Jakarta, 5 Maret 2026 — Kegiatan audiensi Indikator Kinerja Utama (IKU) Berdampak Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum tahun 2026, telah dilakukan bersama dekanat di Ruang 212, Gedung K FISH UNJ. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya fakultas dalam memahami serta mengoptimalkan penerapan IKU sebagai tolak ukur keberhasilan kinerja di tingkat fakultas. Kegiatan ini dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya pemahaman bersama mengenai IKU sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas kinerja akademik dan institusi di lingkungan fakultas. Dalam kegiatan tersebut, pemaparan materi mengenai Indikator Kinerja Utama disampaikan oleh Prof. Dr Umiatin, M.Si dan Erika Takidah, SE, AK., M.Si., CA, Ph.D. Keduanya menjelaskan berbagai indikator yang menjadi dasar penilaian kinerja perguruan tinggi serta bagaimana implementasi IKU dapat diterapkan secara optimal di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum. Indikator Kinerja Utama (IKU) merupakan instrumen yang digunakan oleh perguruan tinggi untuk mengukur capaian kinerja dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam konteks Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, pembahasan mengenai IKU menjadi penting karena berkaitan langsung dengan upaya peningkatan kualitas akademik, pengembangan penelitian, serta kontribusi nyata fakultas kepada masyarakat. Melalui pembahasan ini, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum berupaya memperkuat pemahaman mengenai indikator-indikator yang menjadi penilaian kinerja perguruan tinggi, sekaligus menyesuaikan berbagai program dan kegiatan yang ada di lingkungan fakultas agar sejalan dengan target capaian IKU. Hal ini diharapkan dapat mendorong setiap program studi, unit kerja, serta seluruh civitas akademika di lingkungan FISH untuk berperan aktif dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kinerja institusi. Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi untuk mengevaluasi berbagai langkah yang telah dilakukan serta merumuskan strategi yang dapat mendukung pencapaian target IKU di Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum. Dengan adanya pembahasan ini, diharapkan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta dapat terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi serta memperkuat kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kepada masyarakat (NR & GS). Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (458) Internasionalisasi (34) Kemahasiswaan (17) Penelitian (9) Pengabdian (10) Pengajaran (24) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (38) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (36) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ dan NIDA Thailand Perkuat Kerja Sama Internasional melalui Penandatanganan MoA
Jakarta, 2 Maret 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar Focus Group Discussion (FGD) kerja sama internasional bersama National Institute of Development Administration (NIDA), Thailand, sebagai langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi akademik di bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung K FISH UNJ Lantai 2, Ruang 212, yang menjadikan forum dialog produktif untuk merumuskan arah kemitraan yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan daya saing global. Kegiatan dihadiri langsung oleh Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., serta Associate Professor sekaligus Dekan Graduate School of Communication Arts Management and Innovation dari National Institute of Development Administration (NIDA) Thailand, Asawin Nedpogaeo, Ph.D. Turut hadir jajaran Wakil Dekan FISH UNJ, Ketua dan Sekretaris Senat Akademik FISH, serta para Koordinator Program Studi. Kegiatan dibuka oleh Duta FISH UNJ dan dilanjutkan dengan sambutan Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., selaku Dekan FISH, beliau menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi NIDA Thailand sekaligus menegaskan pentingnya memperluas jejaring akademik internasional sebagai bagian dari penguatan tridarma perguruan tinggi. Dalam sambutannya, dekan FISH UNJ juga menegaskan komitmen fakultas untuk membangun kerja sama jangka panjang yang berkelanjutan. “We really would like to have a long-term cooperation with your university, particularly in research, teaching, and community services. We hope this discussion will open opportunities for academic exchange, involving our staff and students in international programs at your institution,” ujarnya. Memasuki agenda berikutnya, FISH UNJ memaparkan profil fakultas yang mencakup visi, program studi, capaian akademik, serta berbagai program yang telah dan akan dikembangkan. Pemaparan ini bertujuan memberikan gambaran komprehensif mengenai potensi kerja sama yang dapat dijajaki kedua institusi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara jajaran pimpinan dan perwakilan program studi dari kedua institusi. Diskusi membahas peluang kolaborasi konkret, mencakup kerja sama dalam bidang pendidikan, riset, serta pertukaran dosen dan mahasiswa. Dalam paparannya, Prof. Asawin menyampaikan bahwa NIDA membuka peluang bagi lulusan FISH UNJ, khususnya dari Program Studi Ilmu Komunikasi, untuk melanjutkan studi magister di Thailand. Ia menegaskan bahwa NIDA memiliki program internasional berbahasa Inggris yang dirancang untuk menjangkau mahasiswa dari berbagai negara. Menurutnya, bidang komunikasi di Thailand telah berkembang pesat selama lebih dari empat dekade, seiring dengan pertumbuhan industri media. Dalam 15 tahun terakhir, NIDA melakukan transformasi kurikulum dengan memasukkan aspek inovasi dan teknologi digital ke dalam studi komunikasi. “Communication in Thailand has been popular for more than 40 years. But today, we move forward with innovation and digital integration, digital marketing, data analytics, big data, and AI. Communication is no longer only about traditional media, but also about virtual and digital transformation,” jelasnya. Diskusi tersebut juga menyinggung peluang pemberian beasiswa bagi mahasiswa internasional serta kemungkinan kerja sama penelitian tematik dalam bidang komunikasi, media digital, dan isu-isu sosial kontemporer. Hal ini disambut antusias oleh para Koordinator Program Studi yang melihat potensi besar kolaborasi lintas negara dalam penguatan kapasitas akademik dan internasionalisasi kurikulum. Dalam rangkaian kegiatan ini, kedua institusi juga melakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) sebagai payung hukum kerja sama yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penandatanganan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat komitmen kolaborasi jangka panjang antara Universitas Negeri Jakarta melalui FISH UNJ dan NIDA Thailand. Assoc. Prof. Asawin Nedpogaeo, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari FISH UNJ serta menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara di kawasan Asia. “I am glad to be here. Collaboration is very significant for us. In Thailand, we believe that strong academic communication and international partnerships are essential, otherwise institutions will be left behind. That is why this year we emphasize special collaborations like this,” ujarnya. Ia juga menjelaskan bahwa NIDA memiliki struktur pendidikan yang kuat, dengan penekanan pada riset dan tahapan akademik yang sistematis, di mana mahasiswa menyelesaikan sejumlah mata kuliah inti sebelum memasuki fase penelitian. Menurutnya, model tersebut membuka peluang besar untuk kolaborasi riset bersama dan pertukaran akademik antar institusi. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kemitraan yang telah terjalin, sekaligus penegasan komitmen kedua belah pihak untuk menindaklanjuti hasil diskusi dalam program-program kolaboratif yang konkret dan berkelanjutan. Sebagai mitra strategis, National Institute of Development Administration (NIDA) merupakan salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Thailand yang berfokus pada bidang administrasi publik, kebijakan, pembangunan, dan ilmu sosial. Berdasarkan SCImago Institutions Rankings (SIR) 2025, NIDA secara konsisten menempati posisi 10 besar nasional di Thailand. SCImago Institutions Rankings merupakan sistem pemeringkatan global yang disusun berdasarkan kinerja publikasi ilmiah, tingkat sitasi, serta dampak penelitian yang terindeks dalam basis data Elsevier Scopus. Capaian tersebut menunjukkan bahwa NIDA memiliki reputasi akademik yang kuat serta kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global. Kolaborasi ini sekaligus menegaskan komitmen FISH UNJ untuk bermitra dengan institusi bereputasi internasional dalam rangka meningkatkan daya saing dan eksposur global sivitas akademika. Penulis: MARL, HH, & JAH Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (458) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (17) Penelitian (9) Pengabdian (10) Pengajaran (23) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (37) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (35) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
Workshop Pendampingan Pengisian LKE ZI 2026 Perkuat Komitmen Implementasi Zona Integritas
Jakarta, 11 Februari 2026 — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan kegiatan Workshop Pendampingan Pengisian LKE ZI 2026 pada Senin hingga Rabu, 9–11 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Bapak Aris Munandar selaku Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ bersama Tim Zona Integritas menuju WBK dan WBBM dari masing-masing area, yang terdiri atas manajer area dan anggota tim. Workshop ini bertujuan memberikan pendampingan teknis dalam pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Zona Integritas, sekaligus memperkuat pemahaman dan implementasi program Zona Integritas di lingkungan fakultas. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan arahan, diskusi, serta praktik langsung dalam menyusun dokumen dan eviden yang sesuai dengan standar penilaian. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen UNJ dalam meningkatkan kualitas tata kelola, tidak hanya secara administratif, tetapi juga dalam implementasi Zona Integritas yang berkelanjutan, transparan, dan akuntabel. Editor : AK Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (458) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (17) Penelitian (8) Pengabdian (10) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (36) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (34) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar Employer Meeting 2026, Perkuat Kolaborasi Akademisi dan Mitra Industri untuk Siapkan Lulusan Adaptif di Era Digital
Dekanat FISH UNJ dengan Mitra Industri pada Employer Meeting 2026 Jakarta, 27 Januari 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ), menyelenggarakan Employer Meeting 2026 bertema “Bridging the Gap: Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mencetak Lulusan FISH yang Adaptif di Era Digital”. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Syafei Lantai 8, Kampus UNJ ini menjadi forum strategis untuk mempertemukan dunia akademik dengan mitra industri dalam rangka menyelaraskan kurikulum pendidikan tinggi dengan kebutuhan nyata dunia kerja. Employer Meeting dirancang sebagai bagian dari penguatan kebijakan link and match antara perguruan tinggi dan pengguna lulusan. Hadir dalam kegiatan ini Dekan FISH UNJ, para Wakil Dekan, Direktur Inovasi UNJ, Koordinator Program Studi, dosen, serta perwakilan mitra industri, institusi pemerintahan, dan lembaga pendidikan yang menjadi pengguna lulusan FISH UNJ. Ketua pelaksana kegiatan, Firdaus Hadi Santosa, M.Pd., menegaskan bahwa forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus pengumpulan umpan balik strategis bagi fakultas. “Kami menyadari bahwa hasil dari diskusi kita pada hari ini sangat krusial agar lulusan kami bisa memiliki kompetensi akademis, tetapi juga memiliki kemampuan yang adaptif, profesional dan siap berkontribusi di daerah digital,” ujarnya. Senada dengan hal tersebut, Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. dalam sambutannya menekankan pentingnya mendengar suara pengguna lulusan secara langsung. Ia merefleksikan bahwa penyusunan kurikulum perguruan tinggi selama ini kerap terlalu bertumpu pada pendekatan akademik dan studi banding antarkampus, tanpa cukup mempertimbangkan pengalaman serta penilaian dunia kerja terhadap kompetensi lulusan di lapangan. “Selama ini, kami harus merefleksikan bahwa penyusunan kurikulum di perguruan tinggi seringkali terlalu textbook, hanya berkiblat pada studi banding ke kampus unggulan, atau sekadar kajian akademik. Kadang kami lupa mendengarkan langsung suara pengguna lulusan, padahal merekalah yang paling tahu dan akan menilai kompetensi nyata lulusan kita di lapangan,” ujarnya Menurutnya, Employer Meeting menjadi ruang dialog yang jujur dan terbuka antara akademisi dan praktisi, sehingga kurikulum tidak hanya textbook-based, tetapi juga kontekstual dan aplikatif. Lebih dari sekadar forum diskusi, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperluas dan memperkuat jejaring kerja sama lintas lembaga, termasuk dengan mitra yang sebelumnya belum berkolaborasi dengan FISH UNJ. “Kami berharap diskusi ini berlangsung secara terbuka dan jujur. Lebih dari sekadar dialog, kegiatan ini harus menjadi momentum untuk memperluas dan memperkuat jejaring kerjasama antarlembaga, termasuk bagi institusi yang belum pernah berkolaborasi sebelumnya. Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum sangat terbuka untuk membangun kerja sama strategis demi meningkatkan kualitas pendidikan serta relevansi lulusan kami,”ujarnya Sebagai wujud konkret penguatan kolaborasi, kegiatan ini juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara FISH UNJ dan mitra industri, yakni HRD Blue Sky Group Agung Santoso, S.H., M.M., serta Director of Public and Government Affairs Eduversal Foundation Alfin Raditya. Kerja sama ini diharapkan membuka peluang pengembangan program magang, riset terapan, serta penyerapan lulusan. Penandatanganan MoU Dekanat FISH UNJ dengan Blue Sky Group Paparan mengenai arah kurikulum FISH UNJ dan peluang kerja sama disampaikan oleh Agung Santoso, S.H., M.M., Dr. Kurniawati, M.Si., dan Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si. Diskusi dipandu oleh Indah Fajar Rosalina, M.I.Kom. dan berlangsung interaktif hingga sesi tanya jawab, yang mencerminkan keterlibatan aktif para peserta dalam memberikan masukan substantif. Sebagai bentuk apresiasi, Dekan FISH UNJ menyerahkan sertifikat dan plakat kepada narasumber. Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama mitra dan sivitas akademika. Melalui Employer Meeting 2026 ini, FISH UNJ menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman serta membangun sinergi berkelanjutan antara dunia akademik dan dunia kerja. Dengan kolaborasi strategis yang konsisten, FISH UNJ optimistis dapat mencetak lulusan yang relevan, kompetitif, dan siap berkontribusi secara nyata di era digital.[] Penulis: AF, JRPS, & RDS Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (16) Penelitian (8) Pengabdian (9) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (35) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (33) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ Perkuat Reputasi Akademik melalui Workshop Integrasi SDGs dalam Penelitian dan Pengabdian Ilmu Sosial
Jakarta, 21 Januari 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan kegiatan “Penerapan SDGs untuk Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Bidang Ilmu-ilmu Sosial” sebagai bagian penguatan reputasi akademik fakultas. Kegiatan berlangsung di Ruang Serbaguna FISH UNJ Kampus A dengan melibatkan dosen, peneliti, serta sivitas akademika lintas program studi. Agenda ini menegaskan komitmen FISH UNJ terhadap pengembangan riset berbasis isu global berorientasi keberlanjutan. Pendekatan SDGs diposisikan sebagai kerangka strategis pengembangan keunggulan akademik fakultas. Suraya Abdulwahab Afiff, Ph.D., Dosen Antropologi Universitas Indonesia, hadir sebagai narasumber utama. Acara dibuka oleh Firdaus Wajdi, Ph.D., selaku Dekan FISH UNJ melalui sambutan yang menekankan urgensi SDGs sebagai instrumen penguatan kinerja institusi akademik. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ, Firdaus Wajdi, PhD menekankan FISH UNJ dinilai perlu merumuskan keunggulan akademik berbasis ilmu-ilmu sosial secara lebih terarah. SDGs diposisikan sebagai pintu masuk penguatan identitas keilmuan fakultas. “Keunggulan akademik perlu dirumuskan bersama supaya menjadi keunggulan lembaga,” tegasnya. Paparan materi dipandu Dr. Fajar Wahyudi Utomo, M.Pd. sebagai moderator workshop dengan tajuk “SDGs dalam Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat”. Dr. Suraya Abdulwahab Afiff memulai pemaparan melalui penelusuran sejarah konsep pembangunan berkelanjutan sejak Konferensi PBB Stockholm 1972. Penjelasan berlanjut pada Laporan Brundtland 1987 hingga penetapan 17 tujuan SDGs pada KTT PBB 2015. Prinsip “no one left behind” ditegaskan sebagai landasan etik pembangunan global. Dr. Suraya menjelaskan posisi Indonesia dalam capaian SDGs kawasan Asia Pasifik. Data menunjukkan Indonesia masih menghadapi tantangan signifikan pada berbagai target SDGs, terutama perubahan iklim, kota berkelanjutan, keadilan sosial, serta pengelolaan sumber daya alam. Asia Pasifik diproyeksikan gagal mencapai mayoritas target SDGs tahun 2030. Fakta ini memperkuat urgensi kontribusi perguruan tinggi berbasis riset. Keterkaitan SDGs dengan ilmu-ilmu sosial menjadi penekanan utama pemaparan. Isu pembangunan berkelanjutan dinilai tidak hanya teknis, tetapi sangat dipengaruhi nilai, norma, sistem kepercayaan, serta relasi kekuasaan. Dr. Suraya menjelaskan konsep visible, hidden, invisible power sebagai kerangka analisis kebijakan pembangunan. Pendekatan ini membuka ruang kritis analisis sosial terhadap kebijakan negara. Dr. Suraya menyoroti adanya kesenjangan antara riset akademik dan kebijakan publik. Budaya kebijakan nasional masih cenderung berbasis komunikasi lisan ketimbang pembacaan riset. “Masih ada gap antara riset dan policy karena kita terbiasa menjelaskan secara oral, bukan membaca,” ujarnya. Kondisi tersebut memperlemah dampak penelitian sosial terhadap kebijakan publik. Kolaborasi lintas disiplin dinilai menjadi solusi strategis. Akademisi bidang STEM perlu bekerja bersama akademisi ilmu sosial guna menghasilkan dampak sosial lebih luas. Riset teknis tanpa analisis sosial berisiko mengabaikan kelompok rentan. Integrasi keilmuan diposisikan sebagai kunci implementasi SDGs. Dr. Suraya juga menegaskan peran moral perguruan tinggi. Kritik akademik tidak boleh berbasis klaim semata. Data harus menjadi pondasi utama analisis ilmiah. “Tugas kampus bukan mengkritik berdasarkan klaim, tetapi berdasarkan data,” tegasnya. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan respons aktif peserta. Pertanyaan berfokus integrasi SDGs ke riset dosen, pengabdian masyarakat, serta kurikulum ilmu sosial. Diskusi mencerminkan meningkatnya kesadaran sivitas akademika terhadap riset berdampak. Moderator menutup sesi dengan rangkuman substansi diskusi. Penyerahan cinderamata menjadi penutup kegiatan. FISH UNJ menegaskan komitmen menjadikan SDGs sebagai arus utama penelitian dan pengabdian masyarakat. Pendekatan ini diharapkan memperkuat posisi FISH UNJ sebagai pusat keunggulan ilmu sosial responsif tantangan global. Reputasi akademik fakultas diproyeksikan tumbuh melalui riset kolaboratif berbasis data dan keberlanjutan. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (16) Penelitian (7) Pengabdian (8) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (34) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (32) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
Seminar Nasional PPKN Tegaskan Kolaborasi Strategis UNJ–Undiksha Hadapi Era Digital dan Society 5.0
Seminar Nasional bertajuk “Transformasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Era Digital dan Society 5.0 untuk Mewujudkan Warga Negara yang Berkelanjutan” terselenggara Selasa, 20 Januari 2026, Aula Bung Hatta, Universitas Negeri Jakarta. Kegiatan akademik nasional ini menjadi momentum penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara Program Studi PPKN UNJ serta Program Studi PPKN Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Acara dibuka dengan sambutan Rektor UNJ Prof. Dr. Komarudin. Kehadiran pimpinan universitas menegaskan komitmen institusional UNJ terhadap penguatan pendidikan kewarganegaraan relevan tantangan era digital, sekaligus selaras agenda pembangunan berkelanjutan global. Rektor UNJ Prof. Dr. Komarudin menegaskan urgensi PPKn sebagai fondasi etika digital serta keberlanjutan sosial. “Transformasi digital mengubah pola interaksi sosial, politik, dan budaya. Praktik kewarganegaraan kini berlangsung intensif pada ruang digital sehingga membutuhkan fondasi nilai dan etika yang kuat agar kemajuan teknologi tidak menggerus kohesi sosial bangsa,” tegasnya. Pandangan tersebut menempatkan PPKn bukan sekadar mata pelajaran normatif, melainkan wahana strategis internalisasi nilai Pancasila, literasi digital, serta penguatan kewarganegaraan kritis dan reflektif Paparan keynote turut menyoroti tantangan kontemporer berupa disinformasi, ujaran kebencian, polarisasi identitas, serta kesenjangan antara percepatan teknologi dan kedewasaan etika publik. Konteks Indonesia yang plural menuntut kerangka nilai kebangsaan kokoh agar ruang digital berfungsi sebagai penguat persatuan, bukan sumber fragmentasi sosial. Perspektif tersebut mengaitkan langsung PPKn pada pencapaian Sustainable Development Goals terutama SDG 4 (Quality Education) melalui pendidikan berkarakter, SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui penguatan etika kewarganegaraan digital, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antarinstitusi. Koorprodi PPKN Undiksha Dr. I Putu Windu Mertha Sujana, S.Pd., M.Pd. menyampaikan tujuh ruang kerja sama strategis antarkedua program studi. Fokus kolaborasi mencakup pengabdian masyarakat, penelitian bersama, penulisan artikel ilmiah kolaboratif, pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), penyelenggaraan seminar nasional, program visiting professor, serta pertukaran mahasiswa dan implementasi kebijakan MBKM lintas kampus. Kerja sama ini diproyeksikan memperluas dampak tridarma perguruan tinggi sekaligus meningkatkan daya saing akademik nasional. Koorprodi PPKN UNJ Dr. Yuyus Kardiman, M.Pd. menyambut positif kemitraan tersebut seraya memaparkan penguatan jalur pendidikan lanjutan. Program Magister PPKN UNJ membuka skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memungkinkan selesai selama dua semester atau satu tahun, selain kelas reguler berdurasi tiga semester serta program kerjasama antar lembaga. Skema ini memberi akses pendidikan fleksibel bagi guru serta praktisi pendidikan kewarganegaraan, sejalan SDG 4 tentang pembelajaran sepanjang hayat. Penandatanganan IA menjadi tonggak awal implementasi konkret kerja sama UNJ–Undiksha. Kesepakatan ini menegaskan komitmen kedua institusi membangun ekosistem akademik kolaboratif, adaptif perkembangan teknologi, serta berorientasi keberlanjutan sosial. Sinergi tersebut diharapkan melahirkan inovasi kurikulum, riset terapan, serta praktik pendidikan PPKn relevan kebutuhan warga negara era Society 5.0. Seminar nasional ini tidak hanya menjadi ruang diskusi ilmiah, tetapi juga simbol konsolidasi nilai kebangsaan pada lanskap digital. Kolaborasi lintas perguruan tinggi seperti UNJ dan Undiksha memperkuat posisi pendidikan tinggi sebagai aktor kunci pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, sekaligus memastikan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan tetap kontekstual, transformatif, serta berdampak luas bagi masyarakat Indonesia.[] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (16) Penelitian (6) Pengabdian (7) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (33) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (32) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar Anugerah Indikator Kinerja Utama 2025 sebagai Apresiasi Capaian Kinerja Fakultas
Jakarta, 12 Januari 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menggelar Anugerah Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2025 di Ruang Serbaguna Gedung K, FISH UNJ. Kegiatan ini merupakan agenda resmi fakultas sebagai bentuk apresiasi dan refleksi atas capaian kinerja program studi serta kontribusi seluruh sivitas akademika dalam pemenuhan Indikator Kinerja Utama di lingkungan FISH UNJ. Acara tersebut dihadiri oleh Dekan FISH UNJ beserta jajaran wakil dekan, pimpinan Senat Akademik FISH UNJ, koordinator program studi jenjang sarjana dan magister, dosen, tenaga kependidikan, serta tim pendukung fakultas. Selain sebagai ajang pemberian penghargaan, kegiatan ini juga menjadi momentum syukuran atas kerja kolektif yang telah dilakukan sepanjang tahun 2025. Dalam sambutannya, Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., menyampaikan bahwa FISH UNJ berhasil memenuhi target enam dari delapan Indikator Kinerja Utama yang telah ditetapkan. Ia menilai capaian tersebut sebagai prestasi yang patut disyukuri karena pencapaian IKU membutuhkan sinergi dan kerja sama seluruh unsur fakultas. “Alhamdulillah kita mencapai target yang kita buat, dan ini menjadi kebahagiaan kita bersama. Kegiatan ini kita jadikan sebagai bentuk syukuran dan apresiasi atas kerja keras seluruh sivitas akademika,” ujarnya. Dekan juga menyebutkan masih adanya tantangan, seperti jumlah lulusan yang belum melanjutkan studi ke jenjang magister dan capaian IKU kewirausahaan yang masih mengalami kendala pada proses verifikasi. Ia menegaskan perlunya penguatan sistem dan kebijakan untuk meningkatkan capaian IKU pada tahun berikutnya. Sementara itu, Ketua Senat Akademik FISH UNJ, Prof. Dr. Tjipto Sumadi, M.Si., M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi dalam pendidikan tinggi, termasuk penerapan konsep deep learning dan mindful learning. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pihak di lingkungan FISH UNJ yang telah menyiapkan dan menjalankan berbagai kegiatan akademik serta nonakademik yang tidak hanya berorientasi pada proses, tetapi juga pada luaran yang bermanfaat bagi masyarakat. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemutaran video capaian setiap program studi serta prosesi penganugerahan kepada program studi peraih IKU. Adapun penerima penghargaan IKU Tahun 2025 adalah: Program Studi Ilmu Komunikasi – IKU 1 dan IKU 2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan – IKU 3 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial – IKU 4 Geografi Murni – IKU 5 Pendidikan Agama Islam – IKU 6 dan IKU 7 Acara ditutup dengan doa bersama, sesi dokumentasi, dan ramah tamah sebagai wujud kebersamaan serta komitmen FISH UNJ dalam meningkatkan kualitas dan capaian Indikator Kinerja Utama secara berkelanjutan. Penulis: SS & ZR Editor: WPS Tim: FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (32) Kemahasiswaan (16) Penelitian (5) Pengabdian (6) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (32) Prestasi (5) Prodi (18) Program Unggulan (31) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
Prodi Pendidikan Geografi FISH UNJ Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK
Jakarta, 9 Desember 2025 – Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ), menjalani Asesmen Lapangan yang dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penilaian akreditasi untuk memastikan mutu akademik, tata kelola, serta capaian pembelajaran Program Studi Pendidikan Geografi. Asesmen lapangan berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, kegiatan dihadiri oleh Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Koordinator Program Studi Pendidikan Geografi Dr. Samadi, S.Pd., M.Si., serta dua asesor LAMDIK, yaitu Prof. Dr. Erni Suharini, M.Si. dan Prof. Dr. Muhammad Nursa’ban, S.Pd., M.Pd. Turut hadir jajaran dosen serta tenaga kependidikan Program Studi Pendidikan Geografi. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Erni Suharini, M.Si. menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari FISH UNJ dan berharap proses asesmen lapangan dapat berjalan lancar dan memberikan hasil optimal bagi pengembangan program studi. Senada dengan itu, Prof. Dr. Muhammad Nursa’ban, S.Pd., M.Pd. menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dalam mendukung kelancaran asesmen serta refleksi berkelanjutan terhadap peningkatan kualitas akademik. Menanggapi hal tersebut, Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. menegaskan komitmen fakultas untuk bersikap terbuka dan kooperatif sepanjang proses asesmen. Ia menambahkan bahwa asesmen lapangan menjadi momentum penting bagi FISH UNJ untuk memperkuat evaluasi diri dan meningkatkan mutu akademik secara berkelanjutan. Rangkaian asesmen hari pertama mencakup evaluasi terkait tata kelola fakultas, sistem penjaminan mutu, kinerja program studi, serta peran Laboratorium Sistem Informasi Geografi. Asesor juga meninjau berbagai sistem pendukung akademik lainnya. Pada hari kedua, asesmen difokuskan pada peninjauan sarana dan prasarana pembelajaran. Asesor mengunjungi sejumlah fasilitas untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan akademik dan capaian lulusan. Selain itu, dilakukan observasi pembelajaran langsung oleh dosen Program Studi Pendidikan Geografi sebagai bagian dari penilaian kualitas pengajaran. Asesor juga mengadakan sesi diskusi dengan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UNJ. Dalam kesempatan tersebut, asesor bertemu dengan Dr. Ikhlasiah Dalimoenthe, M.Si., selaku Ketua Satgas PPKS UNJ, untuk membahas mekanisme pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus, termasuk di FISH UNJ. Seluruh rangkaian asesmen ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan berita acara yang disaksikan oleh jajaran dekanat, koordinator program studi, tim asesor, dosen, serta tenaga kependidikan. Melalui asesmen lapangan ini, Program Studi Pendidikan Geografi FISH UNJ berharap dapat memperoleh hasil akreditasi terbaik serta memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, tata kelola akademik, dan kompetensi lulusan yang profesional dan berdaya saing. Penulis: ZR, CKG, DAEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (32) Kemahasiswaan (14) Penelitian (5) Pengabdian (6) Pengajaran (21) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (31) Prestasi (5) Prodi (17) Program Unggulan (28) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ Dorong Transformasi IKU 2026 melalui Rapat Evaluasi dan Sosialisasi
Jakarta, 5 Desember 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar Rapat Evaluasi Penguatan Indikator Kinerja Utama (IKU) 2025 dan Sosialisasi IKU 2026 di Ruang 212, Lantai 2, Gedung K FISH UNJ. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran dekanat, Ketua dan Sekretaris Gugus Penjaminan Mutu (GPjM), para koordinator program studi, Tim IKU, serta narasumber Prof. Dr. Umiatin, M.Si., dari FMIPA dan Anastasia Arta Uli, M.Psi., dari FIP. Dalam sambutannya, Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. menekankan pentingnya kesiapan fakultas menghadapi penerapan IKU Berdampak pada tahun 2026. Ia berharap masukan dan kolaborasi lintas program studi dapat memperkuat kontribusi FISH terhadap target universitas. “Kami mohon masukan terkait program kerja yang dapat dilakukan untuk mencapai target IKU,” ujarnya. Tim narasumber menjelaskan bahwa angket IKU Berdampak 2026 merupakan turunan dari angket universitas yang telah disesuaikan dengan kebutuhan fakultas. Seluruh indikator akan dikaitkan dengan capaian Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai bagian dari penilaian kontribusi fakultas. Dalam sesi pemaparan, FISH merencanakan program mentoring publikasi internasional bagi dosen. Dosen yang baru menyelesaikan studi S1/S2 di luar negeri juga akan dilibatkan sebagai mentor untuk mempercepat peningkatan kualitas dan jumlah publikasi bereputasi. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Panduan IKU Berdampak, termasuk kriteria penilaian dan laporan dampak sosial, ekonomi, serta lingkungan. Usai pemaparan, diskusi berlangsung interaktif antara dosen dan narasumber. Penulis: GIC & AFEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (31) Kemahasiswaan (13) Penelitian (5) Pengabdian (6) Pengajaran (21) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (30) Prestasi (5) Prodi (17) Program Unggulan (27) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
Program Studi Pendidikan Geografi FISH UNJ Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK
Jakarta, 9 Desember 2025 – Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan asesmen lapangan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penilaian akreditasi untuk memastikan mutu akademik, tata kelola, serta capaian pembelajaran yang berkelanjutan. Asesmen lapangan berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, kegiatan dihadiri oleh Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D.; Koordinator Program Studi Pendidikan Geografi, Dr. Samadi, S.Pd., M.Si.; asesor LAMDIK Prof. Dr. Erni Suharini, M.Si., dan Prof. Dr. Muhammad Nursa’ban, S.Pd., M.Pd.; serta jajaran sivitas akademika Program Studi Pendidikan Geografi. Acara dibuka dengan sambutan dari kedua asesor. Prof. Dr. Erni Suharini menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan keterbukaan FISH UNJ. “Seluruh rangkaian asesmen lapangan diharapkan berjalan lancar dan memberikan hasil optimal bagi peningkatan mutu Program Studi Pendidikan Geografi,” ujarnya. Senada dengan itu, Prof. Dr. Muhammad Nursa’ban mengungkapkan rasa terima kasih atas kerja sama dan kesiapan sivitas akademika FISH UNJ. “Suasana yang terbuka dan komunikatif akan mendukung kelancaran proses asesmen serta refleksi berkelanjutan terhadap peningkatan kualitas program studi,” tuturnya. Menanggapi hal tersebut, Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi menegaskan komitmen fakultas untuk bersikap terbuka dan kooperatif. “FISH UNJ siap menerima asesmen lapangan ini dengan penuh keterbukaan dan antusias dalam melaksanakan evaluasi diri serta peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan,” katanya. Kegiatan dilanjutkan dengan asesmen yang mencakup evaluasi tata kelola fakultas, sistem penjaminan mutu, kinerja program studi, fungsi Laboratorium Sistem Informasi Geografi, serta berbagai sistem pendukung akademik. Memasuki hari kedua, asesmen difokuskan pada peninjauan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran. Asesor mengunjungi sejumlah fasilitas untuk memastikan kesiapan mendukung proses pembelajaran dan capaian lulusan. Selain itu, dilakukan observasi pembelajaran langsung oleh dosen Pendidikan Geografi untuk menilai kualitas pengajaran. Pada sesi berikutnya, asesor berkunjung ke Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) UNJ dan berdiskusi dengan Dr. Ikhlasiah Dalimoenthe, M.Si., selaku Kepala Satgas PPK. Diskusi membahas upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan UNJ, khususnya FISH. Seluruh rangkaian asesmen ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan berita acara, yang dihadiri oleh jajaran dekanat, koordinator program studi, tim asesor, dosen, dan tenaga kependidikan. Melalui asesmen ini, Program Studi Pendidikan Geografi FISH UNJ berharap memperoleh hasil terbaik serta memperkuat komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan, tata kelola akademik, dan kualitas lulusan yang profesional serta berdaya saing. Penulis: ZR, CKGEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (31) Kemahasiswaan (13) Penelitian (4) Pengabdian (6) Pengajaran (21) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (29) Prestasi (4) Prodi (17) Program Unggulan (24) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru