Jakarta, 30 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoA dan IA) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan tema “Laut Sebagai Ruang Hidup: Literasi Spasial Generasi Z dalam Penataan Ruang Laut Berkelanjutan”, pada Kamis (30/10) di Aula Maftuchah Yusuf, Gedung Dewi Sartika, Universitas Negeri Jakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh civitas akademika dari dua program studi, yaitu S1 Ilmu Hukum dan S1 Geografi, serta diikuti oleh para dosen, mahasiswa, dan perwakilan dari Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut KKP. Acara dibuka dengan sambutan oleh Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., yang menyampaikan pentingnya sinergi antara akademisi dan pemerintah dalam pengelolaan sumber daya laut. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung tata kelola laut yang berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan. “Kerja sama ini menjadi wujud nyata kontribusi akademisi dalam mendukung kebijakan tata ruang laut yang berkelanjutan. Mahasiswa harus menjadi garda depan dalam memahami laut sebagai ruang hidup yang menyatu dengan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Firdaus Wajdi dalam sambutannya. Usai sambutan, dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA) antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat terkait penataan ruang laut. Kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum yang menghadirkan pembicara dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sebagai Keynote Speaker, Dr. Effin S.H., M.H., Sekretaris Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut KKP, menyampaikan pentingnya kesadaran spasial dalam memahami laut sebagai ruang hidup. Ia menegaskan bahwa penataan ruang laut bukan hanya urusan teknis, tetapi juga menyangkut keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir. “Penataan ruang laut bukan hanya urusan teknis, tetapi juga menyangkut keberlanjutan hidup masyarakat pesisir,” ujar Dr. Effin dalam paparannya. Ia juga menambahkan bahwa generasi muda perlu melihat laut tidak hanya sebagai sumber daya ekonomi, tetapi juga sebagai ruang hidup yang harus dijaga keseimbangannya. “Generasi Z memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Dengan literasi spasial, mereka bisa memahami laut bukan hanya sebagai sumber daya, tetapi sebagai ruang hidup yang harus dijaga,” jelasnya. Lebih lanjut, Dr. Effin menegaskan bahwa kolaborasi lintas disiplin antara bidang hukum, geografi, dan sosial sangat diperlukan untuk memastikan kebijakan tata ruang laut berjalan efektif dan berkelanjutan. “Ilmu hukum, geografi, dan sosial harus bersinergi. Tanpa dasar hukum yang kuat dan pemetaan yang tepat, penataan ruang laut berkelanjutan sulit diwujudkan,” tambahnya. Sementara itu, Amehr Hakim, S.Pi., M.Si., Direktur Pembinaan Penataan Ruang Laut KKP, sebagai narasumber, menekankan pentingnya data spasial sebagai dasar penyusunan kebijakan tata ruang laut yang akurat dan adaptif terhadap perubahan zaman. Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik selalu berangkat dari data dan pemahaman ilmiah yang mendalam. “Kebijakan yang baik selalu berangkat dari data yang akurat. Karena itu, penataan ruang laut harus berbasis peta, bukan asumsi,” tegas Amehr Hakim. Ia menjelaskan bahwa laut Indonesia menghadapi tantangan besar, mulai dari perubahan iklim hingga dorongan ekonomi biru, sehingga diperlukan pendekatan yang inovatif dan fleksibel. “Laut kita tidak bisa dikelola dengan pendekatan statis. Harus ada inovasi dan adaptasi agar kebijakan ruang laut tetap relevan dengan kondisi sosial dan ekologis yang terus berubah,” ungkapnya. Amehr juga mengapresiasi langkah UNJ dalam memperkuat kolaborasi akademik lintas bidang. Menurutnya, kerja sama ini menjadi contoh nyata bagaimana dunia pendidikan dapat berperan aktif dalam penguatan literasi spasial di kalangan generasi muda. “FISH UNJ menunjukkan bagaimana dunia akademik dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan literasi spasial dan kesadaran lingkungan bagi generasi muda,” tutupnya. Diskusi kuliah umum dipandu oleh Tri Wandi Januar, M.Sc., Ph.D., dosen Program Studi Geografi FISH UNJ, yang bertindak sebagai moderator. Ia mengapresiasi antusiasme mahasiswa dari kedua program studi yang terlibat aktif dalam sesi tanya jawab. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya tentang ilmu kelautan, tetapi juga tentang membangun cara berpikir spasial di kalangan mahasiswa. “Literasi spasial bukan sekadar peta, tapi cara kita memahami hubungan manusia dengan ruang hidupnya,” ujar Tri Wandi. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin antara mahasiswa hukum dan geografi untuk memahami laut secara utuh. “Mahasiswa hukum bisa belajar soal batas kewenangan wilayah laut, sementara mahasiswa geografi belajar memetakannya. Ini sinergi yang konkret,” lanjutnya Sebagai penutup, Tri Wandi berharap kerja sama antara UNJ dan KKP dapat berlanjut dalam bentuk riset, kegiatan lapangan, dan proyek kolaboratif yang melibatkan mahasiswa secara langsung. “Semoga kerja sama UNJ dan KKP tidak berhenti di tanda tangan MoA saja, tapi terus berkembang ke riset dan aksi nyata di lapangan,” harapnya. Acara ditutup dengan pemberian sertifikat ke narasumber, dan dilanjut dokumentasi foto bersama. Melalui kegiatan ini, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan literasi spasial, keberlanjutan lingkungan, serta kolaborasi lintas ilmu demi terciptanya tata kelola ruang laut yang berkeadilan dan berkelanjutan bagi generasi masa depan. Penulis: ASA Tim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (455) Internasionalisasi (26) Kemahasiswaan (13) Penelitian (3) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (20) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FISH UNJ Hadiri Rapat Tahunan HISPISI dan ICHELSS V di Surabaya
Surabaya, 24–26 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Rapat Tahunan Himpunan Sarjana Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Indonesia (HISPISI) dan The 5th International Conference on Humanities, Education, Law, and Social Sciences (ICHELSS) yang diselenggarakan di Harris Hotel & Conventions Satelit, Surabaya. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini merupakan hasil kolaborasi antara HISPISI dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), dengan agenda utama berupa rapat tahunan organisasi dan seminar internasional yang menghadirkan pembicara dari berbagai negara. Delegasi FISH UNJ yang hadir terdiri dari unsur pimpinan dekanat dan 13 koordinator program studi, yaitu : Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. – Dekan FISH UNJ, Dr. Kurniawati, M.Si. – Wakil Dekan I, Dr. Aris Munandar, M.Si. – Wakil Dekan II, Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S., M.Si. – Wakil Dekan III, Para 19 koordinator program studi dari jenjang S1, S2, dan D4, termasuk Program Studi PPKn, Pendidikan Geografi, Pendidikan Sejarah, Ilmu Komunikasi, Ilmu Hukum, dan lainnya. Kegiatan dimulai dengan guest lecture dan penandatanganan PKS antara FISH UNJ dengan FISIPOL dan FT UNESA pada Jumat (24/10), Kemudian pembukaan resmi oleh Rektor UNESA, Prof. Dr. Nur Hasan, M.Kes., dan Ketua Umum HISPISI, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., pada Sabtu pagi. Dalam sambutannya, Prof. Komarudin memaparkan mengenai “Reimagining Social Sciences in the Era of Societal Transformation: Innovations, Integration, and Impact for Sustainable Development Goals”. Pada kesempatan ini, Prof. Komarudin menguraikan pentingnya menata ulang arah ilmu sosial agar tetap relevan dengan tantangan zaman. Ia menekankan bahwa transformasi digital telah mengubah secara mendasar cara ilmu sosial mengamati dan memecahkan persoalan masyarakat. Seminar internasional menghadirkan pembicara dari berbagai institusi, seperti Prof. Dr. Ahmad Najib Burhani, M.A., Dr. Tufan Kutay Boran, dan Pedro Teixeira Isaias, Ph.D. Selain seminar, peserta juga mengikuti rapat tahunan HISPISI yang dipimpin oleh Dr. Lidya Lestari Sitohang, S.Si., M.Sc., serta sesi pleno yang membahas isu-isu strategis dalam pengembangan ilmu sosial di Indonesia. Kegiatan ditutup pada Minggu (26/10), Dekan FISH UNJ, pada kesempatan tersebut berharap, partisipasi aktif FISH UNJ dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung pengembangan ilmu sosial, hukum, dan pendidikan humaniora di tingkat nasional dan internasional. WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (455) Internasionalisasi (26) Kemahasiswaan (13) Penelitian (3) Pengabdian (6) Pengajaran (18) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (19) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
Perkuat Diplomasi Pendidikan dan Jejaring Internasional, UNJ Hadiri Peringatan 102 Tahun Proklamasi Republik Turkiye
Jakarta, Humas UNJ — Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) mewakili universitas hadiri “Peringatan 102 Tahun Proklamasi Republik Turkiye” yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Turkiye di Indonesia pada Rabu, 29 Oktober 2025, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta. Setiap tanggal 29 Oktober, masyarakat Turkiye memperingati Hari Republik yang menjadi momentum bersejarah yang menandai berdirinya Republik Turkiye pada tahun 1923, ketika Mustafa Kemal Atatürk yang kemudian menjadi Presiden pertama yang dipilih oleh Majelis Nasional Agung, secara resmi memproklamasikan lahirnya negara republik yang modern dan berdaulat. Sejak tahun 2022 juga, sebutan resmi negara tersebut berubah dari Turkey (Turki) menjadi Turkiye, sesuai keputusan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan yang menjadi bentuk penegasan identitas nasional dan kebanggaan budaya bangsa Turkiye di ranah internasional. Acara diplomatik yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk pejabat diplomatik, perwakilan kementerian, akademisi, lembaga sosial, serta mitra strategis Turkiye di Indonesia. Tahun ini, perayaan menjadi semakin istimewa karena juga menandai 75 tahun persahabatan antara Republik Turkiye dan Republik Indonesia, yang mencerminkan hubungan bilateral yang kokoh dan kolaborasi lintas sektor yang telah terjalin erat selama lebih dari tujuh dekade. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (449) Internasionalisasi (24) Kemahasiswaan (13) Penelitian (2) Pengabdian (6) Pengajaran (15) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (18) Prestasi (2) Prodi (14) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FISH UNJ Perkuat Jejaring Tri Dharma dalam Rapat Tahunan BKS PTN Wilayah Barat Bidang Ilmu Sosial
Padang, Humas FISH UNJ — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) berpartisipasi aktif dalam Rapat Tahunan Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Wilayah Barat Bidang Ilmu Sosial yang diselenggarakan pada 23–25 Oktober 2025 di Hotel Truntum, Padang, Sumatera Barat. Kegiatan ini diikuti oleh para dekan dan pimpinan fakultas ilmu sosial dari berbagai perguruan tinggi negeri di wilayah barat Indonesia. Rapat tahunan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat jejaring kerja sama antarperguruan tinggi negeri di bidang ilmu sosial, membahas arah kebijakan akademik, kolaborasi riset, serta pengembangan program pengabdian kepada masyarakat. Selain rapat koordinasi, agenda kegiatan juga mencakup penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), seminar nasional bertema “Kolaborasi dan Sinergi Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat”, kegiatan pelepasan bibit penyu sebagai bagian dari pengabdian masyarakat, serta lomba kreativitas mahasiswa. Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, menyampaikan bahwa keikutsertaan fakultas dalam kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat jejaring Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Melalui forum BKS PTN Wilayah Barat, kami berharap jejaring kerja sama antarperguruan tinggi semakin kuat, terutama dalam kolaborasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Apalagi kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai perguruan tinggi baik di bawah Kemdikbudristek maupun Kementerian Agama, sehingga jejaring dan potensi kolaborasi akan semakin luas,” ungkapnya. Lebih lanjut, Firdaus menegaskan bahwa jejaring yang terbangun melalui BKS PTN ini juga memiliki dampak langsung terhadap peningkatan mutu lembaga dan program studi di lingkungan FISH UNJ. “Dengan jejaring ini, FISH UNJ dapat meningkatkan mutu layanan lembaga karena bisa belajar dari praktik terbaik (best practices) lembaga lain. Dengan demikian, diharapkan reputasi program studi yang berada di bawah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum akan semakin meningkat,” tambahnya. Partisipasi FISH UNJ dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen fakultas untuk terus memperkuat sinergi akademik antarperguruan tinggi di Indonesia bagian barat. Melalui kolaborasi yang produktif, FISH UNJ berupaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, penelitian sosial, serta pengabdian masyarakat yang berdampak luas bagi masyarakat dan dunia akademik. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (449) Internasionalisasi (23) Kemahasiswaan (13) Penelitian (2) Pengabdian (6) Pengajaran (15) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (17) Prestasi (2) Prodi (14) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FIS-H UNJ dan BPJS Kesehatan Jalin Kerja Sama melalui Campus Talk dan Penandatanganan Nota Kesepahaman
Jakarta, 2 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menjalin kerja sama strategis dengan BPJS Kesehatan melalui kegiatan Campus Talk dan Penandatanganan Nota Kesepahaman yang berlangsung di Aula Maftuchah Yusuf, Kampus A UNJ. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada mahasiswa mengenai pentingnya kesehatan serta pengelolaan jaminan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Acara ini dihadiri oleh Dr. Kurniawati, M.Si. selaku Wakil Dekan I FIS-H UNJ, Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si. selaku Wakil Dekan III, serta Arif Setyadi, Kepala Cabang BPJS Kesehatan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si., dan dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara BPJS Kesehatan dan FIS-H UNJ, serta pertukaran plakat sebagai simbol kerja sama. Dalam sesi pemaparan materi, hadir Deputi Direksi Bidang Komunikasi Organisasi BPJS Kesehatan, Mohammad Iqbal Anas Ma’ruf, yang menyampaikan informasi mengenai program JKN dan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan BPJS. “Kepercayaan masyarakat terhadap BPJS Kesehatan dan program JKN kian meningkat, seiring kemudahan akses layanan melalui aplikasi Mobile JKN,” ujarnya. Setelah sesi pemaparan, acara dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang diwarnai dengan berbagai pertanyaan kritis dari mahasiswa terkait pelayanan BPJS, isu-isu kesehatan, hingga teknis penggunaan aplikasi Mobile JKN. Untuk menambah semangat peserta, BPJS Kesehatan juga mengadakan kuis berhadiah yang disambut antusias oleh mahasiswa. Kegiatan ditutup dengan permainan edukatif yang dipandu oleh fasilitator, di mana mahasiswa diajak mencoba langsung fitur-fitur dalam aplikasi Mobile JKN dan berbagi gagasan mengenai cara mengajak masyarakat sekitar untuk memanfaatkan layanan JKN. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa UNJ semakin memahami peran strategis BPJS Kesehatan dalam sistem jaminan kesehatan nasional, serta mampu menjadi agen penyebar informasi positif terkait layanan kesehatan kepada masyarakat luas. Penulis: HCV dan MAHNEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (448) Internasionalisasi (22) Kemahasiswaan (13) Pengabdian (5) Pengajaran (13) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (16) Prestasi (2) Prodi (14) Program Unggulan (14) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
Mahasiswa FIS-H UNJ Ikuti Workshop Green Leadership Academy di Pekanbaru
Pekanbaru, 20 September 2025 — Dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Jakarta, Annisaa Nasywa dan M. Hafiz Yahpi, menghadiri Workshop Green Leadership Academy yang diselenggarakan oleh Tumbuh Institut bekerja sama dengan Partai Hijau Riau. Kegiatan bertema “Generasi Pemimpin Hijau” ini berlangsung pada 19–20 September 2025 di Hotel Pangeran, Pekanbaru, dan diikuti oleh 50 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kedua mahasiswa UNJ didampingi oleh dosen Program Studi Sosiologi, Dr. Robertus Robert, M.A., yang tidak hanya mendampingi peserta, tetapi juga menjadi salah satu pemateri dalam workshop tersebut. Workshop dibuka dengan Tari Persembahan, dilanjutkan dengan sambutan dari Hengky Primana, Founder Partai Hijau Riau, dan Rocky Gerung, Founder Tumbuh Institut. Turut hadir Kapolda Riau, Irjen. Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., yang memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut. Materi pertama disampaikan oleh Rocky Gerung yang membahas Rasionalitas Komunikatif dan Demokrasi Deliberatif. Ia menekankan tiga isu utama yang harus dikuasai oleh pemimpin masa depan, yaitu keamanan global, lingkungan hidup, dan solidaritas kemanusiaan. Selanjutnya, Kapolda Riau menyampaikan materi tentang pentingnya keberpihakan pemimpin terhadap lingkungan hidup. “Setiap pemimpin harus berpihak pada lingkungan hidup yang mereka tinggali, demi menjaga hubungan baik antara manusia dan alam,” ujarnya. Materi terakhir pada hari pertama disampaikan oleh Dr. Robertus Robert, M.A., yang membahas konsep ekosipasi—sebuah gagasan tentang hubungan manusia dan alam sebagai kritik terhadap emansipasi yang merusak lingkungan. Hari pertama ditutup dengan gala dinner di restoran Hotel Pangeran. Pada hari kedua, materi dibuka oleh Muhammad Luthfi, Pimpinan Tumbuh Institut, yang memberikan pelatihan tentang penyusunan policy brief agar mudah dipahami dan diterima oleh pembuat kebijakan. Kemudian, Bivitri Susanti menyampaikan materi tentang advokasi isu sosial dan lingkungan, serta pentingnya sikap mahasiswa terhadap ketidakadilan. Materi terakhir disampaikan oleh Haris Azhar, aktivis HAM, yang membahas wawasan tentang politik, ekonomi, organisasi, dan ideologi. Ia memberikan pemahaman mengenai strategi politik yang perlu dibangun oleh seorang pemimpin. Selain menerima materi, peserta juga melakukan praktik lapangan dengan mengunjungi Tabung Harmoni Hijau Riau, milik Kapolda Riau. Tempat ini berfungsi sebagai bank pohon dan memiliki fasilitas peternakan kambing serta budidaya ikan. Para peserta juga berkesempatan menanam pohon sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Rumah Singgah Tuan Kadi, situs bersejarah yang memiliki nilai budaya penting bagi masyarakat Pekanbaru. Penulis: Mahasiswa Pendidikan SejarahEditor: WPS Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (447) Internasionalisasi (22) Kemahasiswaan (13) Pengabdian (5) Pengajaran (13) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (15) Prestasi (1) Prodi (14) Program Unggulan (13) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
School Hiring UPW UNJ Bersama Dwidaya Tour Buka Peluang Karier bagi Mahasiswa dan Alumni
Jakarta, 11 September 2025 — Program Studi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan kegiatan school hiring bekerja sama dengan Dwidaya Tour. Kegiatan ini berlangsung di Ruang 306, Lantai 3, Gedung K Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH), Kampus A UNJ, dan diikuti oleh mahasiswa UPW angkatan 2023 dan 2024, calon wisudawan/wisudawati, serta alumni. Selain itu, kegiatan ini juga terbuka bagi mahasiswa Program Studi Sastra Inggris, Sastra Jepang, dan Sastra Mandarin yang memiliki minat di bidang pariwisata. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi dari pihak Dwidaya Tour yang memperkenalkan profil perusahaan, visi dan misi, serta berbagai produk dan layanan yang ditawarkan. Dwidaya Tour, yang berdiri sejak 19 Juli 1967, kini memiliki lebih dari 50 cabang di seluruh Indonesia dan terus berkomitmen menghadirkan layanan wisata yang terencana, tepat sasaran, serta memberikan pengalaman tak terlupakan bagi pelanggan dan mitra bisnis. Dalam sesi pemaparan, Alexandra Nathally selaku Recruitment & Assessment Head PT Dwidaya World Wide (Dwidaya Tour) menyampaikan bahwa perusahaan membuka peluang karier bagi mahasiswa dan alumni UNJ. “Di Dwidaya Tour, setelah mengikuti pelatihan selama tiga minggu dan menunjukkan performa yang baik, peserta akan ditempatkan di salah satu cabang dan memperoleh benefit yang sama seperti karyawan tetap,” ujar Alexandra. Pemaparan tersebut disambut antusias oleh para peserta, khususnya mahasiswa UPW angkatan 2023 dan 2024 yang aktif dalam sesi tanya jawab. Mereka berharap dapat mengikuti proses rekrutmen dan berkarier di industri perjalanan wisata bersama Dwidaya Tour. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi wawancara bagi alumni dan mahasiswa fresh graduate yang berminat bergabung dengan Dwidaya Tour. Sesi ini memberikan kesempatan langsung bagi peserta untuk menunjukkan minat dan kesiapan mereka dalam meniti karier di bidang pariwisata. Melalui kegiatan school hiring ini, Program Studi Usaha Perjalanan Wisata UNJ berharap dapat memperluas akses karier bagi mahasiswa dan alumni, sekaligus mempererat hubungan kerja sama dengan industri pariwisata. Kolaborasi dengan Dwidaya Tour diharapkan menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi lulusan UNJ untuk berkarier secara profesional di bidang perjalanan wisata. Penulis: VRRG & ELEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (446) Internasionalisasi (22) Kemahasiswaan (13) Pengabdian (4) Pengajaran (11) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (14) Prestasi (1) Prodi (14) Program Unggulan (12) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
Dukung Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas, FISH UNJ Gelar Workshop Monitoring dan Evaluasi
Jakarta, 22 Agustus 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta menggelar Workshop Pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) sebagai upaya mewujudkan layanan prima dan mendukung reformasi birokrasi serta zona integritas di lingkungan kampus. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (22/8) di Ruang 203 Lantai 2 Gedung K FISH UNJ ini dihadiri oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan fakultas. Workshop dimulai pukul 09.00 WIB dan diselenggarakan oleh Tim Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas (RBZI) FISH. “Penyelenggaraan layanan kepada stakeholder yang bersih dan akuntabel memerlukan layanan prima. Workshop ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam melaksanakan reformasi birokrasi dan zona integritas,” ungkap Dekan FISH, Firdaus Wajdi, dalam sambutannya. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pimpinan fakultas, dengan sambutan yang disampaikan oleh Wakil Dekan II, Aris Munandar. Workshop diikuti oleh jajaran Dekanat dan Tim RBZI FISH sebagai upaya kolektif meningkatkan kualitas tata kelola di lingkungan fakultas. Tim RBZI FISH menekankan bahwa workshop ini bertujuan untuk memastikan seluruh civitas akademika memahami dan mampu mengimplementasikan standar layanan yang berkualitas sesuai dengan prinsip-prinsip good governance. Melalui kegiatan ini, FISH UNJ berkomitmen terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas layanan kepada seluruh stakeholder sebagai bagian dari transformasi menuju zona integritas yang kredibel.[] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (444) Internasionalisasi (22) Kemahasiswaan (6) Pengabdian (3) Pengajaran (11) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (13) Prestasi (1) Prodi (14) Program Unggulan (11) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
Tingkatkan Keterampilan Penulisan Akademik Dosen, FISH UNJ Gelar FGD Penulisan Book Chapter
Jakarta, 13 Agustus 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Crafting High-Quality Academic Papers in the Age of AI: Integrating Scholarly Rigor With Intelligent Writing Tools”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang 212, Lantai 2, Gedung K FISH UNJ, dan diikuti oleh para dosen dari berbagai program studi di lingkungan fakultas. FGD ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan penulisan akademik dosen, khususnya dalam penyusunan book chapter, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) secara bijak dalam proses penulisan ilmiah. Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Wakil Dekan III FISH UNJ, Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S., M.Si., yang menyampaikan harapan agar para dosen mampu menghasilkan karya tulis berkualitas dan layak diterbitkan dalam bentuk buku akademik. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pengembangan kapasitas dosen dalam menulis secara sistematis dan berkualitas, serta mampu memanfaatkan teknologi AI sebagai alat bantu yang mendukung proses akademik,” ujar Dr. Elisabeth. FGD menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Dr. Agus Wibowo, S.Pd.I., M.Pd., dan Dr. Cecep Kustandi, M.Pd. Materi pertama disampaikan oleh Dr. Agus Wibowo dengan judul “How to Make a Quality Paper”. Dalam paparannya, ia menjelaskan prinsip-prinsip penulisan ilmiah yang sistematis, termasuk pentingnya struktur penulisan yang tepat. Sesi ini juga dilengkapi dengan ulasan terhadap artikel jurnal milik salah satu peserta sebagai studi kasus. Sesi kedua dibawakan oleh Dr. Cecep Kustandi dengan materi berjudul “Write Smarter, Not Harder: Using AI to Develop Papers”. Ia menekankan bahwa teknologi AI dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam penulisan akademik, namun tetap harus digunakan secara bijak. “Dalam penulisan masa kini, penggunaan AI diperbolehkan, tetapi AI bukanlah penulis utama. Dosen tetap harus menjadi pengendali utama dalam proses penulisan,” tegas Dr. Cecep. Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti kuis interaktif digital dan praktik langsung penulisan dengan dukungan teknologi AI serta bimbingan dari para narasumber. Hasil penulisan tersebut direncanakan akan disusun menjadi bab dalam sebuah buku akademik kolektif. Kegiatan ini dipandu oleh Tri Wandi Januar, M.Sc., yang bertindak sebagai pewara acara. FGD ditutup dengan sesi dokumentasi bersama seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, FISH UNJ berharap dapat mendorong dosen untuk terus berinovasi dalam penulisan ilmiah, menggabungkan ketelitian akademik dengan pemanfaatan teknologi modern demi menghasilkan karya tulis yang berkualitas tinggi. Penulis: CKG, JRPSEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (443) Internasionalisasi (22) Kemahasiswaan (6) Pengabdian (3) Pengajaran (11) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (12) Prestasi (1) Prodi (13) Program Unggulan (10) Tak Berkategori (11) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
HISPISI Gelar Seminar Nasional Bertema “Transformasi Pendidikan Ilmu Sosial untuk Pendidikan Tinggi yang Berdampak”
Jakarta, 2 Agustus 2025 — Himpunan Sarjana Pendidikan Ilmu–Ilmu Sosial Indonesia (HISPISI) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Transformasi Pendidikan Ilmu Sosial untuk Pendidikan Tinggi yang Berdampak” di Aula Latief Hendraningrat, Gedung Dewi Sartika, Kampus A Universitas Negeri Jakarta. Kegiatan ini mempertemukan para akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, seperti Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Negeri Medan (UNIMED), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Negeri Malang (UM), dan lainnya. Seminar menghadirkan enam narasumber yang membahas tantangan, pembaruan pendekatan, serta kontribusi pendidikan ilmu sosial dalam menjawab kebutuhan zaman. Kehadiran peserta dari berbagai institusi menjadikan seminar ini sebagai wadah dialog lintas kampus yang inspiratif. Sesi pemaparan materi dibuka oleh Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., yang menekankan pentingnya pendidikan yang membangun sensibilitas sosial, karakter bangsa, serta relevansi ilmu sosial di tengah tantangan global. “Tidak semua pendidik memperbarui pengetahuan yang ia miliki,” ujarnya. Dr. Warsono, M.S. menegaskan bahwa pendidikan IPS harus membentuk warga negara yang cerdas secara intelektual, sosial, dan moral. Sementara itu, Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.H., S.I.P., S.A.P., S.Pd., M.Si., M.H., CPM memaparkan urgensi transformasi pendekatan ilmu sosial agar lebih adaptif dan responsif terhadap isu-isu kontemporer. Afriva Khaidir, S.H., M.Hum., MAPA, Ph.D. (UNP) mengangkat peran ilmu sosial dan kemanusiaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Prof. Dr. HM. Ahman Sya, Drs., M.Pd., M.Sc. (UNJ) menyampaikan pentingnya pendekatan holistik dalam pendidikan IPS yang mencakup pengembangan pikiran, hati, dan tindakan. Terakhir, Dr. Wiwik Sri Utami, M.P. (UNESA) membahas konsep Kampus Berdampak serta manajemen risiko untuk meningkatkan keberlanjutan dan kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat. “Manajemen risiko bukan hanya sekadar memetakan, tetapi juga tentang bagaimana tidak berdampak negatif bagi civitas akademika,” tuturnya. Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang dipandu secara dinamis. Para peserta dari berbagai perguruan tinggi aktif mengajukan pertanyaan dan tanggapan, menciptakan suasana dialog akademik yang hidup. Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para pembicara oleh Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan. Sebagai penutup, seluruh hadirin mengikuti makan siang bersama sebagai akhir dari rangkaian kegiatan seminar. Dengan terselenggaranya Seminar Nasional HISPISI ini, diharapkan lahir gagasan-gagasan baru yang mendorong pembaruan dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya di bidang ilmu sosial. Seminar ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat peran pendidikan tinggi sebagai motor penggerak perubahan sosial yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Penulis: VRRG & ZREditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (442) Internasionalisasi (22) Kemahasiswaan (5) Pengabdian (3) Pengajaran (11) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (11) Prestasi (1) Prodi (13) Program Unggulan (9) Tak Berkategori (11) Tata Kelola (20) Berita Terbaru