Dokumentasi Sosialisasi Pemringkatan Universitas (Doc. FISHMed, 2026) Jakarta, 1 September 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan Sosialisasi Pemeringkatan Universitas Menuju World Class University pada Selasa, 1 September 2026, pukul 10.00–11.30 WIB di Ruang 212 Gedung K, FISH UNJ. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya fakultas meningkatkan mutu akademik sekaligus memperkuat kontribusi terhadap reputasi global Universitas Negeri Jakarta. Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, Ph.D., dalam arahannya menekankan bahwa pemeringkatan universitas tidak semata-mata berkaitan dengan posisi dalam sebuah daftar peringkat, tetapi dapat menjadi momentum untuk mendorong transformasi budaya akademik di tingkat fakultas. Menurutnya, perhatian terhadap pemeringkatan telah mendorong perguruan tinggi untuk semakin serius membangun kerja sama, mengembangkan kolaborasi akademik, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menghasilkan publikasi dengan standar yang lebih tinggi. Jika sebelumnya publikasi nasional terakreditasi menjadi salah satu capaian utama, perkembangan saat ini menuntut sivitas akademika untuk mulai memperluas orientasi menuju jurnal terindeks DOAJ, Scopus, hingga Web of Science. “Reputasi global tidak dapat dibangun oleh satu atau dua pihak. Ia membutuhkan gerak bersama seluruh unsur fakultas. Karena itu, mari manfaatkan momentum pemeringkatan ini bukan sekadar untuk mengejar angka, tetapi sebagai proses transformasi agar FISH menjadi fakultas yang semakin baik, semakin bermutu, dan semakin dikenal melalui kontribusi akademiknya,” ujar Firdaus. Ia menambahkan bahwa peningkatan mutu akademik dan penguatan reputasi internasional harus berjalan beriringan. Kerja sama yang dibangun perlu menghasilkan kegiatan akademik yang nyata, mulai dari kelas kolaboratif, penelitian bersama, hingga publikasi internasional yang berkelanjutan. Sambutan Pimpinan oleh Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Dr. Kurniawati, M.Si., Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S, M.Si. Dr. RA. Murti Kusuma Wirasti, S.IP., M.Si. (Doc. FISHMed, 2026) Direktur Inovasi Sistem Informasi dan Pemeringkatan UNJ, Dr. R.A. Murti Kusuma Wirasti, M.Si., turut menyoroti tantangan mempertahankan capaian pemeringkatan universitas. Menurutnya, meraih suatu posisi merupakan tantangan, tetapi mempertahankan dan meningkatkannya membutuhkan kerja yang lebih konsisten. “Yang sulit bukan hanya meraih, tetapi lebih sulit mempertahankan,” ungkapnya. Ia menjelaskan bahwa salah satu kontribusi penting yang dapat diberikan fakultas adalah peningkatan publikasi, tidak hanya dari sisi jumlah tetapi juga kualitas. Publikasi pada jurnal kuartil Q1 dan Q2 menjadi semakin penting dalam memperkuat indikator akademik universitas. Selain kualitas publikasi, keberlanjutan jejaring kolaborasi internasional juga menjadi perhatian. Kolaborasi dengan mitra luar negeri perlu dijaga agar tidak berhenti pada satu kegiatan atau satu publikasi. Sebagai ilustrasi, kerja sama UNJ dengan sebuah universitas mitra idealnya dikembangkan menjadi hubungan akademik berkelanjutan yang menghasilkan beberapa publikasi dalam periode lima tahun. Sosialisasi oleh Dr. RA. Murti Kusuma Wirasti, S.IP., M.Si. (Doc. FISHMed, 2026) Dr. Murti juga mencontohkan pentingnya memperluas jaringan kolaborator akademik. Seorang akademisi tidak selalu harus memiliki jumlah publikasi yang sangat besar, tetapi jejaring kolaborasi yang luas dapat menjadi modal strategis dalam membangun kerja sama internasional. Karena itu, kolaborasi yang telah terbentuk perlu dijaga keberlanjutannya sekaligus diperluas ke perguruan tinggi dan negara baru. Dalam konteks ekspansi jejaring, perguruan tinggi di Malaysia yang selama ini banyak menjadi mitra institusi Indonesia dinilai tidak lagi cukup menjadi satu-satunya prioritas. UNJ perlu memperluas jejaring menuju kawasan dan negara lain untuk meningkatkan diversifikasi mitra internasional. Saat ini, data QS UNJ disebut telah berada di atas rata-rata Asia pada sejumlah indikator, tetapi capaian tersebut masih perlu diperkuat agar mampu mendorong UNJ masuk lebih kompetitif dalam World University Rankings. Dalam konteks inilah kontribusi setiap fakultas, termasuk FISH, menjadi semakin strategis. Materi mengenai pemeringkatan juga disampaikan oleh Tian Abdul Aziz, Ph.D., Kepala Subdirektorat Inovasi dan Hilirisasi. Ia menjelaskan posisi UNJ berdasarkan hasil THE World University Rankings 2026, yang menunjukkan bahwa salah satu kekuatan UNJ berada pada aspek teaching atau pendidikan, sementara keterhubungan dengan sektor industri masih menjadi area yang perlu diperkuat. Kondisi tersebut membuka ruang bagi fakultas untuk tidak hanya meningkatkan produktivitas akademik, tetapi juga membangun kolaborasi yang lebih luas dengan dunia industri, institusi internasional, dan berbagai mitra strategis lainnya. Dengan demikian, aktivitas pendidikan, penelitian, publikasi, inovasi, dan kerja sama dapat memberikan kontribusi yang semakin terukur terhadap performa universitas pada tingkat global. Kegiatan turut dihadiri oleh Dr. Kurniawati, M.Si., Wakil Dekan I FISH UNJ; Dr. Aris Munandar, M.Si., Wakil Dekan II FISH UNJ; Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si.; serta para dosen yang tergabung dalam tim kerja sama dan internasionalisasi FISH UNJ. Melalui sosialisasi ini, FISH UNJ mendorong sivitas akademika untuk melihat pemeringkatan bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai instrumen evaluasi dan transformasi. Peningkatan kualitas publikasi, perluasan kolaborasi lintas negara, penguatan jejaring akademik yang berkelanjutan, serta keterhubungan dengan dunia industri menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut. Sebagai bagian dari Universitas Negeri Jakarta, FISH UNJ terus memperkuat perannya sebagai fakultas yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi global, dengan menjadikan kualitas akademik dan jejaring internasional sebagai fondasi untuk menghasilkan kontribusi yang semakin luas bagi universitas, masyarakat, dan komunitas akademik dunia. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (71) Kemahasiswaan (19) Kerjasama (3) Penelitian (24) Pengabdian (23) Pengajaran (51) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (33) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (34) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Perkuat Strategi Pengembangan Operasional Program Studi, S2 Pendidikan Geografi UNJ Lakukan Benchmarking ke UPI
Bandung, 18 Agustus 2026. Program Studi Magister (S2) Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang diwakili oleh Koordinator Prodi Prof. Dr. Cahyadi Setiawan, M.Si., tim dosen, tendik, dan mahasiswa melaksanakan kegiatan benchmarking ke Program Studi S2 Pendidikan Geografi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada hari Selasa tanggal 18 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat strategi pengembangan dan pengelolaan operasional program studi melalui pembelajaran dari praktik pengelolaan program studi yang telah diterapkan di UPI. Pada kegiatan tersebut, Ketua Program Studi S2 Pendidikan Geografi UPI Bapak Dr. Iwan Setiawan, S.Pd., M.Si. bersama dengan Sekretaris Prodi Annisa Joviani Astari, M.I.L., M.Sc., Ph.D. memaparkan berbagai strategi pengembangan yang mencakup aspek kurikulum, penerimaan mahasiswa, pembelajaran, promosi, penelitian, penyelesaian studi, hingga pengembangan sistem evaluasi pembelajaran. Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam kegiatan benchmarking adalah implementasi Outcome-Based Education (OBE) dalam kurikulum. Program Studi S2 Pendidikan Geografi UPI telah mengimplementasikan OBE dengan dukungan pakar kurikulum, Prof. Dr. Ahmad Yani, M.Si., yang juga merupakan Dosen Tetap Program Studi (DTPS). Implementasi tersebut turut didukung oleh sistem penilaian berbasis evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang telah tersedia secara terperinci dan selaras dengan prinsip OBE. Diskusi mengenai strategi meningkatkan minat dan pengembangan jumlah mahasiswa Program Studi S2 Pendidikan Geografi UPI menerangkan bahwa penerapan skema fast track yang memungkinkan mahasiswa jenjang S1 untuk melanjutkan studi ke jenjang S2. Skema tersebut menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan jumlah mahasiswa pada program studi. Selain fast track, UPI juga tengah merencanakan penyelenggaraan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Konsep yang dikembangkan tidak sekadar memindahkan pembelajaran reguler ke format daring, tetapi menyiapkan sistem PJJ yang didukung oleh Learning Management System (LMS), modul pembelajaran, dan berbagai kelengkapan pembelajaran jarak jauh. Strategi promosi juga dilakukan secara terintegrasi dengan kegiatan kerja sama. Promosi program studi dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan kerja sama dengan berbagai instansi, termasuk dinas dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Pendekatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas jejaring sekaligus meningkatkan eksposur program studi kepada calon mahasiswa dan mitra strategis. Pada bidang penelitian, Program Studi S2 Pendidikan Geografi UPI mengembangkan grup riset untuk mengoptimalkan aktivitas penelitian. Pada rumpun Geografi UPI terdapat lima grup riset yang menjadi bagian dari ekosistem penelitian dan pengembangan keilmuan. Pengembangan grup riset juga berkaitan dengan mekanisme pembimbingan mahasiswa. Mahasiswa pada umumnya dapat mengajukan topik penelitian sesuai dengan minatnya. Dalam pelaksanaannya, terdapat pula grup riset yang melibatkan mahasiswa dalam kegiatan penelitian. Sistem pembimbingan yang diterapkan menggunakan dua orang dosen pembimbing untuk satu mahasiswa. Upaya untuk mendorong mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu dilakukan dengan pemantauan kemajuan tugas akhir secara berkala. Mahasiswa dikumpulkan secara periodik untuk memantau progress pengerjaan tugas akhir sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama proses penyelesaian studi. UPI juga telah membuka alternatif kelulusan melalui jalur artikel ilmiah. Meskipun demikian, publikasi artikel sebagai bagian dari jalur kelulusan tetap harus memenuhi prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan. Aspek lain yang menjadi pembelajaran dalam kegiatan benchmarking adalah dukungan sarana dan prasarana pembelajaran. Aktivitas praktikum Program Studi S2 Pendidikan Geografi UPI didukung oleh peralatan yang lengkap, termasuk peralatan yang diperoleh melalui hibah dengan nilai mencapai Rp6 miliar. Dukungan sarana tersebut menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa. UPI juga meningkatkan tata kelola akademik dengan menerapkan sistem atau aplikasi penilaian berbasis evaluasi CPL. Sistem tersebut menyediakan instrumen penilaian secara terperinci yang disusun sesuai dengan prinsip OBE, sehingga proses evaluasi capaian pembelajaran dapat dilakukan secara lebih sistematis. Sementara itu, dari aspek struktur pembelajaran, Program Studi S2 Pendidikan Geografi UPI memiliki total beban studi sebesar 60 SKS. Dalam diskusi juga disinggung mengenai beban kerja dosen serta konsep teaching of university sebagai bagian dari pembahasan pengelolaan pembelajaran dan sumber daya akademik. Kegiatan benchmarking ini memberikan gambaran mengenai berbagai praktik yang dapat menjadi bahan refleksi dan pembelajaran bagi Program Studi S2 Pendidikan Geografi UNJ. Berbagai strategi yang diterapkan UPI, mulai dari implementasi OBE, pengembangan sistem evaluasi berbasis CPL, strategi peningkatan jumlah mahasiswa melalui fast track, pengembangan PJJ, penguatan promosi dan kerja sama, grup riset, pemantauan masa studi, hingga penguatan sarana praktikum, menjadi masukan penting dalam pengembangan program studi. Pengalaman UPI dalam pengembangan program studi juga menunjukkan pentingnya keterpaduan antara aspek akademik, penelitian, layanan mahasiswa, promosi, kerja sama, dan dukungan sarana prasarana. Hasil benchmarking selanjutnya dapat menjadi bahan bagi Program Studi S2 Pendidikan Geografi UNJ untuk mengidentifikasi praktik-praktik yang relevan dan adaptif sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik program studi. Kegiatan ini diharapkan dapat terus memperkuat tata kelola dan strategi operasional, meningkatkan kualitas layanan akademik, memperluas jejaring kerja sama, serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian di Program Studi S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (67) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (2) Penelitian (23) Pengabdian (23) Pengajaran (50) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (33) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (33) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Penyerahan SK PNS bagi Dosen dan Tendik, Dekan FISH UNJ Ajak Dosen Tumbuh Bersama Mengembangkan Kelembagaan
Jakarta, 19 Agustus 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan seremoni penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada 28 dosen dan tenaga kependidikan (tendik) PNS FISH UNJ pada Rabu, 19 Agustus 2026, pukul 15.00–15.30 WIB, bertempat di Ruang 212 Dekanat FISH UNJ. Kegiatan yang bertepatan dengan momentum pengambilan sumpah/janji PNS tersebut menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia FISH UNJ sekaligus menandai dimulainya fase baru tanggung jawab profesional para dosen dan tendik sebagai aparatur negara dan bagian dari sivitas akademika yang berperan dalam pengembangan kelembagaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, Ph.D.; Wakil Dekan I FISH UNJ Dr. Kurniawati; Koordinator Layanan Administrasi FISH UNJ Yayuk Fajarwati, S.Sos.; Tim Kepegawaian FISH UNJ Muhamad Dio Affrian, S.H.; serta 28 dosen dan tendik PNS angkatan CPNS 2025. Dalam arahannya, Dekan FISH UNJ menekankan bahwa menjadi PNS bukan sekadar perubahan status kepegawaian. Status tersebut membawa tanggung jawab dan amanah yang lahir dari pilihan sadar untuk mengabdikan kompetensi, integritas, dan profesionalitas bagi negara, institusi, dan masyarakat. “Menjadi PNS adalah tanggung jawab dan pilihan sadar untuk menjadi abdi negara. Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya. Mari senantiasa menjaga profesionalitas dan jangan lupa untuk terus upgrade skill agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan zaman,” ujar Firdaus Wajdi. Ia menegaskan bahwa pengembangan kapasitas individu perlu berjalan beriringan dengan agenda pengembangan FISH UNJ sebagai institusi. Fakultas terus membuka dan mendorong berbagai peluang pengembangan diri, mulai dari sertifikasi, peningkatan kompetensi, hingga studi lanjut, sehingga kapasitas setiap dosen dan tendik dapat memberikan kontribusi yang semakin kuat bagi program studi dan fakultas. Menurutnya, pengembangan kelembagaan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Setiap dosen memiliki peran dalam membangun FISH melalui kontribusi yang saling menguatkan, baik dalam pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun dalam mendukung kebutuhan strategis program studi dan fakultas. “Pengembangan diri harus dapat menopang kerja institusi, program studi, dan fakultas. Aspek pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat juga jangan sampai terlewat. Kita perlu mengembangkan kelembagaan ini secara bersama-sama,” tegasnya. Dekan FISH UNJ juga secara khusus mendorong para dosen untuk mulai mempersiapkan studi lanjut ke jenjang doktoral. Dalam menentukan bidang studi S3, para dosen diharapkan dapat memadukan minat akademik personal (research interest) dengan kebutuhan pengembangan kelembagaan, khususnya kebutuhan kepakaran di program studi dan fakultas. Dengan pendekatan tersebut, studi lanjut tidak hanya menjadi pencapaian individual, tetapi juga menjadi bagian dari strategi penguatan kelembagaan. Kepakaran yang dibangun melalui studi lanjut diharapkan dapat mengisi kebutuhan akademik, memperkuat program studi, serta mendukung arah pengembangan FISH UNJ pada masa mendatang.Seremoni penyerahan SK berlangsung secara singkat dan hangat sebagai momentum penyambutan para dosen dan tendik dalam fase baru perjalanan profesional mereka. Lebih dari sekadar seremoni administratif, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pertumbuhan individu dan institusi merupakan proses yang perlu berjalan secara beriringan. Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia yang dilakukan secara berkelanjutan dan terarah, FISH UNJ berkomitmen membangun lingkungan akademik yang profesional, adaptif, dan terus bertumbuh. Setiap dosen dan tendik diharapkan mengambil bagian aktif dalam memperkuat program studi, fakultas, dan pada akhirnya kontribusi Universitas Negeri Jakarta kepada masyarakat. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (67) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (2) Penelitian (23) Pengabdian (23) Pengajaran (49) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (33) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (32) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ dan Talenta Hub Tandatangani Kerja Sama untuk Perkuat Kompetensi dan Inovasi Mahasiswa
Jakarta, 19 Agustus 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Talenta Hub (PT Technology Creative Solution) pada Rabu, 19 Agustus 2026, bertempat di Ruang 212 Gedung K, FISH UNJ. Penandatanganan dilakukan oleh Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, Ph.D. dan Direktur Talenta Hub. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mempertemukan kekuatan akademik perguruan tinggi dengan kebutuhan dan perkembangan dunia industri. Kolaborasi tersebut diharapkan membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan kompetensi mahasiswa, inovasi, penelitian, serta penguatan kapasitas sivitas akademika. Dalam sambutannya, Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi menyampaikan bahwa FISH UNJ membawahi 15 program studi dengan bidang keilmuan yang beragam. Karena itu, fakultas berkomitmen mengembangkan jejaring kerja sama dengan berbagai mitra untuk memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. “FISH UNJ membawahi 15 program studi dengan berbagai bidang keilmuan. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus mengembangkan kerja sama dalam bidang Tridarma Perguruan Tinggi yang memberikan manfaat nyata bagi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan,” ujar Firdaus Wajdi. Sementara itu, pihak Talenta Hub memaparkan tiga pilar kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama perguruan tinggi. Pilar pertama adalah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Berdasarkan pengalaman Talenta Hub dalam program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), khususnya pada bidang digital marketing, Talenta Hub melihat pentingnya mempertemukan soft skills mahasiswa dengan hard skills yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Pilar kedua adalah penguatan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) melalui sertifikasi kompetensi. Talenta Hub menawarkan berbagai peluang sertifikasi, antara lain Microsoft Certified Educator, yang merupakan sertifikasi internasional dan diakui di berbagai negara. Sertifikasi tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi lulusan sekaligus memperkuat daya saing mahasiswa di dunia kerja. Pilar ketiga adalah pengembangan inkubator bisnis bersama melalui Nawacita Inkubator. Inisiatif ini diarahkan untuk menghadirkan miniatur ekosistem industri di lingkungan kampus, sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai bagaimana dunia kerja dan ekosistem bisnis beroperasi. Pada saat yang sama, mahasiswa didorong untuk menghasilkan karya, menciptakan solusi, maupun mengembangkan usaha setelah menyelesaikan studi. Melalui kerja sama dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, pengembangan masyarakat, serta publikasi ilmiah, FISH UNJ dan Talenta Hub berkomitmen memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi berkembang menjadi berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat. Kemitraan ini sekaligus mendukung kontribusi FISH UNJ terhadap pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Bagi FISH UNJ, kerja sama tersebut menjadi bagian dari langkah berkelanjutan untuk membangun fakultas yang unggul, kompetitif, adaptif, dan berkelas dunia melalui pembelajaran yang kontekstual, kolaborasi dengan dunia industri, penguatan kelembagaan, serta kontribusi akademik dan sosial yang berkelanjutan. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (67) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (2) Penelitian (22) Pengabdian (22) Pengajaran (49) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (33) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (31) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
PROF. CAHYADI SETIAWAN DILANTIK SEBAGAI KOORDINATOR PROGRAM STUDI S1 DAN S2 PENDIDIKAN GEOGRAFI FISH UNJ
Jakarta, 22 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyampaikan selamat dan sukses atas dilantiknya Prof. Dr. Cahyadi Setiawan, S.Si., M.Si. sebagai Koordinator Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ. Pengangkatan tersebut menjadi bentuk kepercayaan institusi kepada Prof. Cahyadi untuk memperkuat tata kelola dan pengembangan akademik pada kedua jenjang pendidikan geografi. Kepemimpinannya diharapkan mampu mendorong kesinambungan pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia dari jenjang sarjana hingga magister. Sebagai akademisi di bidang geografi, Prof. Cahyadi memiliki rekam jejak keilmuan yang erat dengan kajian geografi tanah, penginderaan jauh, sistem informasi geografis, perubahan penggunaan lahan, kebencanaan, serta persoalan lingkungan perkotaan. Ia dikukuhkan sebagai Guru Besar UNJ dalam bidang Ilmu Geografi Tanah pada 11 November 2025. Dalam orasi ilmiah pengukuhan guru besarnya yang berjudul “Penerapan Ilmu Geografi dalam Identifikasi Penurunan Muka Tanah di Jakarta,” Prof. Cahyadi menyoroti penurunan muka tanah sebagai persoalan ekologis yang memerlukan perhatian serius. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan data dan kebijakan berbasis geospasial untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, khususnya terhadap keberlanjutan wilayah pesisir Jakarta. Konsistensinya dalam pengembangan riset juga terlihat melalui berbagai publikasi yang mengangkat persoalan strategis masyarakat. Salah satunya adalah penelitian mengenai pemanfaatan penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis untuk mengidentifikasi kawasan penyangga di sekitar Depo Bahan Bakar Plumpang. Penelitian tersebut memiliki relevansi terhadap mitigasi risiko kebakaran, keselamatan permukiman, dan perencanaan kawasan di sekitar objek vital nasional. Prof. Cahyadi juga terlibat dalam penelitian mengenai perubahan penggunaan lahan melalui citra Landsat, pemetaan material piroklastik Gunung Sinabung, aksesibilitas transportasi publik bagi pejalan kaki di Jakarta Pusat, serta kesiapsiagaan masyarakat dan sekolah dalam menghadapi bencana. Rekam jejak tersebut memperlihatkan orientasi keilmuannya yang tidak hanya berfokus pada pengembangan teori, tetapi juga pada pemanfaatan geografi untuk membaca dan membantu menyelesaikan persoalan lingkungan serta kemasyarakatan. Pada bidang komunikasi kebencanaan, Prof. Cahyadi turut berkontribusi dalam kajian efektivitas platform peta digital untuk komunikasi risiko banjir di Daerah Aliran Sungai Ciliwung. Kajian tersebut membandingkan penggunaan ArcGIS StoryMaps, portal pemerintah, dan PetaBencana.id sebagai sarana penyampaian informasi risiko kepada masyarakat. Penelitian ini menunjukkan pentingnya mengintegrasikan teknologi geospasial dengan komunikasi publik agar informasi kebencanaan dapat dipahami dan dimanfaatkan secara lebih efektif. Selain menjalankan penelitian, Prof. Cahyadi juga aktif mendukung penguatan pendidikan kebencanaan. Keterlibatannya dalam pembelajaran dan simulasi kesiapsiagaan bencana bersama mahasiswa menjadi bagian dari upaya menghadirkan proses pendidikan geografi yang kontekstual, aplikatif, dan dekat dengan tantangan yang dihadapi masyarakat. Pengalaman akademik tersebut menjadi modal penting dalam mengembangkan Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ agar semakin terintegrasi. Sinergi antara kedua jenjang diharapkan dapat memperkuat kualitas kurikulum, memperluas kolaborasi riset dosen dan mahasiswa, meningkatkan publikasi ilmiah, serta menghasilkan inovasi pembelajaran geografi yang relevan dengan isu lingkungan, kebencanaan, tata ruang, dan pembangunan berkelanjutan. Kepemimpinan Prof. Cahyadi juga diharapkan dapat memperluas jejaring nasional dan internasional Program Studi Pendidikan Geografi. Sebelumnya, ia turut terlibat dalam kegiatan akademik internasional Program Studi S2 Pendidikan Geografi, termasuk pelaksanaan ujian tesis yang menghadirkan penguji dari perguruan tinggi luar negeri sebagai bagian dari langkah menuju penguatan reputasi akademik dan internasionalisasi program studi. Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ memiliki peran strategis dalam menghasilkan pendidik, peneliti, dan praktisi geografi yang mampu menggunakan perspektif keruangan untuk menjawab persoalan masyarakat. Pengembangan penelitian dan inovasi yang berkontribusi terhadap penyelesaian masalah sosial serta pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat secara inovatif dan berkelanjutan juga menjadi bagian dari orientasi akademik program studi. Melalui kepemimpinan baru ini, FISH UNJ optimistis Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi akan semakin produktif dalam menghasilkan pendidikan bermutu, penelitian berdampak, dan pengabdian yang memberdayakan masyarakat. Integrasi keilmuan geografi dengan teknologi geospasial, pendidikan kebencanaan, dan isu keberlanjutan diharapkan dapat memperkuat kontribusi program studi terhadap pembangunan Indonesia. Seluruh sivitas akademika FISH UNJ mengucapkan selamat kepada Prof. Dr. Cahyadi Setiawan, S.Si., M.Si. atas amanah baru yang diemban. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebijaksanaan, dan kemudahan dalam memimpin, serta mampu membawa Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ menuju capaian akademik yang semakin unggul, bereputasi, dan berdampak bagi masyarakat. Selamat mengemban amanah dan terus menghadirkan ilmu geografi sebagai solusi bagi lingkungan, masyarakat, dan masa depan Indonesia. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Dr. Samadi Dilantik sebagai Kepala Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan UNJ Periode 2026–2031
Jakarta, 21 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Dr. Samadi, S.Pd., M.Si. sebagai Kepala Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan Universitas Negeri Jakarta untuk periode 2026–2031. Pelantikan tersebut menjadi bentuk kepercayaan Universitas Negeri Jakarta kepada Dr. Samadi untuk memimpin pengelolaan lingkungan dan kawasan kampus secara lebih terarah, berkelanjutan, serta selaras dengan visi UNJ sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdampak. Sebagai bagian dari sivitas akademika FISH UNJ, Dr. Samadi dikenal memiliki perhatian yang kuat terhadap isu lingkungan, pengelolaan kawasan, dan pengembangan ekosistem kampus yang sehat. Pengalaman akademik dan kontribusinya dalam berbagai kegiatan lingkungan diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program-program strategis di tingkat universitas. Dalam mengemban amanah baru tersebut, Dr. Samadi diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan kampus yang hijau, aman, nyaman, bersih, dan berkelanjutan. Pengelolaan lingkungan kampus tidak hanya berkaitan dengan aspek kebersihan dan penataan kawasan, tetapi juga mencakup penguatan budaya peduli lingkungan di kalangan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh warga kampus. FISH UNJ turut mendukung berbagai upaya kolaboratif yang dapat dikembangkan melalui Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan UNJ, termasuk edukasi lingkungan, pengelolaan sampah, penghijauan, efisiensi sumber daya, serta pengembangan kawasan kampus yang inklusif dan ramah bagi seluruh sivitas akademika. Dekan dan seluruh keluarga besar FISH UNJ menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas amanah yang diberikan kepada Dr. Samadi. Pelantikan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas fakultas dan unit kerja dalam mewujudkan tata kelola lingkungan kampus yang inovatif dan berkelanjutan. “Selamat kepada Dr. Samadi, S.Pd., M.Si. atas amanah sebagai Kepala Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan UNJ periode 2026–2031. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas serta membawa pengelolaan lingkungan dan kawasan UNJ semakin maju dan berdampak,” demikian harapan keluarga besar FISH UNJ. FISH UNJ meyakini bahwa melalui kepemimpinan yang kolaboratif dan berorientasi pada keberlanjutan, Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan UNJ dapat menjadi salah satu penggerak utama dalam mewujudkan kampus yang hijau, nyaman, dan berwawasan lingkungan. Selamat mengemban amanah, Dr. Samadi, S.Pd., M.Si. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (28) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar Sosialisasi dan Edukasi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) UNJ
Jakarta, 21 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan Sosialisasi dan Edukasi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) UNJ pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai upaya pencegahan, penanganan, serta pelaporan tindak kekerasan di lingkungan perguruan tinggi guna mewujudkan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Acara dibuka dengan sambutan Dekan FISH UNJ, Prof. Dr. Firdaus Wajdi, M.A., yang menekankan pentingnya penyelenggaraan sosialisasi dan edukasi secara berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang berbagi informasi sekaligus membangun kesadaran bersama akan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Kegiatan kemudian dimoderatori oleh Kepala Divisi Riset, Komunikasi, dan Informasi Satgas PPK UNJ, Dr. Ahmad Rifqy Ash-Shiddiqy, M.Pd. Dalam sesi pemaparan materi, Ketua Satgas PPK UNJ, Dr. Hj. Ikhlasiah Daliamoenthe, M.Si., menjelaskan bahwa dunia pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan terkait kasus kekerasan, termasuk kekerasan seksual yang terjadi di berbagai jenjang pendidikan, khususnya perguruan tinggi. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Salah satu peserta, Farhan, mengangkat persoalan yang kerap ditemui di bidang advokasi mahasiswa, yakni korban yang hanya bersedia melapor kepada pihak advokasi namun enggan menyampaikan laporan kepada program studi maupun Satgas PPK. Menanggapi hal tersebut, narasumber menyampaikan bahwa pendamping memiliki peran penting untuk terus mendampingi korban, membangun rasa percaya, serta mendorong keberanian korban agar dapat speak up dan melaporkan kasus melalui mekanisme yang telah disediakan sehingga korban memperoleh perlindungan dan penanganan yang tepat. Melalui kegiatan ini, FISH UNJ menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi ruang pengembangan akademik, tetapi juga lingkungan yang menjunjung tinggi martabat manusia, rasa aman, dan keberanian untuk bersuara. Bersama Satgas PPK UNJ, FISH UNJ terus mendorong terbentuknya budaya kampus yang responsif, saling melindungi, serta berpihak pada korban melalui penguatan pemahaman, mekanisme pelaporan, dan pendampingan yang berkelanjutan. Komitmen tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 5 tentang Kesetaraan Gender, serta SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, sebagai bagian dari upaya FISH UNJ menghadirkan pendidikan tinggi yang aman, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh sivitas akademika. Penulis: NA, AL, RD Fish Media Center, 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (27) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ DORONG CAPAIAN IKU BERDAMPAK 2026, MELALUI RAPAT SOSIALISASI IKU DI TINGKAT FAKULTAS
Jakarta, 20 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan Rapat Sosialisasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Berdampak TW III Tahun 2026 bersama Tim Pokja pada Senin, 20 Juli 2026 di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi yang fokus membahas cara meningkatkan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU), merapikan data kerja sama, hingga menyelaraskan silabus perkuliahan dengan agenda pembangunan berkelanjutan (SDGs). Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Jajaran Wakil Dekan I, II, III FISH UNJ, Tim IKU Berdampak Fish serta dihadiri oleh narasumber utama Prof. Dr. Umiatin, M.Si, ketua Gugus Penjaminan Mutu (GPJM) Saipiatuddin, S.Pd., M.Si., serta Sekretaris GPJM Yosi Erfinda, S.S.T., M.Par. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya kejelasan panduan teknis agar Tim IKU bisa bergerak secara terarah. “Terkait Juknis IKU Berdampak, kami ingin tahu contoh produk konkretnya dari produk IKU tersebut, terutama IKU 7,” ujar Dekan memberikan arahan kepada tim pengembang universitas. Dalam pemaparan materi awal, Prof. Dr. Umiatin, M.Si selaku narasumber utama dari Pokja IKU universitas, langsung menjelaskan bahwa laporan kerja sama prodi pada IKU 6 saat ini diinput manual lewat LPPM. Hal ini terjadi karena sistem Sister milik kementerian masih mengalami penyesuaian aturan pembobotan kuartil. Beliau mengingatkan para dosen agar selalu rajin memperbarui data personal penelitian mereka di akun masing-masing pada pangkalan data pendidikan tinggi. “Data IKU 6 ini berkaitan erat dengan IKU 4 Bapak/Ibu, sehingga Bapak/Ibu Dosen mohon selalu diminta untuk meng-update Sister-nya,” kata Prof. Umiyati mengingatkan. Menjawab pertanyaan Dekan mengenai produk konkret IKU 7, Yosi Erfinda, S.S.T., M.Par. selaku sekretaris GPJM Tim IKU Berdampak FISH menyampaikan bahwa produk luaran nyata yang dihitung adalah Modul Perkuliahan dan RPS berbasis proyek kelompok yang mendukung SDGs. Selain itu capaian data universitas sebenarnya sudah melampaui target Rektor. Namun, beliau meminta para dosen di tingkat prodi lebih teliti saat mengisi berkas di SiRPAS/SIAKAD agar datanya valid dan tidak hangus saat proses verifikasi. Merespons evaluasi tersebut, pimpinan FISH UNJ langsung menyusun rencana tindak lanjut. Fakultas meminta percepatan pelaporan data mulai dari pengarsipan modul kuliah mandiri, hak cipta (HAKI), luaran pengabdian masyarakat, hingga rekam jejak MBKM mahasiswa. Para koordinator prodi dibawah naungan FISH diminta mendata mahasiswa yang ikut magang, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), KKN tematik, serta praktik kerja lapangan agar masuk ke sistem PDDikti fakultas dengan kode yang benar. Dosen juga didorong aktif membuat naskah kebijakan (policy brief) atau menjadi juri ahli agar capaian pengakuan profesi pada IKU 8 ikut meningkat. Melalui rapat sosialisasi ini, FISH UNJ menegaskan bahwa pencapaian IKU Berdampak tidak sekadar berorientasi pada pemenuhan target administratif, tetapi menjadi bagian dari transformasi tata kelola fakultas yang berbasis data, kolaboratif, dan berkelanjutan. Penguatan kualitas pembelajaran, validitas pelaporan, rekognisi profesional dosen, serta perluasan kemitraan strategis diharapkan mampu menghasilkan dampak nyata bagi mahasiswa, masyarakat, dan institusi. Langkah tersebut sekaligus memperkuat kontribusi FISH UNJ terhadap SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan sinergi antara pimpinan fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, dan Tim IKU Berdampak, FISH UNJ optimistis dapat membangun budaya kinerja yang semakin adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai fakultas yang unggul, berdampak, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif untuk mengawal capaian IKU Berdampak FISH UNJ Tahun 2026. Penulis: AF, KAS, & AGP FISH MEDIA CENTER, 2026. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (26) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Diskusi dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara FISH UNJ dan PT. Sixware
Foto bersama antara FISH UNJ dan PT. Sixware Jakarta, 16 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan kegiatan Diskusi Perjanjian Kerjasama dan Penandatanganan Kerjasama dengan PT. Sixware. Bertempat di Gedung K Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta, lantai 2 ruang 212, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi strategis di bidang teknologi, khususnya keamanan siber, serta pengembangan sumber daya manusia. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Wakil Dekan Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si., serta Founder PT. Sixware, Prof. Dr. Ir. Rudy Agus Gemilang Gultom, M.Sc., CEH., CIQaR., IPM., ASEAN Eng., beserta jajarannya. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta yang menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini. Dalam sambutannya, beliau berharap kolaborasi antara FISH UNJ dan PT. Sixware dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui program-program yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi. Diskusi Perjanjian Kerja Sama antara FISH UNJ dan PT. Sixware Selanjutnya, Founder PT. Sixware, Prof. Dr. Ir. Rudy Agus Gemilang Gultom, M.Sc., CEH., CIQaR., IPM., ASEAN Eng., memaparkan profil PT. Sixware sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Cyber Security Framework. Beliau menjelaskan bahwa PT. Sixware memiliki berbagai lini layanan, mulai dari konsultasi teknologi informasi, pelatihan, pengembangan aplikasi, pelaksanaan proyek teknologi, hingga pembangunan infrastruktur dan sistem keamanan informasi. Dalam pemaparannya, Prof. Rudy juga menyampaikan bahwa kerja sama antara dunia industri dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan teknologi. Menurutnya, kolaborasi yang dibangun diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan perjanjian kerja sama, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai program nyata, seperti pelatihan, peningkatan kompetensi, penelitian, dan pengembangan yang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun kedua institusi. Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktur PT. Sixware dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta sebagai bentuk komitmen kedua belah pihak dalam menjalin kemitraan yang berkelanjutan. Prosesi Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara FISH UNJ dan PT. Sixware Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya kemitraan strategis antara PT Sixware dan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta. Kolaborasi ini menegaskan komitmen FISH UNJ untuk tidak hanya menjadi ruang pengembangan ilmu sosial dan hukum, tetapi juga menjadi fakultas yang responsif terhadap transformasi digital serta tantangan keamanan siber yang semakin kompleks. Melalui implementasi program pelatihan, peningkatan kompetensi, penelitian kolaboratif, dan pengembangan inovasi, kerja sama ini diharapkan berkontribusi terhadap pencapaian SDG 4: Quality Education, SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure, serta SDG 17: Partnerships for the Goals. Kemitraan ini juga selaras dengan IKU 5 Diktisaintek Berdampak, yaitu peningkatan luaran hasil kerja sama dan hilirisasi antara perguruan tinggi dengan industri atau lembaga, untuk menghasilkan pembelajaran yang relevan, memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja, dan menghadirkan solusi berbasis teknologi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penulis: AF, NRR FISH Media Center, 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (25) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ PERSIAPKAN MAHASISWA HADAPI KOMPETISI DEBAT PENEGAKAN HUKUM PEMILU VI TAHUN 2026
Jakarta, 15 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026 bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan yang berlangsung di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ ini menjadi langkah awal fakultas dalam mempersiapkan mahasiswa untuk mengikuti kompetisi debat yang akan diselenggarakan oleh Bawaslu. Sosialisasi tersebut diharapkan mampu memberikan pemahaman mengenai substansi penegakan hukum pemilu sekaligus membangun kesiapan akademik peserta sebelum memasuki tahapan seleksi dan pembinaan. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan FISH UNJ, dosen, perwakilan Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, serta mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Ilmu Komunikasi, dan Ilmu Hukum. Melalui kegiatan ini, FISH UNJ berupaya mempersiapkan mahasiswa agar mampu berpartisipasi secara optimal dalam ajang debat yang mengangkat isu penegakan hukum pemilu. Selain menjadi wadah pengembangan kemampuan berpikir kritis, kompetisi ini juga diharapkan dapat meningkatkan wawasan mahasiswa mengenai demokrasi, kepemiluan, dan supremasi hukum di Indonesia. Dalam sambutannya, Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Provinsi DKI Jakarta yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa FISH UNJ untuk mengenal lebih dekat Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026. Menurutnya, tema yang diangkat dalam kompetisi tersebut sangat relevan dengan bidang keilmuan yang dimiliki FISH UNJ, khususnya pada Program Studi Ilmu Hukum, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, serta Ilmu Komunikasi. Beliau juga menegaskan bahwa FISH UNJ terus berkomitmen mendorong peningkatan prestasi mahasiswa melalui berbagai ajang kompetisi akademik. Keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi debat tidak hanya menjadi sarana pengembangan kemampuan berpikir kritis, argumentasi, dan komunikasi, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas melalui capaian prestasi mahasiswa. “Kami berharap mahasiswa FISH UNJ dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Setelah kegiatan sosialisasi ini, fakultas akan melaksanakan proses seleksi dan coaching secara intensif agar peserta memiliki kesiapan yang optimal dalam menghadapi kompetisi,” ujar Firdaus Wajdi. Pada sesi sosialisasi, Sakhroji, S.H., M.H., selaku Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, memaparkan informasi mengenai pelaksanaan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026. Materi yang disampaikan meliputi tujuan penyelenggaraan kompetisi, mekanisme pelaksanaan, ketentuan peserta, hingga pentingnya penguasaan isu-isu kepemiluan dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Selain menjadi ajang kompetisi, debat ini juga diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap sistem pengawasan pemilu serta implementasi penegakan hukum dalam proses demokrasi di Indonesia. Sebanyak enam mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, tiga mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, dan empat mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum mengikuti kegiatan sosialisasi dengan antusias. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait teknis perlombaan maupun strategi penyusunan argumentasi dalam debat hukum pemilu. Melalui kegiatan ini, FISH UNJ menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem akademik yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, baik melalui pembelajaran di kelas maupun partisipasi dalam berbagai kompetisi nasional. Tahapan seleksi internal dan program coaching yang akan dilaksanakan setelah sosialisasi diharapkan mampu menghasilkan delegasi terbaik FISH UNJ yang siap bersaing pada Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan kompetensi mahasiswa, serta SDGs 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) dengan memperkuat pemahaman generasi muda mengenai demokrasi, supremasi hukum, dan tata kelola pemilu yang berintegritas. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) 2 tentang pengalaman belajar mahasiswa di luar kelas melalui partisipasi aktif dalam kegiatan pengembangan kompetensi akademik dan kompetisi nasional. Penulis: AFEditor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (66) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (2) Penelitian (21) Pengabdian (22) Pengajaran (49) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (30) Zona Integritas (3) Berita Terbaru