Jakarta, 30 Maret 2026 — Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan kegiatan The Eurasia International Course 2026 – Session 1 dengan tema “Digital Divide and Accessibility Issues in Educational Problems”. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Luh Putu Sendratari, M.Hum dari Universitas Pendidikan Ganesha sebagai narasumber utama yang membahas isu kesenjangan digital serta tantangan aksesibilitas dalam pendidikan, sekaligus menyoroti pentingnya keadilan akses di era digital.
Acara yang berlangsung di Ruang Serba Guna, Gedung K FISH UNJ ini dimulai pada pukul 12.58 WIB ini dihadiri peserta yang terdiri dari mahasiswa dan sivitas akademika mengikuti kegiatan sebagai bagian dari penguatan wawasan terkait perkembangan teknologi dan dampaknya dalam kehidupan sosial.
Memasuki sesi utama, Prof. Dr. Luh Putu Sendratari, M.Hum memaparkan materi mengenai peran teknologi dalam pendidikan. Teknologi dinilai mampu mempermudah akses informasi dan mendukung proses pembelajaran. Namun, masih terdapat kesenjangan akses serta perbedaan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi di berbagai kelompok masyarakat.
Pembahasan juga menyoroti relasi gender dalam teknologi. Perempuan masih menghadapi berbagai hambatan, baik dari segi akses maupun stereotip yang berkembang. Laki-laki lebih sering diasosiasikan dengan inovasi dan penguasaan teknologi, sementara perempuan dianggap kurang terlibat. Pandangan ini muncul dari konstruksi sosial yang terus berulang dalam kehidupan sehari-hari.
“Teknologi tidak hanya berfungsi sebagai alat, tetapi juga menjadi bagian dari relasi kuasa yang membentuk cara pandang dan posisi seseorang dalam masyarakat,” ujar Ibu Prof. Dr. Luh Putu Sendratari, M.Hum.
Selain itu, narasumber menjelaskan bahwa teknologi memiliki dua sisi. Dampak positif terlihat dari kemudahan komunikasi dan akses informasi. Dampak negatif muncul dalam bentuk bias gender, ketimpangan akses, serta dominasi kelompok tertentu dalam pemanfaatan teknologi.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi terbuka yang melibatkan peserta secara aktif. Berbagai pertanyaan disampaikan terkait pengaruh teknologi terhadap pemahaman gender di kalangan generasi muda serta peran pendidikan dalam membangun kesadaran kritis. Diskusi ini menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman mengenai hubungan antara teknologi, gender, dan pendidikan.
Sesi dokumentasi bersama antara narasumber, panitia, dan peserta menjadi penutup kegiatan hari ini. Melalui penyelenggaraan The Eurasia International Course 2026, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai kesenjangan digital, aksesibilitas pendidikan, serta mendorong terciptanya pemanfaatan teknologi yang lebih adil dan inklusif.
Kegiatan kemudian ditutup dengan closing remarks pada pukul 15.08 WIB yang merangkum poin-poin penting dari pemaparan materi serta diskusi yang telah berlangsung. Sebagai bentuk apresiasi, penyelenggara menyerahkan sertifikat kepada narasumber atas kontribusinya dalam berbagi pengetahuan kepada peserta.
Penulis: QJY
Editor : TIM FISH MEDIA CENTER 2026


Mencerdaskan dan Mencerahkan
Gedung K Kampus UNJ, Jl. Rawamangun Muka Jakarta Timur
Senin - Jumat
08:00 - 16:00 WIB
© 2025 Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum – Universitas Negeri Jakarta
We use cookies to improve your experience on our site. By using our site, you consent to cookies.
Manage your cookie preferences below:
Essential cookies enable basic functions and are necessary for the proper function of the website.
You can find more information in our Cookie Policy and Privacy Policy.