Jakarta, 22 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyampaikan selamat dan sukses atas dilantiknya Prof. Dr. Cahyadi Setiawan, S.Si., M.Si. sebagai Koordinator Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ. Pengangkatan tersebut menjadi bentuk kepercayaan institusi kepada Prof. Cahyadi untuk memperkuat tata kelola dan pengembangan akademik pada kedua jenjang pendidikan geografi. Kepemimpinannya diharapkan mampu mendorong kesinambungan pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia dari jenjang sarjana hingga magister. Sebagai akademisi di bidang geografi, Prof. Cahyadi memiliki rekam jejak keilmuan yang erat dengan kajian geografi tanah, penginderaan jauh, sistem informasi geografis, perubahan penggunaan lahan, kebencanaan, serta persoalan lingkungan perkotaan. Ia dikukuhkan sebagai Guru Besar UNJ dalam bidang Ilmu Geografi Tanah pada 11 November 2025. Dalam orasi ilmiah pengukuhan guru besarnya yang berjudul “Penerapan Ilmu Geografi dalam Identifikasi Penurunan Muka Tanah di Jakarta,” Prof. Cahyadi menyoroti penurunan muka tanah sebagai persoalan ekologis yang memerlukan perhatian serius. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan data dan kebijakan berbasis geospasial untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, khususnya terhadap keberlanjutan wilayah pesisir Jakarta. Konsistensinya dalam pengembangan riset juga terlihat melalui berbagai publikasi yang mengangkat persoalan strategis masyarakat. Salah satunya adalah penelitian mengenai pemanfaatan penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis untuk mengidentifikasi kawasan penyangga di sekitar Depo Bahan Bakar Plumpang. Penelitian tersebut memiliki relevansi terhadap mitigasi risiko kebakaran, keselamatan permukiman, dan perencanaan kawasan di sekitar objek vital nasional. Prof. Cahyadi juga terlibat dalam penelitian mengenai perubahan penggunaan lahan melalui citra Landsat, pemetaan material piroklastik Gunung Sinabung, aksesibilitas transportasi publik bagi pejalan kaki di Jakarta Pusat, serta kesiapsiagaan masyarakat dan sekolah dalam menghadapi bencana. Rekam jejak tersebut memperlihatkan orientasi keilmuannya yang tidak hanya berfokus pada pengembangan teori, tetapi juga pada pemanfaatan geografi untuk membaca dan membantu menyelesaikan persoalan lingkungan serta kemasyarakatan. Pada bidang komunikasi kebencanaan, Prof. Cahyadi turut berkontribusi dalam kajian efektivitas platform peta digital untuk komunikasi risiko banjir di Daerah Aliran Sungai Ciliwung. Kajian tersebut membandingkan penggunaan ArcGIS StoryMaps, portal pemerintah, dan PetaBencana.id sebagai sarana penyampaian informasi risiko kepada masyarakat. Penelitian ini menunjukkan pentingnya mengintegrasikan teknologi geospasial dengan komunikasi publik agar informasi kebencanaan dapat dipahami dan dimanfaatkan secara lebih efektif. Selain menjalankan penelitian, Prof. Cahyadi juga aktif mendukung penguatan pendidikan kebencanaan. Keterlibatannya dalam pembelajaran dan simulasi kesiapsiagaan bencana bersama mahasiswa menjadi bagian dari upaya menghadirkan proses pendidikan geografi yang kontekstual, aplikatif, dan dekat dengan tantangan yang dihadapi masyarakat. Pengalaman akademik tersebut menjadi modal penting dalam mengembangkan Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ agar semakin terintegrasi. Sinergi antara kedua jenjang diharapkan dapat memperkuat kualitas kurikulum, memperluas kolaborasi riset dosen dan mahasiswa, meningkatkan publikasi ilmiah, serta menghasilkan inovasi pembelajaran geografi yang relevan dengan isu lingkungan, kebencanaan, tata ruang, dan pembangunan berkelanjutan. Kepemimpinan Prof. Cahyadi juga diharapkan dapat memperluas jejaring nasional dan internasional Program Studi Pendidikan Geografi. Sebelumnya, ia turut terlibat dalam kegiatan akademik internasional Program Studi S2 Pendidikan Geografi, termasuk pelaksanaan ujian tesis yang menghadirkan penguji dari perguruan tinggi luar negeri sebagai bagian dari langkah menuju penguatan reputasi akademik dan internasionalisasi program studi. Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ memiliki peran strategis dalam menghasilkan pendidik, peneliti, dan praktisi geografi yang mampu menggunakan perspektif keruangan untuk menjawab persoalan masyarakat. Pengembangan penelitian dan inovasi yang berkontribusi terhadap penyelesaian masalah sosial serta pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat secara inovatif dan berkelanjutan juga menjadi bagian dari orientasi akademik program studi. Melalui kepemimpinan baru ini, FISH UNJ optimistis Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi akan semakin produktif dalam menghasilkan pendidikan bermutu, penelitian berdampak, dan pengabdian yang memberdayakan masyarakat. Integrasi keilmuan geografi dengan teknologi geospasial, pendidikan kebencanaan, dan isu keberlanjutan diharapkan dapat memperkuat kontribusi program studi terhadap pembangunan Indonesia. Seluruh sivitas akademika FISH UNJ mengucapkan selamat kepada Prof. Dr. Cahyadi Setiawan, S.Si., M.Si. atas amanah baru yang diemban. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebijaksanaan, dan kemudahan dalam memimpin, serta mampu membawa Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ menuju capaian akademik yang semakin unggul, bereputasi, dan berdampak bagi masyarakat. Selamat mengemban amanah dan terus menghadirkan ilmu geografi sebagai solusi bagi lingkungan, masyarakat, dan masa depan Indonesia. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Dr. Samadi Dilantik sebagai Kepala Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan UNJ Periode 2026–2031
Jakarta, 21 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Dr. Samadi, S.Pd., M.Si. sebagai Kepala Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan Universitas Negeri Jakarta untuk periode 2026–2031. Pelantikan tersebut menjadi bentuk kepercayaan Universitas Negeri Jakarta kepada Dr. Samadi untuk memimpin pengelolaan lingkungan dan kawasan kampus secara lebih terarah, berkelanjutan, serta selaras dengan visi UNJ sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdampak. Sebagai bagian dari sivitas akademika FISH UNJ, Dr. Samadi dikenal memiliki perhatian yang kuat terhadap isu lingkungan, pengelolaan kawasan, dan pengembangan ekosistem kampus yang sehat. Pengalaman akademik dan kontribusinya dalam berbagai kegiatan lingkungan diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program-program strategis di tingkat universitas. Dalam mengemban amanah baru tersebut, Dr. Samadi diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan kampus yang hijau, aman, nyaman, bersih, dan berkelanjutan. Pengelolaan lingkungan kampus tidak hanya berkaitan dengan aspek kebersihan dan penataan kawasan, tetapi juga mencakup penguatan budaya peduli lingkungan di kalangan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh warga kampus. FISH UNJ turut mendukung berbagai upaya kolaboratif yang dapat dikembangkan melalui Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan UNJ, termasuk edukasi lingkungan, pengelolaan sampah, penghijauan, efisiensi sumber daya, serta pengembangan kawasan kampus yang inklusif dan ramah bagi seluruh sivitas akademika. Dekan dan seluruh keluarga besar FISH UNJ menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas amanah yang diberikan kepada Dr. Samadi. Pelantikan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas fakultas dan unit kerja dalam mewujudkan tata kelola lingkungan kampus yang inovatif dan berkelanjutan. “Selamat kepada Dr. Samadi, S.Pd., M.Si. atas amanah sebagai Kepala Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan UNJ periode 2026–2031. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas serta membawa pengelolaan lingkungan dan kawasan UNJ semakin maju dan berdampak,” demikian harapan keluarga besar FISH UNJ. FISH UNJ meyakini bahwa melalui kepemimpinan yang kolaboratif dan berorientasi pada keberlanjutan, Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan UNJ dapat menjadi salah satu penggerak utama dalam mewujudkan kampus yang hijau, nyaman, dan berwawasan lingkungan. Selamat mengemban amanah, Dr. Samadi, S.Pd., M.Si. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (28) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar Sosialisasi dan Edukasi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) UNJ
Jakarta, 21 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan Sosialisasi dan Edukasi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) UNJ pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai upaya pencegahan, penanganan, serta pelaporan tindak kekerasan di lingkungan perguruan tinggi guna mewujudkan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Acara dibuka dengan sambutan Dekan FISH UNJ, Prof. Dr. Firdaus Wajdi, M.A., yang menekankan pentingnya penyelenggaraan sosialisasi dan edukasi secara berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang berbagi informasi sekaligus membangun kesadaran bersama akan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Kegiatan kemudian dimoderatori oleh Kepala Divisi Riset, Komunikasi, dan Informasi Satgas PPK UNJ, Dr. Ahmad Rifqy Ash-Shiddiqy, M.Pd. Dalam sesi pemaparan materi, Ketua Satgas PPK UNJ, Dr. Hj. Ikhlasiah Daliamoenthe, M.Si., menjelaskan bahwa dunia pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan terkait kasus kekerasan, termasuk kekerasan seksual yang terjadi di berbagai jenjang pendidikan, khususnya perguruan tinggi. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Salah satu peserta, Farhan, mengangkat persoalan yang kerap ditemui di bidang advokasi mahasiswa, yakni korban yang hanya bersedia melapor kepada pihak advokasi namun enggan menyampaikan laporan kepada program studi maupun Satgas PPK. Menanggapi hal tersebut, narasumber menyampaikan bahwa pendamping memiliki peran penting untuk terus mendampingi korban, membangun rasa percaya, serta mendorong keberanian korban agar dapat speak up dan melaporkan kasus melalui mekanisme yang telah disediakan sehingga korban memperoleh perlindungan dan penanganan yang tepat. Melalui kegiatan ini, FISH UNJ menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi ruang pengembangan akademik, tetapi juga lingkungan yang menjunjung tinggi martabat manusia, rasa aman, dan keberanian untuk bersuara. Bersama Satgas PPK UNJ, FISH UNJ terus mendorong terbentuknya budaya kampus yang responsif, saling melindungi, serta berpihak pada korban melalui penguatan pemahaman, mekanisme pelaporan, dan pendampingan yang berkelanjutan. Komitmen tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 5 tentang Kesetaraan Gender, serta SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, sebagai bagian dari upaya FISH UNJ menghadirkan pendidikan tinggi yang aman, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh sivitas akademika. Penulis: NA, AL, RD Fish Media Center, 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (27) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ DORONG CAPAIAN IKU BERDAMPAK 2026, MELALUI RAPAT SOSIALISASI IKU DI TINGKAT FAKULTAS
Jakarta, 20 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan Rapat Sosialisasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Berdampak TW III Tahun 2026 bersama Tim Pokja pada Senin, 20 Juli 2026 di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi yang fokus membahas cara meningkatkan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU), merapikan data kerja sama, hingga menyelaraskan silabus perkuliahan dengan agenda pembangunan berkelanjutan (SDGs). Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Jajaran Wakil Dekan I, II, III FISH UNJ, Tim IKU Berdampak Fish serta dihadiri oleh narasumber utama Prof. Dr. Umiatin, M.Si, ketua Gugus Penjaminan Mutu (GPJM) Saipiatuddin, S.Pd., M.Si., serta Sekretaris GPJM Yosi Erfinda, S.S.T., M.Par. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya kejelasan panduan teknis agar Tim IKU bisa bergerak secara terarah. “Terkait Juknis IKU Berdampak, kami ingin tahu contoh produk konkretnya dari produk IKU tersebut, terutama IKU 7,” ujar Dekan memberikan arahan kepada tim pengembang universitas. Dalam pemaparan materi awal, Prof. Dr. Umiatin, M.Si selaku narasumber utama dari Pokja IKU universitas, langsung menjelaskan bahwa laporan kerja sama prodi pada IKU 6 saat ini diinput manual lewat LPPM. Hal ini terjadi karena sistem Sister milik kementerian masih mengalami penyesuaian aturan pembobotan kuartil. Beliau mengingatkan para dosen agar selalu rajin memperbarui data personal penelitian mereka di akun masing-masing pada pangkalan data pendidikan tinggi. “Data IKU 6 ini berkaitan erat dengan IKU 4 Bapak/Ibu, sehingga Bapak/Ibu Dosen mohon selalu diminta untuk meng-update Sister-nya,” kata Prof. Umiyati mengingatkan. Menjawab pertanyaan Dekan mengenai produk konkret IKU 7, Yosi Erfinda, S.S.T., M.Par. selaku sekretaris GPJM Tim IKU Berdampak FISH menyampaikan bahwa produk luaran nyata yang dihitung adalah Modul Perkuliahan dan RPS berbasis proyek kelompok yang mendukung SDGs. Selain itu capaian data universitas sebenarnya sudah melampaui target Rektor. Namun, beliau meminta para dosen di tingkat prodi lebih teliti saat mengisi berkas di SiRPAS/SIAKAD agar datanya valid dan tidak hangus saat proses verifikasi. Merespons evaluasi tersebut, pimpinan FISH UNJ langsung menyusun rencana tindak lanjut. Fakultas meminta percepatan pelaporan data mulai dari pengarsipan modul kuliah mandiri, hak cipta (HAKI), luaran pengabdian masyarakat, hingga rekam jejak MBKM mahasiswa. Para koordinator prodi dibawah naungan FISH diminta mendata mahasiswa yang ikut magang, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), KKN tematik, serta praktik kerja lapangan agar masuk ke sistem PDDikti fakultas dengan kode yang benar. Dosen juga didorong aktif membuat naskah kebijakan (policy brief) atau menjadi juri ahli agar capaian pengakuan profesi pada IKU 8 ikut meningkat. Melalui rapat sosialisasi ini, FISH UNJ menegaskan bahwa pencapaian IKU Berdampak tidak sekadar berorientasi pada pemenuhan target administratif, tetapi menjadi bagian dari transformasi tata kelola fakultas yang berbasis data, kolaboratif, dan berkelanjutan. Penguatan kualitas pembelajaran, validitas pelaporan, rekognisi profesional dosen, serta perluasan kemitraan strategis diharapkan mampu menghasilkan dampak nyata bagi mahasiswa, masyarakat, dan institusi. Langkah tersebut sekaligus memperkuat kontribusi FISH UNJ terhadap SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan sinergi antara pimpinan fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, dan Tim IKU Berdampak, FISH UNJ optimistis dapat membangun budaya kinerja yang semakin adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai fakultas yang unggul, berdampak, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif untuk mengawal capaian IKU Berdampak FISH UNJ Tahun 2026. Penulis: AF, KAS, & AGP FISH MEDIA CENTER, 2026. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (26) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Diskusi dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara FISH UNJ dan PT. Sixware
Foto bersama antara FISH UNJ dan PT. Sixware Jakarta, 16 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan kegiatan Diskusi Perjanjian Kerjasama dan Penandatanganan Kerjasama dengan PT. Sixware. Bertempat di Gedung K Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta, lantai 2 ruang 212, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi strategis di bidang teknologi, khususnya keamanan siber, serta pengembangan sumber daya manusia. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Wakil Dekan Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si., serta Founder PT. Sixware, Prof. Dr. Ir. Rudy Agus Gemilang Gultom, M.Sc., CEH., CIQaR., IPM., ASEAN Eng., beserta jajarannya. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta yang menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini. Dalam sambutannya, beliau berharap kolaborasi antara FISH UNJ dan PT. Sixware dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui program-program yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi. Diskusi Perjanjian Kerja Sama antara FISH UNJ dan PT. Sixware Selanjutnya, Founder PT. Sixware, Prof. Dr. Ir. Rudy Agus Gemilang Gultom, M.Sc., CEH., CIQaR., IPM., ASEAN Eng., memaparkan profil PT. Sixware sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Cyber Security Framework. Beliau menjelaskan bahwa PT. Sixware memiliki berbagai lini layanan, mulai dari konsultasi teknologi informasi, pelatihan, pengembangan aplikasi, pelaksanaan proyek teknologi, hingga pembangunan infrastruktur dan sistem keamanan informasi. Dalam pemaparannya, Prof. Rudy juga menyampaikan bahwa kerja sama antara dunia industri dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan teknologi. Menurutnya, kolaborasi yang dibangun diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan perjanjian kerja sama, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai program nyata, seperti pelatihan, peningkatan kompetensi, penelitian, dan pengembangan yang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun kedua institusi. Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktur PT. Sixware dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta sebagai bentuk komitmen kedua belah pihak dalam menjalin kemitraan yang berkelanjutan. Prosesi Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara FISH UNJ dan PT. Sixware Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya kemitraan strategis antara PT Sixware dan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta. Kolaborasi ini menegaskan komitmen FISH UNJ untuk tidak hanya menjadi ruang pengembangan ilmu sosial dan hukum, tetapi juga menjadi fakultas yang responsif terhadap transformasi digital serta tantangan keamanan siber yang semakin kompleks. Melalui implementasi program pelatihan, peningkatan kompetensi, penelitian kolaboratif, dan pengembangan inovasi, kerja sama ini diharapkan berkontribusi terhadap pencapaian SDG 4: Quality Education, SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure, serta SDG 17: Partnerships for the Goals. Kemitraan ini juga selaras dengan IKU 5 Diktisaintek Berdampak, yaitu peningkatan luaran hasil kerja sama dan hilirisasi antara perguruan tinggi dengan industri atau lembaga, untuk menghasilkan pembelajaran yang relevan, memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja, dan menghadirkan solusi berbasis teknologi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penulis: AF, NRR FISH Media Center, 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (25) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Perkuat Budaya Mutu dan Kolaborasi Akademik, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ Gelar Sharing Penjaminan Mutu Bersama Fakultas Hukum UNS
Jakarta, 7 Juli 2026 — Bertempatan di Gedung K Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta, lantai 2 Ruang 212, telah berlangsung nya Sharing Penjaminan Mutu bersama dengan Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya yang bertujuan untuk berbagi praktik baik dalam pelaksanaan penjaminan mutu sekaligus mempererat kerjasama antar instansi. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Dr. Aris Munandar, M.Si selaku Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ. Dilanjutkan sambutan oleh Dr. Sasmini, S.H., LL.M selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian Fakultas Hukum UNS yang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi wadah untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat kolaborasi antara Fakultas Hukum UNS dan FISH UNJ. “Semoga nanti kita bisa banyak berdiskusi. Karena tadi saya sudah sampaikan bahwa di kami Prodi Hukum itu baru 1 tahun. Sementara itu, program studi lainnya, baik yang Pendidikan maupun non Pendidikan, sudah lebih dahulu berdiri dan memiliki pengalaman yang cukup panjang”, tutur Dr. Aris Munandar, M.Si dalam sambutannya. Selanjutnya, Ketua GPjM, Saipiatuddin, S.Pd., M.Si. memaparkan materi mengenai sistem penjaminan mutu yang diterapkan di FISH UNJ, mulai dari implementasi Outcome Based Education (OBE), pelaksanaan Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM), proses pengendalian mutu, hingga pemanfaatan aplikasi MyUNJ sebagai sistem digital pendukung penjaminan mutu. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pengalaman studi banding FISH UNJ ke UNESA pada tahun 2025 dan Universitas Negeri Padang pada tahun 2024, serta berbagai kerja sama yang telah dijalin, termasuk dengan Universitas Brawijaya dan jaringan Eurasia. Sesi diskusi berlangsung sangat interaktif. Perwakilan dari Fakultas Hukum UNS membahas mengenai pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang terintegrasi di UNJ. Ibu Saipiatuddin, S.Pd., M.Si, menanggapi bahwa sistem EDOM telah terintegrasi dengan SIAKAD sehingga mempermudah proses monitoring dan evaluasi, serta didukung oleh SIPP untuk mendukung dalam memantau kegiatan Penelitian dan pengabdian dosen. Diskusi turut diperkaya oleh tanggapan dari Dr. Bambang Santoso, S.H., M.Hum., Yosi Erfinda, S.S.T., M.Par., dan Dr. Aris Munandar, M.Si. yang membahas implementasi Sistem Penjaminan Mutu serta pelaksanaan program MBKM dan magang berdampak. Perwakilan Universitas Sebelas Maret (UNS) juga turut mengusulkan agar mahasiswa UNS dapat memperoleh kesempatan untuk melaksanakan program magang di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kegiatan diakhiri dengan penyerahan plakat dan dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen kedua Instansi untuk terus memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan dan penjaminan mutu. Kegiatan Sharing Penjaminan Mutu ini menjadi langkah strategis FISH UNJ dalam memperkuat budaya mutu, tata kelola akademik, dan kolaborasi kelembagaan yang berkelanjutan. Melalui pertukaran praktik baik bersama Fakultas Hukum UNS, kegiatan ini selaras dengan SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, sekaligus mendukung pencapaian IKU 6 melalui penguatan kerja sama program studi dengan mitra perguruan tinggi dalam pengembangan mutu pendidikan, pembelajaran, dan pengalaman akademik mahasiswa. Penulis: NR, GSFI, RSKPF FISH Media Center, 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (63) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (58) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (24) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Tingkatkan Mutu Pendidikan, FISH UNJ dan FISIP Universitas Andalas Lakukan Kerja Sama Strategis
Jakarta, 9 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memulai langkah proaktif untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi dengan menjalin kerja sama bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas. Kegiatan diskusi kerja sama ini dilaksanakan di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ sebagai bagian dari upaya fakultas dalam memahami serta mengoptimalkan upaya peningkatan mutu akademik kedua fakultas dalam bentuk diskusi pengelolaan keuangan dan manajemen risiko. Pertemuan yang berlangsung di lingkungan kampus UNJ ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas dari kedua universitas. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Dr. Aris Munandar, M.Si. dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya sinergi ini sebagai wujud nyata penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pihak FISIP UNAND yang diwakili oleh Dr. Yevita Nurti, M.Si pun menyambut antusias semangat kolaborasi ini. Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak memaparkan profil fakultas serta program studi yang dimiliki. Kerja sama yang disepakati memiliki fokus yang strategis, dengan menyentuh pilar-pilar penting dalam pengembangan institusi seperti kemahasiswaan, keuangan, sumber daya manusia, penelitian, pengabdian, dan riset. Hal ini ditujukan untuk mendukung implementasi Tri Dharma perguruan tinggi dengan penekanan khusus pada kepentingan mahasiswa dan pengembangan institusi secara berkelanjutan. Dalam konteks pengembangan akademik, kerja sama ini secara spesifik mencakup upaya saling mengisi antar fakultas, pertukaran pakar untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) lintas universitas, serta kolaborasi riset dan publikasi ilmiah bersama. Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian bersama dan publikasi jurnal yang terakreditasi, guna memberikan wawasan baru terkait isu-isu sosial dan hukum dari perspektif rumpun ilmu sosial. Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan mengenai program kerja antar program studi yang bernaung di bawah kedua fakultas, terutama yang memiliki irisan keilmuan seperti Ilmu Komunikasi, Sosiologi, dan Ilmu Politik. Diskusi ini juga menyoroti pentingnya penataan kembali dokumen perjanjian kerja sama (PKS) agar lebih relevan dengan kondisi terkini. Selain membahas struktur organisasi, kedua pihak juga melakukan diskusi mengenai manajemen keuangan. Pihak FISH UNJ memaparkan bahwa mereka menggunakan web SIRENA-UNJ untuk memonitor program mana yang sudah selesai dan belum agar anggaran bisa terus dipantau oleh dekanat. Dengan adanya pembahasan ini, diharapkan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta dapat terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi serta memperkuat kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Pertemuan diakhiri dengan penyerahan plakat sebagai bentuk simbolis apresiasi dan komitmen kerja sama antara Universitas Negeri Jakarta dan Universitas Andalas, serta sesi dokumentasi bersama untuk mengabadikan acara diskusi tersebut. Penulis: KAS Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (61) Kemahasiswaan (18) Penelitian (18) Pengabdian (17) Pengajaran (45) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (40) Prestasi (12) Prodi (32) Program Unggulan (58) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (23) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kependidikan Lewat Pelatihan Bahasa Inggris
Rilis Resmi 12 Mei 2026 Jakarta, 12 Mei 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta secara resmi menutup program Pelatihan Bahasa Inggris bagi Tenaga Kependidikan (Tendik) pada Selasa, 12 Mei 2026. Program yang berlangsung selama 15 kali pertemuan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan fakultas dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan akademik. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan komunikasi bahasa Inggris para tenaga kependidikan — baik dalam konteks pelayanan akademik maupun administrasi — guna merespons tuntutan dunia pendidikan yang semakin berskala global. Peserta dibekali dengan materi yang mencakup dasar-dasar komunikasi hingga praktik percakapan sehari-hari, dengan penekanan pada tiga aspek utama: kemampuan berbicara (speaking), menyimak (listening), serta penguasaan kosakata yang relevan dengan lingkungan kerja. “Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri para tenaga kependidikan dalam berkomunikasi secara profesional menggunakan bahasa Inggris.” — Pihak Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, UNJ Dalam acara penutupan, pimpinan fakultas menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pengajar yang telah berkontribusi aktif dalam menyukseskan program ini. Antusiasme dan konsistensi kehadiran para peserta selama pelatihan dinilai sebagai cerminan kesungguhan dalam meningkatkan kompetensi diri. Dengan berakhirnya program ini, FISH UNJ menegaskan harapan agar pelatihan serupa dapat diselenggarakan secara berkelanjutan. Pengembangan kompetensi tenaga kependidikan dipandang sebagai investasi strategis dalam mendukung kualitas layanan dan atmosfer akademik yang profesional di tingkat fakultas maupun universitas. 15 Pertemuan 3 Fokus kompetensi 2026 Program berjalan Tentang FISH UNJ — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan pendidikan tinggi di bidang ilmu sosial, hukum, dan komunikasi, dengan komitmen terhadap pengembangan sumber daya manusia yang profesional dan berdaya saing global. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (458) Internasionalisasi (48) Kemahasiswaan (17) Penelitian (14) Pengabdian (10) Pengajaran (28) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (39) Prestasi (6) Prodi (19) Program Unggulan (41) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (22) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Jalin Kerja Sama dengan Sentra Terpadu Inten Soeweno untuk Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi
Jakarta, 7 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA) dengan Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Bogor terkait pengamalan Tridharma Perguruan Tinggi. Penandatanganan berlangsung di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ. Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan penyandang disabilitas penerima bantuan sosial asistensi rehabilitasi sosial (ATENSI) vokasional di STIS. Acara dihadiri oleh Dr. Kurniawati, M.Si. (Wakil Dekan I FISH UNJ), Dr. Aris Munandar, M.Si. (Wakil Dekan II), Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S., M.Si. (Wakil Dekan III), Romal Uli Jaya Sinaga, S.IP., MPA (Kepala STIS Bogor) beserta jajaran, serta Tim Kerja Sama Nasional. Dalam sambutannya, Dr. Elisabeth Nugrahaeni menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya kerja sama ini setelah melalui proses panjang. “Kerja sama ini mencakup tiga aspek utama, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama ini memberikan manfaat nyata, terutama bagi mahasiswa yang sedang menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL), agar mereka dapat berkontribusi langsung dalam kegiatan pendidikan dan riset di lingkungan mitra,” ujarnya. Sementara itu, Romal Uli Jaya Sinaga menekankan pentingnya nilai-nilai bergerak, bekerja, dan berdampak sebagai pedoman pelaksanaan kerja sama. “Kerja sama ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi harus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Prinsip bergerak, bekerja, dan berdampak harus terimplementasi dengan baik,” pesannya. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoA dan IA oleh kedua pihak, disertai penyerahan plakat sebagai simbol kerja sama. FISH UNJ diwakili oleh Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S., M.Si., sedangkan STIS Bogor diwakili oleh Romal Uli Jaya Sinaga, S.IP., MPA. Kegiatan ditutup dengan diskusi ringan dan sesi foto bersama. Melalui kerja sama ini, FISH UNJ berharap dapat memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas. Penulis: AF, GICEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (27) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (27) Prestasi (4) Prodi (16) Program Unggulan (22) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
HISPISI Gelar Seminar Nasional Bertema “Transformasi Pendidikan Ilmu Sosial untuk Pendidikan Tinggi yang Berdampak”
Jakarta, 2 Agustus 2025 — Himpunan Sarjana Pendidikan Ilmu–Ilmu Sosial Indonesia (HISPISI) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Transformasi Pendidikan Ilmu Sosial untuk Pendidikan Tinggi yang Berdampak” di Aula Latief Hendraningrat, Gedung Dewi Sartika, Kampus A Universitas Negeri Jakarta. Kegiatan ini mempertemukan para akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, seperti Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Negeri Medan (UNIMED), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Negeri Malang (UM), dan lainnya. Seminar menghadirkan enam narasumber yang membahas tantangan, pembaruan pendekatan, serta kontribusi pendidikan ilmu sosial dalam menjawab kebutuhan zaman. Kehadiran peserta dari berbagai institusi menjadikan seminar ini sebagai wadah dialog lintas kampus yang inspiratif. Sesi pemaparan materi dibuka oleh Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., yang menekankan pentingnya pendidikan yang membangun sensibilitas sosial, karakter bangsa, serta relevansi ilmu sosial di tengah tantangan global. “Tidak semua pendidik memperbarui pengetahuan yang ia miliki,” ujarnya. Dr. Warsono, M.S. menegaskan bahwa pendidikan IPS harus membentuk warga negara yang cerdas secara intelektual, sosial, dan moral. Sementara itu, Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.H., S.I.P., S.A.P., S.Pd., M.Si., M.H., CPM memaparkan urgensi transformasi pendekatan ilmu sosial agar lebih adaptif dan responsif terhadap isu-isu kontemporer. Afriva Khaidir, S.H., M.Hum., MAPA, Ph.D. (UNP) mengangkat peran ilmu sosial dan kemanusiaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Prof. Dr. HM. Ahman Sya, Drs., M.Pd., M.Sc. (UNJ) menyampaikan pentingnya pendekatan holistik dalam pendidikan IPS yang mencakup pengembangan pikiran, hati, dan tindakan. Terakhir, Dr. Wiwik Sri Utami, M.P. (UNESA) membahas konsep Kampus Berdampak serta manajemen risiko untuk meningkatkan keberlanjutan dan kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat. “Manajemen risiko bukan hanya sekadar memetakan, tetapi juga tentang bagaimana tidak berdampak negatif bagi civitas akademika,” tuturnya. Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang dipandu secara dinamis. Para peserta dari berbagai perguruan tinggi aktif mengajukan pertanyaan dan tanggapan, menciptakan suasana dialog akademik yang hidup. Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para pembicara oleh Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan. Sebagai penutup, seluruh hadirin mengikuti makan siang bersama sebagai akhir dari rangkaian kegiatan seminar. Dengan terselenggaranya Seminar Nasional HISPISI ini, diharapkan lahir gagasan-gagasan baru yang mendorong pembaruan dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya di bidang ilmu sosial. Seminar ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat peran pendidikan tinggi sebagai motor penggerak perubahan sosial yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Penulis: VRRG & ZREditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (442) Internasionalisasi (22) Kemahasiswaan (5) Pengabdian (3) Pengajaran (11) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (11) Prestasi (1) Prodi (13) Program Unggulan (9) Tak Berkategori (11) Tata Kelola (20) Berita Terbaru