Tata Kelola FISH UNJ Tutup Rangkaian Audit Mutu Internal 2026, Perkuat Komitmen Peningkatan Kualitas Berkelanjutan Dekan, pimpinan fakultas, auditor, dan peserta kegiatan berfoto bersama usai Penutupan Audit Mutu Internal (AMI) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ Tahun 2026 di Gedung K FISH UNJ, Jakarta, Senin (29/9/2026). (Doc. FISHMed, 2026) Jakarta, 29 September 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) resmi menutup rangkaian kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 pada Senin (29/9/2026) di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya proses audit mutu yang telah dilaksanakan pada seluruh program studi dan unit kerja di lingkungan FISH UNJ sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola dan penjaminan mutu secara berkelanjutan. Pelaksanaan Audit Mutu Internal Tahun 2026 merupakan bagian dari siklus Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang bertujuan untuk mengevaluasi ketercapaian standar mutu pendidikan tinggi sekaligus menjadi dasar dalam penyusunan langkah-langkah perbaikan pada periode berikutnya. Melalui proses audit yang berlangsung selama beberapa pekan, fakultas memperoleh berbagai masukan dan rekomendasi yang diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan akademik maupun nonakademik. Kegiatan diawali dengan sambutan Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh auditor, koordinator auditor, pimpinan fakultas, program studi, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Audit Mutu Internal Tahun 2026. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim auditor dan seluruh sivitas akademika yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan AMI tahun ini. Hasil audit ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan yang akan memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan FISH UNJ,” ujar Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. Dalam sambutannya, Dekan juga menegaskan bahwa hasil Audit Mutu Internal akan menjadi salah satu landasan penting dalam mempersiapkan berbagai agenda pengembangan program studi, termasuk peningkatan mutu dan persiapan akreditasi pada tahun-tahun mendatang. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pemaparan hasil pelaksanaan audit oleh Prof. Dr. Otib Satibi Hidayat, M.Pd. selaku lead auditor Audit Mutu Internal FISH UNJ Tahun 2026. Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan AMI tahun ini berjalan dengan baik berkat kolaborasi dan komitmen seluruh pihak yang terlibat. Menurut Prof. Otib, proses audit tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme evaluasi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bersama dalam memperkuat budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi. Melalui proses tersebut, berbagai praktik baik yang telah berjalan dapat dipertahankan, sementara berbagai aspek yang masih memerlukan penyempurnaan dapat menjadi fokus perbaikan pada periode berikutnya. “Audit mutu merupakan bagian dari proses peningkatan kualitas yang berkelanjutan. Melalui evaluasi yang dilakukan secara objektif dan konstruktif, kita dapat terus memperkuat sistem penjaminan mutu dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” ungkap Prof. Dr. Otib Satibi Hidayat, M.Pd. Selain pemaparan hasil audit, kegiatan juga diisi dengan penyampaian evaluasi umum pelaksanaan AMI oleh tim auditor. Berbagai masukan yang diperoleh selama proses audit diharapkan dapat menjadi dasar bagi fakultas dan program studi dalam menyusun tindak lanjut yang lebih efektif untuk mendukung peningkatan mutu di masa mendatang. Prof. Dr. Otib Satibi Hidayat, M.Pd. menyampaikan pemaparan hasil Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 pada kegiatan penutupan AMI Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ. (Doc. FISHMed, 2026) Menutup kegiatan tersebut, Prof. Otib secara resmi menutup seluruh rangkaian Audit Mutu Internal Tahun 2026. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga komitmen terhadap budaya mutu serta menjadikan hasil audit sebagai pijakan dalam melakukan perbaikan berkelanjutan. Melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal Tahun 2026, FISH UNJ menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pendidikan tinggi yang berkualitas, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan. Hasil audit yang telah diperoleh diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan dan pengembangan program yang semakin responsif terhadap kebutuhan institusi maupun pemangku kepentingan. Penulis: QJY & NE TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (72) Kemahasiswaan (25) Kerjasama (3) Penelitian (24) Pengabdian (25) Pengajaran (53) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (42) Prestasi (14) Prodi (34) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (37) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
KUNJUNGAN KKL S2 PPKN UNIVERSITAS NEGERI MALANG : PERKUAT SILATURAHMI DAN SINERGI AKADEMIK
Tata Kelola Jakarta, 16 September 2026 Dokumentasi Bersama Prodi S2 PPKN UNJ dan S2 PPKN UM di halaman Plaza UNJ yang dihadiri koordinator prodi dan perwakilan mahasiswa S2 PPKN dari masing-masing universitas. (Doc. FISHMed, 2026) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) secara resmi menerima kunjungan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari mahasiswa Program Studi Magister (S2) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) Universitas Negeri Malang (UM). Kunjungan akademik ini mengusung tema “Transformasi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Memperkuat Demokrasi dan Identitas Kebangsaan di Era Modern” yang dilaksanakan pada Rabu (16/9) di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan I FISH UNJ Dr. Kurniawati, M.Si., Ketua Senat Akademik Fakultas (SAF) FISH UNJ Prof. Dr. Tjipto Sumadi, M.Si., M.Pd., Koordinator Prodi S1 dan S2 PPKN UNJ Dr. Yuyus Kardiman, M.Pd., Koordinator Prodi S2 PPKN UM Dr. Didik Sukriono, S.H., M.Hum., serta perwakilan mahasiswa S2 PPKN dari kedua perguruan tinggi. Memperluas Wawasan dan Jejaring Kolaborasi Antar Institusi Kegiatan kunjungan KKL ini merupakan agenda akademik yang bertujuan untuk memperluas wawasan keilmuan, bertukar pemikiran strategis, serta mempererat jejaring kolaborasi antar institusi perguruan tinggi. Melalui forum ini, kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai peluang, tantangan, serta inovasi dalam pembelajaran kewarganegaraan di era digital. Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality of Education) melalui penguatan kualitas dan transformasi kurikulum kewarganegaraan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi strategis antar lembaga pendidikan tinggi. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Dekan I FISH UNJ, Dr. Kurniawati, M.Si. Dalam sambutannya, ia menyambut hangat kedatangan rombongan S2 PPKN UM dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan akademik antar kampus ini. “Kami menyambut baik kegiatan ini dan mengucapkan selamat datang kepada civitas akademika dari S2 PPKN Universitas Negeri Malang. Semoga kedatangan rombongan ini semakin mempererat silaturahmi di antara kita serta menjadi sarana bertukar wawasan akademik.” — Dr. Kurniawati, M.Si., Wakil Dekan I FISH UNJ Sesi pembukaan dan diskusi akademik dalam kunjungan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Mahasiswa Program Studi S2 PPKN Universitas Negeri Malang di Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta. (Doc. FISHMed, 2026) Dinamika Penerimaan Mahasiswa dan Program Fast Track Sambutan berikutnya disampaikan oleh Koordinator Prodi S2 PPKN Universitas Negeri Malang Dr. Didik Sukriono, S.H., M.Hum., menyampaikan apresiasi mendalam atas penyambutan hangat dari jajaran pimpinan dan civitas akademika FISH UNJ. Dalam sambutannya beliau menyoroti dinamika penerimaan mahasiswa baru di jenjang magister, dimana terdapat tantangan terkait pergeseran minat lulusan sarjana yang kini lebih condong ke program profesi. “Sekarang ini banyak pilihan calon mahasiswa, banyak yang lebih memilih jalur Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang lebih pasti, sehingga kami harus berikhtiar ekstra untuk bisa mendapat mahasiswa sesuai kuota yang diharapkan, salah satunya dengan membuat program fast track.” — Dr. Didik Sukriono, S.H., M.Hum., Koordinator Prodi S2 PPKN UM Peluang Karier dan Fleksibilitas Kurikulum S2 PPKN UNJ Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dibuka oleh Dr. Yuyus Kardiman, M.Pd., beliau menekankan bahwa peluang karier lulusan S2 PPKN tetap terbuka sangat lebar. Dari lebih 4.000 perguruan tinggi di Indonesia, kebutuhan dosen linier untuk mata kuliah umum PPKN masih belum terpenuhi secara maksimal, mengingat saat ini 60–80% pengajar di perguruan tinggi masih diisi oleh dosen non-linier dari fakultas lain. Dr. Yuyus Kardiman, M.Pd., juga menyampaikan fleksibilitas kurikulum S2 PPKN UNJ. Mahasiswa magister kini diberikan pilihan tugas akhir jalur non-tesis seperti publikasi artikel jurnal Sinta 2 maupun pengembangan media pembelajaran berbasis uji coba sekolah guna mempercepat masa studi menjadi tiga semester. Sesi penyerahan plakat secara simbolis dalam kegiatan kunjungan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa Program Studi Magister (S2) PPKn Universitas Negeri Malang di Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta. (Doc. FISHMed, 2026) Diskusi Interaktif dan Tur Kampus UNJ Selanjutnya dalam sesi tanya jawab, para peserta yang terdiri atas mahasiswa S2 PPKN UM serta dosen dan mahasiswa dari UNJ aktif mendiskusikan berbagai topik strategis, mulai dari pengembangan media pembelajaran berbasis digital hingga pembahasan mengenai program kolaborasi akademik, seperti KKL ke Malaysia dan program rekognisi pembelajaran. Diskusi berlangsung secara interaktif dan konstruktif. Berbagai masukan dan pemikiran yang disampaikan peserta diharapkan dapat memperkuat sinergi antara S2 PPKN UM dan S2 PPKN UNJ sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya budaya akademik yang unggul dan inovatif. Setelah sesi tanya jawab berakhir dilanjutkan dengan sesi dokumentasi serta sedikit tour di kampus UNJ. Kegiatan UNJ tour dipandu oleh Duta Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ. (Doc. FISHMed, 2026) Menuju Kolaborasi Berkelanjutan dan Dukungan IKU 3 & IKU 5 Melalui kunjungan Kuliah Kerja Lapangan ini, S2 PPKN UNJ dan S2 PPKN UM berharap dapat terus menjalin hubungan kerja sama yang berkelanjutan. Pelaksanaan KKL ini menjadi wujud nyata komitmen universitas dalam pencapaian IKU 3 (pengalaman belajar luar kampus yang berkualitas bagi mahasiswa) sekaligus mendukung IKU 5 (kerja sama dan luaran kolaboratif antar-program studi perguruan tinggi) guna menghasilkan pendidikan kewarganegaraan yang unggul, berdaya saing, dan berdampak positif bagi bangsa. Hasil dari pertemuan ini diharapkan menjadi basis bagi pengembangan kurikulum dan program kegiatan ilmiah yang mendukung terciptanya pendidikan kewarganegaraan yang unggul, berdaya saing, dan berdampak positif bagi bangsa. Penulis: KAS & JRPSTim FISH Media Center 2026 Tag: S2 PPKN FISH UNJ, Universitas Negeri Malang, KKL S2 PPKN, SDG 4 Quality Education, SDG 17 Partnerships, IKU 3 IKU 5 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (72) Kemahasiswaan (24) Kerjasama (3) Penelitian (24) Pengabdian (25) Pengajaran (53) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (34) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (35) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
PEMBUKAAN AUDIT MUTU INTERNAL 2026 : PERKUAT BUDAYA MUTU DAN PENINGKATAN KUALITAS AKADEMIK
Tata Kelola FISH UNJ Resmi Melaksanakan Pembukaan Audit Mutu Internal 2026 untuk Perkuat Budaya Mutu dan Peningkatan Kualitas Akademik Jakarta, 15 September 2026 Penandatanganan Fakta Integritas pada kegiatan Pembukaan Audit Mutu Internal (AMI) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen terhadap pelaksanaan audit yang objektif, transparan, dan profesional. (Doc. FISHMed, 2026) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) secara resmi melaksanakan kegiatan Pembukaan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 pada Selasa (15/9) di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Ketua Satuan Penjaminan Mutu (SPM) Dr. Ir. Fatah Nurdin, M.M., Lead Auditor Prof. Dr. Otib Satibi Hidayat, M.Pd., jajaran wakil dekan, jajaran koordinator program studi, serta tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya penguatan sistem penjaminan mutu di lingkungan FISH UNJ. Audit Mutu Internal merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan standar mutu pada setiap program studi dan unit kerja. Melalui kegiatan ini, fakultas dapat mengidentifikasi berbagai capaian yang telah diraih sekaligus menyusun langkah perbaikan untuk meningkatkan kualitas tata kelola akademik secara berkelanjutan. AMI sebagai Sarana Belajar Bersama Kegiatan diawali dengan sambutan Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Audit Mutu Internal harus dipandang sebagai sarana evaluasi dan pembelajaran bersama untuk memperkuat kualitas fakultas maupun program studi. “AMI sesungguhnya adalah sarana belajar bersama. Jika seseorang perlu melakukan check-up untuk mengetahui kondisi kesehatannya, maka AMI juga menjadi sarana bagi institusi untuk melihat capaian yang telah diraih sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang masih perlu diperbaiki.” — Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Dekan FISH UNJ Ia juga mengajak seluruh program studi untuk memanfaatkan hasil audit sebagai bahan evaluasi, khususnya bagi program studi yang akan menghadapi proses akreditasi dalam waktu dekat. Menurutnya, keterbukaan dalam menyampaikan data yang valid dan objektif menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan AMI. Komitmen Bersama Membangun Budaya Mutu Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua SPM, Dr. Ir. Fatah Nurdin, M.M., yang menekankan pentingnya komitmen seluruh sivitas akademika dalam mendukung budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi. Ia menyampaikan bahwa audit tidak hanya berfungsi sebagai instrumen evaluasi, tetapi juga menjadi sarana untuk memastikan berbagai standar mutu dapat diterapkan secara konsisten pada setiap aspek penyelenggaraan pendidikan. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan AMI sangat bergantung pada kolaborasi seluruh unsur fakultas dalam menyediakan data dan informasi yang akurat sehingga hasil audit dapat menjadi dasar penyusunan program perbaikan yang tepat sasaran. Pendekatan Audit Mutu Internal Berbasis Risiko Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus arahan Audit Mutu Internal oleh Prof. Dr. Otib Satibi Hidayat, M.Pd. Dalam arahannya, Prof. Otib menjelaskan mekanisme pelaksanaan AMI Tahun 2026 serta berbagai pembaruan yang diterapkan dalam sistem audit tahun ini. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan audit tidak lagi hanya berfokus pada kelengkapan dokumen, tetapi juga mengedepankan pendekatan Audit Mutu Internal Berbasis Risiko (Risk-Based Internal Quality Audit) yang memungkinkan auditor mengidentifikasi berbagai risiko yang dapat memengaruhi pencapaian standar mutu akademik maupun nonakademik. “Audit mutu bukan hanya memastikan dokumen tersedia, tetapi juga melihat bagaimana setiap standar dijalankan dan risiko-risiko yang mungkin muncul dalam pelaksanaannya. Dengan demikian, hasil audit dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk perbaikan berkelanjutan.” — Prof. Dr. Otib Satibi Hidayat, M.Pd., Lead Auditor Selain itu, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai perkembangan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang telah disesuaikan dengan regulasi terbaru serta berbagai standar mutu yang menjadi acuan dalam pelaksanaan audit di lingkungan universitas. Prof. Dr. Otib Satibi Hidayat, M.Pd., memberikan arahan sekaligus secara resmi membuka kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ Tahun 2026 di Gedung K FISH UNJ, Jakarta, Selasa (15/9). (Doc. FISHMed, 2026) Diskusi Interaktif Seputar Mekanisme Audit dan Akreditasi Setelah sesi arahan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Para peserta yang terdiri atas koordinator program studi, dosen, dan tenaga kependidikan aktif menyampaikan berbagai pertanyaan terkait mekanisme audit, implementasi standar mutu, serta persiapan program studi dalam menghadapi proses evaluasi dan akreditasi. Diskusi berlangsung secara interaktif dan konstruktif. Berbagai masukan yang disampaikan peserta diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan Audit Mutu Internal Tahun 2026 sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya budaya mutu dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Menuju Tata Kelola Fakultas yang Unggul dan Berkelanjutan Melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal Tahun 2026, FISH UNJ berharap dapat memperoleh berbagai rekomendasi strategis yang dapat ditindaklanjuti oleh setiap program studi dan unit kerja. Hasil audit tersebut diharapkan menjadi landasan dalam penyusunan program peningkatan mutu yang lebih terarah guna mendukung terciptanya tata kelola fakultas yang unggul, akuntabel, dan berkelanjutan. Penulis: QJY & GICTim FISH Media Center 2026 Tag: Audit Mutu Internal FISH UNJ, AMI 2026, Satuan Penjaminan Mutu UNJ, Risk-Based Internal Quality Audit, Tata Kelola FISH UNJ Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (72) Kemahasiswaan (25) Kerjasama (3) Penelitian (24) Pengabdian (25) Pengajaran (53) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (34) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (36) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Perkuat Transformasi Akademik dan Reputasi Global melalui Sosialisasi Pemeringkatan Universitas
Dokumentasi Sosialisasi Pemringkatan Universitas (Doc. FISHMed, 2026) Jakarta, 1 September 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan Sosialisasi Pemeringkatan Universitas Menuju World Class University pada Selasa, 1 September 2026, pukul 10.00–11.30 WIB di Ruang 212 Gedung K, FISH UNJ. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya fakultas meningkatkan mutu akademik sekaligus memperkuat kontribusi terhadap reputasi global Universitas Negeri Jakarta. Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, Ph.D., dalam arahannya menekankan bahwa pemeringkatan universitas tidak semata-mata berkaitan dengan posisi dalam sebuah daftar peringkat, tetapi dapat menjadi momentum untuk mendorong transformasi budaya akademik di tingkat fakultas. Menurutnya, perhatian terhadap pemeringkatan telah mendorong perguruan tinggi untuk semakin serius membangun kerja sama, mengembangkan kolaborasi akademik, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menghasilkan publikasi dengan standar yang lebih tinggi. Jika sebelumnya publikasi nasional terakreditasi menjadi salah satu capaian utama, perkembangan saat ini menuntut sivitas akademika untuk mulai memperluas orientasi menuju jurnal terindeks DOAJ, Scopus, hingga Web of Science. “Reputasi global tidak dapat dibangun oleh satu atau dua pihak. Ia membutuhkan gerak bersama seluruh unsur fakultas. Karena itu, mari manfaatkan momentum pemeringkatan ini bukan sekadar untuk mengejar angka, tetapi sebagai proses transformasi agar FISH menjadi fakultas yang semakin baik, semakin bermutu, dan semakin dikenal melalui kontribusi akademiknya,” ujar Firdaus. Ia menambahkan bahwa peningkatan mutu akademik dan penguatan reputasi internasional harus berjalan beriringan. Kerja sama yang dibangun perlu menghasilkan kegiatan akademik yang nyata, mulai dari kelas kolaboratif, penelitian bersama, hingga publikasi internasional yang berkelanjutan. Sambutan Pimpinan oleh Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Dr. Kurniawati, M.Si., Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S, M.Si. Dr. RA. Murti Kusuma Wirasti, S.IP., M.Si. (Doc. FISHMed, 2026) Direktur Inovasi Sistem Informasi dan Pemeringkatan UNJ, Dr. R.A. Murti Kusuma Wirasti, M.Si., turut menyoroti tantangan mempertahankan capaian pemeringkatan universitas. Menurutnya, meraih suatu posisi merupakan tantangan, tetapi mempertahankan dan meningkatkannya membutuhkan kerja yang lebih konsisten. “Yang sulit bukan hanya meraih, tetapi lebih sulit mempertahankan,” ungkapnya. Ia menjelaskan bahwa salah satu kontribusi penting yang dapat diberikan fakultas adalah peningkatan publikasi, tidak hanya dari sisi jumlah tetapi juga kualitas. Publikasi pada jurnal kuartil Q1 dan Q2 menjadi semakin penting dalam memperkuat indikator akademik universitas. Selain kualitas publikasi, keberlanjutan jejaring kolaborasi internasional juga menjadi perhatian. Kolaborasi dengan mitra luar negeri perlu dijaga agar tidak berhenti pada satu kegiatan atau satu publikasi. Sebagai ilustrasi, kerja sama UNJ dengan sebuah universitas mitra idealnya dikembangkan menjadi hubungan akademik berkelanjutan yang menghasilkan beberapa publikasi dalam periode lima tahun. Sosialisasi oleh Dr. RA. Murti Kusuma Wirasti, S.IP., M.Si. (Doc. FISHMed, 2026) Dr. Murti juga mencontohkan pentingnya memperluas jaringan kolaborator akademik. Seorang akademisi tidak selalu harus memiliki jumlah publikasi yang sangat besar, tetapi jejaring kolaborasi yang luas dapat menjadi modal strategis dalam membangun kerja sama internasional. Karena itu, kolaborasi yang telah terbentuk perlu dijaga keberlanjutannya sekaligus diperluas ke perguruan tinggi dan negara baru. Dalam konteks ekspansi jejaring, perguruan tinggi di Malaysia yang selama ini banyak menjadi mitra institusi Indonesia dinilai tidak lagi cukup menjadi satu-satunya prioritas. UNJ perlu memperluas jejaring menuju kawasan dan negara lain untuk meningkatkan diversifikasi mitra internasional. Saat ini, data QS UNJ disebut telah berada di atas rata-rata Asia pada sejumlah indikator, tetapi capaian tersebut masih perlu diperkuat agar mampu mendorong UNJ masuk lebih kompetitif dalam World University Rankings. Dalam konteks inilah kontribusi setiap fakultas, termasuk FISH, menjadi semakin strategis. Materi mengenai pemeringkatan juga disampaikan oleh Tian Abdul Aziz, Ph.D., Kepala Subdirektorat Inovasi dan Hilirisasi. Ia menjelaskan posisi UNJ berdasarkan hasil THE World University Rankings 2026, yang menunjukkan bahwa salah satu kekuatan UNJ berada pada aspek teaching atau pendidikan, sementara keterhubungan dengan sektor industri masih menjadi area yang perlu diperkuat. Kondisi tersebut membuka ruang bagi fakultas untuk tidak hanya meningkatkan produktivitas akademik, tetapi juga membangun kolaborasi yang lebih luas dengan dunia industri, institusi internasional, dan berbagai mitra strategis lainnya. Dengan demikian, aktivitas pendidikan, penelitian, publikasi, inovasi, dan kerja sama dapat memberikan kontribusi yang semakin terukur terhadap performa universitas pada tingkat global. Kegiatan turut dihadiri oleh Dr. Kurniawati, M.Si., Wakil Dekan I FISH UNJ; Dr. Aris Munandar, M.Si., Wakil Dekan II FISH UNJ; Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si.; serta para dosen yang tergabung dalam tim kerja sama dan internasionalisasi FISH UNJ. Melalui sosialisasi ini, FISH UNJ mendorong sivitas akademika untuk melihat pemeringkatan bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai instrumen evaluasi dan transformasi. Peningkatan kualitas publikasi, perluasan kolaborasi lintas negara, penguatan jejaring akademik yang berkelanjutan, serta keterhubungan dengan dunia industri menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut. Sebagai bagian dari Universitas Negeri Jakarta, FISH UNJ terus memperkuat perannya sebagai fakultas yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi global, dengan menjadikan kualitas akademik dan jejaring internasional sebagai fondasi untuk menghasilkan kontribusi yang semakin luas bagi universitas, masyarakat, dan komunitas akademik dunia. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (71) Kemahasiswaan (19) Kerjasama (3) Penelitian (24) Pengabdian (23) Pengajaran (51) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (33) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (34) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Perkuat Strategi Pengembangan Operasional Program Studi, S2 Pendidikan Geografi UNJ Lakukan Benchmarking ke UPI
Bandung, 18 Agustus 2026. Program Studi Magister (S2) Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang diwakili oleh Koordinator Prodi Prof. Dr. Cahyadi Setiawan, M.Si., tim dosen, tendik, dan mahasiswa melaksanakan kegiatan benchmarking ke Program Studi S2 Pendidikan Geografi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada hari Selasa tanggal 18 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat strategi pengembangan dan pengelolaan operasional program studi melalui pembelajaran dari praktik pengelolaan program studi yang telah diterapkan di UPI. Pada kegiatan tersebut, Ketua Program Studi S2 Pendidikan Geografi UPI Bapak Dr. Iwan Setiawan, S.Pd., M.Si. bersama dengan Sekretaris Prodi Annisa Joviani Astari, M.I.L., M.Sc., Ph.D. memaparkan berbagai strategi pengembangan yang mencakup aspek kurikulum, penerimaan mahasiswa, pembelajaran, promosi, penelitian, penyelesaian studi, hingga pengembangan sistem evaluasi pembelajaran. Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam kegiatan benchmarking adalah implementasi Outcome-Based Education (OBE) dalam kurikulum. Program Studi S2 Pendidikan Geografi UPI telah mengimplementasikan OBE dengan dukungan pakar kurikulum, Prof. Dr. Ahmad Yani, M.Si., yang juga merupakan Dosen Tetap Program Studi (DTPS). Implementasi tersebut turut didukung oleh sistem penilaian berbasis evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang telah tersedia secara terperinci dan selaras dengan prinsip OBE. Diskusi mengenai strategi meningkatkan minat dan pengembangan jumlah mahasiswa Program Studi S2 Pendidikan Geografi UPI menerangkan bahwa penerapan skema fast track yang memungkinkan mahasiswa jenjang S1 untuk melanjutkan studi ke jenjang S2. Skema tersebut menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan jumlah mahasiswa pada program studi. Selain fast track, UPI juga tengah merencanakan penyelenggaraan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Konsep yang dikembangkan tidak sekadar memindahkan pembelajaran reguler ke format daring, tetapi menyiapkan sistem PJJ yang didukung oleh Learning Management System (LMS), modul pembelajaran, dan berbagai kelengkapan pembelajaran jarak jauh. Strategi promosi juga dilakukan secara terintegrasi dengan kegiatan kerja sama. Promosi program studi dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan kerja sama dengan berbagai instansi, termasuk dinas dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Pendekatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas jejaring sekaligus meningkatkan eksposur program studi kepada calon mahasiswa dan mitra strategis. Pada bidang penelitian, Program Studi S2 Pendidikan Geografi UPI mengembangkan grup riset untuk mengoptimalkan aktivitas penelitian. Pada rumpun Geografi UPI terdapat lima grup riset yang menjadi bagian dari ekosistem penelitian dan pengembangan keilmuan. Pengembangan grup riset juga berkaitan dengan mekanisme pembimbingan mahasiswa. Mahasiswa pada umumnya dapat mengajukan topik penelitian sesuai dengan minatnya. Dalam pelaksanaannya, terdapat pula grup riset yang melibatkan mahasiswa dalam kegiatan penelitian. Sistem pembimbingan yang diterapkan menggunakan dua orang dosen pembimbing untuk satu mahasiswa. Upaya untuk mendorong mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu dilakukan dengan pemantauan kemajuan tugas akhir secara berkala. Mahasiswa dikumpulkan secara periodik untuk memantau progress pengerjaan tugas akhir sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama proses penyelesaian studi. UPI juga telah membuka alternatif kelulusan melalui jalur artikel ilmiah. Meskipun demikian, publikasi artikel sebagai bagian dari jalur kelulusan tetap harus memenuhi prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan. Aspek lain yang menjadi pembelajaran dalam kegiatan benchmarking adalah dukungan sarana dan prasarana pembelajaran. Aktivitas praktikum Program Studi S2 Pendidikan Geografi UPI didukung oleh peralatan yang lengkap, termasuk peralatan yang diperoleh melalui hibah dengan nilai mencapai Rp6 miliar. Dukungan sarana tersebut menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa. UPI juga meningkatkan tata kelola akademik dengan menerapkan sistem atau aplikasi penilaian berbasis evaluasi CPL. Sistem tersebut menyediakan instrumen penilaian secara terperinci yang disusun sesuai dengan prinsip OBE, sehingga proses evaluasi capaian pembelajaran dapat dilakukan secara lebih sistematis. Sementara itu, dari aspek struktur pembelajaran, Program Studi S2 Pendidikan Geografi UPI memiliki total beban studi sebesar 60 SKS. Dalam diskusi juga disinggung mengenai beban kerja dosen serta konsep teaching of university sebagai bagian dari pembahasan pengelolaan pembelajaran dan sumber daya akademik. Kegiatan benchmarking ini memberikan gambaran mengenai berbagai praktik yang dapat menjadi bahan refleksi dan pembelajaran bagi Program Studi S2 Pendidikan Geografi UNJ. Berbagai strategi yang diterapkan UPI, mulai dari implementasi OBE, pengembangan sistem evaluasi berbasis CPL, strategi peningkatan jumlah mahasiswa melalui fast track, pengembangan PJJ, penguatan promosi dan kerja sama, grup riset, pemantauan masa studi, hingga penguatan sarana praktikum, menjadi masukan penting dalam pengembangan program studi. Pengalaman UPI dalam pengembangan program studi juga menunjukkan pentingnya keterpaduan antara aspek akademik, penelitian, layanan mahasiswa, promosi, kerja sama, dan dukungan sarana prasarana. Hasil benchmarking selanjutnya dapat menjadi bahan bagi Program Studi S2 Pendidikan Geografi UNJ untuk mengidentifikasi praktik-praktik yang relevan dan adaptif sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik program studi. Kegiatan ini diharapkan dapat terus memperkuat tata kelola dan strategi operasional, meningkatkan kualitas layanan akademik, memperluas jejaring kerja sama, serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian di Program Studi S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (67) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (2) Penelitian (23) Pengabdian (23) Pengajaran (50) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (33) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (33) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Penyerahan SK PNS bagi Dosen dan Tendik, Dekan FISH UNJ Ajak Dosen Tumbuh Bersama Mengembangkan Kelembagaan
Jakarta, 19 Agustus 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan seremoni penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada 28 dosen dan tenaga kependidikan (tendik) PNS FISH UNJ pada Rabu, 19 Agustus 2026, pukul 15.00–15.30 WIB, bertempat di Ruang 212 Dekanat FISH UNJ. Kegiatan yang bertepatan dengan momentum pengambilan sumpah/janji PNS tersebut menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia FISH UNJ sekaligus menandai dimulainya fase baru tanggung jawab profesional para dosen dan tendik sebagai aparatur negara dan bagian dari sivitas akademika yang berperan dalam pengembangan kelembagaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, Ph.D.; Wakil Dekan I FISH UNJ Dr. Kurniawati; Koordinator Layanan Administrasi FISH UNJ Yayuk Fajarwati, S.Sos.; Tim Kepegawaian FISH UNJ Muhamad Dio Affrian, S.H.; serta 28 dosen dan tendik PNS angkatan CPNS 2025. Dalam arahannya, Dekan FISH UNJ menekankan bahwa menjadi PNS bukan sekadar perubahan status kepegawaian. Status tersebut membawa tanggung jawab dan amanah yang lahir dari pilihan sadar untuk mengabdikan kompetensi, integritas, dan profesionalitas bagi negara, institusi, dan masyarakat. “Menjadi PNS adalah tanggung jawab dan pilihan sadar untuk menjadi abdi negara. Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya. Mari senantiasa menjaga profesionalitas dan jangan lupa untuk terus upgrade skill agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan zaman,” ujar Firdaus Wajdi. Ia menegaskan bahwa pengembangan kapasitas individu perlu berjalan beriringan dengan agenda pengembangan FISH UNJ sebagai institusi. Fakultas terus membuka dan mendorong berbagai peluang pengembangan diri, mulai dari sertifikasi, peningkatan kompetensi, hingga studi lanjut, sehingga kapasitas setiap dosen dan tendik dapat memberikan kontribusi yang semakin kuat bagi program studi dan fakultas. Menurutnya, pengembangan kelembagaan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Setiap dosen memiliki peran dalam membangun FISH melalui kontribusi yang saling menguatkan, baik dalam pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun dalam mendukung kebutuhan strategis program studi dan fakultas. “Pengembangan diri harus dapat menopang kerja institusi, program studi, dan fakultas. Aspek pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat juga jangan sampai terlewat. Kita perlu mengembangkan kelembagaan ini secara bersama-sama,” tegasnya. Dekan FISH UNJ juga secara khusus mendorong para dosen untuk mulai mempersiapkan studi lanjut ke jenjang doktoral. Dalam menentukan bidang studi S3, para dosen diharapkan dapat memadukan minat akademik personal (research interest) dengan kebutuhan pengembangan kelembagaan, khususnya kebutuhan kepakaran di program studi dan fakultas. Dengan pendekatan tersebut, studi lanjut tidak hanya menjadi pencapaian individual, tetapi juga menjadi bagian dari strategi penguatan kelembagaan. Kepakaran yang dibangun melalui studi lanjut diharapkan dapat mengisi kebutuhan akademik, memperkuat program studi, serta mendukung arah pengembangan FISH UNJ pada masa mendatang.Seremoni penyerahan SK berlangsung secara singkat dan hangat sebagai momentum penyambutan para dosen dan tendik dalam fase baru perjalanan profesional mereka. Lebih dari sekadar seremoni administratif, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pertumbuhan individu dan institusi merupakan proses yang perlu berjalan secara beriringan. Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia yang dilakukan secara berkelanjutan dan terarah, FISH UNJ berkomitmen membangun lingkungan akademik yang profesional, adaptif, dan terus bertumbuh. Setiap dosen dan tendik diharapkan mengambil bagian aktif dalam memperkuat program studi, fakultas, dan pada akhirnya kontribusi Universitas Negeri Jakarta kepada masyarakat. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (67) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (2) Penelitian (23) Pengabdian (23) Pengajaran (49) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (33) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (32) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ dan Talenta Hub Tandatangani Kerja Sama untuk Perkuat Kompetensi dan Inovasi Mahasiswa
Jakarta, 19 Agustus 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Talenta Hub (PT Technology Creative Solution) pada Rabu, 19 Agustus 2026, bertempat di Ruang 212 Gedung K, FISH UNJ. Penandatanganan dilakukan oleh Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, Ph.D. dan Direktur Talenta Hub. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mempertemukan kekuatan akademik perguruan tinggi dengan kebutuhan dan perkembangan dunia industri. Kolaborasi tersebut diharapkan membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan kompetensi mahasiswa, inovasi, penelitian, serta penguatan kapasitas sivitas akademika. Dalam sambutannya, Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi menyampaikan bahwa FISH UNJ membawahi 15 program studi dengan bidang keilmuan yang beragam. Karena itu, fakultas berkomitmen mengembangkan jejaring kerja sama dengan berbagai mitra untuk memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. “FISH UNJ membawahi 15 program studi dengan berbagai bidang keilmuan. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus mengembangkan kerja sama dalam bidang Tridarma Perguruan Tinggi yang memberikan manfaat nyata bagi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan,” ujar Firdaus Wajdi. Sementara itu, pihak Talenta Hub memaparkan tiga pilar kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama perguruan tinggi. Pilar pertama adalah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Berdasarkan pengalaman Talenta Hub dalam program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), khususnya pada bidang digital marketing, Talenta Hub melihat pentingnya mempertemukan soft skills mahasiswa dengan hard skills yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Pilar kedua adalah penguatan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) melalui sertifikasi kompetensi. Talenta Hub menawarkan berbagai peluang sertifikasi, antara lain Microsoft Certified Educator, yang merupakan sertifikasi internasional dan diakui di berbagai negara. Sertifikasi tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi lulusan sekaligus memperkuat daya saing mahasiswa di dunia kerja. Pilar ketiga adalah pengembangan inkubator bisnis bersama melalui Nawacita Inkubator. Inisiatif ini diarahkan untuk menghadirkan miniatur ekosistem industri di lingkungan kampus, sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai bagaimana dunia kerja dan ekosistem bisnis beroperasi. Pada saat yang sama, mahasiswa didorong untuk menghasilkan karya, menciptakan solusi, maupun mengembangkan usaha setelah menyelesaikan studi. Melalui kerja sama dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, pengembangan masyarakat, serta publikasi ilmiah, FISH UNJ dan Talenta Hub berkomitmen memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi berkembang menjadi berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat. Kemitraan ini sekaligus mendukung kontribusi FISH UNJ terhadap pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Bagi FISH UNJ, kerja sama tersebut menjadi bagian dari langkah berkelanjutan untuk membangun fakultas yang unggul, kompetitif, adaptif, dan berkelas dunia melalui pembelajaran yang kontekstual, kolaborasi dengan dunia industri, penguatan kelembagaan, serta kontribusi akademik dan sosial yang berkelanjutan. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (67) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (2) Penelitian (22) Pengabdian (22) Pengajaran (49) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (33) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (31) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
PROF. CAHYADI SETIAWAN DILANTIK SEBAGAI KOORDINATOR PROGRAM STUDI S1 DAN S2 PENDIDIKAN GEOGRAFI FISH UNJ
Jakarta, 22 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyampaikan selamat dan sukses atas dilantiknya Prof. Dr. Cahyadi Setiawan, S.Si., M.Si. sebagai Koordinator Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ. Pengangkatan tersebut menjadi bentuk kepercayaan institusi kepada Prof. Cahyadi untuk memperkuat tata kelola dan pengembangan akademik pada kedua jenjang pendidikan geografi. Kepemimpinannya diharapkan mampu mendorong kesinambungan pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia dari jenjang sarjana hingga magister. Sebagai akademisi di bidang geografi, Prof. Cahyadi memiliki rekam jejak keilmuan yang erat dengan kajian geografi tanah, penginderaan jauh, sistem informasi geografis, perubahan penggunaan lahan, kebencanaan, serta persoalan lingkungan perkotaan. Ia dikukuhkan sebagai Guru Besar UNJ dalam bidang Ilmu Geografi Tanah pada 11 November 2025. Dalam orasi ilmiah pengukuhan guru besarnya yang berjudul “Penerapan Ilmu Geografi dalam Identifikasi Penurunan Muka Tanah di Jakarta,” Prof. Cahyadi menyoroti penurunan muka tanah sebagai persoalan ekologis yang memerlukan perhatian serius. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan data dan kebijakan berbasis geospasial untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, khususnya terhadap keberlanjutan wilayah pesisir Jakarta. Konsistensinya dalam pengembangan riset juga terlihat melalui berbagai publikasi yang mengangkat persoalan strategis masyarakat. Salah satunya adalah penelitian mengenai pemanfaatan penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis untuk mengidentifikasi kawasan penyangga di sekitar Depo Bahan Bakar Plumpang. Penelitian tersebut memiliki relevansi terhadap mitigasi risiko kebakaran, keselamatan permukiman, dan perencanaan kawasan di sekitar objek vital nasional. Prof. Cahyadi juga terlibat dalam penelitian mengenai perubahan penggunaan lahan melalui citra Landsat, pemetaan material piroklastik Gunung Sinabung, aksesibilitas transportasi publik bagi pejalan kaki di Jakarta Pusat, serta kesiapsiagaan masyarakat dan sekolah dalam menghadapi bencana. Rekam jejak tersebut memperlihatkan orientasi keilmuannya yang tidak hanya berfokus pada pengembangan teori, tetapi juga pada pemanfaatan geografi untuk membaca dan membantu menyelesaikan persoalan lingkungan serta kemasyarakatan. Pada bidang komunikasi kebencanaan, Prof. Cahyadi turut berkontribusi dalam kajian efektivitas platform peta digital untuk komunikasi risiko banjir di Daerah Aliran Sungai Ciliwung. Kajian tersebut membandingkan penggunaan ArcGIS StoryMaps, portal pemerintah, dan PetaBencana.id sebagai sarana penyampaian informasi risiko kepada masyarakat. Penelitian ini menunjukkan pentingnya mengintegrasikan teknologi geospasial dengan komunikasi publik agar informasi kebencanaan dapat dipahami dan dimanfaatkan secara lebih efektif. Selain menjalankan penelitian, Prof. Cahyadi juga aktif mendukung penguatan pendidikan kebencanaan. Keterlibatannya dalam pembelajaran dan simulasi kesiapsiagaan bencana bersama mahasiswa menjadi bagian dari upaya menghadirkan proses pendidikan geografi yang kontekstual, aplikatif, dan dekat dengan tantangan yang dihadapi masyarakat. Pengalaman akademik tersebut menjadi modal penting dalam mengembangkan Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ agar semakin terintegrasi. Sinergi antara kedua jenjang diharapkan dapat memperkuat kualitas kurikulum, memperluas kolaborasi riset dosen dan mahasiswa, meningkatkan publikasi ilmiah, serta menghasilkan inovasi pembelajaran geografi yang relevan dengan isu lingkungan, kebencanaan, tata ruang, dan pembangunan berkelanjutan. Kepemimpinan Prof. Cahyadi juga diharapkan dapat memperluas jejaring nasional dan internasional Program Studi Pendidikan Geografi. Sebelumnya, ia turut terlibat dalam kegiatan akademik internasional Program Studi S2 Pendidikan Geografi, termasuk pelaksanaan ujian tesis yang menghadirkan penguji dari perguruan tinggi luar negeri sebagai bagian dari langkah menuju penguatan reputasi akademik dan internasionalisasi program studi. Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ memiliki peran strategis dalam menghasilkan pendidik, peneliti, dan praktisi geografi yang mampu menggunakan perspektif keruangan untuk menjawab persoalan masyarakat. Pengembangan penelitian dan inovasi yang berkontribusi terhadap penyelesaian masalah sosial serta pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat secara inovatif dan berkelanjutan juga menjadi bagian dari orientasi akademik program studi. Melalui kepemimpinan baru ini, FISH UNJ optimistis Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi akan semakin produktif dalam menghasilkan pendidikan bermutu, penelitian berdampak, dan pengabdian yang memberdayakan masyarakat. Integrasi keilmuan geografi dengan teknologi geospasial, pendidikan kebencanaan, dan isu keberlanjutan diharapkan dapat memperkuat kontribusi program studi terhadap pembangunan Indonesia. Seluruh sivitas akademika FISH UNJ mengucapkan selamat kepada Prof. Dr. Cahyadi Setiawan, S.Si., M.Si. atas amanah baru yang diemban. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebijaksanaan, dan kemudahan dalam memimpin, serta mampu membawa Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Geografi FISH UNJ menuju capaian akademik yang semakin unggul, bereputasi, dan berdampak bagi masyarakat. Selamat mengemban amanah dan terus menghadirkan ilmu geografi sebagai solusi bagi lingkungan, masyarakat, dan masa depan Indonesia. [] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Dr. Samadi Dilantik sebagai Kepala Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan UNJ Periode 2026–2031
Jakarta, 21 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Dr. Samadi, S.Pd., M.Si. sebagai Kepala Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan Universitas Negeri Jakarta untuk periode 2026–2031. Pelantikan tersebut menjadi bentuk kepercayaan Universitas Negeri Jakarta kepada Dr. Samadi untuk memimpin pengelolaan lingkungan dan kawasan kampus secara lebih terarah, berkelanjutan, serta selaras dengan visi UNJ sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdampak. Sebagai bagian dari sivitas akademika FISH UNJ, Dr. Samadi dikenal memiliki perhatian yang kuat terhadap isu lingkungan, pengelolaan kawasan, dan pengembangan ekosistem kampus yang sehat. Pengalaman akademik dan kontribusinya dalam berbagai kegiatan lingkungan diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program-program strategis di tingkat universitas. Dalam mengemban amanah baru tersebut, Dr. Samadi diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan kampus yang hijau, aman, nyaman, bersih, dan berkelanjutan. Pengelolaan lingkungan kampus tidak hanya berkaitan dengan aspek kebersihan dan penataan kawasan, tetapi juga mencakup penguatan budaya peduli lingkungan di kalangan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh warga kampus. FISH UNJ turut mendukung berbagai upaya kolaboratif yang dapat dikembangkan melalui Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan UNJ, termasuk edukasi lingkungan, pengelolaan sampah, penghijauan, efisiensi sumber daya, serta pengembangan kawasan kampus yang inklusif dan ramah bagi seluruh sivitas akademika. Dekan dan seluruh keluarga besar FISH UNJ menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas amanah yang diberikan kepada Dr. Samadi. Pelantikan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas fakultas dan unit kerja dalam mewujudkan tata kelola lingkungan kampus yang inovatif dan berkelanjutan. “Selamat kepada Dr. Samadi, S.Pd., M.Si. atas amanah sebagai Kepala Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan UNJ periode 2026–2031. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas serta membawa pengelolaan lingkungan dan kawasan UNJ semakin maju dan berdampak,” demikian harapan keluarga besar FISH UNJ. FISH UNJ meyakini bahwa melalui kepemimpinan yang kolaboratif dan berorientasi pada keberlanjutan, Unit Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan UNJ dapat menjadi salah satu penggerak utama dalam mewujudkan kampus yang hijau, nyaman, dan berwawasan lingkungan. Selamat mengemban amanah, Dr. Samadi, S.Pd., M.Si. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (28) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar Sosialisasi dan Edukasi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) UNJ
Jakarta, 21 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan Sosialisasi dan Edukasi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) UNJ pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai upaya pencegahan, penanganan, serta pelaporan tindak kekerasan di lingkungan perguruan tinggi guna mewujudkan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Acara dibuka dengan sambutan Dekan FISH UNJ, Prof. Dr. Firdaus Wajdi, M.A., yang menekankan pentingnya penyelenggaraan sosialisasi dan edukasi secara berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang berbagi informasi sekaligus membangun kesadaran bersama akan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Kegiatan kemudian dimoderatori oleh Kepala Divisi Riset, Komunikasi, dan Informasi Satgas PPK UNJ, Dr. Ahmad Rifqy Ash-Shiddiqy, M.Pd. Dalam sesi pemaparan materi, Ketua Satgas PPK UNJ, Dr. Hj. Ikhlasiah Daliamoenthe, M.Si., menjelaskan bahwa dunia pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan terkait kasus kekerasan, termasuk kekerasan seksual yang terjadi di berbagai jenjang pendidikan, khususnya perguruan tinggi. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Salah satu peserta, Farhan, mengangkat persoalan yang kerap ditemui di bidang advokasi mahasiswa, yakni korban yang hanya bersedia melapor kepada pihak advokasi namun enggan menyampaikan laporan kepada program studi maupun Satgas PPK. Menanggapi hal tersebut, narasumber menyampaikan bahwa pendamping memiliki peran penting untuk terus mendampingi korban, membangun rasa percaya, serta mendorong keberanian korban agar dapat speak up dan melaporkan kasus melalui mekanisme yang telah disediakan sehingga korban memperoleh perlindungan dan penanganan yang tepat. Melalui kegiatan ini, FISH UNJ menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi ruang pengembangan akademik, tetapi juga lingkungan yang menjunjung tinggi martabat manusia, rasa aman, dan keberanian untuk bersuara. Bersama Satgas PPK UNJ, FISH UNJ terus mendorong terbentuknya budaya kampus yang responsif, saling melindungi, serta berpihak pada korban melalui penguatan pemahaman, mekanisme pelaporan, dan pendampingan yang berkelanjutan. Komitmen tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 5 tentang Kesetaraan Gender, serta SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, sebagai bagian dari upaya FISH UNJ menghadirkan pendidikan tinggi yang aman, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh sivitas akademika. Penulis: NA, AL, RD Fish Media Center, 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Penelitian (19) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (60) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (27) Zona Integritas (3) Berita Terbaru