PKKMB PIPS FISH UNJ 2026 BUKA RUANG MAHASISWA BARU BANGUN PENGALAMAN DAN MASA DEPAN

Kemahasiswaan

Mahasiswa baru Program Studi S1 Pendidikan IPS bersama panitia PKKMB PIPS 2026 di Teater Terbuka Kampus A UNJ
Mahasiswa baru Program Studi S1 Pendidikan IPS (PIPS) bersama panitia PKKMB dalam kegiatan PKKMB PIPS 2026 di Teater Terbuka Kampus A UNJ. (Dok. BEMP PIPS, 2026)

Sebanyak 116 mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ), mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) PIPS 2026 pada Rabu, 27 Agustus 2026, di Gedung M Pasca Sarjana, Lantai 3, Kampus A, Universitas Negeri Jakarta.

Memasuki perguruan tinggi sering kali menjadi awal dari banyak pertanyaan bagi mahasiswa baru. Tidak hanya mengenai mata kuliah dan proses perkuliahan, tetapi juga tentang lingkungan yang akan mereka hadapi, siapa yang akan mendampingi perjalanan akademik mereka, hingga peluang yang dapat ditempuh setelah menyelesaikan pendidikan. Melalui PKKMB, mahasiswa baru PIPS diperkenalkan pada berbagai aspek tersebut sebagai bekal awal sebelum memasuki kehidupan perkuliahan.

PKKMB PIPS 2026 tidak hanya berorientasi pada pengenalan lingkungan kampus secara umum. Berdasarkan materi yang disiapkan dalam rangkaian kegiatan, mahasiswa baru juga memperoleh gambaran mengenai Program Studi PIPS, ruang lingkup fasilitas FISH UNJ, kehidupan akademik, pimpinan dan dosen program studi, hingga pengalaman perjalanan karier alumni.

Ruang Awal untuk Mengenal Kampus dan Membangun Jejaring

Ketua Pelaksana PKKMB PIPS 2026, Satriani Septianna Lestari, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan kampus, membangun jejaring sosial, serta mulai mengembangkan kapasitas diri.

“PKKMB ini dirancang dengan harapan teman-teman mahasiswa baru menjadikan acara ini sebagai ruang awal untuk mengenal lingkungan kampus, melatih kepemimpinan, dan membangun jejaring sosial yang solid di perkuliahan.” — Satriani Septianna Lestari, Ketua Pelaksana PKKMB PIPS 2026
Ketua Pelaksana PKKMB PIPS 2026 Satriani Septianna Lestari menyampaikan sambutan
Ketua Pelaksana PKKMB PIPS 2026, Satriani Septianna Lestari, menyampaikan sambutannya dalam kegiatan PKKMB PIPS 2026. (Dok. BEMP PIPS, 2026)

Mengenal Fasilitas dan Ekosistem Akademik FISH UNJ

Dalam materi pengenalan program studi, mahasiswa diperkenalkan pada berbagai fasilitas di lingkungan FISH UNJ, termasuk ruang kelas, ruang serba guna, ruang rapat, laboratorium, perpustakaan, fasilitas ibadah, kantin, akses Wi-Fi, hingga sekretariat organisasi mahasiswa. Pengenalan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami ruang-ruang yang dapat dimanfaatkan selama menjalani kegiatan akademik maupun pengembangan diri di kampus.

Selain mengenal lingkungan fisik kampus, mahasiswa baru juga diperkenalkan pada struktur akademik dan sumber daya manusia di Program Studi PIPS. Salah satu sesi dalam rangkaian PKKMB yakni memberikan pengenalan mengenai pimpinan, dosen program studi, dosen pembimbing akademik, serta kehidupan akademik di Universitas Negeri Jakarta.

Mahasiswa baru diperkenalkan kepada Prof. Dr. Desy Safitri, M.Si. selaku Koordinator Program Studi PIPS, Prof. Dr. Budiaman, M.Si., Prof. Dr. Abdul Haris Fateghipon, M.Si., Dr. Dian Alfia Purwandari, M.Si., Dr. Sujarwo, M.Pd., Dr. Shahibah Yuliani, M.Pd., Dr. Fajar Wahyudi Utomo, M.Pd., Dr. Rini Riris Setyowati, M.Pd., Dr. Ajeng Ginanjar, M.Pd., Nova Scorviana, M.A., Nurul Istiqomah, M.Pd., Achmad Nur Hidayat, M.Pd., Nandi Kurniawan, M.Si., Saipiatudin, M.Si., dan Ayu Mardalena, M.Si. Mahasiswa juga diperkenalkan kepada Siti Sarah, S.E. selaku tenaga kependidikan dan Admin Program Studi Pendidikan IPS.

Pengenalan tersebut menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk memahami bahwa proses pendidikan tinggi tidak dijalani secara individual. Selama masa studi, mahasiswa akan berinteraksi dengan berbagai unsur di lingkungan akademik, mulai dari dosen, pembimbing akademik, tenaga kependidikan, hingga sesama mahasiswa yang bersama-sama membentuk pengalaman belajar di perguruan tinggi.

Membangun Kultur dan Etika Kehidupan Kampus

Mahasiswa baru juga diperkenalkan pada kultur kehidupan di Program Studi PIPS. Dalam materi yang disampaikan, mahasiswa didorong untuk tidak hanya berorientasi pada capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), tetapi juga memperhatikan perkembangan diri selama berkuliah. Menjaga etika kepada dosen dan sesama mahasiswa, aktif berdiskusi, terlibat dalam kepanitiaan dan organisasi, serta membangun kebiasaan saling membantu antarangkatan menjadi bagian dari nilai yang diperkenalkan kepada mahasiswa baru.

Ruang pengembangan tersebut juga hadir melalui organisasi kemahasiswaan di tingkat program studi, yakni Badan Eksekutif Mahasiswa Program Studi (BEMP) PIPS dan Badan Legislatif Mahasiswa Program Studi (BLMP) PIPS. Organisasi menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk belajar bekerja sama, berpartisipasi, dan mengembangkan pengalaman di luar kegiatan perkuliahan.

Success Story Alumni sebagai Gambaran Masa Depan

Mahasiswa baru Program Studi S1 PIPS menyimak sesi penyampaian materi PKKMB 2026
Mahasiswa baru Program Studi S1 PIPS saat sesi penyampaian materi. (Dok. BEMP PIPS, 2026)

Tidak berhenti pada pengenalan kehidupan selama kuliah, rangkaian PKKMB juga menghadirkan materi Success Story Alumni Prodi PIPS. Melalui sesi tersebut, mahasiswa baru memperoleh gambaran mengenai perjalanan karier alumni sekaligus berbagai kemungkinan yang dapat ditempuh setelah menyelesaikan pendidikan. Materi tersebut juga memberikan tips dan langkah awal bagi mahasiswa baru dalam memulai perjalanan mereka di Pendidikan IPS.

Kehadiran alumni dalam rangkaian pengenalan menjadi penting karena mahasiswa baru tidak hanya melihat PIPS dari titik awal mereka saat ini, tetapi juga mulai memperoleh gambaran tentang arah yang dapat dituju di masa depan. Pendidikan tinggi dengan demikian tidak hanya dipahami sebagai proses memperoleh gelar, melainkan perjalanan membangun kompetensi dan pengalaman yang dapat membuka berbagai kemungkinan karier.

Menutup sambutannya, Satriani mengajak mahasiswa baru untuk menjalani proses pendidikan dengan semangat, tanpa meninggalkan nilai etika dan sikap saling menghargai dalam kehidupan kampus.

“Saya berharap setiap proses dan rangkaian kegiatan hari ini kalian jalani dengan antusiasme tinggi, namun tetap mengedepankan etika, ketertiban, dan rasa saling menghargai. Mari kita jadikan PKKMB PIPS 2026 ini sebagai langkah awal untuk mengukir prestasi bersama.” — Satriani Septianna Lestari

Kontribusi terhadap SDGs dan IKU 3 Universitas

Semangat tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Quality Education yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas dan kesempatan belajar yang mendukung perkembangan setiap individu. Dalam konteks pendidikan tinggi, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga oleh kesiapan mahasiswa dalam memahami lingkungan akademik, mengakses berbagai sumber pembelajaran, serta mengembangkan kapasitasnya melalui pengalaman yang tersedia selama masa studi.

Komitmen tersebut juga sejalan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) 3 perguruan tinggi yang menempatkan pengalaman belajar mahasiswa sebagai bagian penting dalam proses pendidikan. Pengalaman mahasiswa tidak hanya dibentuk melalui pembelajaran formal di ruang kelas, tetapi juga melalui keterlibatan dalam organisasi, interaksi dengan lingkungan akademik, pengembangan jejaring, serta berbagai aktivitas yang memperluas kapasitas dan perspektif mahasiswa.

Bagi 116 mahasiswa baru PIPS, PKKMB 2026 menjadi langkah pertama untuk mengenali berbagai kemungkinan tersebut. Setelah diperkenalkan pada lingkungan dan ekosistem yang tersedia, perjalanan berikutnya berada pada bagaimana setiap mahasiswa memanfaatkan pengalaman selama berkuliah untuk membangun kapasitas, menentukan arah, dan mempersiapkan kontribusinya setelah menyelesaikan pendidikan.

Penulis: GIC dan NEA
Tim FISH Media Center 2026

Tag: PKKMB PIPS FISH UNJ, Mahasiswa Baru PIPS 2026, Pendidikan IPS UNJ, BEMP PIPS, SDG 4 Quality Education

Share this article

© 2025 Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum – Universitas Negeri Jakarta