PKKMB Ilmu Komunikasi FISH UNJ 2026 Tegaskan Pendidikan Inklusif bagi Generasi Baru Komunikasi

Kemahasiswaan

Mahasiswa baru Program Studi S1 Ilmu Komunikasi FISH UNJ 2026 memperagakan hand sign Intelligentia-Dignitas
Mahasiswa baru Program Studi S1 Ilmu Komunikasi bersama pimpinan dan dosen dalam kegiatan PKKMB Ilmu Komunikasi 2026 memperagakan hand sign Intelligentia–Dignitas, motto Universitas Negeri Jakarta. (Dok. BEMP IKom, 2026)

Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) menyambut 81 mahasiswa baru melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang diselenggarakan pada Kamis, 27 Agustus 2026, di Ruang Serba Guna (RSG) Gedung K, FISH UNJ.

Jalur Masuk Paling Ketat, Komitmen Belajar Tetap Terbuka untuk Semua

Kehadiran mahasiswa baru tahun ini menjadi catatan tersendiri bagi Prodi S1 Ilmu Komunikasi. Pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) UNJ 2026, program studi ini tercatat memiliki tingkat penerimaan hanya 1,17 persen, menjadikannya salah satu jalur penerimaan paling ketat di UNJ. Di tengah tingginya kompetisi tersebut, FISH UNJ menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh selektivitas masuk, tetapi juga oleh kemampuan institusi membangun lingkungan belajar yang memberi kesempatan bagi setiap mahasiswa untuk berkembang.

Pesan tersebut menjadi salah satu perhatian utama Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, Ph.D. Menurutnya, pendidikan berkualitas perlu berjalan beriringan dengan komitmen terhadap inklusivitas, termasuk memastikan mahasiswa penyandang disabilitas memperoleh ruang yang setara untuk belajar dan menjadi bagian dari kehidupan akademik kampus.

“FISH UNJ mengusung pendidikan yang inklusif. Bagi kami, keberagaman mahasiswa bukan sekadar sesuatu yang diterima, tetapi menjadi bagian dari bagaimana lingkungan pendidikan seharusnya dibangun. Tahun ini, salah satunya dapat kita lihat melalui proses penerimaan mahasiswa baru di Ilmu Komunikasi. Kehadiran mahasiswa dengan kebutuhan yang beragam mengingatkan kita bahwa akses terhadap pendidikan tinggi harus diikuti dengan ekosistem belajar yang memungkinkan setiap mahasiswa tumbuh dan mencapai potensinya.” — Firdaus Wajdi, Ph.D., Dekan FISH UNJ

Komitmen tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Quality Education, khususnya upaya menghadirkan pendidikan yang inklusif, setara, dan berkualitas. Bagi FISH UNJ, inklusivitas dengan demikian tidak berhenti pada terbukanya akses masuk ke perguruan tinggi, tetapi perlu diterjemahkan ke dalam pengalaman belajar, pendampingan akademik, interaksi sosial, serta fasilitas yang mendukung perjalanan mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan.

Kolaborasi Bersama Mendampingi Mahasiswa Lulus Tepat Waktu

Semangat kolaboratif dalam mendampingi mahasiswa juga disampaikan Dr. Linda Zakiyah. Ia mengajak seluruh unsur di lingkungan kampus untuk bersama-sama menciptakan kondisi yang mendukung mahasiswa agar dapat menyelesaikan pendidikan sarjana tepat waktu, termasuk bagi Attaraka Abinaya, salah satu mahasiswa baru Ilmu Komunikasi tahun 2026.

“Kita perlu bersama-sama mengupayakan agar mahasiswa dapat menjalani proses pendidikan dan menyelesaikan studi S1 tepat waktu. Termasuk Attaraka Abinaya, keberhasilannya nanti bukan hanya menjadi perjuangan satu orang. Ini adalah gerakan bersama yang membutuhkan kolaborasi mahasiswa, dosen, program studi, fakultas, keluarga, dan seluruh lingkungan yang mendukungnya.” — Dr. Linda Zakiyah

PKKMB juga menjadi ruang awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik dan orang-orang yang akan mendampingi perjalanan mereka di Prodi S1 Ilmu Komunikasi. Kegiatan dihadiri oleh Dr. Dini Safitri, M.Si.; Dr. E. Nugrahaeni P, M.Si.; Dr. Maulina Larasati, M.Si.; Dr. Hasan Chabibie, M.Pd.; Dr. M. Fikri Akbar, M.M.; Sandy Allifiansyah, Ph.D.; Mega Ayu Permatasari, M.Si.; dan Noprita Herari, M.I.Kom.

Lebih dari kegiatan penyambutan, PKKMB menjadi titik awal pembentukan relasi antara mahasiswa dengan ekosistem akademik yang akan mereka jalani. Mahasiswa baru diperkenalkan pada lingkungan program studi sekaligus didorong untuk melihat masa perkuliahan sebagai ruang untuk belajar, berkolaborasi, membangun kompetensi, dan menemukan kapasitas terbaik dirinya.

Melalui penerimaan 81 mahasiswa baru tahun ini, Prodi S1 Ilmu Komunikasi bersama FISH UNJ membawa satu pesan penting: ketatnya pintu masuk harus diikuti dengan luasnya ruang untuk bertumbuh. Komitmen terhadap pendidikan yang berkualitas dan inklusif diharapkan menjadikan kampus bukan hanya tempat mahasiswa diterima secara administratif, tetapi ruang tempat setiap mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk belajar, berpartisipasi, dan menyelesaikan perjalanan akademiknya bersama-sama.

Tag: PKKMB Ilmu Komunikasi FISH UNJ, Pendidikan Inklusif FISH UNJ, SDG 4 Quality Education, Mahasiswa Baru Ilmu Komunikasi 2026, FISH UNJ Communication Studies

Share this article

© 2025 Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum – Universitas Negeri Jakarta