik, kerja sama ini secara spesifik mencakup upaya saling mengisi antar fakultas, pertukaran pakar untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) lintas universitas, serta kolaborasi riset dan publikasi ilmiah bersama. Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian bersama dan publikasi jurnal yang terakreditasi, guna memberikan wawasan baru terkait isu-isu sosial dan hukum dari perspektif rumpun ilmu sosial. Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan mengenai program kerja antar program studi yang bernaung di bawah kedua fakultas, terutama yang memiliki irisan keilmuan seperti Ilmu Komunikasi, Sosiologi, dan Ilmu Politik. Diskusi ini juga menyoroti pentingnya penataan kembali dokumen perjanjian kerja sama (PKS) agar lebih relevan dengan kondisi terkini. Selain membahas struktur organisasi, kedua pihak juga melakukan diskusi mengenai manajemen keuangan. Pihak FISH UNJ memaparkan bahwa mereka menggunakan web SIRENA-UNJ untuk memonitor program mana yang sudah selesai dan belum agar anggaran bisa terus dipantau oleh dekanat. Dengan adanya pembahasan ini, diharapkan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta dapat terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi serta memperkuat kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Pertemuan diakhiri dengan penyerahan plakat sebagai bentuk simbolis apresiasi dan komitmen kerja sama antara Universitas Negeri Jakarta dan Universitas Andalas, serta sesi dokumentasi bersama untuk mengabadikan acara diskusi tersebut. Penulis: KAS Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (61) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (58) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (23) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Menjadi Warga Negara Yang Baik dan Cakap di Digital, Dosen PPKN UNJ hadir di SMK Bina Vokasi Bersama Warga Sekitar
Jakarta, 25 Juni 2026 – Era digitalisasi menghadirkan bentuk baru dari keberadaaan warga negara, sehingga dari warga negara yang baik menjadi warga negara digital yang baik/good digital citizenship. Tim Dosen Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat pada hari Kamis 18 Juni 2026 di SMK Bina Vokasi Nusantara Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud konkrit kehadiran Dosen secara langsung untuk memberikan edukasi kepada Masyarakat, dan sebagai wujud dari pengabdian oleh Dosen. Foto bersama Prodi PPKN FISH UNJ bersama SMK Bina Vokasi Nusantara (Doc. PPKN FISH UNJ, 2026) Demi merespons tantangan era Society 5.0, Iqbal Syafruddin, S.Pd., M.I.P. membawakan materi mengenai Politik Digital, Mitra Mustarica, S.Pd., M.Pd. mengulas tentang Etika Digital, Fitri, S.H., M.H. memaparkan topik Literasi Digital,dan Fella Defilla, S.H., M.H. menyampaikan materi krusial mengenai Hukum Digital. Tim Dosen sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kedada Masyarakat yang berfokus pada penguatan kewarganegaran digital masyarakat. Kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan mengingat transformasi teknologi yang tidak hanya membawa kemudahan, tetapi juga risiko yang sangat besar seperti polarisasi opini, pelanggaran privasi, hingga ancaman siber jika tidak diimbangi dengan literasi yang matang dan juga pelanggaran hukum. Melalui sosialisasi yang komprehensif, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan ruang digital secara produktif, aman, dan beretika demi mendukung kehidupan sosial yang sehat dan roda perekonomian yang baik. Secara langsung kegiatan ini mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan dengan menyasar beberapa poin penting dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Penguatan Etika Digital dan Literasi Digital literasi adalah wujud nyata dari pencapaian SDG 4 (Quality of Education) melalui penyediaan edukasi inklusif yang relevan dengan perkembangan zaman. Selain itu, materi Politik Digital, dan Hukum Digital juga selaras dengan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), di mana pemahaman ruang siber yang aman menjadi fondasi penting bagi masyarakat untuk mengembangkan ekonomi digital secara legal dan produktif, sekaligus mendukung SDG 3 (Good Health and Well-Being) dari aspek kesehatan mental pengguna media sosial melalui terciptanya lingkungan digital yang minim perundungan (bullying) dan tekanan psikologis. Demi perwujudan visi universitas, pelaksanaan program pengabdian juga berkontribusi pada pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas, khususnya IKU 7 (Kontribusi kegiatan terhadap SDGs). Dengan kolaborasi keilmuan lintas perspektif ini, UNJ menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi pusat akademik, melainkan Agent of Change yang memberikan dampak nyata serta terukur bagi tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional. Penyerahan Sertifikat Apresiasi – Mitra Mustarica,S.Pd., M.Pd.,(Dosen), Fitri,S.H.,M.H. Dosen), Dr. Yasnita,S.Pd.,M.Si.(Ibu Ketua Yayasan), Deden E Ariffan. (Bapak Ketua Yayasan), Iqbal Syafruddin,S.Pd.,M.I.P (Dosen),dan Fella Defilla S.H.,M.H. (Dosen) Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (61) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (58) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Perkuat Kolaborasi Internasional Melalui Penandatanganan MoA dan IA Bersama Perguruan Tinggi Uzbekistan
Jakarta, 8 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali memperkuat komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA) bersama dua perguruan tinggi dari Republik Uzbekistan, yaitu Jizzakh Polytechnic Institute (JizPI) dan Chirchik State Pedagogical University (CSPU). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serba Guna (RSG) Gedung K FISH UNJ ini mengusung tema “Strengthening Global Academic Partnerships through Education, Research, and Community Engagement”. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi internasional yang berorientasi pada pengembangan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Melalui penandatanganan tersebut, FISH UNJ berupaya membuka lebih banyak peluang kolaborasi akademik, mulai dari pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian bersama, penyelenggaraan seminar internasional, hingga pengembangan program akademik yang relevan dengan kebutuhan global. Delegasi dari Uzbekistan dipimpin oleh dua narasumber utama, yaitu Prof. Dr. Jalil Abdurasulovich Hamidov dari Jizzakh Polytechnic Institute (JizPI) dan Prof. Dr. Dustnazar Omonovich Khimmataliev dari Chirchik State Pedagogical University (CSPU). Turut hadir dalam rombongan, Mrs. Zulkhumor Ismatillaevna Khurramova dari CSPU yang turut berpartisipasi dalam agenda kerja sama akademik tersebut. Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan jejaring internasional antarperguruan tinggi, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah akademisi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), yaitu Prof. Dr. Prayoga Bestari, S.Pd., M.Si., Prof. Dr. Eng. Asep Bayu Nandiyanto, S.T., M.Eng., yang berperan sebagai penerjemah selama kegiatan berlangsung, serta Prof. Dr. Deni Darmawan, M.Si., M.Kom., MCE., MTCNA. Kehadiran para akademisi tersebut semakin memperkaya diskusi akademik sekaligus memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam membangun kolaborasi internasional. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari jajaran Dekanat FISH UNJ yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di era globalisasi. Dalam sambutannya, pihak FISH UNJ menyampaikan bahwa kerja sama internasional tidak hanya menjadi sarana memperluas relasi antar institusi, tetapi juga menjadi wadah untuk menghasilkan inovasi, meningkatkan kualitas riset, serta memperkaya pengalaman akademik bagi civitas akademika. Memasuki agenda utama, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang disaksikan oleh para Koordinator Program Studi di lingkungan FISH UNJ. Penandatanganan MoA dan IA tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mengembangkan berbagai program kolaboratif yang berkelanjutan dan saling menguntungkan bagi seluruh institusi yang terlibat. Usai prosesi penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum yang menghadirkan para delegasi sebagai narasumber. Dalam sesi tersebut, para peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan pendidikan tinggi, inovasi pembelajaran, peluang kolaborasi riset, serta penguatan kerja sama internasional antara Indonesia dan Uzbekistan. Antusiasme peserta terlihat dari berlangsungnya sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh moderator Syifa Syarifa, S.Pd., M.Sc., di mana mahasiswa maupun dosen berkesempatan berdialog langsung dengan para akademisi internasional. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya kemitraan antarlembaga, dilanjutkan dengan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada seluruh delegasi yang hadir. Penandatanganan MoA dan IA ini menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya internasionalisasi FISH UNJ. Melalui kemitraan dengan Jizzakh Polytechnic Institute (JizPI) dan Chirchik State Pedagogical University (CSPU), FISH UNJ berharap dapat memperluas peluang kolaborasi yang berdampak positif bagi pengembangan tridarma perguruan tinggi sekaligus meningkatkan daya saing institusi di tingkat internasional. Kunjungan delegasi Uzbekistan ini juga merupakan bagian dari rangkaian kunjungan tiga delegasi internasional ke FISH UNJ, yang mencerminkan semakin meningkatnya kepercayaan dan pengakuan mitra luar negeri terhadap FISH UNJ sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif membangun kerja sama global. Penulis: SZ & ZREditor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (66) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (2) Penelitian (21) Pengabdian (22) Pengajaran (49) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ TEMBUS MEDAN TERPENCIL PAPUA SELATAN UNTUK PERKUAT KOMPETENSI PENDIDIK DI ASGON MAPPI
Mappi, 6 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pemerataan kualitas pendidikan nasional melalui keterlibatan dosen dalam Pelatihan Penguatan Kapasitas dan Kompetensi Kepala Sekolah, Guru, dan Pengawas Sekolah Kabupaten Mappi Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 6–10 Juli 2026 di SMA Negeri 1 Asgon, Distrik Assue, Kabupaten Mappi, Papua Selatan. Keterlibatan FISH UNJ dalam program ini diwujudkan melalui penugasan Dr. Shahibah Yuliani, S.Sos., M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FISH UNJ, sebagai bagian dari tim dosen Universitas Negeri Jakarta yang memberikan pendampingan dan penguatan kompetensi kepada para tenaga pendidik di wilayah tersebut. Program yang merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Negeri Jakarta dan Pemerintah Kabupaten Mappi ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pendidikan, khususnya kepala sekolah, guru, dan pengawas sekolah. Melalui kolaborasi lintas disiplin dan lintas unit, UNJ menghadirkan materi yang mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas dan kejuruan, hingga penguatan kepemimpinan kepala sekolah. Tim dosen UNJ yang bertugas di klaster Assue terdiri atas Lalan Erlani, Anggit Aruwiyantuko, Dr. Shahibah Yuliani, S.Sos., M.Pd., Nur Sekhudin, Indra Jaya, Gilang Muhammad Ramadhan, Desi Rahmawati, dan Kamaludin. Setiap dosen membawakan materi sesuai bidang keilmuan dan kebutuhan peserta di lokasi pelatihan. Kehadiran dosen FISH UNJ dalam kegiatan tersebut memperkuat kontribusi fakultas dalam mengembangkan pendidikan yang kontekstual, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Perspektif ilmu sosial dan pendidikan menjadi penting dalam membantu tenaga pendidik memahami karakteristik peserta didik, kondisi sosial masyarakat, serta tantangan pembelajaran yang muncul di wilayah dengan keterbatasan akses dan infrastruktur. Menempuh Perjalanan 220 Kilometer Menuju Asgon Perjalanan menuju Kampung Asgon bukanlah perjalanan yang mudah. Dari pusat Kabupaten Mappi, tim dosen UNJ harus menempuh jarak sekitar 220 kilometer dengan kondisi medan yang menantang. Jalur menuju Distrik Assue didominasi hamparan pasir putih yang relatif dapat dilalui pada musim kemarau. Namun, ketika hujan turun, jalan tersebut dapat berubah menjadi lintasan berlumpur yang menyulitkan kendaraan untuk melintas. Kondisi jalan yang bergelombang turut membuat perjalanan berlangsung lebih lama dan menguras tenaga. Di tengah perjalanan, tim dosen harus berhenti sejenak untuk beristirahat dan menikmati makan siang di tepi hutan sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju lokasi pelatihan. Meskipun menghadapi keterbatasan infrastruktur dan tantangan geografis, semangat para dosen untuk menjalankan pengabdian tidak surut. Perjalanan tersebut menjadi representasi komitmen FISH UNJ dan Universitas Negeri Jakarta untuk memastikan bahwa penguatan kompetensi tenaga pendidik dapat menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal. Menguatkan Pembelajaran yang Kontekstual dan Berpusat pada Peserta Didik Sesampainya di SMA Negeri 1 Asgon, tim dosen UNJ disambut dengan antusiasme para kepala sekolah, guru, dan pengawas sekolah dari wilayah Distrik Assue. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan aktif melalui diskusi, pertukaran pengalaman, serta pembahasan berbagai solusi atas tantangan pendidikan yang dihadapi di sekolah masing-masing. Materi pelatihan tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi pedagogik, tetapi juga mencakup kepemimpinan sekolah, implementasi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, asesmen pembelajaran, penguatan karakter, serta strategi pemanfaatan teknologi pendidikan yang disesuaikan dengan kondisi dan ketersediaan fasilitas sekolah. Melalui pendekatan yang kontekstual, peserta didorong untuk tidak sekadar mengadopsi model pembelajaran secara seragam, tetapi mampu mengembangkan strategi pendidikan berdasarkan karakteristik sosial, budaya, geografis, dan kebutuhan peserta didik di Kabupaten Mappi. Kontribusi dosen Pendidikan IPS FISH UNJ dalam kegiatan ini turut memperkuat pemahaman bahwa proses pendidikan tidak dapat dipisahkan dari realitas sosial masyarakat. Pembelajaran yang bermakna perlu memperhatikan lingkungan tempat peserta didik tumbuh, nilai-nilai lokal, relasi sosial, serta pengalaman kehidupan sehari-hari yang membentuk cara mereka memahami pengetahuan. Wujud Sinergi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNJ, Prof. Ifan Iskandar, menyampaikan bahwa pengiriman tim dosen ke berbagai wilayah terpencil merupakan bagian dari komitmen universitas dalam mendukung pemerataan mutu pendidikan di Indonesia. “Perjalanan menuju Asgon menggambarkan bahwa membangun pendidikan berkualitas memerlukan dedikasi, kolaborasi, dan semangat melayani. Kami sangat mengapresiasi para dosen UNJ yang tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab meskipun harus menghadapi tantangan geografis yang tidak mudah. Kehadiran mereka merupakan bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi bagi kemajuan pendidikan nasional,” ujar Prof. Ifan Iskandar. Direktur Kerja Sama dan Bisnis UNJ, Rahmat Darmawan, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Mappi menjadi bagian dari upaya universitas dalam memperluas kontribusi bagi pembangunan sumber daya manusia di berbagai daerah. “Program ini menunjukkan bahwa kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah mampu menghadirkan dampak yang langsung dirasakan masyarakat. Kami berharap peningkatan kapasitas kepala sekolah, guru, dan pengawas sekolah di Kabupaten Mappi akan melahirkan praktik pembelajaran yang lebih berkualitas, sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan di Papua Selatan,” ungkap Rahmat Darmawan. Pelatihan tersebut tidak hanya menjadi ruang peningkatan kompetensi profesional, tetapi juga ruang perjumpaan dan pembelajaran bersama antara perguruan tinggi dan masyarakat. Para dosen tidak hanya membagikan pengetahuan akademik, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai realitas pendidikan, karakteristik sosial, serta kebutuhan tenaga pendidik di wilayah Papua Selatan. FISH UNJ Hadirkan Ilmu Sosial yang Berdampak Keterlibatan FISH UNJ dalam program penguatan kompetensi pendidik di Kabupaten Mappi mencerminkan implementasi tridarma perguruan tinggi yang berorientasi pada dampak sosial. Ilmu pengetahuan tidak berhenti pada proses pembelajaran di kampus, tetapi dihadirkan untuk mendampingi masyarakat dan menjawab persoalan pendidikan secara langsung. Kehadiran Dr. Shahibah Yuliani di tengah para pendidik Asgon juga menjadi bagian dari komitmen FISH UNJ dalam mengembangkan pendidikan ilmu sosial yang responsif terhadap keberagaman masyarakat Indonesia. Penguatan kompetensi tenaga pendidik di wilayah terpencil diharapkan dapat mendorong terbentuknya pembelajaran yang lebih adaptif, partisipatif, dan sesuai dengan konteks kehidupan peserta didik. Melalui kegiatan tersebut, FISH UNJ menegaskan perannya sebagai fakultas yang tidak hanya mengembangkan kajian ilmu sosial dan hukum secara akademik, tetapi juga menghubungkan pengetahuan dengan kebutuhan nyata masyarakat. Perjalanan panjang menuju Asgon menjadi simbol bahwa pengabdian, kepedulian sosial, dan semangat untuk menghadirkan pendidikan yang setara mampu menembus berbagai batas geografis. Sinergi antara FISH UNJ, Universitas Negeri Jakarta, dan Pemerintah Kabupaten Mappi diharapkan terus berkembang dalam berbagai program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat kualitas tenaga pendidik, memperluas kesempatan belajar, serta membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan di Papua Selatan. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO
FISH UNJ PERKUAT SINERGI UNIVERSITAS DALAM PENGEMBANGAN SDM UNGGUL DI KABUPATEN MAPPI
Mappi, 1 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) memperkuat kontribusinya dalam mendukung pemerataan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Mappi, Papua Selatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keterlibatan FISH UNJ dalam delegasi universitas yang mengawal implementasi program peningkatan kompetensi 1.000 guru dan Program 1.000 Sarjana Mappi. Program tersebut merupakan bagian dari kerja sama strategis antara Universitas Negeri Jakarta dan Pemerintah Kabupaten Mappi. Melalui kolaborasi lintas fakultas dan unit kerja, UNJ berupaya meningkatkan kapasitas tenaga pendidik sekaligus memperluas kesempatan bagi putra-putri terbaik Mappi untuk memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas. Keterlibatan FISH UNJ dalam program ini ditunjukkan melalui kehadiran Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, Ph.D., dan dosen Program Studi Usaha Jasa Pariwisata FISH UNJ, Lala Siti Sahara, M.Si., dalam kunjungan delegasi UNJ ke Kabupaten Mappi pada 28 Juni hingga 2 Juli 2026. Partisipasi tersebut menegaskan peran FISH UNJ dalam menghadirkan pendekatan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada kemanusiaan, pemberdayaan, serta pemahaman terhadap karakter sosial dan budaya masyarakat setempat. Delegasi UNJ dipimpin oleh perwakilan tiga organ utama universitas, yakni Majelis Wali Amanat (MWA), Senat Akademik Universitas (SAU), dan organ Rektor. MWA diwakili oleh Sekretaris MWA, Prof. Hapidin; SAU diwakili oleh Ketua Komisi Pendidikan SAU, Prof. C. Rudy Prihantono; sedangkan organ Rektor diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof. Ifan Iskandar. Kunjungan tersebut turut diikuti oleh sejumlah pimpinan fakultas dan unit kerja di lingkungan UNJ, yaitu Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Prof. Nofi Marlina Siregar; Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Aip Badrujaman; Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, Syamsi Setiadi; Dekan Fakultas Psikologi, Gugum Gumelar Fajar Rakhman; Direktur Kerja Sama dan Bisnis, Rahmat Darmawan; Kepala Humas dan Informasi Publik, Syaifudin; serta Protokoler UNJ, Alan Supriyadi. Sinergi antarfakultas dan tiga organ universitas tersebut menunjukkan bahwa pembangunan pendidikan di Mappi tidak ditempatkan sekadar sebagai agenda kerja sama kelembagaan. Program ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial UNJ sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Bagi FISH UNJ, keterlibatan dalam program di Mappi memiliki arti strategis karena pengembangan pendidikan tidak dapat dipisahkan dari pemahaman terhadap kondisi sosial, budaya, hukum, dan kebutuhan masyarakat. Perspektif ilmu sosial menjadi penting untuk memastikan bahwa setiap program pendidikan tidak hanya tepat secara akademik, tetapi juga relevan dengan konteks kehidupan masyarakat yang menjadi penerima manfaat. Kehadiran Lala Siti Sahara, M.Si., yang telah memiliki pengalaman panjang dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di berbagai wilayah Papua, turut memperkuat pendekatan kontekstual dalam pelaksanaan program. Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk membangun komunikasi yang setara, mengenali pengetahuan lokal, dan memastikan agar kegiatan pendampingan dilakukan dengan menghormati karakter serta kebutuhan masyarakat Mappi. Kunjungan awal delegasi UNJ bersifat simbolis dan akan dilanjutkan melalui dua gelombang keberangkatan akademisi. Gelombang pertama dijadwalkan tiba pada 1 Juli 2026 dengan melibatkan sekitar 30 peserta, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan hadir pada 4 Juli 2026 dengan melibatkan 15 peserta. Para akademisi lintas fakultas tersebut akan berkontribusi dalam pelaksanaan pelatihan peningkatan kompetensi guru, pendampingan akademik, serta proses seleksi dan pembinaan calon mahasiswa Program 1.000 Sarjana Mappi. Keterlibatan berbagai disiplin ilmu diharapkan dapat menghasilkan program yang komprehensif dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan pendidikan di Kabupaten Mappi. Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNJ, Prof. Ifan Iskandar, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk membangun kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkelanjutan. “Program peningkatan kompetensi 1.000 guru dan Program 1.000 Sarjana merupakan investasi jangka panjang bagi Kabupaten Mappi. UNJ tidak hanya ingin menghadirkan pendidikan tinggi, tetapi juga membangun kapasitas guru sebagai fondasi utama dalam menciptakan generasi yang berkualitas. Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Mappi,” ujar Prof. Ifan. Sekretaris MWA UNJ, Prof. Hapidin, menegaskan bahwa keterlibatan MWA merupakan bentuk dukungan terhadap arah kebijakan universitas yang berorientasi pada kemanfaatan sosial dan pembangunan nasional. “MWA mendukung penuh berbagai kebijakan strategis universitas yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional. Program di Mappi merupakan contoh bagaimana tata kelola universitas dapat menghasilkan dampak sosial melalui pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan,” ungkap Prof. Hapidin. Sementara itu, Ketua Komisi Pendidikan SAU, Prof. C. Rudy Prihantono, menekankan pentingnya menjaga mutu akademik dalam seluruh tahapan pelaksanaan program, baik pada pelatihan guru maupun penyelenggaraan Program 1.000 Sarjana. “Senat Akademik Universitas memastikan bahwa seluruh proses akademik, baik pelatihan guru maupun Program 1.000 Sarjana, dilaksanakan sesuai standar mutu pendidikan tinggi. Dengan demikian, manfaat yang diterima masyarakat tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi mampu menghasilkan lulusan dan tenaga pendidik yang kompeten serta berdaya saing,” jelas Prof. Rudy. Melalui keterlibatan aktif dalam program tersebut, FISH UNJ menegaskan komitmennya untuk mengembangkan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat yang berpijak pada riset, kolaborasi, serta penghormatan terhadap keberagaman sosial budaya. Kontribusi FISH UNJ juga memperlihatkan bahwa ilmu sosial dan hukum memiliki peran penting dalam membangun program pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara tiga organ universitas, pemerintah daerah, fakultas, serta unit kerja di lingkungan UNJ diharapkan dapat menjadikan Program 1.000 Guru dan Program 1.000 Sarjana sebagai model kemitraan pendidikan yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga untuk melahirkan tenaga pendidik dan generasi muda Mappi yang mampu menjadi penggerak pembangunan daerah. Keterlibatan FISH UNJ dalam sinergi tersebut sekaligus memperkuat identitas fakultas sebagai institusi akademik yang hadir di tengah masyarakat, mengembangkan keilmuan yang berdampak, serta berkontribusi dalam mewujudkan pendidikan bermutu bagi seluruh anak bangsa tanpa terkecuali. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (66) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (1) Penelitian (21) Pengabdian (21) Pengajaran (48) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
EURASIA INTERNATIONAL COURSE 2026: TRANSFORMASI EPISTEMOLOGI DAN PRAKSIS TEORI SERTA PENELITIAN SOSIAL DI ERA AI
Jakarta, 22 Juni 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung agenda global Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya pada pilar SDGs point 4 mengenai Pendidikan Berkualitas. Komitmen ini secara nyata diwujudkan melalui penyelenggaraan sesi ke-15 dari Eurasia International Lecture Series 2026 pada Senin, 22 Juni 2026, sebuah program kolaboratif internasional yang didukung oleh Eurasia Foundation Japan. Kuliah umum bertajuk “How AI Will Transform Epistemology and Praxis of Social Theory and Research” bersama Prof. Umberto Pagano, Ph.D. dari Universitas “Magna Graecia” of Catanzaro, Italia. Sesi 15 di moderatori oleh Dr. Phil. Umar Baihakqi, M.Si dan Dr. Rusfadia Saktiyanti Jahja, M.Si. Pada sesi ini, Prof. Umberto Pagano menekankan bahwa AI kini telah mendefinisikan ulang cara kerja sosiolog, di mana teknologi yang tidak pernah netral ini sering diadopsi melalui praktik rutin sebelum regulasi siap, sehingga mereka yang tidak menggunakannya akan dianggap tidak efisien dalam ekosistem akademis modern. Prof. Pagano membagi derajat penggunaan teknologi ini menjadi dua kategori krusial, yaitu instrumental delegation yang menyerahkan tugas teknis atau rutin seperti koreksi tata bahasa, transkripsi wawancara, penerjemahan, dan perapian format tanpa menggeser kendali peneliti, serta epistemic delegation yang menyerahkan tanggung jawab intelektual inti seperti menentukan tema wawancara atau menafsirkan makna sosial. Penyelenggaraan forum ini menjadi bukti nyata kontribusi FISH UNJ dalam menjalankan SDGs, di mana institusi bertindak sebagai benteng pertahanan integritas ilmiah agar pemakaian AI di lingkungan kampus tidak mereduksi otonomi intelektual mahasiswa. Tantangan terbesar dari epistemic delegation ini dinilai sangat berbahaya karena kelancaran bahasa AI sering disalahartikan sebagai “pemahaman”. Mengacu pada pemikiran Gadamer, pemahaman sosial sejati bersifat situasional, historis, dan dialogis yang tidak dimiliki oleh AI. Lebih lanjut, beliau menyoroti risiko bias AI yang dilatih dengan data historis karena menurut Bender et al., jika AI tersebut digunakan untuk mengambil keputusan riil, ia akan mereproduksi ketimpangan sosial di bawah kedok “netralitas teknologi”, yang berdasarkan teori Robert K. Merton dapat menjadi self-fulfilling prophecy. Selain itu, muncul ancaman hiperrealitas sosiologi berdasarkan konsep Jean Baudrillard, di mana peneliti cenderung lebih memilih mempelajari model simulasi AI yang rapi ketimbang terjun langsung ke masyarakat yang penuh kontradiksi, padahal anomali yang diabaikan AI justru merupakan motor utama perubahan sosial. Oleh karena itu, sosiolog bertugas membuka kembali apa yang ditutup oleh AI dengan terus mempertanyakan aspek makna, bukti, konteks, dan tanggung jawab. Setelah pemaparan tersebut, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab (Q&A) yang dibuka oleh pertanyaan pertama dari Dimas selaku perwakilan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum dengan mengajukan pertanyaan mengenai cara memvalidasi informasi dari LLM yang bahasanya sangat fasih dan meyakinkan. Menanggapi persoalan bias kognitif tersebut, Prof. Umberto Pagano memberikan jawaban mendalam dengan menyatakan: “The principal problem, the main problem is that the language is flat, the language is easy, and our brain, the perception of our brain when we see something smooth is that it is correct. But smooth does not necessarily mean correct.” Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa kerapian bahasa tidak boleh menggantikan pembuktian empiris. Setelah diskusi yang interaktif, agenda ini diakhiri dengan pemberian sertifikat penghargaan kepada Prof. Umberto Pagano, Ph.D., serta ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta di dalam ruangan aula FISH UNJ. Sebagai lembaga pendidikan tinggi, FISH UNJ tidak hanya berfokus pada pengajaran teori di dalam ruang kelas, melainkan aktif membangun ekosistem akademik yang responsif terhadap transformasi sosial, teknologi, dan keilmuan demi mempersiapkan generasi muda yang adaptif, kritis, dan bertanggung jawab terhadap masa depan masyarakat. Sinergi antara pemikiran kritis Prof. Pagano dan aksi nyata institusional FISH UNJ ini diharapkan mampu melahirkan pemikir masa depan yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki keteguhan prinsip untuk mempertahankan akal sehat dan otonomi epistemis demi kemaslahatan masyarakat luas. Penulis: AS, KAS, & ZHEditor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (64) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (13) Prodi (32) Program Unggulan (59) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (24) Zona Integritas (3) Berita Terbaru