Jakarta, 18 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menerima kunjungan akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Tidar Magelang dalam rangka studi banding antar Senat Fakultas. Kegiatan ini bertujuan memperkuat hubungan kelembagaan kedua fakultas serta meningkatkan kualitas tata kelola akademik di lingkungan perguruan tinggi. Acara berlangsung di Gedung K, Ruang 212, Kampus A UNJ. Hadir dalam kegiatan ini Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Dekan FISH UNJ; Aris Munandar, M.Si., Wakil Dekan II FISH UNJ; Prof. Dr. Tjipto Sumadi, M.Si., M.Pd., Ketua Senat FISH UNJ; serta jajaran dosen FISH UNJ. Sementara itu, FISIP Universitas Tidar diwakili oleh Dr. Dra. Sri Mulyani, M.Si., Dekan FISIP Universitas Tidar, beserta jajaran dosen. Acara dibuka dengan sambutan Aris Munandar, M.Si., yang berharap kerja sama ini tidak berhenti pada seremonial. “Kami berharap kolaborasi strategis yang disepakati hari ini dapat berlanjut menjadi program kerja nyata yang saling menguntungkan. Sinergi ini diharapkan menghasilkan manfaat maksimal bagi pengembangan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya. Ketua Senat FISH UNJ, Prof. Dr. Tjipto Sumadi, juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama ini. “Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut secara konsisten dan memberikan nilai tambah bagi dosen, mahasiswa, dan institusi,” tuturnya. Dalam sambutannya, Dr. Dra. Sri Mulyani, M.Si., menekankan pentingnya membangun hubungan kerja sama yang berkelanjutan. “Kolaborasi ini diharapkan tumbuh positif dan menghasilkan inovasi nyata. Semoga menjadi jembatan sinergi yang kuat dalam mencapai visi bersama,” harapnya. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara jajaran akademika kedua fakultas, yang diwarnai pertukaran pengalaman dan gagasan untuk mendorong peningkatan kualitas akademik. Sebagai bentuk apresiasi dan simbol kerja sama, FISH UNJ menyerahkan cinderamata kepada perwakilan FISIP Universitas Tidar. Melalui studi banding ini, kedua institusi berharap dapat memperkuat sinergi akademik dan menciptakan kolaborasi berkelanjutan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu sosial dan peningkatan mutu pendidikan tinggi. Penulis: CKG dan AFEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (456) Internasionalisasi (27) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (24) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (18) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
Asesmen Lapangan Prodi S2 PPKn FISH UNJ Dorong Penguatan Mutu dan Pengembangan Akademik
Jakarta, 15 November 2025 – Program Studi S2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ), melaksanakan asesmen lapangan akreditasi di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ. Kegiatan ini menghadirkan dua asesor, yaitu Prof. Dr. Dasim Budimansyah, M.Si. dari Universitas Pendidikan Indonesia dan Dr. Triana Rejekiningsih, S.H., M.Pd. dari Universitas Sebelas Maret. Seremonial pembukaan dihadiri oleh Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Dekan FISH UNJ, bersama para wakil dekan dan dosen PPKn. Dalam sambutannya, Dekan memperkenalkan identitas serta kebijakan FISH, sekaligus meminta masukan dari tim asesor untuk pengembangan fakultas dan program studi. “Kami sangat mengharapkan masukan yang konstruktif dan strategis dari Bapak dan Ibu. Masukan ini akan menjadi landasan penting bagi kami dalam menyusun strategi pengembangan fakultas dan seluruh program studi ke depan,” ujarnya. Prof. Dasim menyampaikan apresiasi atas penyambutan yang diberikan dan menjelaskan bahwa asesmen difokuskan pada konfirmasi, klarifikasi, dan komunikasi terhadap data Prodi S2 PPKn. Ia menegaskan bahwa proses ini bukan investigasi, melainkan upaya bersama untuk memastikan mutu akademik dan meningkatkan kualitas prodi. “Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas prodi agar berkembang dan menghasilkan lulusan bermutu, serta meningkatkan kepercayaan publik. Tidak hanya sekadar meluluskan, tetapi juga melakukan upaya-upaya penguatan reputasi,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya penguasaan bahasa internasional, teknologi, dan kerja sama antarnegara agar prodi semakin dikenal luas. Melengkapi hal tersebut, Dr. Triana memberikan rekomendasi terkait visi keilmuan melalui perspektif global serta peningkatan digitalisasi tata kelola. Ia juga menyarankan penambahan mata kuliah penulisan artikel ilmiah untuk mendukung kualitas akademik mahasiswa pascasarjana. Dengan terlaksananya asesmen ini, Prodi S2 PPKn diharapkan terus berkembang menjadi program studi yang bermutu, berkualitas, dan kompetitif di masa mendatang. Penulis: GIC, CM, & ZREditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (456) Internasionalisasi (27) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (23) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (17) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FISH UNJ dan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro Jalin Kerja Sama Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi
Jakarta, 28 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menerima kunjungan akademik dari Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip) dalam rangka menjalin kerja sama lintas program studi untuk penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pertemuan berlangsung di Ruang 212, Gedung K, FISH UNJ. Dalam kegiatan ini, Undip mendelegasikan lima dosen dari Program Studi S1 Informasi dan Humas yang siap berkolaborasi dengan berbagai program studi di FISH UNJ, salah satunya Program Studi D4 Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital. Acara diawali dengan sambutan dari Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., yang memperkenalkan profil fakultas serta budaya akademik di lingkungan UNJ. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Koordinator Program Studi S1 Informasi dan Humas Undip, Arifa Rachma Febriani, S.I.Kom., M.I.Kom., yang menyampaikan antusiasme atas peluang kolaborasi antarprogram studi. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) sebagai bentuk komitmen kerja sama antara kedua institusi. Setelah itu, dilakukan diskusi ringan mengenai tata kelola program studi dan strategi pengembangan kurikulum sebagai masukan untuk keberlanjutan kerja sama. Dalam sesi diskusi, Koordinator Program Studi D4 Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital FISH UNJ, Asep Soegiarto, M.Si., menjelaskan bahwa transformasi dari jenjang D3 ke D4 atau sarjana terapan membawa perubahan signifikan dalam pendekatan kurikulum dan metode pembelajaran. “Perubahan ini berdampak pada peningkatan jumlah pendaftar setiap tahun, serta memperkuat keterkaitan dengan dunia industri melalui peran dosen praktisi dan mata kuliah berbasis praktik,” ujar Asep. Sementara itu, Arifa Rachma Febriani menekankan bahwa Program Studi S1 Informasi dan Humas Undip berasal dari Sekolah Vokasi yang berfokus pada benchmarking, praktik berbasis industri, serta penguatan citra program studi melalui pengembangan jurnal, laboratorium, dan teaching factory. Ia menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan peluang strategis untuk memperluas kolaborasi lintas institusi. “Kami berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk FISH UNJ, sebagai bagian dari penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ungkap Arifa. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan dokumentasi bersama sebagai penanda kesepakatan awal kerja sama antaruniversitas. Diharapkan, pertemuan ini menjadi langkah awal yang selaras dalam mewujudkan sinergi akademik dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi secara berkelanjutan. Penulis: NAEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (455) Internasionalisasi (26) Kemahasiswaan (13) Penelitian (3) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (22) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FISH UNJ dan Sentra Terpadu Inten Soeweno Jalin Kolaborasi untuk Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi
Jakarta, 7 November 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menjalin kerja sama dengan Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA) yang berfokus pada penguatan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini berlangsung di Ruang 212, Gedung K, FISH UNJ. Kerja sama ini merupakan bagian dari strategi peningkatan graduasi penyandang disabilitas penerima Bantuan Sosial Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Vokasional di STIS. Acara dihadiri oleh jajaran pimpinan FISH UNJ, yakni Dr. Kurniawati, M.Si (Wakil Dekan I), Dr. Aris Munandar, M.Si (Wakil Dekan II), dan Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S, M.Si (Wakil Dekan III). Hadir pula Kepala Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor, Romal Uli Jaya Sinaga, S.IP., MPA, beserta tim kerja sama nasional. Dalam sambutannya, Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya kerja sama ini setelah melalui proses yang cukup panjang. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini mencakup tiga aspek utama Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. “Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, khususnya bagi mahasiswa yang sedang menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL), agar mereka dapat berkontribusi langsung dalam kegiatan pendidikan dan riset di lingkungan mitra,” ujar Dr. Elisabeth. Sementara itu, Kepala STIS Bogor, Romal Uli Jaya Sinaga, menekankan pentingnya nilai-nilai bergerak, bekerja, dan berdampak sebagai prinsip dasar dalam pelaksanaan kerja sama. Ia mengutip pernyataan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, sebagai inspirasi dalam membangun kolaborasi yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. “Tiga kata kunci ini—bergerak, bekerja, dan berdampak—harus menjadi pedoman bersama dalam setiap langkah yang kita ambil,” tegas Romal. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoA dan IA oleh kedua pihak, serta pemberian plakat secara simbolis. FISH UNJ diwakili oleh Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S, M.Si, sementara pihak STIS Bogor diwakili oleh Romal Uli Jaya Sinaga, S.IP., MPA. Kegiatan ditutup dengan diskusi ringan dan sesi dokumentasi bersama di lobi Gedung K FISH UNJ. Melalui kerja sama ini, FISH UNJ menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi secara nyata dan inklusif, serta memperkuat kontribusi akademik dalam mendukung rehabilitasi sosial dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Penulis: AF, GICEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (455) Internasionalisasi (26) Kemahasiswaan (13) Penelitian (3) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (21) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FISH UNJ dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Perkuat Literasi Spasial Generasi Z dalam Penataan Ruang Laut Berkelanjutan
Jakarta, 30 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoA dan IA) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan tema “Laut Sebagai Ruang Hidup: Literasi Spasial Generasi Z dalam Penataan Ruang Laut Berkelanjutan”, pada Kamis (30/10) di Aula Maftuchah Yusuf, Gedung Dewi Sartika, Universitas Negeri Jakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh civitas akademika dari dua program studi, yaitu S1 Ilmu Hukum dan S1 Geografi, serta diikuti oleh para dosen, mahasiswa, dan perwakilan dari Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut KKP. Acara dibuka dengan sambutan oleh Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., yang menyampaikan pentingnya sinergi antara akademisi dan pemerintah dalam pengelolaan sumber daya laut. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung tata kelola laut yang berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan. “Kerja sama ini menjadi wujud nyata kontribusi akademisi dalam mendukung kebijakan tata ruang laut yang berkelanjutan. Mahasiswa harus menjadi garda depan dalam memahami laut sebagai ruang hidup yang menyatu dengan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Firdaus Wajdi dalam sambutannya. Usai sambutan, dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA) antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat terkait penataan ruang laut. Kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum yang menghadirkan pembicara dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sebagai Keynote Speaker, Dr. Effin S.H., M.H., Sekretaris Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut KKP, menyampaikan pentingnya kesadaran spasial dalam memahami laut sebagai ruang hidup. Ia menegaskan bahwa penataan ruang laut bukan hanya urusan teknis, tetapi juga menyangkut keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir. “Penataan ruang laut bukan hanya urusan teknis, tetapi juga menyangkut keberlanjutan hidup masyarakat pesisir,” ujar Dr. Effin dalam paparannya. Ia juga menambahkan bahwa generasi muda perlu melihat laut tidak hanya sebagai sumber daya ekonomi, tetapi juga sebagai ruang hidup yang harus dijaga keseimbangannya. “Generasi Z memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Dengan literasi spasial, mereka bisa memahami laut bukan hanya sebagai sumber daya, tetapi sebagai ruang hidup yang harus dijaga,” jelasnya. Lebih lanjut, Dr. Effin menegaskan bahwa kolaborasi lintas disiplin antara bidang hukum, geografi, dan sosial sangat diperlukan untuk memastikan kebijakan tata ruang laut berjalan efektif dan berkelanjutan. “Ilmu hukum, geografi, dan sosial harus bersinergi. Tanpa dasar hukum yang kuat dan pemetaan yang tepat, penataan ruang laut berkelanjutan sulit diwujudkan,” tambahnya. Sementara itu, Amehr Hakim, S.Pi., M.Si., Direktur Pembinaan Penataan Ruang Laut KKP, sebagai narasumber, menekankan pentingnya data spasial sebagai dasar penyusunan kebijakan tata ruang laut yang akurat dan adaptif terhadap perubahan zaman. Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik selalu berangkat dari data dan pemahaman ilmiah yang mendalam. “Kebijakan yang baik selalu berangkat dari data yang akurat. Karena itu, penataan ruang laut harus berbasis peta, bukan asumsi,” tegas Amehr Hakim. Ia menjelaskan bahwa laut Indonesia menghadapi tantangan besar, mulai dari perubahan iklim hingga dorongan ekonomi biru, sehingga diperlukan pendekatan yang inovatif dan fleksibel. “Laut kita tidak bisa dikelola dengan pendekatan statis. Harus ada inovasi dan adaptasi agar kebijakan ruang laut tetap relevan dengan kondisi sosial dan ekologis yang terus berubah,” ungkapnya. Amehr juga mengapresiasi langkah UNJ dalam memperkuat kolaborasi akademik lintas bidang. Menurutnya, kerja sama ini menjadi contoh nyata bagaimana dunia pendidikan dapat berperan aktif dalam penguatan literasi spasial di kalangan generasi muda. “FISH UNJ menunjukkan bagaimana dunia akademik dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan literasi spasial dan kesadaran lingkungan bagi generasi muda,” tutupnya. Diskusi kuliah umum dipandu oleh Tri Wandi Januar, M.Sc., Ph.D., dosen Program Studi Geografi FISH UNJ, yang bertindak sebagai moderator. Ia mengapresiasi antusiasme mahasiswa dari kedua program studi yang terlibat aktif dalam sesi tanya jawab. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya tentang ilmu kelautan, tetapi juga tentang membangun cara berpikir spasial di kalangan mahasiswa. “Literasi spasial bukan sekadar peta, tapi cara kita memahami hubungan manusia dengan ruang hidupnya,” ujar Tri Wandi. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin antara mahasiswa hukum dan geografi untuk memahami laut secara utuh. “Mahasiswa hukum bisa belajar soal batas kewenangan wilayah laut, sementara mahasiswa geografi belajar memetakannya. Ini sinergi yang konkret,” lanjutnya Sebagai penutup, Tri Wandi berharap kerja sama antara UNJ dan KKP dapat berlanjut dalam bentuk riset, kegiatan lapangan, dan proyek kolaboratif yang melibatkan mahasiswa secara langsung. “Semoga kerja sama UNJ dan KKP tidak berhenti di tanda tangan MoA saja, tapi terus berkembang ke riset dan aksi nyata di lapangan,” harapnya. Acara ditutup dengan pemberian sertifikat ke narasumber, dan dilanjut dokumentasi foto bersama. Melalui kegiatan ini, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan literasi spasial, keberlanjutan lingkungan, serta kolaborasi lintas ilmu demi terciptanya tata kelola ruang laut yang berkeadilan dan berkelanjutan bagi generasi masa depan. Penulis: ASA Tim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (455) Internasionalisasi (26) Kemahasiswaan (13) Penelitian (3) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (20) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FISH UNJ Hadiri Rapat Tahunan HISPISI dan ICHELSS V di Surabaya
Surabaya, 24–26 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Rapat Tahunan Himpunan Sarjana Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Indonesia (HISPISI) dan The 5th International Conference on Humanities, Education, Law, and Social Sciences (ICHELSS) yang diselenggarakan di Harris Hotel & Conventions Satelit, Surabaya. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini merupakan hasil kolaborasi antara HISPISI dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), dengan agenda utama berupa rapat tahunan organisasi dan seminar internasional yang menghadirkan pembicara dari berbagai negara. Delegasi FISH UNJ yang hadir terdiri dari unsur pimpinan dekanat dan 13 koordinator program studi, yaitu : Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. – Dekan FISH UNJ, Dr. Kurniawati, M.Si. – Wakil Dekan I, Dr. Aris Munandar, M.Si. – Wakil Dekan II, Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S., M.Si. – Wakil Dekan III, Para 19 koordinator program studi dari jenjang S1, S2, dan D4, termasuk Program Studi PPKn, Pendidikan Geografi, Pendidikan Sejarah, Ilmu Komunikasi, Ilmu Hukum, dan lainnya. Kegiatan dimulai dengan guest lecture dan penandatanganan PKS antara FISH UNJ dengan FISIPOL dan FT UNESA pada Jumat (24/10), Kemudian pembukaan resmi oleh Rektor UNESA, Prof. Dr. Nur Hasan, M.Kes., dan Ketua Umum HISPISI, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., pada Sabtu pagi. Dalam sambutannya, Prof. Komarudin memaparkan mengenai “Reimagining Social Sciences in the Era of Societal Transformation: Innovations, Integration, and Impact for Sustainable Development Goals”. Pada kesempatan ini, Prof. Komarudin menguraikan pentingnya menata ulang arah ilmu sosial agar tetap relevan dengan tantangan zaman. Ia menekankan bahwa transformasi digital telah mengubah secara mendasar cara ilmu sosial mengamati dan memecahkan persoalan masyarakat. Seminar internasional menghadirkan pembicara dari berbagai institusi, seperti Prof. Dr. Ahmad Najib Burhani, M.A., Dr. Tufan Kutay Boran, dan Pedro Teixeira Isaias, Ph.D. Selain seminar, peserta juga mengikuti rapat tahunan HISPISI yang dipimpin oleh Dr. Lidya Lestari Sitohang, S.Si., M.Sc., serta sesi pleno yang membahas isu-isu strategis dalam pengembangan ilmu sosial di Indonesia. Kegiatan ditutup pada Minggu (26/10), Dekan FISH UNJ, pada kesempatan tersebut berharap, partisipasi aktif FISH UNJ dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung pengembangan ilmu sosial, hukum, dan pendidikan humaniora di tingkat nasional dan internasional. WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (455) Internasionalisasi (26) Kemahasiswaan (13) Penelitian (3) Pengabdian (6) Pengajaran (18) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (19) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
Perkuat Diplomasi Pendidikan dan Jejaring Internasional, UNJ Hadiri Peringatan 102 Tahun Proklamasi Republik Turkiye
Jakarta, Humas UNJ — Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) mewakili universitas hadiri “Peringatan 102 Tahun Proklamasi Republik Turkiye” yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Turkiye di Indonesia pada Rabu, 29 Oktober 2025, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta. Setiap tanggal 29 Oktober, masyarakat Turkiye memperingati Hari Republik yang menjadi momentum bersejarah yang menandai berdirinya Republik Turkiye pada tahun 1923, ketika Mustafa Kemal Atatürk yang kemudian menjadi Presiden pertama yang dipilih oleh Majelis Nasional Agung, secara resmi memproklamasikan lahirnya negara republik yang modern dan berdaulat. Sejak tahun 2022 juga, sebutan resmi negara tersebut berubah dari Turkey (Turki) menjadi Turkiye, sesuai keputusan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan yang menjadi bentuk penegasan identitas nasional dan kebanggaan budaya bangsa Turkiye di ranah internasional. Acara diplomatik yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk pejabat diplomatik, perwakilan kementerian, akademisi, lembaga sosial, serta mitra strategis Turkiye di Indonesia. Tahun ini, perayaan menjadi semakin istimewa karena juga menandai 75 tahun persahabatan antara Republik Turkiye dan Republik Indonesia, yang mencerminkan hubungan bilateral yang kokoh dan kolaborasi lintas sektor yang telah terjalin erat selama lebih dari tujuh dekade. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (449) Internasionalisasi (24) Kemahasiswaan (13) Penelitian (2) Pengabdian (6) Pengajaran (15) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (18) Prestasi (2) Prodi (14) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FISH UNJ Perkuat Jejaring Tri Dharma dalam Rapat Tahunan BKS PTN Wilayah Barat Bidang Ilmu Sosial
Padang, Humas FISH UNJ — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) berpartisipasi aktif dalam Rapat Tahunan Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Wilayah Barat Bidang Ilmu Sosial yang diselenggarakan pada 23–25 Oktober 2025 di Hotel Truntum, Padang, Sumatera Barat. Kegiatan ini diikuti oleh para dekan dan pimpinan fakultas ilmu sosial dari berbagai perguruan tinggi negeri di wilayah barat Indonesia. Rapat tahunan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat jejaring kerja sama antarperguruan tinggi negeri di bidang ilmu sosial, membahas arah kebijakan akademik, kolaborasi riset, serta pengembangan program pengabdian kepada masyarakat. Selain rapat koordinasi, agenda kegiatan juga mencakup penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), seminar nasional bertema “Kolaborasi dan Sinergi Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat”, kegiatan pelepasan bibit penyu sebagai bagian dari pengabdian masyarakat, serta lomba kreativitas mahasiswa. Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, menyampaikan bahwa keikutsertaan fakultas dalam kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat jejaring Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Melalui forum BKS PTN Wilayah Barat, kami berharap jejaring kerja sama antarperguruan tinggi semakin kuat, terutama dalam kolaborasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Apalagi kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai perguruan tinggi baik di bawah Kemdikbudristek maupun Kementerian Agama, sehingga jejaring dan potensi kolaborasi akan semakin luas,” ungkapnya. Lebih lanjut, Firdaus menegaskan bahwa jejaring yang terbangun melalui BKS PTN ini juga memiliki dampak langsung terhadap peningkatan mutu lembaga dan program studi di lingkungan FISH UNJ. “Dengan jejaring ini, FISH UNJ dapat meningkatkan mutu layanan lembaga karena bisa belajar dari praktik terbaik (best practices) lembaga lain. Dengan demikian, diharapkan reputasi program studi yang berada di bawah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum akan semakin meningkat,” tambahnya. Partisipasi FISH UNJ dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen fakultas untuk terus memperkuat sinergi akademik antarperguruan tinggi di Indonesia bagian barat. Melalui kolaborasi yang produktif, FISH UNJ berupaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, penelitian sosial, serta pengabdian masyarakat yang berdampak luas bagi masyarakat dan dunia akademik. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (449) Internasionalisasi (23) Kemahasiswaan (13) Penelitian (2) Pengabdian (6) Pengajaran (15) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (17) Prestasi (2) Prodi (14) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FIS-H UNJ dan BPJS Kesehatan Jalin Kerja Sama melalui Campus Talk dan Penandatanganan Nota Kesepahaman
Jakarta, 2 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menjalin kerja sama strategis dengan BPJS Kesehatan melalui kegiatan Campus Talk dan Penandatanganan Nota Kesepahaman yang berlangsung di Aula Maftuchah Yusuf, Kampus A UNJ. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada mahasiswa mengenai pentingnya kesehatan serta pengelolaan jaminan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Acara ini dihadiri oleh Dr. Kurniawati, M.Si. selaku Wakil Dekan I FIS-H UNJ, Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si. selaku Wakil Dekan III, serta Arif Setyadi, Kepala Cabang BPJS Kesehatan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si., dan dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara BPJS Kesehatan dan FIS-H UNJ, serta pertukaran plakat sebagai simbol kerja sama. Dalam sesi pemaparan materi, hadir Deputi Direksi Bidang Komunikasi Organisasi BPJS Kesehatan, Mohammad Iqbal Anas Ma’ruf, yang menyampaikan informasi mengenai program JKN dan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan BPJS. “Kepercayaan masyarakat terhadap BPJS Kesehatan dan program JKN kian meningkat, seiring kemudahan akses layanan melalui aplikasi Mobile JKN,” ujarnya. Setelah sesi pemaparan, acara dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang diwarnai dengan berbagai pertanyaan kritis dari mahasiswa terkait pelayanan BPJS, isu-isu kesehatan, hingga teknis penggunaan aplikasi Mobile JKN. Untuk menambah semangat peserta, BPJS Kesehatan juga mengadakan kuis berhadiah yang disambut antusias oleh mahasiswa. Kegiatan ditutup dengan permainan edukatif yang dipandu oleh fasilitator, di mana mahasiswa diajak mencoba langsung fitur-fitur dalam aplikasi Mobile JKN dan berbagi gagasan mengenai cara mengajak masyarakat sekitar untuk memanfaatkan layanan JKN. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa UNJ semakin memahami peran strategis BPJS Kesehatan dalam sistem jaminan kesehatan nasional, serta mampu menjadi agen penyebar informasi positif terkait layanan kesehatan kepada masyarakat luas. Penulis: HCV dan MAHNEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (448) Internasionalisasi (22) Kemahasiswaan (13) Pengabdian (5) Pengajaran (13) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (16) Prestasi (2) Prodi (14) Program Unggulan (14) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
Mahasiswa FIS-H UNJ Ikuti Workshop Green Leadership Academy di Pekanbaru
Pekanbaru, 20 September 2025 — Dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Jakarta, Annisaa Nasywa dan M. Hafiz Yahpi, menghadiri Workshop Green Leadership Academy yang diselenggarakan oleh Tumbuh Institut bekerja sama dengan Partai Hijau Riau. Kegiatan bertema “Generasi Pemimpin Hijau” ini berlangsung pada 19–20 September 2025 di Hotel Pangeran, Pekanbaru, dan diikuti oleh 50 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kedua mahasiswa UNJ didampingi oleh dosen Program Studi Sosiologi, Dr. Robertus Robert, M.A., yang tidak hanya mendampingi peserta, tetapi juga menjadi salah satu pemateri dalam workshop tersebut. Workshop dibuka dengan Tari Persembahan, dilanjutkan dengan sambutan dari Hengky Primana, Founder Partai Hijau Riau, dan Rocky Gerung, Founder Tumbuh Institut. Turut hadir Kapolda Riau, Irjen. Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., yang memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut. Materi pertama disampaikan oleh Rocky Gerung yang membahas Rasionalitas Komunikatif dan Demokrasi Deliberatif. Ia menekankan tiga isu utama yang harus dikuasai oleh pemimpin masa depan, yaitu keamanan global, lingkungan hidup, dan solidaritas kemanusiaan. Selanjutnya, Kapolda Riau menyampaikan materi tentang pentingnya keberpihakan pemimpin terhadap lingkungan hidup. “Setiap pemimpin harus berpihak pada lingkungan hidup yang mereka tinggali, demi menjaga hubungan baik antara manusia dan alam,” ujarnya. Materi terakhir pada hari pertama disampaikan oleh Dr. Robertus Robert, M.A., yang membahas konsep ekosipasi—sebuah gagasan tentang hubungan manusia dan alam sebagai kritik terhadap emansipasi yang merusak lingkungan. Hari pertama ditutup dengan gala dinner di restoran Hotel Pangeran. Pada hari kedua, materi dibuka oleh Muhammad Luthfi, Pimpinan Tumbuh Institut, yang memberikan pelatihan tentang penyusunan policy brief agar mudah dipahami dan diterima oleh pembuat kebijakan. Kemudian, Bivitri Susanti menyampaikan materi tentang advokasi isu sosial dan lingkungan, serta pentingnya sikap mahasiswa terhadap ketidakadilan. Materi terakhir disampaikan oleh Haris Azhar, aktivis HAM, yang membahas wawasan tentang politik, ekonomi, organisasi, dan ideologi. Ia memberikan pemahaman mengenai strategi politik yang perlu dibangun oleh seorang pemimpin. Selain menerima materi, peserta juga melakukan praktik lapangan dengan mengunjungi Tabung Harmoni Hijau Riau, milik Kapolda Riau. Tempat ini berfungsi sebagai bank pohon dan memiliki fasilitas peternakan kambing serta budidaya ikan. Para peserta juga berkesempatan menanam pohon sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Rumah Singgah Tuan Kadi, situs bersejarah yang memiliki nilai budaya penting bagi masyarakat Pekanbaru. Penulis: Mahasiswa Pendidikan SejarahEditor: WPS Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (447) Internasionalisasi (22) Kemahasiswaan (13) Pengabdian (5) Pengajaran (13) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (15) Prestasi (1) Prodi (14) Program Unggulan (13) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru