Jakarta, 21 Januari 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan kegiatan “Penerapan SDGs untuk Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Bidang Ilmu-ilmu Sosial” sebagai bagian penguatan reputasi akademik fakultas. Kegiatan berlangsung di Ruang Serbaguna FISH UNJ Kampus A dengan melibatkan dosen, peneliti, serta sivitas akademika lintas program studi. Agenda ini menegaskan komitmen FISH UNJ terhadap pengembangan riset berbasis isu global berorientasi keberlanjutan. Pendekatan SDGs diposisikan sebagai kerangka strategis pengembangan keunggulan akademik fakultas. Suraya Abdulwahab Afiff, Ph.D., Dosen Antropologi Universitas Indonesia, hadir sebagai narasumber utama. Acara dibuka oleh Firdaus Wajdi, Ph.D., selaku Dekan FISH UNJ melalui sambutan yang menekankan urgensi SDGs sebagai instrumen penguatan kinerja institusi akademik. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ, Firdaus Wajdi, PhD menekankan FISH UNJ dinilai perlu merumuskan keunggulan akademik berbasis ilmu-ilmu sosial secara lebih terarah. SDGs diposisikan sebagai pintu masuk penguatan identitas keilmuan fakultas. “Keunggulan akademik perlu dirumuskan bersama supaya menjadi keunggulan lembaga,” tegasnya. Paparan materi dipandu Dr. Fajar Wahyudi Utomo, M.Pd. sebagai moderator workshop dengan tajuk “SDGs dalam Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat”. Dr. Suraya Abdulwahab Afiff memulai pemaparan melalui penelusuran sejarah konsep pembangunan berkelanjutan sejak Konferensi PBB Stockholm 1972. Penjelasan berlanjut pada Laporan Brundtland 1987 hingga penetapan 17 tujuan SDGs pada KTT PBB 2015. Prinsip “no one left behind” ditegaskan sebagai landasan etik pembangunan global. Dr. Suraya menjelaskan posisi Indonesia dalam capaian SDGs kawasan Asia Pasifik. Data menunjukkan Indonesia masih menghadapi tantangan signifikan pada berbagai target SDGs, terutama perubahan iklim, kota berkelanjutan, keadilan sosial, serta pengelolaan sumber daya alam. Asia Pasifik diproyeksikan gagal mencapai mayoritas target SDGs tahun 2030. Fakta ini memperkuat urgensi kontribusi perguruan tinggi berbasis riset. Keterkaitan SDGs dengan ilmu-ilmu sosial menjadi penekanan utama pemaparan. Isu pembangunan berkelanjutan dinilai tidak hanya teknis, tetapi sangat dipengaruhi nilai, norma, sistem kepercayaan, serta relasi kekuasaan. Dr. Suraya menjelaskan konsep visible, hidden, invisible power sebagai kerangka analisis kebijakan pembangunan. Pendekatan ini membuka ruang kritis analisis sosial terhadap kebijakan negara. Dr. Suraya menyoroti adanya kesenjangan antara riset akademik dan kebijakan publik. Budaya kebijakan nasional masih cenderung berbasis komunikasi lisan ketimbang pembacaan riset. “Masih ada gap antara riset dan policy karena kita terbiasa menjelaskan secara oral, bukan membaca,” ujarnya. Kondisi tersebut memperlemah dampak penelitian sosial terhadap kebijakan publik. Kolaborasi lintas disiplin dinilai menjadi solusi strategis. Akademisi bidang STEM perlu bekerja bersama akademisi ilmu sosial guna menghasilkan dampak sosial lebih luas. Riset teknis tanpa analisis sosial berisiko mengabaikan kelompok rentan. Integrasi keilmuan diposisikan sebagai kunci implementasi SDGs. Dr. Suraya juga menegaskan peran moral perguruan tinggi. Kritik akademik tidak boleh berbasis klaim semata. Data harus menjadi pondasi utama analisis ilmiah. “Tugas kampus bukan mengkritik berdasarkan klaim, tetapi berdasarkan data,” tegasnya. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan respons aktif peserta. Pertanyaan berfokus integrasi SDGs ke riset dosen, pengabdian masyarakat, serta kurikulum ilmu sosial. Diskusi mencerminkan meningkatnya kesadaran sivitas akademika terhadap riset berdampak. Moderator menutup sesi dengan rangkuman substansi diskusi. Penyerahan cinderamata menjadi penutup kegiatan. FISH UNJ menegaskan komitmen menjadikan SDGs sebagai arus utama penelitian dan pengabdian masyarakat. Pendekatan ini diharapkan memperkuat posisi FISH UNJ sebagai pusat keunggulan ilmu sosial responsif tantangan global. Reputasi akademik fakultas diproyeksikan tumbuh melalui riset kolaboratif berbasis data dan keberlanjutan. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (16) Penelitian (7) Pengabdian (8) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (34) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (32) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
Seminar Nasional PPKN Tegaskan Kolaborasi Strategis UNJ–Undiksha Hadapi Era Digital dan Society 5.0
Seminar Nasional bertajuk “Transformasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Era Digital dan Society 5.0 untuk Mewujudkan Warga Negara yang Berkelanjutan” terselenggara Selasa, 20 Januari 2026, Aula Bung Hatta, Universitas Negeri Jakarta. Kegiatan akademik nasional ini menjadi momentum penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara Program Studi PPKN UNJ serta Program Studi PPKN Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Acara dibuka dengan sambutan Rektor UNJ Prof. Dr. Komarudin. Kehadiran pimpinan universitas menegaskan komitmen institusional UNJ terhadap penguatan pendidikan kewarganegaraan relevan tantangan era digital, sekaligus selaras agenda pembangunan berkelanjutan global. Rektor UNJ Prof. Dr. Komarudin menegaskan urgensi PPKn sebagai fondasi etika digital serta keberlanjutan sosial. “Transformasi digital mengubah pola interaksi sosial, politik, dan budaya. Praktik kewarganegaraan kini berlangsung intensif pada ruang digital sehingga membutuhkan fondasi nilai dan etika yang kuat agar kemajuan teknologi tidak menggerus kohesi sosial bangsa,” tegasnya. Pandangan tersebut menempatkan PPKn bukan sekadar mata pelajaran normatif, melainkan wahana strategis internalisasi nilai Pancasila, literasi digital, serta penguatan kewarganegaraan kritis dan reflektif Paparan keynote turut menyoroti tantangan kontemporer berupa disinformasi, ujaran kebencian, polarisasi identitas, serta kesenjangan antara percepatan teknologi dan kedewasaan etika publik. Konteks Indonesia yang plural menuntut kerangka nilai kebangsaan kokoh agar ruang digital berfungsi sebagai penguat persatuan, bukan sumber fragmentasi sosial. Perspektif tersebut mengaitkan langsung PPKn pada pencapaian Sustainable Development Goals terutama SDG 4 (Quality Education) melalui pendidikan berkarakter, SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui penguatan etika kewarganegaraan digital, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antarinstitusi. Koorprodi PPKN Undiksha Dr. I Putu Windu Mertha Sujana, S.Pd., M.Pd. menyampaikan tujuh ruang kerja sama strategis antarkedua program studi. Fokus kolaborasi mencakup pengabdian masyarakat, penelitian bersama, penulisan artikel ilmiah kolaboratif, pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), penyelenggaraan seminar nasional, program visiting professor, serta pertukaran mahasiswa dan implementasi kebijakan MBKM lintas kampus. Kerja sama ini diproyeksikan memperluas dampak tridarma perguruan tinggi sekaligus meningkatkan daya saing akademik nasional. Koorprodi PPKN UNJ Dr. Yuyus Kardiman, M.Pd. menyambut positif kemitraan tersebut seraya memaparkan penguatan jalur pendidikan lanjutan. Program Magister PPKN UNJ membuka skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memungkinkan selesai selama dua semester atau satu tahun, selain kelas reguler berdurasi tiga semester serta program kerjasama antar lembaga. Skema ini memberi akses pendidikan fleksibel bagi guru serta praktisi pendidikan kewarganegaraan, sejalan SDG 4 tentang pembelajaran sepanjang hayat. Penandatanganan IA menjadi tonggak awal implementasi konkret kerja sama UNJ–Undiksha. Kesepakatan ini menegaskan komitmen kedua institusi membangun ekosistem akademik kolaboratif, adaptif perkembangan teknologi, serta berorientasi keberlanjutan sosial. Sinergi tersebut diharapkan melahirkan inovasi kurikulum, riset terapan, serta praktik pendidikan PPKn relevan kebutuhan warga negara era Society 5.0. Seminar nasional ini tidak hanya menjadi ruang diskusi ilmiah, tetapi juga simbol konsolidasi nilai kebangsaan pada lanskap digital. Kolaborasi lintas perguruan tinggi seperti UNJ dan Undiksha memperkuat posisi pendidikan tinggi sebagai aktor kunci pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, sekaligus memastikan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan tetap kontekstual, transformatif, serta berdampak luas bagi masyarakat Indonesia.[] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (16) Penelitian (6) Pengabdian (7) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (33) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (32) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar Anugerah Indikator Kinerja Utama 2025 sebagai Apresiasi Capaian Kinerja Fakultas
Jakarta, 12 Januari 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menggelar Anugerah Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2025 di Ruang Serbaguna Gedung K, FISH UNJ. Kegiatan ini merupakan agenda resmi fakultas sebagai bentuk apresiasi dan refleksi atas capaian kinerja program studi serta kontribusi seluruh sivitas akademika dalam pemenuhan Indikator Kinerja Utama di lingkungan FISH UNJ. Acara tersebut dihadiri oleh Dekan FISH UNJ beserta jajaran wakil dekan, pimpinan Senat Akademik FISH UNJ, koordinator program studi jenjang sarjana dan magister, dosen, tenaga kependidikan, serta tim pendukung fakultas. Selain sebagai ajang pemberian penghargaan, kegiatan ini juga menjadi momentum syukuran atas kerja kolektif yang telah dilakukan sepanjang tahun 2025. Dalam sambutannya, Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., menyampaikan bahwa FISH UNJ berhasil memenuhi target enam dari delapan Indikator Kinerja Utama yang telah ditetapkan. Ia menilai capaian tersebut sebagai prestasi yang patut disyukuri karena pencapaian IKU membutuhkan sinergi dan kerja sama seluruh unsur fakultas. “Alhamdulillah kita mencapai target yang kita buat, dan ini menjadi kebahagiaan kita bersama. Kegiatan ini kita jadikan sebagai bentuk syukuran dan apresiasi atas kerja keras seluruh sivitas akademika,” ujarnya. Dekan juga menyebutkan masih adanya tantangan, seperti jumlah lulusan yang belum melanjutkan studi ke jenjang magister dan capaian IKU kewirausahaan yang masih mengalami kendala pada proses verifikasi. Ia menegaskan perlunya penguatan sistem dan kebijakan untuk meningkatkan capaian IKU pada tahun berikutnya. Sementara itu, Ketua Senat Akademik FISH UNJ, Prof. Dr. Tjipto Sumadi, M.Si., M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi dalam pendidikan tinggi, termasuk penerapan konsep deep learning dan mindful learning. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pihak di lingkungan FISH UNJ yang telah menyiapkan dan menjalankan berbagai kegiatan akademik serta nonakademik yang tidak hanya berorientasi pada proses, tetapi juga pada luaran yang bermanfaat bagi masyarakat. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemutaran video capaian setiap program studi serta prosesi penganugerahan kepada program studi peraih IKU. Adapun penerima penghargaan IKU Tahun 2025 adalah: Program Studi Ilmu Komunikasi – IKU 1 dan IKU 2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan – IKU 3 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial – IKU 4 Geografi Murni – IKU 5 Pendidikan Agama Islam – IKU 6 dan IKU 7 Acara ditutup dengan doa bersama, sesi dokumentasi, dan ramah tamah sebagai wujud kebersamaan serta komitmen FISH UNJ dalam meningkatkan kualitas dan capaian Indikator Kinerja Utama secara berkelanjutan. Penulis: SS & ZR Editor: WPS Tim: FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (32) Kemahasiswaan (16) Penelitian (5) Pengabdian (6) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (32) Prestasi (5) Prodi (18) Program Unggulan (31) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
Prodi Pendidikan Geografi FISH UNJ Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK
Jakarta, 9 Desember 2025 – Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ), menjalani Asesmen Lapangan yang dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penilaian akreditasi untuk memastikan mutu akademik, tata kelola, serta capaian pembelajaran Program Studi Pendidikan Geografi. Asesmen lapangan berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, kegiatan dihadiri oleh Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Koordinator Program Studi Pendidikan Geografi Dr. Samadi, S.Pd., M.Si., serta dua asesor LAMDIK, yaitu Prof. Dr. Erni Suharini, M.Si. dan Prof. Dr. Muhammad Nursa’ban, S.Pd., M.Pd. Turut hadir jajaran dosen serta tenaga kependidikan Program Studi Pendidikan Geografi. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Erni Suharini, M.Si. menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari FISH UNJ dan berharap proses asesmen lapangan dapat berjalan lancar dan memberikan hasil optimal bagi pengembangan program studi. Senada dengan itu, Prof. Dr. Muhammad Nursa’ban, S.Pd., M.Pd. menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dalam mendukung kelancaran asesmen serta refleksi berkelanjutan terhadap peningkatan kualitas akademik. Menanggapi hal tersebut, Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. menegaskan komitmen fakultas untuk bersikap terbuka dan kooperatif sepanjang proses asesmen. Ia menambahkan bahwa asesmen lapangan menjadi momentum penting bagi FISH UNJ untuk memperkuat evaluasi diri dan meningkatkan mutu akademik secara berkelanjutan. Rangkaian asesmen hari pertama mencakup evaluasi terkait tata kelola fakultas, sistem penjaminan mutu, kinerja program studi, serta peran Laboratorium Sistem Informasi Geografi. Asesor juga meninjau berbagai sistem pendukung akademik lainnya. Pada hari kedua, asesmen difokuskan pada peninjauan sarana dan prasarana pembelajaran. Asesor mengunjungi sejumlah fasilitas untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan akademik dan capaian lulusan. Selain itu, dilakukan observasi pembelajaran langsung oleh dosen Program Studi Pendidikan Geografi sebagai bagian dari penilaian kualitas pengajaran. Asesor juga mengadakan sesi diskusi dengan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UNJ. Dalam kesempatan tersebut, asesor bertemu dengan Dr. Ikhlasiah Dalimoenthe, M.Si., selaku Ketua Satgas PPKS UNJ, untuk membahas mekanisme pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus, termasuk di FISH UNJ. Seluruh rangkaian asesmen ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan berita acara yang disaksikan oleh jajaran dekanat, koordinator program studi, tim asesor, dosen, serta tenaga kependidikan. Melalui asesmen lapangan ini, Program Studi Pendidikan Geografi FISH UNJ berharap dapat memperoleh hasil akreditasi terbaik serta memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, tata kelola akademik, dan kompetensi lulusan yang profesional dan berdaya saing. Penulis: ZR, CKG, DAEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (32) Kemahasiswaan (14) Penelitian (5) Pengabdian (6) Pengajaran (21) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (31) Prestasi (5) Prodi (17) Program Unggulan (28) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ Dorong Transformasi IKU 2026 melalui Rapat Evaluasi dan Sosialisasi
Jakarta, 5 Desember 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar Rapat Evaluasi Penguatan Indikator Kinerja Utama (IKU) 2025 dan Sosialisasi IKU 2026 di Ruang 212, Lantai 2, Gedung K FISH UNJ. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran dekanat, Ketua dan Sekretaris Gugus Penjaminan Mutu (GPjM), para koordinator program studi, Tim IKU, serta narasumber Prof. Dr. Umiatin, M.Si., dari FMIPA dan Anastasia Arta Uli, M.Psi., dari FIP. Dalam sambutannya, Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. menekankan pentingnya kesiapan fakultas menghadapi penerapan IKU Berdampak pada tahun 2026. Ia berharap masukan dan kolaborasi lintas program studi dapat memperkuat kontribusi FISH terhadap target universitas. “Kami mohon masukan terkait program kerja yang dapat dilakukan untuk mencapai target IKU,” ujarnya. Tim narasumber menjelaskan bahwa angket IKU Berdampak 2026 merupakan turunan dari angket universitas yang telah disesuaikan dengan kebutuhan fakultas. Seluruh indikator akan dikaitkan dengan capaian Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai bagian dari penilaian kontribusi fakultas. Dalam sesi pemaparan, FISH merencanakan program mentoring publikasi internasional bagi dosen. Dosen yang baru menyelesaikan studi S1/S2 di luar negeri juga akan dilibatkan sebagai mentor untuk mempercepat peningkatan kualitas dan jumlah publikasi bereputasi. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Panduan IKU Berdampak, termasuk kriteria penilaian dan laporan dampak sosial, ekonomi, serta lingkungan. Usai pemaparan, diskusi berlangsung interaktif antara dosen dan narasumber. Penulis: GIC & AFEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (31) Kemahasiswaan (13) Penelitian (5) Pengabdian (6) Pengajaran (21) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (30) Prestasi (5) Prodi (17) Program Unggulan (27) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
Program Studi Pendidikan Geografi FISH UNJ Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK
Jakarta, 9 Desember 2025 – Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan asesmen lapangan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penilaian akreditasi untuk memastikan mutu akademik, tata kelola, serta capaian pembelajaran yang berkelanjutan. Asesmen lapangan berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, kegiatan dihadiri oleh Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D.; Koordinator Program Studi Pendidikan Geografi, Dr. Samadi, S.Pd., M.Si.; asesor LAMDIK Prof. Dr. Erni Suharini, M.Si., dan Prof. Dr. Muhammad Nursa’ban, S.Pd., M.Pd.; serta jajaran sivitas akademika Program Studi Pendidikan Geografi. Acara dibuka dengan sambutan dari kedua asesor. Prof. Dr. Erni Suharini menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan keterbukaan FISH UNJ. “Seluruh rangkaian asesmen lapangan diharapkan berjalan lancar dan memberikan hasil optimal bagi peningkatan mutu Program Studi Pendidikan Geografi,” ujarnya. Senada dengan itu, Prof. Dr. Muhammad Nursa’ban mengungkapkan rasa terima kasih atas kerja sama dan kesiapan sivitas akademika FISH UNJ. “Suasana yang terbuka dan komunikatif akan mendukung kelancaran proses asesmen serta refleksi berkelanjutan terhadap peningkatan kualitas program studi,” tuturnya. Menanggapi hal tersebut, Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi menegaskan komitmen fakultas untuk bersikap terbuka dan kooperatif. “FISH UNJ siap menerima asesmen lapangan ini dengan penuh keterbukaan dan antusias dalam melaksanakan evaluasi diri serta peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan,” katanya. Kegiatan dilanjutkan dengan asesmen yang mencakup evaluasi tata kelola fakultas, sistem penjaminan mutu, kinerja program studi, fungsi Laboratorium Sistem Informasi Geografi, serta berbagai sistem pendukung akademik. Memasuki hari kedua, asesmen difokuskan pada peninjauan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran. Asesor mengunjungi sejumlah fasilitas untuk memastikan kesiapan mendukung proses pembelajaran dan capaian lulusan. Selain itu, dilakukan observasi pembelajaran langsung oleh dosen Pendidikan Geografi untuk menilai kualitas pengajaran. Pada sesi berikutnya, asesor berkunjung ke Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) UNJ dan berdiskusi dengan Dr. Ikhlasiah Dalimoenthe, M.Si., selaku Kepala Satgas PPK. Diskusi membahas upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan UNJ, khususnya FISH. Seluruh rangkaian asesmen ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan berita acara, yang dihadiri oleh jajaran dekanat, koordinator program studi, tim asesor, dosen, dan tenaga kependidikan. Melalui asesmen ini, Program Studi Pendidikan Geografi FISH UNJ berharap memperoleh hasil terbaik serta memperkuat komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan, tata kelola akademik, dan kualitas lulusan yang profesional serta berdaya saing. Penulis: ZR, CKGEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (31) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (21) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (29) Prestasi (4) Prodi (17) Program Unggulan (24) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ dan Universiti Teknologi Malaysia, Gelar Workshop Penulisan Artikel Jurnal Internasional Bereputasi
Jakarta, 24 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan Workshop Penulisan Artikel Jurnal Internasional Bereputasi pada Senin (24/11), bertempat di Ruang 212, Lantai 2, Gedung K FISH UNJ. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan, para Wakil Dekan, Koordinator Program Studi, Tim Kegiatan, Tim Kerja Sama Nasional, Tim Internasionalisasi, tenaga kependidikan, serta mahasiswa berprestasi (Mawapres). Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan penayangan profil Universitas Negeri Jakarta dan profil FISH UNJ sebagai pengantar visi internasionalisasi fakultas. Dekan FISH UNJ dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan kualitas publikasi ilmiah sebagai bagian dari upaya memperkuat reputasi akademik FISH UNJ di tingkat nasional maupun global. Beliau juga secara resmi membuka kegiatan workshop. Workshop ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Madya Dr. Haji Zainudin bin Haji Hassan dari Universiti Teknologi Malaysia, seorang akademisi dengan rekam jejak publikasi internasional yang kuat. Sebelum pemaparan materi, dibacakan riwayat hidup beliau yang mencatat lebih dari 148 publikasi di jurnal bereputasi serta kontribusi dalam penelitian dan kerja sama internasional. Dalam sesi pemaparan, Prof. Zainudin membahas strategi penulisan artikel ilmiah yang efektif, struktur penulisan sesuai standar jurnal internasional bereputasi, teknik penyusunan temuan riset, serta tips menghadapi proses peer review. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi riset lintas negara dan konsistensi publikasi sebagai indikator produktivitas akademik. Melalui workshop ini, FISH UNJ berharap dapat meningkatkan kapasitas riset dan publikasi sivitas akademika, sekaligus memperkuat langkah internasionalisasi fakultas di kancah global. Penulis: CMEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (28) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (28) Prestasi (4) Prodi (16) Program Unggulan (22) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ Jalin Kerja Sama dengan Sentra Terpadu Inten Soeweno untuk Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi
Jakarta, 7 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA) dengan Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Bogor terkait pengamalan Tridharma Perguruan Tinggi. Penandatanganan berlangsung di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ. Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan penyandang disabilitas penerima bantuan sosial asistensi rehabilitasi sosial (ATENSI) vokasional di STIS. Acara dihadiri oleh Dr. Kurniawati, M.Si. (Wakil Dekan I FISH UNJ), Dr. Aris Munandar, M.Si. (Wakil Dekan II), Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S., M.Si. (Wakil Dekan III), Romal Uli Jaya Sinaga, S.IP., MPA (Kepala STIS Bogor) beserta jajaran, serta Tim Kerja Sama Nasional. Dalam sambutannya, Dr. Elisabeth Nugrahaeni menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya kerja sama ini setelah melalui proses panjang. “Kerja sama ini mencakup tiga aspek utama, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama ini memberikan manfaat nyata, terutama bagi mahasiswa yang sedang menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL), agar mereka dapat berkontribusi langsung dalam kegiatan pendidikan dan riset di lingkungan mitra,” ujarnya. Sementara itu, Romal Uli Jaya Sinaga menekankan pentingnya nilai-nilai bergerak, bekerja, dan berdampak sebagai pedoman pelaksanaan kerja sama. “Kerja sama ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi harus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Prinsip bergerak, bekerja, dan berdampak harus terimplementasi dengan baik,” pesannya. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoA dan IA oleh kedua pihak, disertai penyerahan plakat sebagai simbol kerja sama. FISH UNJ diwakili oleh Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S., M.Si., sedangkan STIS Bogor diwakili oleh Romal Uli Jaya Sinaga, S.IP., MPA. Kegiatan ditutup dengan diskusi ringan dan sesi foto bersama. Melalui kerja sama ini, FISH UNJ berharap dapat memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas. Penulis: AF, GICEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (27) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (27) Prestasi (4) Prodi (16) Program Unggulan (22) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan FISIP Universitas Udayana untuk Perkuat Mutu Pendidikan Tinggi
Jakarta, 20 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menjalin kemitraan strategis dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana Bali. Penandatanganan nota kesepahaman ini berlangsung di Ruang 212 Gedung K FISH UNJ dan menjadi langkah penting dalam upaya peningkatan mutu akademik serta penguatan kelembagaan kedua fakultas. Acara penandatanganan dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua pihak. Dari FISH UNJ hadir Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Dekan FISH UNJ, didampingi oleh Dr. Kurniawati, M.Si. (Wakil Dekan I), Dr. Aris Munandar, M.Si. (Wakil Dekan II), Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S., M.Si. (Wakil Dekan III), serta sejumlah dosen. Sementara itu, FISIP Universitas Udayana diwakili oleh Dr. Drs. I Nengah Punia, M.Si., Dekan FISIP Udayana, bersama beberapa dosen yang hadir langsung dari Bali. Kerja sama ini mencakup tiga pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, dengan fokus pada pengembangan mahasiswa dan institusi. Dalam sambutannya, Firdaus Wajdi menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan langkah nyata untuk mewujudkan visi fakultas sebagai institusi unggul dan berdaya saing global. “Kolaborasi ini diharapkan menjadi ruang untuk saling bertukar praktik terbaik, terutama dalam menghadapi tantangan mutu institusi. Pengalaman sukses dari masing-masing fakultas akan kami sinergikan agar sama-sama mencapai standar kualitas tertinggi,” ujarnya. Secara khusus, kerja sama ini akan meliputi harmonisasi kurikulum, pertukaran pakar untuk kegiatan belajar mengajar lintas fakultas, serta kolaborasi riset dan publikasi ilmiah bersama. Program ini diharapkan memberikan wawasan baru bagi mahasiswa dan dosen terkait isu-isu sosial dan hukum dari perspektif multidisiplin. Pertemuan strategis ini ditutup dengan komitmen bersama untuk segera membentuk tim pelaksana teknis yang akan merumuskan detail program kerja dalam waktu dekat. Langkah ini diharapkan memastikan implementasi kerja sama berjalan efektif dan memberikan dampak signifikan bagi civitas akademika kedua fakultas. Penulis: SHM dan ZHEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (456) Internasionalisasi (27) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (26) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (19) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru
FISH UNJ Perkuat Moderasi Beragama Bersama Balai Litbang Agama Jakarta
Jakarta, 18 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bekerja sama dengan Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta untuk memperkuat moderasi beragama di perguruan tinggi. Kegiatan bertema “Seminar Penguatan Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi Umum: Memaknai Beragama Moderat dan Maslahat bagi Tenaga Kependidikan” berlangsung di Ruang Serbaguna Gedung K, Kampus A UNJ. Acara dihadiri oleh Prof. Dr. Ari Saptono, SE., M.Pd., Wakil Rektor III Bidang Keuangan dan Sumber Daya UNJ; Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Dekan FISH UNJ; Dr. Elisabeth Nugrahaeni P. S., M.Si., Wakil Dekan III FISH UNJ; Dr. Sari Narulita, Lc., M.Si., Koordinator Program Studi Pendidikan Agama Islam; serta civitas akademika FISH UNJ. Hadir pula Dr. Samidi, S.Ag., M.S.I., Kepala Balai Litbang Agama Jakarta, beserta jajaran perwakilan. Dalam sambutannya, Dr. Samidi menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang kondusif dan toleran. “Penguatan moderasi beragama di perguruan tinggi harus menumbuhkan toleransi yang kuat agar moderasi beragama benar-benar menjadi nilai yang hidup dan maslahat bagi tenaga kependidikan,” ujarnya. Prof. Dr. Ari Saptono menambahkan bahwa perluasan sasaran moderasi beragama sangat penting. “Ruang akses civitas akademika harus terbuka, bukan hanya bagi satu komunitas, tetapi lintas agama dan lintas suku, agar kampus menjadi ruang bersama yang inklusif,” tuturnya. Pembukaan resmi dilakukan oleh Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag., Sekretaris Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Balai Litbang Agama Jakarta dan FISH UNJ sebagai bentuk komitmen bersama memperkuat moderasi beragama di perguruan tinggi. Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan ini diisi dengan seminar interaktif bertajuk “Penanaman Nilai Integritas Moderasi Beragama bagi Tenaga Kependidikan Berbasis Studi Kasus di Masyarakat”. Dr. Muhammad Abdullah Darraz dari Majelis Ulama Indonesia memaparkan tantangan moderasi beragama di kampus dan masyarakat. “Kunci aplikatifnya terletak pada transformasi kurikulum yang tidak hanya mengajarkan toleransi, tetapi juga literasi digital berwawasan kebangsaan serta penguatan peran influencer moderat,” jelasnya. Seminar ditutup dengan sesi diskusi interaktif. Peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi gagasan terkait penerapan nilai moderasi beragama dalam budaya kerja tenaga kependidikan. Melalui kegiatan ini, diharapkan tenaga kependidikan UNJ dan pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang lebih kuat tentang moderasi beragama, sehingga mampu menerapkannya secara konsisten. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi institusional dan mendorong terciptanya budaya akademik yang inklusif, toleran, dan harmonis. Penulis: CKG dan ANAEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (456) Internasionalisasi (27) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (19) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (25) Prestasi (3) Prodi (16) Program Unggulan (18) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (20) Berita Terbaru