Chiayi, Taiwan — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terus memperluas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan tinggi berwawasan global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kelembagaan ke National Chung Cheng University (CCU), Taiwan, pada 16 Oktober 2026, untuk memperkuat kolaborasi akademik, mengembangkan riset lintas negara, serta membuka peluang mobilitas internasional bagi dosen dan mahasiswa. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi internasionalisasi FISH UNJ yang tidak hanya berorientasi pada perluasan jejaring kelembagaan, tetapi juga pada penciptaan program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengalaman akademik sivitas akademika. Delegasi FISH UNJ dipimpin oleh Dekan, Firdaus Wajdi, Ph.D., bersama Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Dr. Kurniawati, M.Si.; Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumber Daya, Dr. Aris Munandar, M.Si.; serta Wakil Dekan Bidang Riset, Inovasi, Sistem Informasi, dan Kerja Sama, Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si. Mengembangkan Kolaborasi Akademik Berbasis Keunggulan Keilmuan Pertemuan pertama berlangsung di College of Humanities CCU dengan sambutan dari Dean of the College of Humanities, Prof. Mao Wen-fang, Ph.D., bersama Dr. Y.H. Teddy Sim. Dialog kedua institusi difokuskan pada pengembangan kemitraan yang sebelumnya telah menghasilkan publikasi ilmiah bersama (joint publication) dan perkuliahan oleh akademisi tamu (guest lecture). CCU memiliki reputasi akademik internasional, khususnya dalam bidang humaniora. Pada QS World University Rankings by Subject, bidang Classics and Ancient History CCU tercatat berada dalam kelompok 100 besar dunia selama periode 2022–2026, termasuk mencapai posisi ke-31 pada 2025. Keunggulan tersebut membuka peluang bagi FISH UNJ untuk mengembangkan kerja sama keilmuan, terutama dalam kajian budaya, sejarah, masyarakat adat (indigenous studies), serta studi perbandingan agama. Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, menekankan pentingnya mengarahkan kemitraan internasional pada program yang terukur dan berkesinambungan. Kolaborasi yang telah berlangsung melalui publikasi bersama dan kegiatan akademik dinilai menjadi fondasi penting untuk merancang agenda kerja sama yang lebih sistematis pada tahun berikutnya. Kesamaan karakteristik sosial dan kekayaan budaya Indonesia serta Taiwan juga menjadi potensi strategis bagi pengembangan penelitian komparatif. Melalui pendekatan lintas disiplin, kedua institusi berpeluang menghasilkan pengetahuan yang relevan bagi pemahaman keberagaman, pelestarian identitas budaya, dan penguatan kehidupan masyarakat yang inklusif. Prof. Mao Wen-fang turut menyampaikan apresiasi terhadap hubungan akademik yang telah terbangun dan membuka peluang keterlibatan akademisi UNJ dalam berbagai forum ilmiah internasional, termasuk seminar dan konferensi yang diselenggarakan College of Humanities CCU. Penandatanganan Implementation Arrangement Dorong Program Internasional Agenda berikutnya dilaksanakan di Office of International Affairs CCU. Delegasi FISH UNJ diterima oleh Vice President for International Affairs, Victoria Rau, Ph.D., bersama Dr. Y.H. Teddy Sim dan Associate Professor Li-Juan Liu-Huang dari Department of Labor Relations. Pertemuan tersebut menghasilkan langkah penting berupa penandatanganan Implementation Arrangement (IA) sebagai landasan pelaksanaan kerja sama akademik pada tahun berikutnya. Sejumlah agenda potensial dibahas, meliputi penyelenggaraan kuliah internasional, pertukaran mahasiswa (student exchange), mobilitas dosen, serta pengembangan program akademik lintas negara. Melalui program tersebut, mahasiswa FISH UNJ diharapkan memperoleh kesempatan memperluas wawasan global, meningkatkan kompetensi komunikasi antarbudaya, dan merasakan pengalaman pembelajaran dalam lingkungan pendidikan internasional. Sementara itu, bagi dosen, kemitraan ini berpotensi memperkuat jejaring penelitian, memperluas kesempatan kolaborasi publikasi ilmiah, serta meningkatkan partisipasi dalam aktivitas akademik berskala internasional. Dalam rangkaian pertemuan, delegasi FISH UNJ juga berdialog dengan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di CCU. Pengalaman mereka memberikan gambaran mengenai kehidupan akademik dan adaptasi dalam lingkungan internasional, sekaligus menjadi bahan pertimbangan bagi pengembangan skema mobilitas mahasiswa yang lebih efektif. Mendukung SDGs dan Pencapaian Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi Penguatan kerja sama FISH UNJ dengan CCU memiliki relevansi dengan agenda pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Kontribusi terhadap SDG 4 diwujudkan melalui pengembangan akses pembelajaran internasional, pertukaran pengetahuan, serta peningkatan kapasitas akademik dosen dan mahasiswa. Sementara itu, SDG 17 tercermin dalam penguatan kemitraan antarperguruan tinggi lintas negara untuk mendukung pengembangan pendidikan dan penelitian. Selain itu, rencana kolaborasi dalam kajian keberagaman budaya, masyarakat adat, dan hubungan antaragama memiliki keterkaitan dengan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh), terutama melalui pengembangan pengetahuan yang mendukung toleransi, inklusivitas, dan pemahaman lintas budaya. Dari perspektif Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, kerja sama ini berpotensi mendukung IKU 2, melalui kesempatan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar di luar kampus; IKU 3, melalui aktivitas akademik dosen di perguruan tinggi mitra internasional; IKU 5, melalui pengembangan hasil penelitian dan publikasi kolaboratif; serta IKU 6, melalui penguatan kemitraan program studi dengan institusi bereputasi internasional. Keterkaitan tersebut menjadi arah strategis pengembangan program, sedangkan kontribusi terhadap capaian IKU memerlukan implementasi kegiatan dan luaran yang terdokumentasi. Memperkaya Perspektif Pelestarian Warisan Budaya Asia Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, delegasi FISH UNJ mengunjungi National Palace Museum Southern Branch di Taibao, Chiayi, pada 17 Oktober 2026. Kunjungan ini memberikan wawasan mengenai pengelolaan koleksi sejarah, seni, dan warisan budaya Asia. Pengalaman tersebut memperkaya perspektif akademik yang relevan dengan bidang kajian sejarah, kebudayaan, dan masyarakat, sekaligus membuka ruang eksplorasi bagi penelitian lintas negara. Melalui penguatan kemitraan dengan National Chung Cheng University, FISH UNJ berharap dapat membangun ekosistem akademik yang semakin terbuka, kolaboratif, dan berdaya saing global. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen FISH UNJ untuk menghadirkan internasionalisasi pendidikan tinggi yang berorientasi pada peningkatan mutu tridarma perguruan tinggi, pencapaian kinerja institusi, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. []
FISH UNJ Strengthens Academic Collaboration with Undana through the Signing of MoA and IA for Sociology Study Programs
Dokumentasi bersama peserta Studi Banding Prodi Sosiologi UNJ dan UNDANA, Selasa (13/10/2026). (Doc. FISHmed, 2026) Jakarta, 13 Oktober 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memperkuat kolaborasi akademik dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA). Kegiatan ini berlangsung di Ruang 203, Gedung K, FISH UNJ, pada Selasa (13/10). Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan studi banding Program Studi Sosiologi yang menjadi ruang pertukaran pengalaman mengenai pengembangan akademik, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengelolaan kemahasiswaan. Komitmen untuk memperkuat kolaborasi tersebut disampaikan dalam sambutan Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., yang diwakili oleh Dr. E. Nugrahaeni P., M.Si., selaku Wakil Dekan III Bidang Riset, Inovasi, Sistem Informasi, dan Kerja Sama. Ia menyampaikan harapan agar pertemuan kedua perguruan tinggi dapat mempererat hubungan kerja sama, terutama dalam pengembangan penelitian bersama. “Semoga kerja sama ini dapat terus terjalin dan semakin kuat, karena pada akhirnya kita berharap dapat menghasilkan penelitian bersama,” ujarnya. Harapan serupa disampaikan oleh Wakil Dekan II FISIP Undana, Dr. Yeheskial A. Roen, S.Si., M.Si. Ia berharap pertemuan ini dapat membuka ruang diskusi yang produktif sekaligus memberikan wawasan baru bagi kedua pihak dalam mengembangkan keilmuan sosiologi. “Semoga pertemuan ini dapat menjadi ruang diskusi dan memberikan banyak insight. Sosiologi jaya! Sosiologi Indonesia!” tuturnya. Komitmen tersebut kemudian diwujudkan melalui penandatanganan MoA oleh Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., dan Wakil Dekan II FISIP Undana, Dr. Yeheskial A. Roen, S.Si., M.Si. Kerja sama antarfakultas ini menjadi landasan bagi pengembangan kolaborasi akademik yang dapat ditindaklanjuti melalui berbagai kegiatan sesuai dengan kebutuhan kedua institusi. Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara FISH UNJ dan FISIP UNDANA, Selasa (13/10/2026). (Doc. FISHmed, 2026) Kolaborasi kemudian diturunkan ke tingkat program studi melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) oleh Koordinator Program Studi S1 Sosiologi UNJ, Dr. Rusfadia Saktiyanti Jahja, S.Sos., M.Si., dan Koordinator Program Studi Sosiologi FISIP Undana, Imanta Imanuel Perangin Angin, S.Sos., MSP. Kesepakatan ini memperkuat arah pelaksanaan kerja sama pada tingkat program studi, khususnya dalam pengembangan kegiatan akademik dan peningkatan mutu pendidikan. Studi banding antara Program Studi Sosiologi UNJ dan Undana menjadi ruang pertukaran pengalaman untuk mengidentifikasi praktik baik dan peluang pengembangan akademik sesuai dengan kebutuhan masing-masing program studi. Diskusi yang dihadiri oleh jajaran dan perwakilan dosen kedua program studi ini membahas pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), penyelarasan profil lulusan dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), sistem pembelajaran, penanganan mahasiswa, tata kelola dan penjaminan mutu program studi, serta pengembangan Program Studi Magister Sosiologi, termasuk kurikulum dan sumber daya manusia. Pembahasan juga mencakup peluang penelitian kolaboratif, penyelenggaraan seminar nasional, dan pengembangan publikasi ilmiah. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas jejaring akademik dan memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi melalui program yang konkret dan berkelanjutan. Berbagai inisiatif yang dijalankan diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan, mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, serta memberikan manfaat bagi sivitas akademika melalui pengembangan ilmu sosiologi. Upaya ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan Tujuan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui peningkatan kualitas pendidikan tinggi dan penguatan kemitraan antara UNJ dan UNDANA. Penulis : BMF, GIC, ZRI TIM FISH MEDIA CENTER 2026
FISH UNJ Jajaki Kolaborasi Pengembangan Ilmu Sosial Indonesia–Australia bersama Western Sydney University
Jakarta, 25 Agustus 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) bersama Western Sydney University dan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia menjajaki kolaborasi akademik untuk memperkuat pengembangan ilmu sosial antara Indonesia dan Australia. Penjajakan tersebut diarahkan pada pengembangan joint research, publikasi bersama, pertukaran pengetahuan, serta penyelenggaraan simposium internasional yang berpotensi dilaksanakan di Jakarta, Surabaya, atau Sydney. Inisiatif kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya FISH UNJ di bawah kepemimpinan Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, Ph.D., untuk memperluas jejaring akademik internasional dan memperkuat posisi ilmu sosial Indonesia dalam percakapan akademik global. Penjajakan kolaborasi melibatkan akademisi dari Western Sydney University, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Paramadina, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA), dan Universitas Negeri Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi ruang awal untuk mengidentifikasi isu strategis, kepakaran, serta berbagai bentuk kegiatan yang dapat dikembangkan secara kolaboratif dalam bidang ilmu sosial. Firdaus Wajdi Dorong Kolaborasi Riset Indonesia–Australia Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, Ph.D., menyambut positif peluang kolaborasi akademik antara Indonesia dan Australia. Menurutnya, kerja sama lintas negara memiliki nilai strategis karena Indonesia dan Australia memiliki konteks sosial yang berbeda, tetapi pada saat yang sama menghadapi berbagai persoalan kontemporer yang dapat dikaji dan dipahami melalui perspektif akademik bersama. “Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi jembatan bagi pengembangan ilmu sosial antara Indonesia dan Australia. Bukan hanya melalui penyelenggaraan kegiatan akademik, tetapi juga melalui riset bersama yang memungkinkan akademisi dari kedua negara saling bertukar perspektif, pengalaman, dan pengetahuan dalam memahami berbagai dinamika sosial yang terus berkembang,” ujar Firdaus Wajdi, Ph.D., Dekan FISH UNJ. Firdaus Wajdi menambahkan bahwa kolaborasi internasional perlu diarahkan pada kerja sama yang menghasilkan keluaran akademik yang konkret dan berkelanjutan. “Harapannya, penjajakan ini dapat berkembang menjadi kolaborasi yang lebih konkret dalam bentuk joint research, publikasi bersama, konferensi, dan simposium internasional. Kami ingin internasionalisasi tidak hanya berarti membangun jejaring, tetapi juga menghasilkan pengetahuan bersama yang memiliki kualitas akademik dan relevansi sosial,” lanjut Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi. Menurutnya, keterlibatan akademisi dari berbagai institusi dan disiplin ilmu menjadi modal penting untuk membangun kolaborasi yang lebih kuat. Pertemuan lintas institusi diharapkan dapat berkembang menjadi jejaring akademik yang mampu menghasilkan penelitian, publikasi, forum ilmiah, dan berbagai bentuk pertukaran pengetahuan yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu sosial di Indonesia maupun Australia. Membuka Peluang Riset Multidisipliner Pertemuan tersebut turut dihadiri Juni Alfiah Chsjairi, Ph.D. dari Universitas Paramadina; Ahmad Abrori, Ph.D. dari FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; serta Muhammad Hasan Basri dari Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA). Sementara itu, FISH UNJ diwakili oleh Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, Ph.D., Wakil Dekan III Dr. E. Nugrahaeni P., serta akademisi lintas program studi, yaitu Abdul Hakam, Ph.D., Dr. Bina Panggayuh, dan Ahmad Nur Fahmi, M.Pd. dari Pendidikan Agama Islam; Noprita Herari, M.I.Kom. dari Ilmu Komunikasi; serta Syifa Syarifah, M.Sc. dari Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Komposisi akademisi dengan latar belakang keilmuan yang beragam membuka peluang bagi pengembangan agenda riset multidisipliner. Sejumlah isu seperti agama dan masyarakat, gerakan sosial dan kepemudaan, komunikasi, kewarganegaraan, serta berbagai bentuk transformasi sosial kontemporer dapat menjadi titik temu bagi pengembangan penelitian bersama Indonesia–Australia. Keragaman perspektif tersebut juga dinilai penting untuk menghasilkan kajian ilmu sosial yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi mampu membaca persoalan sosial secara lebih komprehensif. Kolaborasi lintas disiplin memungkinkan isu yang sama dikaji dari berbagai perspektif sehingga menghasilkan pemahaman dan rekomendasi yang lebih kaya. Menuju Joint Research dan Simposium Internasional Selain joint research, salah satu peluang yang dibahas adalah pengembangan konferensi dan simposium bidang ilmu sosial yang dapat diselenggarakan secara bergantian di Indonesia dan Australia. Jakarta dan Surabaya menjadi lokasi potensial penyelenggaraan kegiatan di Indonesia, sementara Sydney menjadi salah satu titik pengembangan kegiatan akademik di Australia. Bagi FISH UNJ, pengembangan forum akademik internasional tersebut dapat menjadi ruang strategis untuk mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, serta pemangku kepentingan dari kedua negara. Forum tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi pertukaran gagasan dan pengembangan agenda riset yang berangkat dari persoalan-persoalan sosial di kawasan Asia-Pasifik. Firdaus Wajdi, Ph.D., Dekan FISH UNJ, menegaskan bahwa penguatan jejaring internasional perlu dibarengi dengan peningkatan kapasitas akademik di dalam negeri. “Kami ingin FISH UNJ semakin terbuka terhadap kolaborasi internasional sekaligus semakin kuat dalam menghasilkan penelitian dan publikasi yang berkontribusi pada pengembangan ilmu sosial. Kolaborasi seperti ini diharapkan tidak hanya memberi manfaat bagi institusi, tetapi juga membuka kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam jejaring akademik internasional,” ungkap Firdaus. Ia berharap kerja sama yang sedang dijajaki dapat berkembang secara bertahap dari pertemuan awal menjadi agenda akademik yang lebih terstruktur. “Kami berharap dari pertemuan ini lahir agenda bersama yang konkret dan berkelanjutan. Dari networking kita bergerak menuju collaboration, dari kolaborasi menghasilkan riset dan publikasi bersama, dan pada akhirnya pengetahuan tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Firdaus Wajdi, Ph.D., Dekan FISH UNJ. Melalui kolaborasi tersebut, FISH UNJ mendorong agar internasionalisasi perguruan tinggi tidak hanya diwujudkan melalui perluasan jejaring, tetapi juga melalui produksi pengetahuan bersama, peningkatan kualitas riset dan publikasi, serta penguatan kontribusi ilmu sosial terhadap persoalan masyarakat. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan antara akademisi Indonesia dan Australia dalam membaca, mendiskusikan, dan memberikan perspektif akademik terhadap berbagai tantangan sosial pada tingkat lokal, nasional, maupun global. Di bawah kepemimpinan Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi, Ph.D., FISH UNJ terus mendorong penguatan budaya riset, publikasi akademik, kolaborasi multidisipliner, dan internasionalisasi sebagai bagian dari upaya memperkuat peran ilmu sosial dalam menjawab tantangan masa depan. Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (69) Kemahasiswaan (19) Kerjasama (3) Penelitian (23) Pengabdian (23) Pengajaran (51) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (33) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (33) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ and Bawaslu RI Strengthen Academic Collaboration through the Campus Connect Program
Jakarta, 22 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Bawaslu Campus Connect bertajuk “Generasi Digital, Demokrasi Transparan” bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) yang bertempat di Ruang Serbaguna (RSG) Gedung K, Kampus A UNJ. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran dekanat, dosen, serta mahasiswa FISH UNJ sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan pemilu partisipatif berbasis kampus. Acara dibuka dengan sambutan duta, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pengawas Pemilu, serta doa pembuka. Laporan kegiatan disampaikan oleh Henry Dwi Prastowo yang memaparkan rangkaian acara yang turut dihadiri Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin, M.Si. Dalam sambutannya, Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada wakil dekan, dosen, dan mahasiswa yang hadir. “Dengan kerja sama ini, kami berharap mahasiswa-mahasiswi FISH UNJ dapat melaksanakan magang di Bawaslu, khususnya terkait pengelolaan data-data kepemiluan,” ujarnya. Materi utama disampaikan oleh Dr. Puadi, S.Pd., M.M., Anggota Bawaslu RI, yang menegaskan urgensi transformasi pengawasan pemilu di era digital. Ia menjelaskan bahwa kampanye dan penyebaran informasi politik kini tidak lagi terbatas pada ruang fisik, melainkan meluas ke ruang digital melalui TikTok, WhatsApp, Instagram, dan YouTube, sehingga menuntut pola pengawasan yang lebih adaptif. “Jika hoaks dapat menyebar kepada jutaan orang hanya dalam hitungan menit, pengawasan pemilu tidak lagi bisa dilakukan dengan cara konvensional. Bawaslu hadir di ruang digital, dan mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen literasi digital untuk membangun komunikasi dan kerja sama kedepannya” tegasnya. Senada dengan hal tersebut, Rektor UNJ Prof. Dr. Komarudin, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi. “Universitas harus menjalin kerja sama yang baik dengan berbagai institusi, apalagi dengan Bawaslu yang memimpin pengawasan pemilu. Harapan kami, seluruh elemen masyarakat, terutama mahasiswa yang tengah antusias terhadap dunia politik, dapat turut berpartisipasi aktif menjaga demokrasi,” ungkapnya. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari Dr. Puadi kepada Prof. Dr. Komarudin, serta sesi foto bersama. Rangkaian acara berlanjut dengan sesi pemaparan materi yang dipandu oleh Moderator Tenaga Ahli Bawaslu RI, Moh. Sitoh Anang, menghadirkan lima narasumber: Prof. Dr. Tjipto Sumadi, M.Si., M.Pd. dengan materi “Kolaboraksi: Sinergi Kampus dan Bawaslu dalam Penguatan Demokrasi Partisipatif”; Dr. Ferry Daud Liando, S.IP., M.Si. dengan tema “Partisipasi Bermakna: Strategi Pengawasan Pemilu melalui Inovasi Teknologi dan Aplikasi”; Achmad Fachrudin (mantan Anggota Bawaslu DKI Jakarta) dengan materi “Menelaah Integritas Pemilu di Era Siber: Tantangan, Ancaman, dan Mitigasi”; Rendy N.S. Umboh dengan tema “Etika Digital dalam Kontestasi Politik: Menjaga Ruang Siber dari Ujaran Kebencian”; serta Muhammad Jufri, S.Sos., S.H., M.Si. dengan materi “Pusat Data dan Informasi Bawaslu: Membuka Akses, Menjamin Transparansi”. Kegiatan ini sejalan dengan SDGs 4 (Quality Education) melalui peningkatan literasi digital dan kesadaran demokrasi mahasiswa, serta SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui sinergi kelembagaan antara UNJ dan Bawaslu RI dalam mendorong pengawasan pemilu yang partisipatif. Kegiatan sosialisasi ini turut mendukung capaian IKU 3 Universitas Negeri Jakarta, yakni penguatan pengalaman belajar mahasiswa di luar kampus melalui potensi program magang dan keterlibatan langsung dalam isu-isu kepemiluan dan demokrasi digital. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui skema magang mahasiswa serta program literasi digital berkelanjutan bersama Bawaslu RI. Penulis: NE, BMFFish Media Center, 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (65) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (1) Penelitian (20) Pengabdian (17) Pengajaran (46) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru
FISH UNJ Strengthens International Collaboration Through MoA and IA Signing with Universities from Uzbekistan
Jakarta, 8 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali memperkuat komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA) bersama dua perguruan tinggi dari Republik Uzbekistan, yaitu Jizzakh Polytechnic Institute (JizPI) dan Chirchik State Pedagogical University (CSPU). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serba Guna (RSG) Gedung K FISH UNJ ini mengusung tema “Strengthening Global Academic Partnerships through Education, Research, and Community Engagement”. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi internasional yang berorientasi pada pengembangan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Melalui penandatanganan tersebut, FISH UNJ berupaya membuka lebih banyak peluang kolaborasi akademik, mulai dari pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian bersama, penyelenggaraan seminar internasional, hingga pengembangan program akademik yang relevan dengan kebutuhan global. Delegasi dari Uzbekistan dipimpin oleh dua narasumber utama, yaitu Prof. Dr. Jalil Abdurasulovich Hamidov dari Jizzakh Polytechnic Institute (JizPI) dan Prof. Dr. Dustnazar Omonovich Khimmataliev dari Chirchik State Pedagogical University (CSPU). Turut hadir dalam rombongan, Mrs. Zulkhumor Ismatillaevna Khurramova dari CSPU yang turut berpartisipasi dalam agenda kerja sama akademik tersebut. Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan jejaring internasional antarperguruan tinggi, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah akademisi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), yaitu Prof. Dr. Prayoga Bestari, S.Pd., M.Si., Prof. Dr. Eng. Asep Bayu Nandiyanto, S.T., M.Eng., yang berperan sebagai penerjemah selama kegiatan berlangsung, serta Prof. Dr. Deni Darmawan, M.Si., M.Kom., MCE., MTCNA. Kehadiran para akademisi tersebut semakin memperkaya diskusi akademik sekaligus memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam membangun kolaborasi internasional. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari jajaran Dekanat FISH UNJ yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di era globalisasi. Dalam sambutannya, pihak FISH UNJ menyampaikan bahwa kerja sama internasional tidak hanya menjadi sarana memperluas relasi antar institusi, tetapi juga menjadi wadah untuk menghasilkan inovasi, meningkatkan kualitas riset, serta memperkaya pengalaman akademik bagi civitas akademika. Memasuki agenda utama, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang disaksikan oleh para Koordinator Program Studi di lingkungan FISH UNJ. Penandatanganan MoA dan IA tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mengembangkan berbagai program kolaboratif yang berkelanjutan dan saling menguntungkan bagi seluruh institusi yang terlibat. Usai prosesi penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum yang menghadirkan para delegasi sebagai narasumber. Dalam sesi tersebut, para peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan pendidikan tinggi, inovasi pembelajaran, peluang kolaborasi riset, serta penguatan kerja sama internasional antara Indonesia dan Uzbekistan. Antusiasme peserta terlihat dari berlangsungnya sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh moderator Syifa Syarifa, S.Pd., M.Sc., di mana mahasiswa maupun dosen berkesempatan berdialog langsung dengan para akademisi internasional. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya kemitraan antarlembaga, dilanjutkan dengan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada seluruh delegasi yang hadir. Penandatanganan MoA dan IA ini menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya internasionalisasi FISH UNJ. Melalui kemitraan dengan Jizzakh Polytechnic Institute (JizPI) dan Chirchik State Pedagogical University (CSPU), FISH UNJ berharap dapat memperluas peluang kolaborasi yang berdampak positif bagi pengembangan tridarma perguruan tinggi sekaligus meningkatkan daya saing institusi di tingkat internasional. Kunjungan delegasi Uzbekistan ini juga merupakan bagian dari rangkaian kunjungan tiga delegasi internasional ke FISH UNJ, yang mencerminkan semakin meningkatnya kepercayaan dan pengakuan mitra luar negeri terhadap FISH UNJ sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif membangun kerja sama global. Penulis: SZ & ZREditor: TIM FISH MEDIA CENTER 2026 Share this article Pencarian More than 2 results are available in the PRO version (This notice is only visible to admin users) Kategori Berita Berita (460) Internasionalisasi (66) Kemahasiswaan (18) Kerjasama (2) Penelitian (21) Pengabdian (22) Pengajaran (49) Pengumuman (4) Penjaminan Mutu (41) Prestasi (14) Prodi (32) Program Unggulan (61) Tak Berkategori (12) Tata Kelola (29) Zona Integritas (3) Berita Terbaru