FISH UNJ PERKUAT PENGEMBANGAN DESA WISATA BERKELANJUTAN MELALUI PKM DAN KERJA SAMA DI SUKAMANDI

Foto Bersama Program Studi Pendidikan Sejarah FISH UNJ dan Pemerintah Desa Sukamandi (Doc. Tim PkM Pendidikan Sejarah FISH UNJ, 2026)

Subang, 24 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Sejarah Lokal untuk Pendidikan, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan” di Desa Sukamandi, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Desa Sukamandi, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta SMP IT Adzikri Ciceuri sebagai mitra.

PkM tersebut bertujuan mengoptimalkan potensi sejarah dan budaya lokal sebagai sumber pembelajaran, penguatan identitas masyarakat, serta pendukung pengembangan desa wisata yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, sejarah lokal tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan mengenai masa lalu, tetapi juga dimanfaatkan sebagai modal sosial dan budaya yang dapat memberikan manfaat pendidikan dan ekonomi bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FISH UNJ dan Pemerintah Desa Sukamandi. Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Kepala Desa Sukamandi, Agus Setiawan, S.IP., bersama perwakilan Program Studi Pendidikan Sejarah FISH UNJ yang dalam hal ini diwakili oleh Koordinator Program Studi Pendidikan Sejarah, Dr. Nur’aeni Marta, M.Hum. dan Koordinator Program Magister Pendidikan Sejarah, Dr. Abrar, M.Hum.

PKS tersebut menjadi landasan kolaborasi berkelanjutan dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, terutama pada bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pemberdayaan potensi desa. Kerja sama ini juga membuka peluang bagi pengembangan program pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Sukamandi.

Pelaksanaan PkM dipusatkan pada dua kelompok sasaran. Kegiatan pertama melibatkan Pokdarwis Desa Sukamandi melalui pelatihan dan diskusi terarah mengenai penggalian narasi sejarah lokal. Peserta didorong untuk mengidentifikasi peristiwa, tokoh, tradisi, dan peninggalan budaya yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata berbasis identitas lokal.

Narasi sejarah yang disusun secara tepat diharapkan dapat memperkuat karakter destinasi sekaligus membedakan Desa Sukamandi dari desa wisata lainnya. Pengembangan pariwisata juga diarahkan agar tetap memperhatikan keberlanjutan budaya, lingkungan, serta keterlibatan masyarakat sebagai pelaku utama.

Kegiatan bersama siswa SMP IT Adzikri Ciceuri (Dok. Tim PkM Pendidikan Sejarah FISH UNJ, 2026)

Kegiatan kedua dilaksanakan bersama siswa dan tenaga pendidik SMP IT Adzikri Ciceuri. Tim PkM memperkenalkan pemanfaatan sejarah lokal sebagai media pembelajaran yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan siswa. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejarah, rasa bangga terhadap daerah, serta kepedulian generasi muda terhadap warisan budaya di lingkungan mereka.

Kepala Desa Sukamandi, Agus Setiawan, S.IP., menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan kontribusi FISH UNJ terhadap pengembangan desa: “Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Negeri Jakarta yang telah memberikan perhatian kepada Desa Sukamandi. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan, masyarakat, serta potensi wisata desa,” ujarnya.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Program Studi Pendidikan Sejarah FISH UNJ dan Pemerintah Desa Sukamandi oleh Kepala Desa Sukamandi, Agus Setiawan, S.IP., bersama perwakilan Program Studi Pendidikan Sejarah FISH UNJ di Desa Sukamandi, (Doc. Tim PkM Pendidikan Sejarah FISH UNJ, 2026)

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Program Studi Pendidikan Sejarah FISH UNJ dan Pemerintah Desa Sukamandi oleh Kepala Desa Sukamandi, Agus Setiawan, S.IP., bersama perwakilan Program Studi Pendidikan Sejarah FISH UNJ di Desa Sukamandi, (Doc. Tim PkM Pendidikan Sejarah FISH UNJ, 2026)

Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa pengembangan desa wisata tidak berhenti pada penyusunan program, tetapi dilanjutkan melalui pendampingan dan penguatan kapasitas masyarakat. Hasil pemetaan sejarah lokal yang diperoleh dari kegiatan ini dapat dikembangkan menjadi bahan pembelajaran, dokumentasi desa, narasi pemanduan wisata, maupun konten informasi destinasi.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Quality Education melalui pemanfaatan sejarah lokal dalam pembelajaran; SDG 8: Decent Work and Economic Growth melalui pengembangan potensi ekonomi berbasis pariwisata; serta SDG 17: Partnerships for the Goals melalui kemitraan antara perguruan tinggi, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat.

Pelaksanaan PkM dan penandatanganan PKS ini juga mendukung IKU 5, khususnya melalui penguatan kerja sama dan pengembangan luaran kolaboratif yang bermanfaat bagi masyarakat, serta IKU 7 melalui kontribusi kegiatan perguruan tinggi terhadap pencapaian SDGs. Ke depan, Program Studi Pendidikan Sejarah FISH UNJ dan Pemerintah Desa Sukamandi akan menindaklanjuti kerja sama melalui program pendidikan, pendampingan masyarakat, dan pengembangan sejarah lokal sebagai fondasi desa wisata yang berkelanjutan.

Share this article

© 2025 Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum – Universitas Negeri Jakarta