Jakarta, 9 Maret 2026 — Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan kegiatan The Eurasia International Course 2026 – Session 2 dengan tema “Theoretical Framework in Digital Sociology.” Kegiatan ini menghadirkan Dr. Rusfadia Saktiyanti Jahja, M.Si., Koordinator Program Studi Sosiologi UNJ, sebagai narasumber utama yang membahas berbagai perspektif teoritis untuk memahami bagaimana teknologi digital membentuk interaksi sosial, identitas, serta dinamika masyarakat kontemporer. Dalam pemaparannya, Dr. Rusfadia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar pada cara masyarakat berinteraksi, berkomunikasi, serta membangun relasi sosial. Oleh karena itu, kajian sosiologi digital menjadi penting untuk memahami dampak teknologi terhadap kehidupan sosial secara lebih mendalam. Menurutnya, sosiologi digital tidak hanya mempelajari penggunaan teknologi, tetapi juga menelaah bagaimana teknologi memengaruhi struktur sosial, pola komunikasi, hingga pembentukan identitas individu di ruang digital. Dr. Rusfadia menekankan beberapa alasan penting mengapa sosiologi digital perlu dipelajari. Pertama, untuk memahami dampak teknologi terhadap masyarakat secara luas. Kedua, untuk mengkaji perubahan pola interaksi sosial dan ruang sosial yang kini banyak terjadi di dunia digital. Ketiga, untuk mempelajari fenomena-fenomena baru yang muncul di ruang digital seperti hoaks, perundungan siber (cyber bullying), dan kejahatan siber (cybercrime). Keempat, kajian ini juga penting dalam proses perumusan kebijakan publik agar mampu merespons perubahan sosial yang dipicu oleh perkembangan teknologi. Selain membahas urgensi sosiologi digital, Rusfadia juga menguraikan berbagai perubahan struktural yang terjadi dalam masyarakat digital. Salah satu perubahan yang paling terlihat terjadi pada institusi keluarga. Menurutnya, teknologi digital telah mempermudah komunikasi dalam keluarga, terutama melalui penggunaan video call dan pesan instan yang memungkinkan anggota keluarga tetap berinteraksi meskipun berada di lokasi yang berjauhan. Perubahan serupa juga terjadi dalam dunia kerja. Rusfadia menjelaskan bahwa kemajuan teknologi telah memungkinkan munculnya sistem kerja jarak jauh atau remote work, yang mengubah dinamika kerja konvensional. Pekerja kini tidak selalu harus hadir secara fisik di kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya. Selain itu, perkembangan platform digital juga melahirkan fenomena gig economy, yaitu sistem ekonomi berbasis proyek atau pekerjaan sementara yang difasilitasi oleh platform digital. Dalam sistem ini, individu dapat mengambil pekerjaan jangka pendek tanpa harus terikat dalam hubungan kerja tetap. Dalam kajian sosiologi digital, Rusfadia juga menyoroti beberapa konsep penting yang menjadi fokus penelitian. Salah satunya adalah isu akses terhadap informasi. Ia menjelaskan bahwa kemiskinan informasi tidak hanya berkaitan dengan kepemilikan perangkat teknologi, tetapi juga terkait dengan kemampuan individu dalam mengakses, memproses, dan memanfaatkan informasi secara efektif. Konsep lain yang dibahas adalah public sphere atau ruang publik digital. Dalam konteks ini, Rusfadia mengutip pemikiran sosiolog Colin Sparks yang menekankan dua unsur penting dalam ruang publik, yaitu adanya jaminan akses bagi seluruh warga serta hak masyarakat untuk bernegosiasi dan berpartisipasi secara bebas dalam diskursus publik. Di akhir pemaparannya, Rusfadia menyoroti pentingnya analisis big data dalam penelitian sosial kontemporer. Big data umumnya dipahami sebagai kumpulan data dalam jumlah besar yang memiliki karakteristik beragam, kompleks, dan sering kali tidak terstruktur. Metode analisis big data awalnya berkembang dalam ilmu pengetahuan alam, namun kini telah banyak digunakan dalam berbagai bidang seperti bisnis, industri permainan video, hingga ilmu sosial. Kegiatan The Eurasia International Course 2026 – Session 2 ini diharapkan dapat memperluas pemahaman mahasiswa dan akademisi mengenai perkembangan sosiologi digital serta implikasinya terhadap kehidupan sosial di era teknologi. Selain itu, diskusi yang berlangsung juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan mengenai bagaimana ilmu sosial dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital yang terus berkembang. [] Penulis: AF, GS, SS Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (458) Internasionalisasi (35) Kemahasiswaan (17) Penelitian (9) Pengabdian (10) Pengajaran (25) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (38) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (36) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
UNJ Eurasia 2026 Dorong Internasionalisasi FISH UNJ Melalui Pembahasan AI dan Industri Kreatif Asia Tenggara
Jakarta, 2 Maret 2026 — Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan kegiatan The Eurasia International Course 2026 – Session 1 dengan tema “Information Society, Artificial Intelligence, and Creative Industries in Southeast Asia”. Kegiatan ini menghadirkan Assoc. Prof. Asawin Nedpogaeo, Ph.D. dari National Institute of Development Administration (NIDA), Thailand, sebagai narasumber utama yang membahas perkembangan masyarakat informasi serta peran kecerdasan buatan dalam industri kreatif di kawasan Asia Tenggara. Acara yang berlangsung di Ruang Serba Guna, Gedung K FISH UNJ ini dimulai pada pukul 12.45 WIB dengan sesi registrasi peserta sekaligus pengecekan teknis. Peserta yang terdiri dari mahasiswa dan sivitas akademika mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperluas wawasan mengenai transformasi digital dan dampaknya terhadap perkembangan industri kreatif di era teknologi. Memasuki pukul 13.00 WIB, kegiatan resmi dibuka oleh pembawa acara yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari pihak penyelenggara atau perwakilan departemen pada pukul 13.05 WIB. Dalam sambutannya, penyelenggara menyampaikan pentingnya kolaborasi akademik internasional dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, khususnya terkait pemanfaatan kecerdasan buatan di berbagai sektor. Sesi utama berupa public lecture oleh Assoc. Prof. Asawin Nedpogaeo yang berlangsung mulai pukul 13.10 hingga 13.55 WIB. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bagaimana konsep information society berkembang seiring dengan kemajuan teknologi digital serta bagaimana kecerdasan buatan mulai memainkan peran strategis dalam mendorong inovasi di sektor industri kreatif. Ia juga menyoroti peluang dan tantangan yang dihadapi negara-negara di Asia Tenggara dalam memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan panel discussion atau diskusi terarah pada pukul 13.55 hingga 14.25 WIB. Pada sesi ini, berbagai pandangan dan perspektif mengenai pemanfaatan teknologi digital serta implikasinya terhadap ekonomi kreatif dibahas secara lebih mendalam. Diskusi ini menjadi ruang bagi peserta untuk memahami isu tersebut dari sudut pandang akademik maupun praktik. Interaksi dengan peserta semakin aktif pada sesi tanya jawab yang berlangsung pukul 14.25 hingga 14.50 WIB. Para peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk mengajukan berbagai pertanyaan terkait perkembangan kecerdasan buatan, transformasi digital, serta peluang pengembangan industri kreatif di kawasan Asia Tenggara. Kegiatan kemudian ditutup dengan closing remarks pada pukul 14.50 WIB yang merangkum poin-poin penting dari diskusi yang telah berlangsung. Sebagai bentuk apresiasi, penyelenggara juga menyerahkan sertifikat kepada narasumber atas kontribusinya dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada peserta. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan panel discussion atau diskusi terarah pada pukul 13.55 hingga 14.25 WIB. Pada sesi ini, berbagai pandangan dan perspektif mengenai pemanfaatan teknologi digital serta implikasinya terhadap ekonomi kreatif dibahas secara lebih mendalam. Diskusi ini menjadi ruang bagi peserta untuk memahami isu tersebut dari sudut pandang akademik maupun praktik. Interaksi dengan peserta semakin aktif pada sesi tanya jawab yang berlangsung pukul 14.25 hingga 14.50 WIB. Para peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk mengajukan berbagai pertanyaan terkait perkembangan kecerdasan buatan, transformasi digital, serta peluang pengembangan industri kreatif di kawasan Asia Tenggara. Kegiatan kemudian ditutup dengan closing remarks pada pukul 14.50 WIB yang merangkum poin-poin penting dari diskusi yang telah berlangsung. Sebagai bentuk apresiasi, penyelenggara juga menyerahkan sertifikat kepada narasumber atas kontribusinya dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada peserta. Sesi dokumentasi bersama antara narasumber, panitia, dan peserta kegiatan menjadi penutup kegiatan hari ini. Melalui penyelenggaraan The Eurasia International Course 2026, FISH UNJ berharap dapat memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus mendorong peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai perkembangan teknologi, masyarakat informasi, dan peluang industri kreatif di tingkat regional maupun global. Penulis: JRPS, BMF, LM Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (458) Internasionalisasi (34) Kemahasiswaan (17) Penelitian (9) Pengabdian (10) Pengajaran (24) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (37) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (35) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Dorong Internasionalisasi Riset dan PKM melalui Workshop Penerapan SDG’s
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan Workshop Penerapan SDG’s dalam Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Ilmu-Ilmu Sosial sebagai langkah strategis penguatan mutu akademik sekaligus peningkatan reputasi institusional. Kegiatan ini ditujukan bagi pimpinan fakultas, koordinator program studi, tim penjaminan mutu, reviewer, dosen, serta seluruh sivitas akademika terkait riset dan pengabdian. Transformasi lanskap pendidikan tinggi menuntut riset serta pengabdian masyarakat memiliki relevansi global tanpa kehilangan konteks lokal. SDG’s telah berkembang menjadi kerangka rujukan utama penilaian kualitas akademik, kolaborasi lintas negara, serta visibilitas institusi pada level nasional dan internasional. Perspektif tersebut melatarbelakangi pelaksanaan workshop ini sebagai ruang pembelajaran kolektif sekaligus forum strategis penyelarasan arah pengembangan keilmuan FISH UNJ. Workshop akan berlangsung pada Rabu, 21 Januari 2026 pukul 10.00 WIB bertempat Ruang RSG Gedung K FISH UNJ. Fokus utama workshop diarahkan pada penguatan pemahaman konseptual sekaligus keterampilan aplikatif. Peserta akan memperoleh panduan strategis integrasi SDG’s pada proposal penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Materi mencakup pemetaan isu-isu sosial ke indikator SDG’s global, penyusunan narasi akademik berbasis keberlanjutan, serta penguatan posisi riset dan PKM FISH UNJ pada jejaring akademik internasional. Pendekatan praktis diharapkan mampu menjawab kebutuhan dosen pada tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga diseminasi luaran. Kegiatan ini juga menjadi medium konsolidasi visi fakultas menuju kampus berdampak. Reputasi internasional tidak hanya ditentukan oleh kuantitas publikasi, melainkan juga oleh konsistensi kontribusi keilmuan terhadap tantangan global. SDG’s menawarkan bahasa bersama lintas disiplin yang mampu mempertemukan riset sosial, kebijakan publik, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat pada satu kerangka keberlanjutan. Partisipasi aktif pimpinan fakultas, koordinator program studi, tim penjaminan mutu, serta para dosen mencerminkan komitmen bersama membangun ekosistem akademik adaptif dan kolaboratif. Workshop ini diharapkan menghasilkan keselarasan pemahaman serta praktik akademik yang lebih terstruktur, terukur, dan berdaya saing. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting penguatan posisi FISH UNJ sebagai pusat keunggulan ilmu-ilmu sosial yang responsif terhadap agenda pembangunan berkelanjutan. Melalui penyelenggaraan workshop ini, FISH UNJ menegaskan langkah nyata menuju internasionalisasi riset dan pengabdian masyarakat. Upaya tersebut sekaligus memperkuat identitas fakultas sebagai ruang produksi pengetahuan yang relevan, berdampak, serta diakui secara global. Antusiasme dan keterlibatan sivitas akademika diharapkan menjadi energi kolektif mewujudkan visi FISH UNJ sebagai fakultas berkelas dunia yang berakar kuat pada nilai-nilai sosial dan keberlanjutan.[] Tonton di Youtube Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (16) Penelitian (6) Pengabdian (7) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (32) Prestasi (5) Prodi (18) Program Unggulan (31) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
Rapat Koordinasi Persiapan ICHELLS dan Kongres HISPISI Tahun 2026
Jakarta, 12 Desember 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menerima kunjungan dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Medan (UNIMED) dalam rangka rapat koordinasi persiapan ICHELLS International Conference on Humanities, Education, Law, and Social Sciences 2026 serta Kongres HISPISI 2026. Pertemuan berlangsung di Ruang 212, Gedung K, FISH UNJ. Dalam rapat tersebut, kedua institusi membahas berbagai aspek kesiapan penyelenggaraan kegiatan yang rencananya akan dilaksanakan di salah satu daerah di Pulau Sumatra. Pembahasan mencakup konsep kegiatan, rancangan anggaran, kebutuhan akomodasi, serta timeline pelaksanaan. Selain itu, turut dibahas peluang kerja sama akademik melalui program journal exchange. Hadir dalam pertemuan ini dari FISH UNJ: Dr. Kurniawati, M.Si. selaku Wakil Dekan I Dr. Aris Munandar, M.Si. selaku Wakil Dekan II Sementara dari FIS UNIMED turut hadir: M. Ridha Syafii Damanik, M.Sc. selaku Wakil Dekan I Dr. Tappil Rambe, M.Si. selaku Wakil Dekan II Arief Wahyudi, M.H. selaku Wakil Dekan III Wakil Dekan II FISH UNJ, Dr. Aris Munandar, M.Si., menyampaikan sambutan sekaligus membuka diskusi koordinasi. Ia menyatakan bahwa pertemuan ini penting untuk menyelaraskan rencana penyelenggaraan ICHELLS dan Kongres HISPISI 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada September 2026 dan akan dilaksanakan secara hybrid, yaitu daring dan luring. “Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan ICHELLS 2026 dan Kongres HISPISI 2026. Pelaksanaannya diperkirakan pada bulan September dan akan digelar secara luring dan daring,” ujarnya. FIS UNIMED kemudian memaparkan rancangan awal kegiatan, termasuk struktur acara, estimasi anggaran, serta kebutuhan teknis lainnya. Pemaparan ini bertujuan memastikan seluruh elemen persiapan dapat berjalan tepat waktu dan memenuhi standar pelaksanaan konferensi internasional. Agenda rapat ditutup dengan penyerahan plakat sebagai simbol kerja sama antar kedua fakultas. Plakat diserahkan oleh Dr. Aris Munandar, M.Si. kepada M. Ridha Syafii Damanik, M.Sc., dan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama. Penulis: AF, GSFEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (32) Kemahasiswaan (13) Penelitian (5) Pengabdian (6) Pengajaran (21) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (30) Prestasi (5) Prodi (17) Program Unggulan (27) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Bersama Prof. Dr. Zainudin bin Hassan dari Universiti Teknologi Malaysia
Jakarta, 27 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta menggelar Workshop bersama Prof. Dr. Zainudin bin Hassan yang merupakan seorang akademisi asal Universitas Teknologi Malaysia (UTM). Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi yang mengupas lebih lanjut mengenai cara penulisan artikel ilmiah. Workshop berlangsung di Ruang 212, Gedung K, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNJ, dan dihadiri oleh sejumlah dosen dari berbagai program studi FISH UNJ. Agenda hari ini terkait pembahasan keberlanjutan kerjasama yang turut dihadiri oleh sejumlah tamu penting, yaitu Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Dr. Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Prof. Dr. Zainudin bin Hassan dari Universitas Teknologi Malaysia, serta Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si., selaku Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum. Kegiatan workshop dibuka dengan sambutan dari Dekan FISH, Dr. Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., yang menyampaikan bahwa kami sangat senang ketika acara ini terselenggara dengan cukup baik dan atas waktu yang telah diluangkan oleh Prof. Zainudin, “kami senang acara ini bisa dilaksanakan dengan baik dan kepada bapak Prof. Zainudin kami sangat berterimakasih atas ilmunya terkait penulisan ilmiah dan kami berharap acara ini bukan hanya terselenggara dengan begitu saja tetapi ada hasil yang memang benar-benar nyata adanya”. Diskusi terkait rencana penjalinan kerjasama ini membahas bagaimana kampus dapat memberdayakan mahasiswa melalui penelitian ilmiah menggandeng Universitas Teknologi Malaysia sebagai rekan kerjasama dengan harapan dapat membuka cakrawala wawasan. Setelah diskusi berlangsung dengan lancar, agenda workshop hari ini pun mencapai di penghujung acara. Sesi diskusi tersebut diakhiri dengan pemberian plakat dan cendera mata oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, kepada bapak Prof. Zainudin. Penulis: EL & SHMEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (31) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (21) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (28) Prestasi (4) Prodi (16) Program Unggulan (24) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar Kuliah Umum “Benefit of SULAM” Bersama Universiti Teknologi Malaysia
Jakarta, 26 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sukses menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Benefit of SULAM (Service Learning Malaysia)”. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Madya Dr. Zainudin bin Hassan, Profesor Madya dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM). Kuliah umum ini bertujuan memberikan wawasan mendalam tentang model pengabdian masyarakat berbasis pembelajaran langsung. Acara dibuka oleh Duta FISH UNJ dan dilanjutkan dengan sesi kuliah umum yang dipandu oleh Noprita Herari, M.I.Kom sebagai moderator. Dalam pemaparannya, Prof. Zainudin memperkenalkan program pengabdian masyarakat di UTM, yaitu SULAM, sebuah inisiatif yang mengintegrasikan teori akademik dengan pengalaman langsung bersama masyarakat. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat dalam aktivitas sosial yang relevan dengan bidang studi mereka. Narasumber memaparkan berbagai contoh kegiatan SULAM yang telah dilaksanakan, seperti pelatihan pengolahan sampah rumah tangga, pendampingan komunitas dalam memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai ekonomi, serta proyek kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh peserta. Diskusi yang dinamis menunjukkan ketertarikan peserta untuk menerapkan konsep serupa di lingkungan UNJ. Di akhir kegiatan, moderator menyampaikan kesimpulan dari pemaparan narasumber. Melalui kuliah umum ini, FISH UNJ berharap mahasiswa dapat memahami nilai-nilai pengabdian masyarakat secara lebih mendalam, mengembangkan kemampuan berpikir kritis terhadap isu lingkungan, serta terdorong menciptakan program positif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penulis: CKGEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (30) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (21) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (28) Prestasi (4) Prodi (16) Program Unggulan (24) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ dan UTM Gelar Workshop Penulisan Artikel Jurnal Internasional Bereputasi untuk Tingkatkan Pemahaman Publikasi Ilmiah
Jakarta, 27 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar Workshop Penulisan Artikel Jurnal Internasional Bereputasi di Gedung K Lantai 2 Ruang 212, yang menghadirkan narasumber dari Malaysia, Prof. Madya Dr. Zainudin bin Hassan sebagai Associate Professor dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM). Prof. Zainudin dikenal sebagai seorang akademisi dengan rekam jejak publikasi internasional yang sangat kuat. Sebelum menyampaikan materi, dilakukan pembacaan CV beliau telah melakukan lebih dari 148 publikasi, artikel di berbagai jurnal bereputasi, serta kontribusi dalam penelitian dan kerjasama internasional. Workshop yang digelar selama empat hari ini diharapkan dapat meningkatkan program penelitian ke jenjang berikutnya. Kegiatan pada hari pertama dihadiri oleh Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., selaku Dekan Fakultas, Dr. Kurniawati, M. Si, Selaku Wakil Dekan I FISH UNJ, Dr. Aris Munandar, M. Si, Selaku Wakil Dekan II FISH UNJ, Dr. Elisabeth Nugrahaeni P. S., M.Si, Selaku Wakil Dekan III FISH UNJ, Koordinator Program Studi, Tim Kegiatan, Tim Kerjasama Nasional, Tim Internasionalisasi, Tenaga Kependidikan, serta mahasiswa berprestasi (Mawapres). Dekan FISH UNJ memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peningkatan kualitas publikasi ilmiah sebagai bagian dari upaya memperkuat reputasi akademik FISH UNJ di tingkat nasional dan global. Workshop ini membahas mengenai strategi penulisan artikel ilmiah yang efektif, struktur penulisan sesuai standar jurnal internasional bereputasi, teknik penyusunan temuan riset, dan tips menghadapi proses review. Prof. Zainudin menekankan pentingnya kolaborasi riset lintas negara dan konsistensi publikasi sebagai indikator produktivitas akademik. Melalui workshop ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas riset dan publikasi sivitas akademika, sekaligus memperkuat langkah internasionalisasi fakultas di kancah global. Pada hari kedua kegiatan dibuka dengan sambutan dari, Wakil Dekan III, Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si., dalam sambutannya ia menyampaikan, bahwa pelatihan ini bisa meningkatkan program publikasi secara luas. “Dengan pelatihan seperti ini akan memacu untuk membuat program penelitian yang terpublikasi secara luas,” tutur dalam sambutannya. Pada pemaparannya Prof. Zainudin membahas serta menekankan pentingnya memahami publikasi ilmiah dari tahap dasar. Beliau mengangkat pertanyaan mendasar, “Why publish?”, dan menjelaskan bahwa publikasi diperlukan untuk kelulusan, pengakuan akademik, hingga penyebaran pengetahuan. Materi mencakup apa yang layak dipublikasikan, jenis-jenis manuskrip publikasi, penggunaan grammar, serta dasar-dasar scientific writing seperti kejelasan, objektivitas, dan ketepatan. Ia juga mengingatkan etika kepenulisan, termasuk pentingnya mencantumkan nama mahasiswa di dalam proyek penulisan. Kuliah umum menjadi kegiatan di hari kedua, dengan tajuk “Benefit Of SULAM (Service Learning Malaysia)”. Kuliah umum ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam tentang model pengabdian masyarakat berbasis pembelajaran langsung. Kuliah umum yang dipandu oleh Noprita Herari, M.I.Kom sebagai moderator. Dalam pemaparannya, Prof. Zainudin turut memperkenalkan komunitas pengabdian masyarakat yang terdapat di Universiti Teknologi Malaysia, yakni SULAM, sebuah program pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan teori akademik dengan pengalaman langsung bersama masyarakat. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat dalam aktivitas yang bermanfaat secara sosial sekaligus relevan dengan bidang studi mereka. Beliau juga memaparkan berbagai contoh kegiatan SULAM yang telah dilaksanakan, seperti pelatihan pengolahan sampah rumah tangga, pendampingan komunitas dalam memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai ekonomi, serta proyek-proyek kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa FISH UNJ dapat memahami nilai-nilai pengabdian masyarakat secara lebih mendalam, mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam isu lingkungan, serta terdorong untuk menciptakan program-program positif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pada hari keempat, Prof. Zainudin mengupas lebih lanjut mengenai cara penulisan artikel ilmiah dan dihadiri oleh sejumlah dosen dari berbagai program studi FISH UNJ. Kegiatan workshop dibuka dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Dr. Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., yang menyampaikan ucapan terima kasih serta turut senang ketika acara ini terselenggara dengan baik. “Saya mewakili civitas akademika sangat bangga dan senang senang acara ini bisa dilaksanakan dengan baik. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Prof. Zainudin atas ilmunya terkait penulisan ilmiah, kami berharap acara ini bukan hanya terselenggara dengan begitu saja tetapi ada hasil yang memang benar-benar nyata adanya,” ujar dalam sambutannya. Diskusi terkait rencana penjalinan kerjasama ini membahas bagaimana kampus dapat memberdayakan mahasiswa melalui penelitian ilmiah dengan menggandeng Universitas Teknologi Malaysia sebagai rekan kerjasama dengan harapan dapat membuka cakrawala wawasan. Sebagai penutup Prof. Firdaus selaku Dekan FISH UNJ memberikan plakat dan cinderamata sebagai tanda terima kasih dan kenang kenangan yang diberikan kepada Prof. Zainudin. Workshop yang dilakukan selama empat hari ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan civitas akademika FISH UNJ dalam menulis dan mempublikasikan artikel di jurnal internasional bereputasi. Penulis: CM, GIC, NA, SNA, CKG, JRPS, EL & SHM Editor: WPS Tim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (29) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (20) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (28) Prestasi (4) Prodi (16) Program Unggulan (23) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ dan Universiti Teknologi Malaysia, Gelar Workshop Penulisan Artikel Jurnal Internasional Bereputasi
Jakarta, 24 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan Workshop Penulisan Artikel Jurnal Internasional Bereputasi pada Senin (24/11), bertempat di Ruang 212, Lantai 2, Gedung K FISH UNJ. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan, para Wakil Dekan, Koordinator Program Studi, Tim Kegiatan, Tim Kerja Sama Nasional, Tim Internasionalisasi, tenaga kependidikan, serta mahasiswa berprestasi (Mawapres). Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan penayangan profil Universitas Negeri Jakarta dan profil FISH UNJ sebagai pengantar visi internasionalisasi fakultas. Dekan FISH UNJ dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan kualitas publikasi ilmiah sebagai bagian dari upaya memperkuat reputasi akademik FISH UNJ di tingkat nasional maupun global. Beliau juga secara resmi membuka kegiatan workshop. Workshop ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Madya Dr. Haji Zainudin bin Haji Hassan dari Universiti Teknologi Malaysia, seorang akademisi dengan rekam jejak publikasi internasional yang kuat. Sebelum pemaparan materi, dibacakan riwayat hidup beliau yang mencatat lebih dari 148 publikasi di jurnal bereputasi serta kontribusi dalam penelitian dan kerja sama internasional. Dalam sesi pemaparan, Prof. Zainudin membahas strategi penulisan artikel ilmiah yang efektif, struktur penulisan sesuai standar jurnal internasional bereputasi, teknik penyusunan temuan riset, serta tips menghadapi proses peer review. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi riset lintas negara dan konsistensi publikasi sebagai indikator produktivitas akademik. Melalui workshop ini, FISH UNJ berharap dapat meningkatkan kapasitas riset dan publikasi sivitas akademika, sekaligus memperkuat langkah internasionalisasi fakultas di kancah global. Penulis: CMEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (28) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (28) Prestasi (4) Prodi (16) Program Unggulan (22) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah dan Kuliah Umum Bersama Guru Besar UTM Malaysia
Jakarta, 22 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) akan menggelar serangkaian kegiatan akademik bergengsi pada 25-26 November 2025 mendatang. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Zainudin Bin Hasan, Guru Besar bidang Pengembangan Pendidikan dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM), sebagai narasumber utama. Agenda Kegiatan Rangkaian acara meliputi pelatihan penulisan artikel ilmiah untuk dosen dan kuliah umum bertajuk “Service Learning and Creativity” untuk mahasiswa FISH UNJ. Kegiatan akan berlangsung di Ruang 212 dan Ruang Sidang Gedung (RSG) FISH UNJ. Prof. Dr. Zainudin Bin Hasan dijadwalkan berada di Jakarta pada 24-27 November 2025. Kedatangannya merupakan wujud kerja sama akademik antara FISH UNJ dengan UTM Malaysia dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Tujuan Kegiatan Pelatihan penulisan artikel ilmiah ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dosen FISH UNJ dalam mempublikasikan karya ilmiah di jurnal bereputasi. Sementara itu, kuliah umum dengan tema “Service Learning and Creativity” diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa tentang pendekatan pembelajaran yang inovatif dan kreatif. “Kami berharap kedua acara ini mampu memperkaya sudut pandang dosen dan mahasiswa FISH UNJ. Ini juga menjadi kesempatan berharga untuk belajar dari negara tetangga Malaysia tentang bagaimana pengembangan pendidikan tinggi ke depan,” ungkap pihak penyelenggara. Profil Narasumber Prof. Dr. Zainudin Bin Hasan merupakan pakar terkemuka di bidang pengembangan pendidikan dari UTM Malaysia. Keahliannya dalam inovasi pembelajaran dan penulisan ilmiah diharapkan dapat memberikan inspirasi dan pengetahuan praktis bagi civitas academika FISH UNJ. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh dosen dan mahasiswa FISH UNJ. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi sekretariat FISH UNJ.[] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (456) Internasionalisasi (27) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (22) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar FGD Bersama Prof. Umberto Pagano Bahas Inklusi Pendidikan di Italia
Jakarta, 16 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Prof. Umberto Pagano, Ph.D., Associate Professor of Sociology dari University of Catanzaro, Italia. Diskusi ini membahas penelitian Prof. Umberto yang berjudul “Evaluating School Inclusion in Italy: A Shared Quality Index for Developing a More Inclusive Education for All.” Kegiatan berlangsung di Ruang 212, Gedung K FISH UNJ, dan dihadiri oleh sejumlah dosen dari berbagai program studi, khususnya Pendidikan Sosiologi dan Sosiologi. Turut hadir dalam kegiatan ini Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D.; Koordinator Program Studi Pendidikan Sosiologi, Suyuti, S.Pd.I., M.Pd.; serta Koordinator Program Studi Sosiologi, Dr. Rusfadia Saktiyanti Jahja, S.Sos., M.Si. FGD dibuka dengan sambutan dari Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, Ph.D. yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof. Umberto dan memperkenalkan para dosen peserta diskusi sebagai bentuk pembuka dialog akademik. Dalam sesi utama, Prof. Umberto memaparkan hasil penelitiannya mengenai inklusi pendidikan di Italia, yang menekankan pentingnya pengembangan indeks kualitas bersama untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif. Diskusi berlangsung secara interaktif, dengan sejumlah dosen menyampaikan pertanyaan dan pandangan mereka terkait topik yang dipresentasikan. Prof. Umberto memberikan tanggapan yang komprehensif, membuka wawasan baru bagi peserta mengenai pendekatan inklusi dalam sistem pendidikan. Menjelang akhir kegiatan, Firdaus Wajdi, Ph.D. menyampaikan penutup yang merangkum esensi diskusi. “Saya rasa kita banyak belajar dari dukungan riset dan pengalaman Prof. Umberto. Indeks ini bukan hanya untuk mengukur, tetapi untuk menilai dan mengembangkan sistem pendidikan yang mampu memahami perbedaan antar siswa,” ujarnya. Dengan berakhirnya sesi diskusi, rangkaian kegiatan FGD resmi ditutup. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi internasional dan memperkaya perspektif akademik dalam pengembangan pendidikan inklusif di Indonesia. Penulis: DA & ELEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (452) Internasionalisasi (26) Kemahasiswaan (13) Penelitian (2) Pengabdian (6) Pengajaran (18) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (18) Prestasi (2) Prodi (16) Program Unggulan (15) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru