Dekanat FISH UNJ dengan Mitra Industri pada Employer Meeting 2026 Jakarta, 27 Januari 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ), menyelenggarakan Employer Meeting 2026 bertema “Bridging the Gap: Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mencetak Lulusan FISH yang Adaptif di Era Digital”. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Syafei Lantai 8, Kampus UNJ ini menjadi forum strategis untuk mempertemukan dunia akademik dengan mitra industri dalam rangka menyelaraskan kurikulum pendidikan tinggi dengan kebutuhan nyata dunia kerja. Employer Meeting dirancang sebagai bagian dari penguatan kebijakan link and match antara perguruan tinggi dan pengguna lulusan. Hadir dalam kegiatan ini Dekan FISH UNJ, para Wakil Dekan, Direktur Inovasi UNJ, Koordinator Program Studi, dosen, serta perwakilan mitra industri, institusi pemerintahan, dan lembaga pendidikan yang menjadi pengguna lulusan FISH UNJ. Ketua pelaksana kegiatan, Firdaus Hadi Santosa, M.Pd., menegaskan bahwa forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus pengumpulan umpan balik strategis bagi fakultas. “Kami menyadari bahwa hasil dari diskusi kita pada hari ini sangat krusial agar lulusan kami bisa memiliki kompetensi akademis, tetapi juga memiliki kemampuan yang adaptif, profesional dan siap berkontribusi di daerah digital,” ujarnya. Senada dengan hal tersebut, Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. dalam sambutannya menekankan pentingnya mendengar suara pengguna lulusan secara langsung. Ia merefleksikan bahwa penyusunan kurikulum perguruan tinggi selama ini kerap terlalu bertumpu pada pendekatan akademik dan studi banding antarkampus, tanpa cukup mempertimbangkan pengalaman serta penilaian dunia kerja terhadap kompetensi lulusan di lapangan. “Selama ini, kami harus merefleksikan bahwa penyusunan kurikulum di perguruan tinggi seringkali terlalu textbook, hanya berkiblat pada studi banding ke kampus unggulan, atau sekadar kajian akademik. Kadang kami lupa mendengarkan langsung suara pengguna lulusan, padahal merekalah yang paling tahu dan akan menilai kompetensi nyata lulusan kita di lapangan,” ujarnya Menurutnya, Employer Meeting menjadi ruang dialog yang jujur dan terbuka antara akademisi dan praktisi, sehingga kurikulum tidak hanya textbook-based, tetapi juga kontekstual dan aplikatif. Lebih dari sekadar forum diskusi, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperluas dan memperkuat jejaring kerja sama lintas lembaga, termasuk dengan mitra yang sebelumnya belum berkolaborasi dengan FISH UNJ. “Kami berharap diskusi ini berlangsung secara terbuka dan jujur. Lebih dari sekadar dialog, kegiatan ini harus menjadi momentum untuk memperluas dan memperkuat jejaring kerjasama antarlembaga, termasuk bagi institusi yang belum pernah berkolaborasi sebelumnya. Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum sangat terbuka untuk membangun kerja sama strategis demi meningkatkan kualitas pendidikan serta relevansi lulusan kami,”ujarnya Sebagai wujud konkret penguatan kolaborasi, kegiatan ini juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara FISH UNJ dan mitra industri, yakni HRD Blue Sky Group Agung Santoso, S.H., M.M., serta Director of Public and Government Affairs Eduversal Foundation Alfin Raditya. Kerja sama ini diharapkan membuka peluang pengembangan program magang, riset terapan, serta penyerapan lulusan. Penandatanganan MoU Dekanat FISH UNJ dengan Blue Sky Group Paparan mengenai arah kurikulum FISH UNJ dan peluang kerja sama disampaikan oleh Agung Santoso, S.H., M.M., Dr. Kurniawati, M.Si., dan Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si. Diskusi dipandu oleh Indah Fajar Rosalina, M.I.Kom. dan berlangsung interaktif hingga sesi tanya jawab, yang mencerminkan keterlibatan aktif para peserta dalam memberikan masukan substantif. Sebagai bentuk apresiasi, Dekan FISH UNJ menyerahkan sertifikat dan plakat kepada narasumber. Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama mitra dan sivitas akademika. Melalui Employer Meeting 2026 ini, FISH UNJ menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman serta membangun sinergi berkelanjutan antara dunia akademik dan dunia kerja. Dengan kolaborasi strategis yang konsisten, FISH UNJ optimistis dapat mencetak lulusan yang relevan, kompetitif, dan siap berkontribusi secara nyata di era digital.[] Penulis: AF, JRPS, & RDS Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (16) Penelitian (8) Pengabdian (9) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (35) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (33) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ Strengthens Faculty Research Direction through Workshop on Social Sciences Research Roadmap
Jakarta, 26 Januari 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan Workshop Penyusunan Roadmap Penelitian Bidang Ilmu Sosial sebagai upaya strategis memperkuat arah dan kualitas penelitian dosen. Kegiatan ini berlangsung di Ruang 212 FISH UNJ Kampus A dengan melibatkan sivitas akademika lintas program studi serta menghadirkan narasumber kompeten di bidang riset ilmu sosial. Workshop bertujuan merumuskan peta jalan penelitian yang terintegrasi, berkelanjutan, dan selaras dengan visi keunggulan akademik FISH UNJ. Workshop ini menghadirkan Prof. Usep Suhud, M.Si., Ph.D., Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis sekaligus salah satu akademisi dengan publikasi Scopus terproduktif dalam tiga tahun terakhir, sebagai narasumber utama. Kehadiran beliau memperkaya diskusi dengan perspektif lintas disiplin mengenai perencanaan riset berkelanjutan. Kegiatan dibuka oleh Duta FISH UNJ dan dilanjutkan dengan sambutan Dekan FISH UNJ, yang menegaskan komitmen fakultas dalam memperkuat ekosistem riset dosen. “Kegiatan ini diharapkan dapat membantu dosen saat melakukan penelitian agar lebih terarah dan berkelanjutan,” ujar Firdaus Wajdi, Ph.D selaku Dekan FISH UNJ. Pesan tersebut menegaskan pentingnya roadmap sebagai instrumen strategis pengembangan keilmuan. Agenda dipandu oleh Lona Syafana Pasya, S.Sos.,M.Si. selaku moderator untuk sesi utama bersama narasumber. Prof. Usep Suhud memulai paparan dengan menyoroti keterkaitan pendidikan terakhir dosen dengan mata kuliah yang diajarkan. Linearitas keilmuan dinilai berpengaruh signifikan terhadap kedalaman riset. Keselarasan bidang studi, pengajaran, serta topik penelitian dipandang sebagai modal akademik utama. Prof. Usep Suhud menekankan pentingnya spesifikasi bidang riset sejak tahap awal perencanaan. Penelitian berskala terlalu luas dinilai berisiko kehilangan fokus dan kontribusi ilmiah. “Untuk membuat penelitian, spesifikan terlebih dahulu bidangnya, jangan terlalu luas,” tegasnya. Pernyataan tersebut menjadi penekanan utama paparan narasumber. Paparan materi kemudian mengulas tahapan teknis penyusunan roadmap penelitian. Prof. Usep Suhud menyampaikan empat langkah utama sebagai kerangka praktis, yaitu penentuan topik penelitian, penyusunan kerangka teori yang relevan, transformasi konsep teoritis menjadi indikator terukur dan penyususnan instrumen penelitian. Selain membahas tahapan penyusunan roadmap, Prof. Usep Suhud turut menyinggung pemanfaatan teknologi digital sebagai pendukung penelitian. Pemanfaatan tools berbasis kecerdasan buatan dinilai mampu membantu peneliti pada tahap awal perumusan topik hingga pengolahan data. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk pemetaan literatur, penyusunan kerangka konseptual, serta eksplorasi variabel penelitian secara lebih efisien. Kehadiran AI dipandang sebagai alat bantu akademik, bukan pengganti proses berpikir kritis peneliti. Prof. Usep Suhud juga menekankan pentingnya etika akademik pada penggunaan teknologi digital. Validasi data serta interpretasi hasil penelitian tetap menjadi tanggung jawab peneliti. Pemanfaatan AI secara bijak diharapkan meningkatkan produktivitas riset tanpa mengurangi kualitas ilmiah. Paparan juga menyinggung urgensi konsistensi tema penelitian. Roadmap dipahami bukan sekadar dokumen administratif. Roadmap berfungsi sebagai peta pengembangan keilmuan berkelanjutan. Konsistensi tema memungkinkan dosen membangun kepakaran akademik secara gradual. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif peserta. Pertanyaan berfokus pada penyelarasan roadmap penelitian dengan kebijakan institusi serta peluang kolaborasi lintas prodi. Diskusi menunjukkan antusiasme dosen terhadap penguatan perencanaan riset. Moderator mengarahkan diskusi agar tetap relevan dengan tujuan kegiatan. Workshop ini mempertegas posisi FISH UNJ sebagai fakultas berorientasi riset terstruktur. Pendekatan roadmap penelitian dipandang strategis untuk meningkatkan produktivitas ilmiah dosen. Penguatan kualitas riset juga diharapkan berdampak pada reputasi institusi tingkat nasional. FISH UNJ menegaskan komitmen membangun budaya penelitian berbasis perencanaan akademik matang dan berkelanjutan. Penulis: NA, SA, CKG, & JRPS Editor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (16) Penelitian (8) Pengabdian (9) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (34) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (32) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ Perkuat Reputasi Akademik melalui Workshop Integrasi SDGs dalam Penelitian dan Pengabdian Ilmu Sosial
Jakarta, 21 Januari 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan kegiatan “Penerapan SDGs untuk Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Bidang Ilmu-ilmu Sosial” sebagai bagian penguatan reputasi akademik fakultas. Kegiatan berlangsung di Ruang Serbaguna FISH UNJ Kampus A dengan melibatkan dosen, peneliti, serta sivitas akademika lintas program studi. Agenda ini menegaskan komitmen FISH UNJ terhadap pengembangan riset berbasis isu global berorientasi keberlanjutan. Pendekatan SDGs diposisikan sebagai kerangka strategis pengembangan keunggulan akademik fakultas. Suraya Abdulwahab Afiff, Ph.D., Dosen Antropologi Universitas Indonesia, hadir sebagai narasumber utama. Acara dibuka oleh Firdaus Wajdi, Ph.D., selaku Dekan FISH UNJ melalui sambutan yang menekankan urgensi SDGs sebagai instrumen penguatan kinerja institusi akademik. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ, Firdaus Wajdi, PhD menekankan FISH UNJ dinilai perlu merumuskan keunggulan akademik berbasis ilmu-ilmu sosial secara lebih terarah. SDGs diposisikan sebagai pintu masuk penguatan identitas keilmuan fakultas. “Keunggulan akademik perlu dirumuskan bersama supaya menjadi keunggulan lembaga,” tegasnya. Paparan materi dipandu Dr. Fajar Wahyudi Utomo, M.Pd. sebagai moderator workshop dengan tajuk “SDGs dalam Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat”. Dr. Suraya Abdulwahab Afiff memulai pemaparan melalui penelusuran sejarah konsep pembangunan berkelanjutan sejak Konferensi PBB Stockholm 1972. Penjelasan berlanjut pada Laporan Brundtland 1987 hingga penetapan 17 tujuan SDGs pada KTT PBB 2015. Prinsip “no one left behind” ditegaskan sebagai landasan etik pembangunan global. Dr. Suraya menjelaskan posisi Indonesia dalam capaian SDGs kawasan Asia Pasifik. Data menunjukkan Indonesia masih menghadapi tantangan signifikan pada berbagai target SDGs, terutama perubahan iklim, kota berkelanjutan, keadilan sosial, serta pengelolaan sumber daya alam. Asia Pasifik diproyeksikan gagal mencapai mayoritas target SDGs tahun 2030. Fakta ini memperkuat urgensi kontribusi perguruan tinggi berbasis riset. Keterkaitan SDGs dengan ilmu-ilmu sosial menjadi penekanan utama pemaparan. Isu pembangunan berkelanjutan dinilai tidak hanya teknis, tetapi sangat dipengaruhi nilai, norma, sistem kepercayaan, serta relasi kekuasaan. Dr. Suraya menjelaskan konsep visible, hidden, invisible power sebagai kerangka analisis kebijakan pembangunan. Pendekatan ini membuka ruang kritis analisis sosial terhadap kebijakan negara. Dr. Suraya menyoroti adanya kesenjangan antara riset akademik dan kebijakan publik. Budaya kebijakan nasional masih cenderung berbasis komunikasi lisan ketimbang pembacaan riset. “Masih ada gap antara riset dan policy karena kita terbiasa menjelaskan secara oral, bukan membaca,” ujarnya. Kondisi tersebut memperlemah dampak penelitian sosial terhadap kebijakan publik. Kolaborasi lintas disiplin dinilai menjadi solusi strategis. Akademisi bidang STEM perlu bekerja bersama akademisi ilmu sosial guna menghasilkan dampak sosial lebih luas. Riset teknis tanpa analisis sosial berisiko mengabaikan kelompok rentan. Integrasi keilmuan diposisikan sebagai kunci implementasi SDGs. Dr. Suraya juga menegaskan peran moral perguruan tinggi. Kritik akademik tidak boleh berbasis klaim semata. Data harus menjadi pondasi utama analisis ilmiah. “Tugas kampus bukan mengkritik berdasarkan klaim, tetapi berdasarkan data,” tegasnya. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan respons aktif peserta. Pertanyaan berfokus integrasi SDGs ke riset dosen, pengabdian masyarakat, serta kurikulum ilmu sosial. Diskusi mencerminkan meningkatnya kesadaran sivitas akademika terhadap riset berdampak. Moderator menutup sesi dengan rangkuman substansi diskusi. Penyerahan cinderamata menjadi penutup kegiatan. FISH UNJ menegaskan komitmen menjadikan SDGs sebagai arus utama penelitian dan pengabdian masyarakat. Pendekatan ini diharapkan memperkuat posisi FISH UNJ sebagai pusat keunggulan ilmu sosial responsif tantangan global. Reputasi akademik fakultas diproyeksikan tumbuh melalui riset kolaboratif berbasis data dan keberlanjutan. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (16) Penelitian (7) Pengabdian (8) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (34) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (32) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
Seminar Nasional PPKN Tegaskan Kolaborasi Strategis UNJ–Undiksha Hadapi Era Digital dan Society 5.0
Seminar Nasional bertajuk “Transformasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Era Digital dan Society 5.0 untuk Mewujudkan Warga Negara yang Berkelanjutan” terselenggara Selasa, 20 Januari 2026, Aula Bung Hatta, Universitas Negeri Jakarta. Kegiatan akademik nasional ini menjadi momentum penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara Program Studi PPKN UNJ serta Program Studi PPKN Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Acara dibuka dengan sambutan Rektor UNJ Prof. Dr. Komarudin. Kehadiran pimpinan universitas menegaskan komitmen institusional UNJ terhadap penguatan pendidikan kewarganegaraan relevan tantangan era digital, sekaligus selaras agenda pembangunan berkelanjutan global. Rektor UNJ Prof. Dr. Komarudin menegaskan urgensi PPKn sebagai fondasi etika digital serta keberlanjutan sosial. “Transformasi digital mengubah pola interaksi sosial, politik, dan budaya. Praktik kewarganegaraan kini berlangsung intensif pada ruang digital sehingga membutuhkan fondasi nilai dan etika yang kuat agar kemajuan teknologi tidak menggerus kohesi sosial bangsa,” tegasnya. Pandangan tersebut menempatkan PPKn bukan sekadar mata pelajaran normatif, melainkan wahana strategis internalisasi nilai Pancasila, literasi digital, serta penguatan kewarganegaraan kritis dan reflektif Paparan keynote turut menyoroti tantangan kontemporer berupa disinformasi, ujaran kebencian, polarisasi identitas, serta kesenjangan antara percepatan teknologi dan kedewasaan etika publik. Konteks Indonesia yang plural menuntut kerangka nilai kebangsaan kokoh agar ruang digital berfungsi sebagai penguat persatuan, bukan sumber fragmentasi sosial. Perspektif tersebut mengaitkan langsung PPKn pada pencapaian Sustainable Development Goals terutama SDG 4 (Quality Education) melalui pendidikan berkarakter, SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui penguatan etika kewarganegaraan digital, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antarinstitusi. Koorprodi PPKN Undiksha Dr. I Putu Windu Mertha Sujana, S.Pd., M.Pd. menyampaikan tujuh ruang kerja sama strategis antarkedua program studi. Fokus kolaborasi mencakup pengabdian masyarakat, penelitian bersama, penulisan artikel ilmiah kolaboratif, pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), penyelenggaraan seminar nasional, program visiting professor, serta pertukaran mahasiswa dan implementasi kebijakan MBKM lintas kampus. Kerja sama ini diproyeksikan memperluas dampak tridarma perguruan tinggi sekaligus meningkatkan daya saing akademik nasional. Koorprodi PPKN UNJ Dr. Yuyus Kardiman, M.Pd. menyambut positif kemitraan tersebut seraya memaparkan penguatan jalur pendidikan lanjutan. Program Magister PPKN UNJ membuka skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memungkinkan selesai selama dua semester atau satu tahun, selain kelas reguler berdurasi tiga semester serta program kerjasama antar lembaga. Skema ini memberi akses pendidikan fleksibel bagi guru serta praktisi pendidikan kewarganegaraan, sejalan SDG 4 tentang pembelajaran sepanjang hayat. Penandatanganan IA menjadi tonggak awal implementasi konkret kerja sama UNJ–Undiksha. Kesepakatan ini menegaskan komitmen kedua institusi membangun ekosistem akademik kolaboratif, adaptif perkembangan teknologi, serta berorientasi keberlanjutan sosial. Sinergi tersebut diharapkan melahirkan inovasi kurikulum, riset terapan, serta praktik pendidikan PPKn relevan kebutuhan warga negara era Society 5.0. Seminar nasional ini tidak hanya menjadi ruang diskusi ilmiah, tetapi juga simbol konsolidasi nilai kebangsaan pada lanskap digital. Kolaborasi lintas perguruan tinggi seperti UNJ dan Undiksha memperkuat posisi pendidikan tinggi sebagai aktor kunci pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, sekaligus memastikan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan tetap kontekstual, transformatif, serta berdampak luas bagi masyarakat Indonesia.[] Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (16) Penelitian (6) Pengabdian (7) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (33) Prestasi (5) Prodi (19) Program Unggulan (32) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ Dorong Internasionalisasi Riset dan PKM melalui Workshop Penerapan SDG’s
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan Workshop Penerapan SDG’s dalam Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Ilmu-Ilmu Sosial sebagai langkah strategis penguatan mutu akademik sekaligus peningkatan reputasi institusional. Kegiatan ini ditujukan bagi pimpinan fakultas, koordinator program studi, tim penjaminan mutu, reviewer, dosen, serta seluruh sivitas akademika terkait riset dan pengabdian. Transformasi lanskap pendidikan tinggi menuntut riset serta pengabdian masyarakat memiliki relevansi global tanpa kehilangan konteks lokal. SDG’s telah berkembang menjadi kerangka rujukan utama penilaian kualitas akademik, kolaborasi lintas negara, serta visibilitas institusi pada level nasional dan internasional. Perspektif tersebut melatarbelakangi pelaksanaan workshop ini sebagai ruang pembelajaran kolektif sekaligus forum strategis penyelarasan arah pengembangan keilmuan FISH UNJ. Workshop akan berlangsung pada Rabu, 21 Januari 2026 pukul 10.00 WIB bertempat Ruang RSG Gedung K FISH UNJ. Fokus utama workshop diarahkan pada penguatan pemahaman konseptual sekaligus keterampilan aplikatif. Peserta akan memperoleh panduan strategis integrasi SDG’s pada proposal penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Materi mencakup pemetaan isu-isu sosial ke indikator SDG’s global, penyusunan narasi akademik berbasis keberlanjutan, serta penguatan posisi riset dan PKM FISH UNJ pada jejaring akademik internasional. Pendekatan praktis diharapkan mampu menjawab kebutuhan dosen pada tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga diseminasi luaran. Kegiatan ini juga menjadi medium konsolidasi visi fakultas menuju kampus berdampak. Reputasi internasional tidak hanya ditentukan oleh kuantitas publikasi, melainkan juga oleh konsistensi kontribusi keilmuan terhadap tantangan global. SDG’s menawarkan bahasa bersama lintas disiplin yang mampu mempertemukan riset sosial, kebijakan publik, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat pada satu kerangka keberlanjutan. Partisipasi aktif pimpinan fakultas, koordinator program studi, tim penjaminan mutu, serta para dosen mencerminkan komitmen bersama membangun ekosistem akademik adaptif dan kolaboratif. Workshop ini diharapkan menghasilkan keselarasan pemahaman serta praktik akademik yang lebih terstruktur, terukur, dan berdaya saing. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting penguatan posisi FISH UNJ sebagai pusat keunggulan ilmu-ilmu sosial yang responsif terhadap agenda pembangunan berkelanjutan. Melalui penyelenggaraan workshop ini, FISH UNJ menegaskan langkah nyata menuju internasionalisasi riset dan pengabdian masyarakat. Upaya tersebut sekaligus memperkuat identitas fakultas sebagai ruang produksi pengetahuan yang relevan, berdampak, serta diakui secara global. Antusiasme dan keterlibatan sivitas akademika diharapkan menjadi energi kolektif mewujudkan visi FISH UNJ sebagai fakultas berkelas dunia yang berakar kuat pada nilai-nilai sosial dan keberlanjutan.[] Tonton di Youtube Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (33) Kemahasiswaan (16) Penelitian (6) Pengabdian (7) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (32) Prestasi (5) Prodi (18) Program Unggulan (31) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ Gelar Anugerah Indikator Kinerja Utama 2025 sebagai Apresiasi Capaian Kinerja Fakultas
Jakarta, 12 Januari 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menggelar Anugerah Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2025 di Ruang Serbaguna Gedung K, FISH UNJ. Kegiatan ini merupakan agenda resmi fakultas sebagai bentuk apresiasi dan refleksi atas capaian kinerja program studi serta kontribusi seluruh sivitas akademika dalam pemenuhan Indikator Kinerja Utama di lingkungan FISH UNJ. Acara tersebut dihadiri oleh Dekan FISH UNJ beserta jajaran wakil dekan, pimpinan Senat Akademik FISH UNJ, koordinator program studi jenjang sarjana dan magister, dosen, tenaga kependidikan, serta tim pendukung fakultas. Selain sebagai ajang pemberian penghargaan, kegiatan ini juga menjadi momentum syukuran atas kerja kolektif yang telah dilakukan sepanjang tahun 2025. Dalam sambutannya, Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., menyampaikan bahwa FISH UNJ berhasil memenuhi target enam dari delapan Indikator Kinerja Utama yang telah ditetapkan. Ia menilai capaian tersebut sebagai prestasi yang patut disyukuri karena pencapaian IKU membutuhkan sinergi dan kerja sama seluruh unsur fakultas. “Alhamdulillah kita mencapai target yang kita buat, dan ini menjadi kebahagiaan kita bersama. Kegiatan ini kita jadikan sebagai bentuk syukuran dan apresiasi atas kerja keras seluruh sivitas akademika,” ujarnya. Dekan juga menyebutkan masih adanya tantangan, seperti jumlah lulusan yang belum melanjutkan studi ke jenjang magister dan capaian IKU kewirausahaan yang masih mengalami kendala pada proses verifikasi. Ia menegaskan perlunya penguatan sistem dan kebijakan untuk meningkatkan capaian IKU pada tahun berikutnya. Sementara itu, Ketua Senat Akademik FISH UNJ, Prof. Dr. Tjipto Sumadi, M.Si., M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi dalam pendidikan tinggi, termasuk penerapan konsep deep learning dan mindful learning. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pihak di lingkungan FISH UNJ yang telah menyiapkan dan menjalankan berbagai kegiatan akademik serta nonakademik yang tidak hanya berorientasi pada proses, tetapi juga pada luaran yang bermanfaat bagi masyarakat. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemutaran video capaian setiap program studi serta prosesi penganugerahan kepada program studi peraih IKU. Adapun penerima penghargaan IKU Tahun 2025 adalah: Program Studi Ilmu Komunikasi – IKU 1 dan IKU 2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan – IKU 3 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial – IKU 4 Geografi Murni – IKU 5 Pendidikan Agama Islam – IKU 6 dan IKU 7 Acara ditutup dengan doa bersama, sesi dokumentasi, dan ramah tamah sebagai wujud kebersamaan serta komitmen FISH UNJ dalam meningkatkan kualitas dan capaian Indikator Kinerja Utama secara berkelanjutan. Penulis: SS & ZR Editor: WPS Tim: FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (32) Kemahasiswaan (16) Penelitian (5) Pengabdian (6) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (32) Prestasi (5) Prodi (18) Program Unggulan (31) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
Duta FISH UNJ Bahas Program Kerja 2026 dalam Audiensi dengan Dekanat
Jakarta, 8 Januari 2026 – Duta Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan kegiatan audiensi bersama dekanat yang bertempat di Ruang 212, Lantai 2, Gedung K, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum. Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran dekanat FISH UNJ, pembina duta FISH, alumni duta FISH, serta pengurus duta FISH periode 2026. Acara dibuka secara resmi oleh MC dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua dan Wakil Ketua FISH UNJ 2026, Muhamad Raflino dan Nayla Asari yang menyampaikan harapan agar program kerja Duta sesuai dengan visi dan misi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ. Dalam sambutannya, Pembina Duta FISH UNJ 2026, Mega Ayu Permatasari, M.Si, menekankan pentingnya kebersamaan dan sinergi antara Duta FISH dan pihak fakultas. “Kita bareng-bareng, untuk memajukan duta dan juga memajukan FISH ini bersama-sama,” ujarnya. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Wakil Dekan III FISH UNJ, Dr. Elisabeth Nugrahaeni P.S., M.Si, yang menyampaikan harapan besar terhadap peran Duta FISH sebagai mitra strategis fakultas. “Harapannya, kita sama-sama bekerja sama, kita sama-sama belajar untuk Duta Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, dan adik-adik dapat memperoleh banyak kesempatan dalam menjadi duta.” ungkapnya. Memasuki sesi inti, pengurus Duta FISH UNJ memaparkan rencana program kerja Duta FISH UNJ 2026 yang mencakup kegiatan akademik, pengembangan minat dan bakat mahasiswa, serta peran Duta FISH UNJ sebagai duta fakultas dalam berbagai kegiatan internal maupun eksternal. Pemaparan tersebut dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama Dekanat FISH UNJ guna menerima masukan dan arahan strategis agar program kerja yang direncanakan dapat berjalan optimal serta selaras dengan visi fakultas.Kegiatan audiensi ditutup oleh MC dan diakhiri dengan dokumentasi bersama jajaran dekanat, pembina, alumni, serta seluruh pengurus Duta FISH UNJ 2026. Penulis: EL & RMEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (32) Kemahasiswaan (16) Penelitian (5) Pengabdian (6) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (31) Prestasi (5) Prodi (18) Program Unggulan (30) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNJ Perkuat Inovasi Bisnis Digital melalui Entrix 2025
Jakarta, 16 Desember 2025 – Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan Entrix 2025 di Aula Latief Lantai 2 dan Teater Terbuka, Kampus A UNJ. Mengusung tema “Innovate the Future, Experience the Change”, kegiatan ini menjadi ajang implementasi pembelajaran dari mata kuliah Event Organizer dan Entrepreneurship, yang dirancang untuk mengintegrasikan kemampuan perencanaan acara serta penguatan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Koordinator Program Studi Ilmu Komunikasi, Dr. Dini Safitri, M.Si., CPR, dalam sambutannya menegaskan bahwa Entrix 2025 merupakan ruang aktualisasi mahasiswa untuk menerapkan teori ke dalam praktik nyata. “Kita akan melihat bagaimana mahasiswa tidak hanya memahami teori tentang event organizer dan entrepreneur, tetapi juga mampu berwirausaha secara langsung,” ujarnya. Dosen pengampu mata kuliah Event Organizing, Nada Arina Romli, M.I.Kom., CPR, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat dikembangkan lebih jauh. Ia mendorong agar konsep acara seperti Entrix ke depan dapat ditingkatkan skalanya, tidak hanya terbatas pada lingkup lokal, tetapi menuju penyelenggaraan berskala nasional maupun internasional. Rangkaian acara dilanjutkan dengan seminar utama yang menghadirkan Chris John, Owner Paradise on The Boat, sebagai pembicara. Dalam paparannya, ia membahas strategi pengembangan brand melalui platform digital, pemanfaatan kecerdasan buatan dan teknologi digital, serta pentingnya jejaring kolaborasi antara mahasiswa, wirausaha muda, dan praktisi industri. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta, memperkaya pemahaman tentang tantangan dan peluang bisnis di era digital. Selain seminar, Entrix 2025 juga menampilkan bazar kewirausahaan yang menghadirkan booth UMKM serta berbagai penampilan hiburan. Agenda ini menjadi sarana praktik langsung bagi mahasiswa dalam mengelola sebuah acara sekaligus menguji konsep usaha yang telah mereka rancang selama proses pembelajaran. Penulis: GIC & GSFI Editor: WPS Tim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (32) Kemahasiswaan (15) Penelitian (5) Pengabdian (6) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (31) Prestasi (5) Prodi (18) Program Unggulan (30) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
FISH UNJ Perkenalkan Program Studi dan Fasilitas kepada SMA 3 Al-Muhajirin Purwakarta
Jakarta, 16 Desember 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyambut puluhan siswa dari SMA 3 Al-Muhajirin Purwakarta dalam kegiatan pengenalan program studi dan fasilitas fakultas di Ruang 212, Gedung K FISH UNJ. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para siswa—yang berasal dari sekolah berbasis santri dengan perpaduan kurikulum SMA dan pondok pesantren—untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan di UNJ sebagai bagian dari rangkaian study tour mereka ke Jakarta. Acara dibuka oleh Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., yang menyampaikan sambutan hangat dan memperkenalkan FISH sebagai salah satu fakultas dengan peminat tertinggi di UNJ. Ia menegaskan bahwa sejumlah program studi, seperti Ilmu Komunikasi, memiliki tingkat persaingan masuk yang sangat ketat. Selain itu, Dekan juga memaparkan bahwa FISH menaungi 15 program studi yang berfokus pada rumpun sosial-humaniora. Perwakilan guru SMA 3 Al-Muhajirin turut memberikan apresiasi atas kesempatan tersebut dan menjelaskan karakteristik sekolah yang mengintegrasikan kurikulum pesantren dan pendidikan formal. Pada sesi inti, dua pemateri utama memberikan paparan mengenai profil fakultas. Wakil Dekan I Bidang Kurikulum dan Alumni, Dr. Kurniawati, M.Si., serta Wakil Dekan III Bidang Riset, Inovasi, Sistem Informasi, dan Kerja Sama, Dr. Elizabeth Nugrahaeni P., M.Si., mempresentasikan visi, misi, dan tujuan fakultas, struktur organisasi, serta daftar program studi. Saat ini FISH memiliki 13 program S1 dan dua program sarjana lainnya, serta program magister (S2) di bidang Pendidikan Sejarah, Pendidikan PPKn, dan Pendidikan Geografi. Para pemateri juga menampilkan berbagai prestasi mahasiswa FISH dan UNJ di tingkat nasional maupun internasional sebagai motivasi bagi para siswa. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif. Para siswa mengajukan pertanyaan seputar prospek kerja di era digital, kisaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) di FISH, kerja sama fakultas dengan mitra industri, serta bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan UNJ melalui program desa binaan maupun kolaborasi tingkat internasional. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat siswa untuk memahami peluang pendidikan tinggi di UNJ. Penulis: NA, BFAEditor: WPSFISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (32) Kemahasiswaan (15) Penelitian (5) Pengabdian (6) Pengajaran (22) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (31) Prestasi (5) Prodi (17) Program Unggulan (29) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru
Prodi Pendidikan Geografi FISH UNJ Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK
Jakarta, 9 Desember 2025 – Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ), menjalani Asesmen Lapangan yang dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penilaian akreditasi untuk memastikan mutu akademik, tata kelola, serta capaian pembelajaran Program Studi Pendidikan Geografi. Asesmen lapangan berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, kegiatan dihadiri oleh Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., Koordinator Program Studi Pendidikan Geografi Dr. Samadi, S.Pd., M.Si., serta dua asesor LAMDIK, yaitu Prof. Dr. Erni Suharini, M.Si. dan Prof. Dr. Muhammad Nursa’ban, S.Pd., M.Pd. Turut hadir jajaran dosen serta tenaga kependidikan Program Studi Pendidikan Geografi. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Erni Suharini, M.Si. menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari FISH UNJ dan berharap proses asesmen lapangan dapat berjalan lancar dan memberikan hasil optimal bagi pengembangan program studi. Senada dengan itu, Prof. Dr. Muhammad Nursa’ban, S.Pd., M.Pd. menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dalam mendukung kelancaran asesmen serta refleksi berkelanjutan terhadap peningkatan kualitas akademik. Menanggapi hal tersebut, Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D. menegaskan komitmen fakultas untuk bersikap terbuka dan kooperatif sepanjang proses asesmen. Ia menambahkan bahwa asesmen lapangan menjadi momentum penting bagi FISH UNJ untuk memperkuat evaluasi diri dan meningkatkan mutu akademik secara berkelanjutan. Rangkaian asesmen hari pertama mencakup evaluasi terkait tata kelola fakultas, sistem penjaminan mutu, kinerja program studi, serta peran Laboratorium Sistem Informasi Geografi. Asesor juga meninjau berbagai sistem pendukung akademik lainnya. Pada hari kedua, asesmen difokuskan pada peninjauan sarana dan prasarana pembelajaran. Asesor mengunjungi sejumlah fasilitas untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan akademik dan capaian lulusan. Selain itu, dilakukan observasi pembelajaran langsung oleh dosen Program Studi Pendidikan Geografi sebagai bagian dari penilaian kualitas pengajaran. Asesor juga mengadakan sesi diskusi dengan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UNJ. Dalam kesempatan tersebut, asesor bertemu dengan Dr. Ikhlasiah Dalimoenthe, M.Si., selaku Ketua Satgas PPKS UNJ, untuk membahas mekanisme pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus, termasuk di FISH UNJ. Seluruh rangkaian asesmen ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan berita acara yang disaksikan oleh jajaran dekanat, koordinator program studi, tim asesor, dosen, serta tenaga kependidikan. Melalui asesmen lapangan ini, Program Studi Pendidikan Geografi FISH UNJ berharap dapat memperoleh hasil akreditasi terbaik serta memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, tata kelola akademik, dan kompetensi lulusan yang profesional dan berdaya saing. Penulis: ZR, CKG, DAEditor: WPSTim FISH Media Center Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (457) Internasionalisasi (32) Kemahasiswaan (14) Penelitian (5) Pengabdian (6) Pengajaran (21) Pengumuman (3) Penjaminan Mutu (31) Prestasi (5) Prodi (17) Program Unggulan (28) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (21) Berita Terbaru