Jakarta, 7 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA) dengan Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Bogor terkait pengamalan Tridharma Perguruan Tinggi. Penandatanganan berlangsung di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ. Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan penyandang disabilitas penerima bantuan sosial asistensi rehabilitasi sosial (ATENSI) vokasional di STIS. Acara dihadiri oleh Dr. Kurniawati, M.Si. (Wakil Dekan I FISH UNJ), Dr. Aris Munandar, M.Si. (Wakil Dekan II), Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S., M.Si. (Wakil Dekan III), Romal Uli Jaya Sinaga, S.IP., MPA (Kepala STIS Bogor) beserta jajaran, serta Tim Kerja Sama Nasional. Dalam sambutannya, Dr. Elisabeth Nugrahaeni menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya kerja sama ini setelah melalui proses panjang. “Kerja sama ini mencakup tiga aspek utama, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama ini memberikan manfaat nyata, terutama bagi mahasiswa yang sedang menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL), agar mereka dapat berkontribusi langsung dalam kegiatan pendidikan dan riset di lingkungan mitra,” ujarnya. Sementara itu, Romal Uli Jaya Sinaga menekankan pentingnya nilai-nilai bergerak, bekerja, dan berdampak sebagai pedoman pelaksanaan kerja sama. “Kerja sama ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi harus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Prinsip bergerak, bekerja, dan berdampak harus terimplementasi dengan baik,” pesannya. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoA dan IA oleh kedua pihak, disertai penyerahan plakat sebagai simbol kerja sama. FISH UNJ diwakili oleh Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S., M.Si., sedangkan STIS Bogor diwakili oleh Romal Uli Jaya Sinaga, S.IP., MPA. Kegiatan ditutup dengan diskusi ringan dan sesi foto bersama. Melalui kerja sama ini, FISH UNJ berharap dapat memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas. Penulis: AF, GICEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (27) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (27) Prestasi (4) Prodi (16) Program Unggulan (22) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
Mahasiswa FISH UNJ Raih Prestasi di Ajang Duta UNJ 2025
Jakarta, 7 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam Malam Penganugerahan Duta UNJ 2025 yang digelar di Aula Latief, Kampus A UNJ. Ajang ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FISH unggul, inspiratif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Dua perwakilan FISH UNJ berhasil meraih posisi teratas. Luthfi Khairullah dari Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2023 dinobatkan sebagai Juara 1 Duta UNJ 2025, sedangkan Mutiara As Syifa Putri Prasetyo dari Program Studi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital angkatan 2025 meraih gelar Wakil 1 Duta UNJ 2025. Keberhasilan ini sejalan dengan tema tahun ini, “Kilau Warisan Bumi Pertiwi”, yang mengajak generasi muda menjaga dan memancarkan nilai-nilai luhur budaya Indonesia. Dalam sambutannya secara virtual, Rektor UNJ, Prof. Komarudin, menekankan pentingnya peran Duta UNJ sebagai representasi mahasiswa yang cerdas, beretika, dan berdaya saing. Prestasi Luthfi dan Mutiara menjadi wujud nyata harapan tersebut. Mereka siap membawa citra positif kampus di masyarakat dan dunia profesional. Syaifudin, S.Pd., M.Kesos, Kepala Kantor Humas UNJ, menegaskan bahwa Duta UNJ adalah garda terdepan dalam membangun citra universitas. Sebagai bentuk apresiasi, keduanya berhak menerima beasiswa selama satu tahun masa tugas. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan dukungan penuh civitas akademika FISH. Kini Luthfi dan Mutiara akan menjalankan tugas sebagai Duta UNJ dengan penuh tanggung jawab, membawa nama baik fakultas, serta memberikan kontribusi nyata bagi kampus dan bangsa. Dari total 18 finalis yang berasal dari tujuh fakultas, FISH UNJ menyumbangkan dua finalis dan keduanya berhasil meraih posisi tertinggi. Fakta ini menunjukkan dominasi dan keunggulan mahasiswa FISH dalam kompetisi bergengsi tersebut. Malam penganugerahan ditutup dengan meriah, menjadi perayaan atas semangat, kreativitas, dan karakter mahasiswa UNJ. Bagi FISH UNJ, momen ini menegaskan komitmen fakultas dalam melahirkan generasi muda yang berdaya saing global dan berakar pada nilai-nilai luhur Indonesia. Penulis: HH, NFAEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (27) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (26) Prestasi (4) Prodi (16) Program Unggulan (21) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
Grand Final Duta FISH 2026: Embracing Nusantara Identity, The Role of Youth in Society
Jakarta, 19 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sukses menggelar Grand Final Duta FISH 2026 di Aula Bung Hatta, Gedung Pascasarjana UNJ. Acara ini dihadiri oleh Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Dekan FISH UNJ, beserta jajaran pimpinan, Dr. Wiratri Anindhita, S.I.P., M.Sc., pembina Duta FISH UNJ, para dosen, serta pendukung finalis. Hadir pula jajaran juri kompeten, yaitu Amel Sannie, Ahmad Supandi, M.T., Dr. Kurniawati, M.Si., Ranji Landrito, dan Nazila Fitria. Acara dibuka dengan sambutan Dr. Wiratri Anindhita, yang memberikan apresiasi kepada panitia, alumni Duta, juri, dan finalis. “Para finalis telah melewati rangkaian karantina mingguan yang penuh tantangan. Proses ini memberikan bekal materi untuk memperluas wawasan dan pengetahuan mereka. Apresiasi juga untuk panitia atas kekompakan yang terjaga,” ujarnya. Dalam sambutannya, Firdaus Wajdi menekankan peran Duta FISH sebagai inspirasi dan penggerak inovasi. “Duta adalah representasi resmi fakultas sekaligus sumber inspirasi. Kegiatan ini mengandung proses pemberdayaan, pengembangan diri, dan pelatihan berkelanjutan, bukan sekadar penobatan,” tuturnya. Acara resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Firdaus Wajdi bersama Dr. Wiratri, disambut tepuk tangan meriah. Para finalis tampil memukau melalui rangkaian acara, mulai dari tarian persembahan hingga sesi catwalk yang menonjolkan kepercayaan diri dan karisma. Puncak penilaian adalah sesi pidato dan tanya jawab yang menguji wawasan finalis tentang isu sosial, kebijakan fakultas, dan komitmen mereka sebagai duta. Setelah kompetisi ketat, berikut daftar penerima penghargaan Grand Final Duta FISH 2026: Juara 1 Duta FISH 2026 Faris Rasyid (Usaha Perjalanan Wisata) Naila Ansaria (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) Wakil 1 Duta FISH 2026 Muhamad Raflino (Ilmu Komunikasi) Nur Fadhilah (Pendidikan Agama Islam) Wakil 2 Duta FISH 2026 Figo Nazmi (Pendidikan Sosiologi) Syaima Astika (Pendidikan IPS) Duta Favorit FISH 2026 Miftahur Rizky (Pendidikan Sejarah) Tazkia Arifin (Ilmu Komunikasi) Duta Pendidikan FISH 2026 Azrul Tanzilal (Sosiologi) Hasna Luthfiyah (Pendidikan Sosiologi) Duta Persahabatan FISH 2026 Praditya Adi (PPKn) Nayla Fathiya (Usaha Perjalanan Wisata) Duta Lingkungan FISH 2026 Naufal Rizki (Ilmu Komunikasi) Syaidah Seprinal (Ilmu Komunikasi) Acara ditutup dengan foto bersama dan dukungan hangat dari keluarga serta pendukung finalis. Grand Final ini menjadi perayaan kreativitas dan semangat mahasiswa sebagai representasi utama FISH UNJ. Penulis: HH, NFAEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (27) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (26) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (20) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FISH UNJ Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan FISIP Universitas Udayana untuk Perkuat Mutu Pendidikan Tinggi
Jakarta, 20 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menjalin kemitraan strategis dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana Bali. Penandatanganan nota kesepahaman ini berlangsung di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ dan menjadi langkah penting dalam upaya peningkatan mutu akademik serta penguatan kelembagaan kedua fakultas. Acara penandatanganan dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua pihak. Dari FISH UNJ hadir Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Dekan FISH UNJ, didampingi oleh Dr. Kurniawati, M.Si. (Wakil Dekan I), Dr. Aris Munandar, M.Si. (Wakil Dekan II), Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S., M.Si. (Wakil Dekan III), serta sejumlah dosen. Sementara itu, FISIP Universitas Udayana diwakili oleh Dr. Drs. I Nengah Punia, M.Si., Dekan FISIP Udayana, bersama beberapa dosen yang hadir langsung dari Bali. Kerja sama ini mencakup tiga pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, dengan fokus pada pengembangan mahasiswa dan institusi. Dalam sambutannya, Firdaus Wajdi menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan langkah nyata untuk mewujudkan visi fakultas sebagai institusi unggul dan berdaya saing global. “Kolaborasi ini diharapkan menjadi ruang untuk saling bertukar praktik terbaik, terutama dalam menghadapi tantangan mutu institusi. Pengalaman sukses dari masing-masing fakultas akan kami sinergikan agar sama-sama mencapai standar kualitas tertinggi,” ujarnya. Secara khusus, kerja sama ini akan meliputi harmonisasi kurikulum, pertukaran pakar untuk kegiatan belajar mengajar lintas fakultas, serta kolaborasi riset dan publikasi ilmiah bersama. Program ini diharapkan memberikan wawasan baru bagi mahasiswa dan dosen terkait isu-isu sosial dan hukum dari perspektif multidisiplin. Pertemuan strategis ini ditutup dengan komitmen bersama untuk segera membentuk tim pelaksana teknis yang akan merumuskan detail program kerja dalam waktu dekat. Langkah ini diharapkan memastikan implementasi kerja sama berjalan efektif dan memberikan dampak signifikan bagi civitas akademika kedua fakultas. Penulis: SHM dan ZHEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (456) Internasionalisasi (27) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (26) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (19) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FISH UNJ Jalin Kerja Sama dengan Universitas Tidar melalui Studi Banding Senat Fakultas
Jakarta, 18 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menerima kunjungan akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Tidar Magelang dalam rangka studi banding antar Senat Fakultas. Kegiatan ini bertujuan memperkuat hubungan kelembagaan kedua fakultas serta meningkatkan kualitas tata kelola akademik di lingkungan perguruan tinggi. Acara berlangsung di Gedung K, Ruang 212, Kampus A UNJ. Hadir dalam kegiatan ini Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Dekan FISH UNJ; Aris Munandar, M.Si., Wakil Dekan II FISH UNJ; Prof. Dr. Tjipto Sumadi, M.Si., M.Pd., Ketua Senat FISH UNJ; serta jajaran dosen FISH UNJ. Sementara itu, FISIP Universitas Tidar diwakili oleh Dr. Dra. Sri Mulyani, M.Si., Dekan FISIP Universitas Tidar, beserta jajaran dosen. Acara dibuka dengan sambutan Aris Munandar, M.Si., yang berharap kerja sama ini tidak berhenti pada seremonial. “Kami berharap kolaborasi strategis yang disepakati hari ini dapat berlanjut menjadi program kerja nyata yang saling menguntungkan. Sinergi ini diharapkan menghasilkan manfaat maksimal bagi pengembangan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya. Ketua Senat FISH UNJ, Prof. Dr. Tjipto Sumadi, juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama ini. “Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut secara konsisten dan memberikan nilai tambah bagi dosen, mahasiswa, dan institusi,” tuturnya. Dalam sambutannya, Dr. Dra. Sri Mulyani, M.Si., menekankan pentingnya membangun hubungan kerja sama yang berkelanjutan. “Kolaborasi ini diharapkan tumbuh positif dan menghasilkan inovasi nyata. Semoga menjadi jembatan sinergi yang kuat dalam mencapai visi bersama,” harapnya. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara jajaran akademika kedua fakultas, yang diwarnai pertukaran pengalaman dan gagasan untuk mendorong peningkatan kualitas akademik. Sebagai bentuk apresiasi dan simbol kerja sama, FISH UNJ menyerahkan cinderamata kepada perwakilan FISIP Universitas Tidar. Melalui studi banding ini, kedua institusi berharap dapat memperkuat sinergi akademik dan menciptakan kolaborasi berkelanjutan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu sosial dan peningkatan mutu pendidikan tinggi. Penulis: CKG dan AFEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (456) Internasionalisasi (27) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (24) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (18) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
Asesmen Lapangan Prodi S2 PPKn FISH UNJ Dorong Penguatan Mutu dan Pengembangan Akademik
Jakarta, 15 November 2025 – Program Studi S2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ), melaksanakan asesmen lapangan akreditasi di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ. Kegiatan ini menghadirkan dua asesor, yaitu Prof. Dr. Dasim Budimansyah, M.Si. dari Universitas Pendidikan Indonesia dan Dr. Triana Rejekiningsih, S.H., M.Pd. dari Universitas Sebelas Maret. Seremonial pembukaan dihadiri oleh Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Dekan FISH UNJ, bersama para wakil dekan dan dosen PPKn. Dalam sambutannya, Dekan memperkenalkan identitas serta kebijakan FISH, sekaligus meminta masukan dari tim asesor untuk pengembangan fakultas dan program studi. “Kami sangat mengharapkan masukan yang konstruktif dan strategis dari Bapak dan Ibu. Masukan ini akan menjadi landasan penting bagi kami dalam menyusun strategi pengembangan fakultas dan seluruh program studi ke depan,” ujarnya. Prof. Dasim menyampaikan apresiasi atas penyambutan yang diberikan dan menjelaskan bahwa asesmen difokuskan pada konfirmasi, klarifikasi, dan komunikasi terhadap data Prodi S2 PPKn. Ia menegaskan bahwa proses ini bukan investigasi, melainkan upaya bersama untuk memastikan mutu akademik dan meningkatkan kualitas prodi. “Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas prodi agar berkembang dan menghasilkan lulusan bermutu, serta meningkatkan kepercayaan publik. Tidak hanya sekadar meluluskan, tetapi juga melakukan upaya-upaya penguatan reputasi,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya penguasaan bahasa internasional, teknologi, dan kerja sama antarnegara agar prodi semakin dikenal luas. Melengkapi hal tersebut, Dr. Triana memberikan rekomendasi terkait visi keilmuan melalui perspektif global serta peningkatan digitalisasi tata kelola. Ia juga menyarankan penambahan mata kuliah penulisan artikel ilmiah untuk mendukung kualitas akademik mahasiswa pascasarjana. Dengan terlaksananya asesmen ini, Prodi S2 PPKn diharapkan terus berkembang menjadi program studi yang bermutu, berkualitas, dan kompetitif di masa mendatang. Penulis: GIC, CM, & ZREditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (456) Internasionalisasi (27) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (23) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (17) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar Seminar Nasional: Integrasi Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Hukum untuk Inovasi Masyarakat Multikultural
Jakarta, 14 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Integrasi Pendidikan, Ilmu-ilmu Sosial, dan Hukum untuk Mewujudkan Inovasi yang Berdampak bagi Masyarakat Multikultural”. Acara berlangsung di Ruang Serbaguna FISH, Kampus A UNJ. Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber terkemuka, di antaranya: Prof. Dr. Heri Tjahjono, M.Si., Guru Besar Program Studi Geografi Universitas Negeri Semarang. Prof. Drs. Ismatu Ropi, M.A., Ph.D., Guru Besar UIN Jakarta sekaligus mantan Direktur Eksekutif PPIM UIN Jakarta (2019–2023). Prof. Dr. Sc., Drs. H. M. Ahman Sya, M.Pd., M.Sc., Ketua Senat Akademik UNJ (2024–2029). Prof. Dr. Enok Maryani, M.Sc., Guru Besar Bidang Geografi Kepariwisataan di FPIS. Acara dibuka dengan doa oleh Dr. Bina Prima Panggayuh, S.Pd., M.Pd., dilanjutkan sambutan Ketua Panitia Ilham B. Mataburu, M.Si., yang berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas karya dan penelitian civitas akademika agar berdampak nyata bagi masyarakat. Dalam sambutannya, Firdaus Wajdi, Ph.D., Dekan FISH UNJ, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan transformasi dari seminar hasil menjadi seminar nasional. “Awalnya kegiatan ini rutin dilakukan untuk penelitian dan pengabdian masyarakat. Tahun ini kami ubah menjadi seminar nasional sebagai upaya strategis meningkatkan kualitas akademik dan mendorong publikasi ilmiah dosen,” ujarnya. Materi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Heri Tjahjono, M.Si. dengan topik “Pendidikan Kebencanaan dan Pengelolaan Bencana untuk Pengurangan Risiko”. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan komunitas dalam pengurangan risiko bencana. Selanjutnya, Prof. Drs. Ismatu Ropi, M.A., Ph.D. memaparkan materi “Integrasi Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Hukum untuk Inovasi Berdampak di Masyarakat Multikultural”. Ia menegaskan bahwa inovasi berkelanjutan harus menjembatani kesenjangan, memperkuat inklusivitas, dan mendorong kepatuhan hukum. Materi ketiga oleh Prof. Dr. Sc., Drs. H. M. Ahman Sya, M.Pd., M.Sc. menyoroti pentingnya sinergi tiga pilar—pendidikan, ilmu sosial, dan hukum—dalam menciptakan inovasi sosial yang adaptif dan kokoh secara yuridis. Materi terakhir disampaikan oleh Prof. Dr. Enok Maryani, M.Sc. dengan topik “Pariwisata Berkelanjutan: Fakta atau Retorika”. Ia mengungkapkan bahwa banyak destinasi wisata masih berorientasi pada keuntungan jangka pendek, sehingga partisipasi aktif masyarakat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan yang terukur dan transparan. Seminar ditutup dengan rangkuman hasil diskusi oleh moderator Revi Agustin Aisyianita, S.Hut., M.Sc.. Melalui kegiatan ini, FISH UNJ berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas disiplin dan mendorong lahirnya inovasi yang memberi kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat multikultural di Indonesia. Penulis: EL dan CKGEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (456) Internasionalisasi (27) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (22) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (16) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FISHMEDITION 4.0: FISH Media Center UNJ Kupas Tuntas Strategi Branding Organisasi untuk Mahasiswa
Jakarta, 2 Oktober 2025 – FISH Media Center, unit kegiatan mahasiswa di bawah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta, sukses menggelar acara tahunan bertajuk FISHMEDITION 4.0 dengan tema “Be the Game Changer: Power Up Your Organizational Branding”. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Bung Hatta, Gedung Pascasarjana UNJ, Kampus A, dan berhasil menarik antusiasme tinggi dari mahasiswa serta peserta umum.Acara dibuka dengan sambutan dari Zahira Rahmawati, Ketua Pelaksana FISHMEDITION 4.0, dilanjutkan oleh Devara Wiraka, Ketua FISH Media Center periode 2025. Peresmian acara dilakukan oleh Dr. Aris Munandar, M.Si., Wakil Dekan II FIS-H UNJ, bersama Wina Puspita Sari, S.Sos., M.Si., dosen pembina FISH Media Center. Agenda utama FISHMEDITION 4.0 adalah sesi materi intensif yang disampaikan oleh Galih Geraldi Primayana, Vice President Human Capital Management JIEP. Dalam paparannya, Galih menekankan bahwa branding bukan sekadar logo atau warna, melainkan tentang membangun identitas yang kuat. “Branding adalah tentang menciptakan identitas. Identitas merek adalah gagasan dan perasaan yang dimiliki konsumen terhadap organisasi atau perusahaan,” ujarnya. Selain membahas konsep dasar branding, Galih juga membagikan tips dan trik membangun branding organisasi yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini. Sesi ini berlangsung interaktif dan diikuti dengan antusias oleh peserta.Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, para peserta aktif mengajukan pertanyaan kritis yang memicu diskusi mendalam dan berbobot, mencerminkan semangat belajar yang tinggi. Sebagai penutup, panitia mengumumkan Peserta Terbaik dan menghadirkan penampilan energik dari Band Mahasiswa, yang menambah semarak suasana. Kesuksesan FISHMEDITION 4.0 diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan diri, khususnya dalam membangun citra organisasi yang kuat dan berdampak. Penulis: MAHNEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (449) Internasionalisasi (22) Kemahasiswaan (13) Pengabdian (5) Pengajaran (13) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (16) Prestasi (2) Prodi (14) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
Dekan FIS-H UNJ Serap Aspirasi Mahasiswa dalam Forum “UNJ Bicara 2025” sebagai Komitmen Menuju World Class University
Jakarta, 23 September 2025 — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan visi sebagai World Class University (WCU) melalui forum diskusi terbuka bertajuk “UNJ Bicara 2025”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Maftuchah Yusuf, Gedung Dewi Sartika, Kampus A UNJ, dan menjadi ruang strategis bagi pimpinan universitas serta fakultas untuk mendengarkan langsung aspirasi mahasiswa. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut ditunjukkan oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H), Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., yang hadir langsung dalam forum tersebut. Kehadiran beliau mencerminkan keterbukaan FIS-H dalam menyerap masukan, meningkatkan kualitas layanan, serta menciptakan lingkungan akademik yang kondusif bagi seluruh sivitas akademika. Dalam sesi penayangan voxpop yang menampilkan pandangan dan aspirasi mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum mendapat sorotan positif. Seorang mahasiswa dari Program Studi Sosiologi menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat FIS-H dalam memperbaiki dan mengembangkan fasilitas pembelajaran. Pernyataan ini sejalan dengan penegasan Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., yang menyatakan bahwa proses perkuliahan di fakultas sosial berjalan lancar berkat kebijakan resource sharing yang efektif. Apresiasi tersebut menjadi indikator keberhasilan FIS-H dalam merespons kebutuhan mahasiswa secara profesional dan berkelanjutan. Respons positif ini juga memperkuat semangat kolaborasi antara fakultas dan universitas dalam menghadapi tantangan pembangunan pendidikan tinggi. Kehadiran Dekan FIS-H dan antusiasme mahasiswa dalam forum “UNJ Bicara 2025” menjadi energi baru bagi UNJ dalam melangkah menuju WCU. FIS-H siap menjadi bagian integral dalam pencapaian visi tersebut melalui penyediaan fasilitas yang memadai dan komitmen terhadap mutu pendidikan yang berkesinambungan. Penulis: DWEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (447) Internasionalisasi (22) Kemahasiswaan (13) Pengabdian (5) Pengajaran (12) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (14) Prestasi (1) Prodi (14) Program Unggulan (13) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
Webinar Prodi Humas dan Komunikasi Digital UNJ Bahas Etika Jurnalistik dan Masa Depan Media
Jakarta, 22 September 2025 — Program Studi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ), menyelenggarakan webinar bertajuk “Etika Jurnalistik dan Masa Depan Media” secara daring. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai tantangan etika jurnalistik di era digital, khususnya bagi mahasiswa yang akan menjadi praktisi komunikasi di masa depan. Webinar ini merupakan bagian dari kuliah tamu untuk mata kuliah Hukum dan Etika Komunikasi, dan terbuka bagi seluruh angkatan mahasiswa Prodi Humas dan Komunikasi Digital UNJ. Acara dipandu oleh Nazili Lukluana Artoma sebagai Master of Ceremony, dan dibuka secara resmi oleh Kepala Program Studi Humas dan Komunikasi Digital, Asep Soegiarto, S.I.K., M.Si. Dalam sambutannya, Asep Soegiarto menekankan pentingnya pemahaman etika jurnalistik bagi mahasiswa. “Sebagai calon praktisi hubungan masyarakat dan komunikasi digital, mahasiswa perlu memahami cara kerja media dan tantangan yang dihadapi agar dapat membangun hubungan yang sinergis dan profesional,” ujarnya. Sesi pemaparan materi dimoderatori oleh Indah Fajar Rosalina, M.I.Kom., dosen Prodi Humas dan Komunikasi Digital UNJ. Narasumber utama dalam webinar ini adalah Januardi Husin, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta, yang menyampaikan berbagai isu krusial dalam dunia jurnalistik. Januardi membuka sesi dengan penjelasan mengenai Kode Etik Jurnalistik (KEJ) sebagai pedoman moral dan profesional bagi jurnalis dalam melayani kepentingan publik. Ia kemudian menyoroti dua tantangan besar yang dihadapi dunia pers saat ini: teknologi dan kemanusiaan. Dari sisi teknologi, ia membahas peran kecerdasan buatan (AI) yang dapat membantu efisiensi kerja jurnalistik, namun juga berpotensi menimbulkan disinformasi, bias algoritma, dan penurunan nilai kerja jurnalistik. Dari sisi kemanusiaan, ia mengangkat isu krisis ketenagakerjaan di industri media, seperti upah yang belum layak, status kerja yang rentan, dan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang marak terjadi di berbagai media besar. Webinar ditutup dengan penegasan bahwa di tengah berbagai tantangan, peran jurnalisme sebagai penjaga demokrasi dan penyampai kebenaran tetap relevan dan dibutuhkan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Prodi Humas dan Komunikasi Digital UNJ menunjukkan komitmennya dalam membekali mahasiswa dengan wawasan industri yang aktual dan bermakna. Penulis: DWEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (448) Internasionalisasi (22) Kemahasiswaan (13) Pengabdian (5) Pengajaran (13) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (15) Prestasi (2) Prodi (14) Program Unggulan (14) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru